Anda di halaman 1dari 3

5 Kesalahan Belajar Fisika Sehingga Menganggap Fisika itu Sulit

Selamat Pagi Siang Sore Malam Bro and Sist. Kali ini saya akan mencoba
berbagi artikel yang menganggap bahwa Fisika itu sulit dan menyeramkan.
Mendengar kata Fisika saja pada sebagian Murid sudah menakutkan padahal
belajar fisika saja belum. Apalagi banyak murid yang beranggapan bahwa Guru
Fisika itu pasti Killer. Namun ada juga beberapa kalangan murid yang
menganggap bahwa fisika itu pelajaran sederhana semisal tidak tahu rumusnya
bisa hitung aja asal-asalan yang penting ketemu jawabannya (ini sih saya banget
waktu masih SMA hehehehe). Kenapa saya membuat tulisan seperti ini?, karna ini
merupakan pengalaman saya ketika saya masih SMA dan sekarang saya telah
menjadi Guru Fisika. Terlihat aneh memang yang waktu masih sekolah SMA,
Fisika itu SUSAH bagi saya tetapi sekarang jadi Guru Fisika (mungkin ini yang
namanya jodoh).

Kita tahu bahwa Fisika itu sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu
(fysiks), "alamiah", dan (fsis), "alam". Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI) fisika adalah ilmu tentang zat dan energi (spt panas, cahaya,
dan bunyi). Pertanyaanya adalah apakah fisika hanya mencakup hal seperti itu
saja? tentu tidak. Fisika mencakup segala hal di alam semesta yang saling
berinteraksi antara ruang dan waktu. Berbicara ruang dan waktu memang seperti
agak abstrak dalam imjanisai kita tetapi memang seperti itulah fisika, ada
beberapa cakupan materi yang butuh daya nalar atau imajinasi tinggi untuk dapat
memahaminya. Tetapi disini kita tidak akan membahas hal tersebut.

Kita menyadari bahwa alam memiliki sesuatu keindahan, maka dari itu
ilmu yang mempelajari tentang alam pun sudah pasti indah seperti Matematika
kimia biologi tak terkecuali dengan fisika. Matematika dan fisika adalah suatu hal
yang tak bisa dipisahkan. Menurut pengamatan saya sendiri orang yang lumayan
mengerti dalam matematika belum sepenuhnya bisa dalam hal fisika karena
konteks fisika yang terkadang dibahas dalam kasus matematika masih sangat
sederhana. Sedangkan orang yang lumayan mengerti dalam fisika bisaanya ia juga
mengerti dalam matematika karena dalam fisika harus mengerti tentang konsep
fisika didalamnya dan mengerti pula konsep matematika yang akan atau bisa
digunakan dalam menyelesaikan persamaan matematika di dalam kasus fisika.

Oke kembali kekesalahan mendasar pada murid yang mempelajari fisika


yaitu:

1. Fisika memiliki 4 bahasa yang wajib dipahami


Teringat kektika saya berada dalam suatu seminar yang didalamnya hadir
guru-guru Fisika SMA di Jakarta, tercetus oleh satu pembicara bahwa ketika
kita belajar fisika ada 4 bahasa yang wajib kita pahami (dalam benak saya
salah satunya bahasa inggris hehehe). Keempat bahasa tersebut adalah
bahasa narasi, bahasa gambar, bahasa grafik, dan bahasa tabel. Dan
memang ketika kita pahami lebih dalam banyak kasus-kasus fisika dalam
pemecahan soalnya menggunakan bahasa-bahasa tersebut. Untuk itu
mulailaih membisaakan diri memahami keempat bahasa dalam fisika.
2. Belajar Fisika bukanlah menghafal Rumus tetapi mehamai suatu
kejadian
Kalau dibilang rumus fisika itu ribet memang benar (seperti cewe lagi PMS
hehehe), tetapi jangan pernah berfikir untuk menghafal rumus karna terlalu
banyak dan hampir mirip satu rumus dengan yang lainnya. So, cara terbaik
dalam belajar fisika adalah pahami permasalahan yang ada lalu analisis
menggunakan konsep yang tepat. Untuk dapat mengetahui konsep mana yang
sesuai dengan kejadian maka perbanyaklah dalam mengerjakan latihan soal.
3. Berpikiran sempit
Terkadang dalam belajar fisika kita berpandangan bahwa materi yang
diajarkan hanya berguna pada saat itu saja. Ini adalah kesalahan yang sangat
fatal. Karna kasus-kasus dalam fisika saling keterkaitan antara pokok bahasan
yang satu dengan yang lain, sehingga mulailah dari saat ini untuk
menghubungkan antara satu konsep dengan konsep yang lain
4. Belum memahami konsep dasar Matematika seluruhnya
Keterkaitan antara pelajaran fisika dengan matematika sangatlah besar.
Didalam menganalisis permasalahan fisika kita butuh konsep dasar
matematika yang wajib dikuasai. Apabila matematika dasar belum dapat kita
kuasai maka akan sangat sulit dalam memecahkan permasalahan fisika.
Perkataan yang sering kita dengar jika kita bisa fisika pasti kita bisa
matematika, sebaliknya jika bisa matematika belum tentu bisa fisika.
5. Belajar melalui satu referensi saja
Dalam mempelajari suatu pelajaran terkadang kita fokus pada satu buku
pegangan yang sering digunakan, seakan-akan buku itu adalah buku sakti
yang dapat menjawab segala permasalahan yang ada. Nyatanya adalah dalam
satu buku terkadang tidak mencakup seluruh penjelasan yang ada sehingga
kita butuh referensi lain untuk membandingkannya.

Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat bagi siapa saja yang mulai ingin
mencoba mempelajari fisika dengan baik.