Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

SENAM KAKI DIABETIK PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS


Dosen Pengampu : Rosalina S.Kep., Ns., M.Kep

Disusun Oleh :
Chusnur Rofikhoh
(010114A017)
PSIK-A/VI

PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topic : Cronic Kidney Disease


Subtopic : Fisioterapi Dada dan Batuk Efektif
Sasaran : Tn. N dan Keluarga
Hari/tanggal : Minggu, 7 April 2017
Waktu : 30 Menit
Tempat : Ruang Amarilis Kamar 101 B di Rumah Sakit Tugurejo
Penyaji :

1. Azizah Nur Farida

2. I Dewa Gede Partha Yoga Mesi

3. I komang Jodi Artawan

4. Khamsidi

5. Maelia Unayah

6. Masahidah

A. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 30 menit, diharapkan Tn.
N dan keluarga dapat mengetahui tentang fisioterapi dada dan batuk
efektif
2. Tujuan Khusus :
Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan selama 30 menit, tentang
fisioterapi dada dan batuk efektif, Tn. N dan keluarga diharapakan dapat :
1) Mengetahui pengertian dari nafas dalam dan batuk efektif
2) Mengetahui tujuan dari nafas dalam dan batuk efektif
3) Mengetahui manfaat dari nafas dalam dan batuk efektif
4) Mengetahui teknik dari nafas dalam dan batuk efektif
B. Materi
1) Pengertian dari nafas dalam dan batuk efektif
2) Tujuan dari nafas dalam dan batuk efektif
3) Manfaat dari nafas dalam dan batuk efektif
4) Teknik dari nafas dalm dan batuk efektif
C. Metode
1) Ceramah
2) Tanya Jawab
3) Demonstrasi
4) Redemonstrasi
D. Media
1) Lembar Balik
2) Leaflet
E. Kegiatan Penyuluhan
No Tahap Waktu Kegiatan Kegiatan Peserta Metode
Penyuluhan
1 Pembukaan (5 menit) 1. Mengucapkan 1. Menjawab salam Ceramah
salam
2. Memperkenalkan 2. Mendengarkan Ceramah
diri
3. Apersepsi 3. Memperhatikan Ceramah
4. Menyampaikan 4. Memperhatikan Ceramah
tujuan
5. Menyampaikan 5. Memperhatikan Ceramah
kontrak waktu
6. Menyebutkan 6. Memperthatikan Ceramah
materi tentang
nafas dalam dan
batuk efektif
2 Pelaksanaan (15 menit) 1. Menjelaskan 1. Memperhatikan Ceramah
pengertian dari
nafas dalam dan
batuk efektif
2. Menjelaskan 2. Memperhatikan Ceramah
tujuan dari nafas
dalam dan batuk
efektif
3. Menjelaskan 3. Memperhatikan Ceramah
manfaat nafas
dalam dan batuk
efektif
4. Menjelaskan 4. Memperhatikan Ceramah
teknik nafas dalam
dan batuk efektif
5. Mendemonstrasika
n teknik nafas 5. Memperhatikan Memprakti
dalam dan batuk kan
efektif
6. Meredemonstrasik 6. mempraktikkan Ceramah
an teknik nafas
dalam dan batuk
efektif
3 Evaluasi (5 menit) 1. Memberi 1. Bertanya Diskusi
kesempatan dan tanya
kepada peserta jawab
untuk bertanya
2. Mengevaluasi 2. menjawab
tentang materi
yang telah
diberikan
3. Reinforcement 3. Merespon
kepada peserta
yang dapat
menjawab
pertanyaan
4 Penutup (5 menit) 1. Menyimpulkan isi 1. Memperhatikan Ceramah
penyuluhan
2. Mengucapkan 2. Menjawab Ceramah
salam salam
3. Mengucapkan 3. Mendengarkan Ceramah
terimakasih

F. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Persiapan materi yang akan disampaikan sudah siap sebelum kegiatan
dilaksanakan
b. Persiapan media yang akan digunakan sudah siap sebelum kegiatan
dilakukan
c. Persiapan tempat sudah siap sebelum kegiatan dilakukan
d. Penyuluh sudah siap sebelum kegiatan dilakukan
e. Kesiapan pasien yang akan mengikuti penyuluhan
f. Sudah kontrak waktu sebelum kegiatan dilakukan
2. Evaluasi Proses
a. Selama penyuluhan peserta memperhatikan penjelasan yang
disampaikan
b. Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan selesai
c. Selama penyuluhan peserta mengajukan pertanyaan dan dapat
menjawab pertanyaan dengan benar
d. Peserta dapat mempraktekkan kembali yang telah diajarkan dengan
benar
3. Evaluasi Hasil
a. Peserta mengetahui pengertian nafas dalam dan batuk efektif
b. Peserta mengetahui tujuan nafas dalam dan batuk efektif
c. Peserta mengetahui manfaat nafas dalam dan batuk efektif
d. Peserta mengatahui teknik nafas dalam dan batuk efektif
Lembar Lampiran

Batuk Efektif dan Relaksasi Nafas Dalam

A. Pengertian
Batuk efektif merupakan suatu metode batuk dengan benar dimana dapat
energi dapat dihemat sehingga tidak mudah lelah dan dapat mengeluarkan
dahak secara maksimal (Smeltzer, 2002).
Teknik relaksasi nafas dalam adalah suatu bentuk asuhan keperawatan
yang dalam hal ini perawat mengajarkan kepada klien bagaimana cara
melakukan nafas dalam, nafas lambat (menahan inspirasi secara maksimal)
dan bagaimana menghembuskan nafas secara perlahan. Selain dapat
menurunkan intensitas nyeri, teknik relaksasi nafas dalam juga dapat
meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah. (Smeltzer
&Bare, 2002)

B. Tujuan
Relaksasi Nafas Dalam

1) Meningkatkan ventilasi alveoli

2) Memelihara pertukaran gas

3) Mencegah atelektasi paru

4) Meningkatkan efisiensi batuk


5) Mengurangi stres baik fisik stres fisik maupun emosional yaitu
menurunkan intensitas nyeri dan menurunkan kecemasan

Batuk efektif
1) Membebaskan jalan nafas dari akumulasi sekret

2) Mengeluarkan sputum untuk pemeriksaan diagnostik laboratorium

3) Mengurangi sesak nafas akibat akumulasi secret

4) Meningkatkan distribusi ventilasi.

5) Meningkatkan volume paru

6) Memfasilitasi pembersihan saluran napas

C. Manfaat

Relaksasi Nafas Dalam

1) Ketentraman hati

2) Berkurangnya rasa cemas, khawatir dan gelisah

3) Tekanan dan ketegangan jiwa menjadi rendah

4) Detak jantuk menjadi rendah

5) Mengurangi tekanan darah

6) Ketahanan yang lebih besar terhadap penyakit

7) Tidur lelap

8) Kesehatan mental menjadi lebih baik

Batuk Efektif

1) Memperbaiki fungsi pernafasan

2) Mencegah pengempisan paru


3) Memperbaiki ketahanan dan kekuatan otot-otot pernafasan

4) Memperbaiki pola nafas yang tidak efisien

5) Meningkatkan relaksasi

D. Teknik

Persiapan melakukan teknik relaksasi nafas dalam

1) Pastikan dalam keadaan tenang dan santai

2) Pilih waktu dan tempat yang sesuai

3) Anda boleh melakukan teknik relaksasi ini sambil membaca doa,


berzikir atau bersholawat

Alat dan Bahan yang disediakan untuk batuk efektif

1. Tissue/sapu tangan

2. Wadah tertutup berisi cairan desinfektan (air sabun / detergen, air


bayclin, air lisol) atau pasir.

3. Gelas berisi air hangat

Cara Mempersiapkan Tempat Untuk Membuang Dahak

1. Siapkan tempat pembuangan dahak: kaleng berisi cairan desinfektan


yang dicampur dengan air (air sabun / detergen, air bayclin, air lisol)
atau pasir
2. Isi cairan sebanyak 1/3 kaleng

3. Buang dahak ke tempat tersebut

4. Bersihkan kaleng tiap 2 atau 3 kali sehari.

5. Buang isi kaleng bila berisi pasir : kubur dibawah tanah

6. Bila berisi air desinfektan : buang di lubang WC, siram


7. Bersihkan kaleng dengan sabun

Teknik Nafas Dalam

1) Ciptakan lingkungan yang tenang


2) Usahakan tetap rileks dan tenang

3) Letakkan tangan pada uluhati

4) Tarik nafas dalam melalui hidung secara perlahan, pertahankan bahu


tetap rileks, dada bagian atas tidak bergerak, dan biarkan rongga perut
bergerak naik. Dengan hitungan 1,2,3 tahan 3-5 detik

5) Keluarkan udara secara perlahan melalui mulut, dengan menguncupkan


bibir sambil merasakan ekstremitas atas dan bawah rileks

6) Anjurkan bernafas dengan irama normal 3 kali

7) Tarik nafas secara maksimal, tahan 3 5 detik

8) Keluarkan udara secara perlahan melalui mulut dengan menguncupkan


bibir.

9) Ulangi 5 10 kali, lakukan sehari 3 4 kali.

Teknik Batuk Efektif

1. Posisi duduk bersandar dengan leher sedikit menunduk


2. Lakukan teknik pernafasan dalam

3. Pada tarikan nafas ke - 4,tahan nafas dan lakukan batuk 2 kali, kemudian
keluarkan nafas perlahan melalui mulut.

4. Pada tarikan nafas ke 5, lakukan batuk bersamaan dengan mengeluarkan


nafas.

5. Kencangkan otot-otot perut saat batuk

6. Ulangi 5 10 kali, lakukan 3 4 kali sehari

Daftar Pustaka

Brunner & Suddart. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Alih
Bahasa: Agung Waluyo,dkk. Jakarta: EGC.

Perry, Peterson, Potter. 2005. Buku Saku Ketrampilan Dan Prosedur Dasar.
Edisi5.Alih Bahasa: Rosidah, Monika Ester. Jakarta: EGC.

Kusyati Eni Ns, dkk. 2006. Ketrampilan Dan Prosedur Laboratorium


Keperawatan Dasar. Jakarta: EGC.