Anda di halaman 1dari 8

LABORATORIUM PARASITOLOGI VETERINER

FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN


UNIVERSITAS UDAYANA
Jl. P.B. Sudirman Denpasar 80232 Telp/Fax (0361)
701808;223791

LAPORAN PEMERIKSAAN PARASITOLOGI VETERINER

NAMA : I Wayan Syartama Hadi Nugraha


NIM : 1309006140
Tanggalmasuk Lab : 23 November 2017

PeriksaanFesesHewanKasus :
No. Protokol : Jenis/ras: Ayam Broiler
671/KO-PPDH/17/XI/2017
Spesimen: Feses JenisKelamin : Jantan

GejalaKlinis: Nafsu makan menurun, Umur : 28 hari


lesu, bulu berdiri dan kusam,
pembengkakan pada abdomen, serta BB : 1,2 kg
terjadi diare.
Warna : Putih

No Pemeriksaan Gambar Diagnosa Identifikasi

1 Natif Negatif Negatif Negatif

2 Sedimen Negatif Negatif Negatif

3 Apung Negatif Negatif Negatif


IDENTIFIKASI PARASIT NON KASUS

MetodePemeriksaan
N
Kasus
o Apung
Natif Sedimen

Negatif Negatif
Anjing
1.

Ancylostoma sp
Telur berbentung lonjong, berdinding tipis, memiliki
blastomer (David G. Baker, 2007)

Ayam
Ascaridia gali
Telur berbentuk elips, memiliki dinding tebal, halus,
dinding terdiri atas tiga lapis

2.

Eimeria sp.
Ookista berbentuk bulat, dengan ukuran 14-31 x 9-25
m, dinding tebal dan halus, berisi empat sporokista
(infektif) (Tabbu, 2002).
3. Babi Tricuris suis
Bentuk telur seperti lemon atau tempayan, berdinding
tebal berwarna kecokelatan, dinding terdiri dari 2
lapis dengan bagian dalam jernih dan luar kecoklatan,
ukuran telur 50-80 x29-42 mikron, pada kedua
ujungnya terdapat penonjolan (Natadisastra dan
agoes, 2005).

Negatif

4. Kucing

Ancylostoma spp.
Telur cacing dengan morfologi berbentuk oval,
dinding telur tipis, telur memiliki blastomer. Telur ini
merupakan telur dari ordo Strongylida, spesies
Ancylostoma spp. (Baker et al., 1989).

Negatif Negatif

5. Sapi

Strongyloides papillosus
Berdinding tipis, berbentuk elips, bermorula dan
berblastomer (Urquhqrt et al., 2013)
Negatif Negatif

6. Kuda
Telur tipe Strongyl
Berdinding tipis, berbentuk ellips, bermorula dan
berblastomer
(Urquhqrt et al.,2013)

IDENTIFIKASI CACING

N Identifikasi
Kasus
o

1.
Trichurissuis
(Nematoda)
Ujung posterior cacing jantan melingkar /
melengkung ke arah ventral dengan sebuah spicula
di ujungnya (a)(Craig et al., 1970)
a
b

Fasciolagigantica c
2. (Trematoda) 1. Bentuk pipih seperti daun
2. Tidak bersegmen
3. Memiliki oral sucker (a)
4. Ventral sucker (b)
5. Genital pore (c)

(Sumber: Urquhart, et al.,1987)


a

Raillietina sp. b
3.
(cestoda)

1. Memiliki ukuran kepala yang besar


2. Memiliki 4 sucker dengan kait penghisap (a)
3. Tubuh bersegmen (b)
(Sumber: Taylor,et al., 2007 )

IDENTIFIKASI ARTHROPODA

N Identifikasi
Kasus
o

1. Ctenocephali
des felis
Keterangan :
Kepala pipih lateral
Panjang kepala dua kali dari tinggi kepala
Memiliki genal comb (a) yang terdiri dari 5 atau
lebih duri
Memiliki prenatal comb (b)
Kedua spina sama panjang (c)
Kaki belakang terdiri dari 6-7 ruas atas (d)
(Sumber: Fleas : Pictorial Keys to Some Common Species
in United State by Harry D. Pratt)
c d

a
b

Rhipichepalu f
2. s sp. Keteranga :
Jantan dan tidak memiliki scutum (A)
Memiliki alur anal di belakang anus (B)
Segmen kedua basis palpus tidak melebar
kesamping (C)
Mulut sama panjang dengan basis capituli (D)
Basis capituli melebar kesamping (E)
Memiliki festoons (F)
(Pratt, 1954)

Heterodoxus
3. spiniger

Keterangan :
Palpus maksilaris dan antennanya tersusun atas 4
segmen (a)
Setiap segmen abdomen sebelah dorsal ditemukan dua
baris bulu bristles (b)
Kutu jantan panjangnya 2,8 mm dan betina 3,3 mm
(Domestic Flies: Pictorial Key to Common Species in
Southern US.)
a
d
b
c

4. Culex sp.
Keterangan :
Palpus (b) lebih pendek dari probosis (a)
Memiliki antena yang sama panjang (c)
Sayap transparan(d)
(Domestic Flies: Pictorial Key to Common Species in
Southern US.)

c
b

a
d
5. Musca Keterangan :
domestica Thorak dan Abdomen berwarna hitam (a)
Ukuran tubuh sedang (b)
Garis thoraks lebih hitam daripada abdomen (c)
Pada sayap terdapat 4 ruas(strap) yang melengkung
kearah costa/rangka (d)

(Domestic Flies: Pictorial Key to Common Species in Southern


U.S.)

Scabies b
(Sarcoptessca
6. be)
(Anjing)
Keterangan :
Bentuk tubuh oval
Tidak memiliki spirakel
Kaki melewati garis batas tubuh (a)
Anus pada bagian caudal tubuh (b)
(Firza, 2016)
Denpasar 6, Desember 2017

DosenPembimbing Mahasiswa

Drh. I. B. Made Oka, M.kes I Wayan Syartama Hadi Nugraha


NIP. 19601231 198903 1 014 NIM. 1309006140