Anda di halaman 1dari 1

DIAGNOSIS DIFFERENSIAL

Akurasi diagnosis preoperative harus >85%, jika kurang maka perlu dipertimbangkan untuk tidak
langsung melakukan operasi dan perlu dipikirkan kemungkinan diagnosis lain. Diagnosis differensial
apendisitis akut tergantung dari beberapa faktor yaitu; lokasi anatomis dari apendiks yang meradang,
staging dari proses peradangan (komplikasi atau tanpa komplikasi), usia pasien dan jenis kelamin
pasien. 2
Pada pasien anak-anak, adenitis mesentrika akut merupakan penyakit yang paling menyerupai
apendisitis akut. Nyeri yang dirasakan biasanya difuse, dan nyerinya tidak setajam dan terlokalisasi
seperti apendisitis. Observasi selama beberapa jam perlu dilakukan jika dicurigai adenitis mesentrika
mengingat adenitis mesentrika merupakan penyakit yang bisa sembuh sendiri.
Pada pasien dengan usia lanjut sangat sulit membedakan gejala apendisitis dengan diverticulitis atau
perforating carcinoma dari cecum atau sigmoid yang terletak pada regio abdomen kanan bawah. CT
scan sangat membantu dalam menegakkan diagnosis jika dicurigai adanya kemungkinan penyebab
lain. 2
Pada pasien perempuan lebih sering terjadi salah diagnosis apendisitis dibandingkan pasien laki-laki
karena berkaitan dengan adanya peradangan pada organ reproduksi perempuan yang gejalanya
menyerupai gejala apendisitis. Beberapa kelainan yang menyerupai gejala apendisitis adalah; pelvic
inflammatory disease, rupturnya folikel de graff, kista atau tumor ovarium terpuntir, endometriosis,
dan kehamilan ektopik terganggu. Pada pelvic inflammatory disease, peradangan bisa terjadi secara
bilateral namun jika terjadi hanya pada sisi kanan akan sulit membedakannya dengan apendisitis.
Mual dan muntah sering terjadi pada pasien apendisitis, namun pada pelvic inflammatory disease
hanya sekitar 50% yang mengalami gejala ini. 2
Insiden apendisitis akut pada pasien HIV dilaporkan sekitar 0,5%, lebih tinggi 0,1% sampai 0,2%
dibandingkan populasi secara umum. Gejala apendisitis pada pasien dengan HIV sama dengan pasien
tanpa HIV. 2