Anda di halaman 1dari 4

SAP

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN


PENYULUHAN KESEHATAN

Topik : Teknik menyusui


Hari / Tanggal : sabtu 13-01-2018
Waktu : 10.00 wita
Tempat : Ruangan nifas
Sasaran : Ny. M
Metode : Ceramah, Diskusi dan Tanya – Jawab
Waktu : ± 15 menit.
Media : Leafflet
Materi : Terlampir

Tujuan Umum:
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan Ny. M akan mengetahui tentang teknik
menyusui yang benar

Tujuan khusus :
Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan Tn. N akan dapat:
1. Mengetahui apa itu teknik menyusui
2. Mengetahui posisi yang tepat bagi ibu untuk menyusui
3. Mengetahui langkah meyusui yang benar
4. Mengetahuiteknik melepaskan hisapan bayi
5. Mengetahui cara menyendawakan bayi

1
Kegiatan Penyuluhan

No Kegiatan Waktu Evaluasi


1. Memberi salam, menyakan 2 menit Klien menjawab salam,
keadaan klien mempersilahkan masuk dan
menyetujui kontrak waktu
2. Menjelaskan maksud 3 menit Klien mendengarkan dengan
kedatangan dan membuat seksama dan menyetujui kontrak
kontrak waktu waktu yang ditetapkan bersama
3. Melakukan pendidikan 5 menit Klien memperhatikan dengan
kesehatan tentang teknik seksama.
meyusui dengan benar
4. Menanyakan kepada klien 3 menit Menanggapi dengan melakukan
tentang kejelasan materi yang pertanyaan
disampaikan.
Mempersilahkan pasien/ Menjawab pertanyaan dari pasien
keluarga pasien mengajukan atau keluarga.
pertanyaan
5. Mengakhiri kontrak waktu dan 2 menit Klien dan keluarga
berpamitan kepada pasien dan mempersilahkan dengan baik
keluarganya

Evaluasi :

1. Mengetahui apa itu teknik menyusui


2. Mengetahui posisi yang tepat bagi ibu untuk menyusui
3. Mengetahui langkah meyusui yang benar
4. Mengetahuiteknik melepaskan hisapan bayi
5. Mengetahui cara menyendawakan bayi

MATERI PENYULUHAN
1. Apa itu teknik meyusui

2
Teknik meyusui adalah suatu cara pemberian asi oleh seorang ibu kepada bayinya
untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si bayi

2. Posisi yang tepat bagi ibu untuk menyusui


a. Posisi dekapan
b. Posisi baring
c. Posisi foodball hold

3. Langkah menyusui yang benar


a. Cuci tangan yang bersih dengan sabun
b. Sebelum menyusui asi di keluarkan sedikit kemudian di oleskan pada putting dan
sekitar aerola sebagai desimfektan dan menjaga kelembapan putting susu
c. Bayi di pegang dengan satu lengan, kepala bayi diletakkan di lengkung siku dan
bokong bayi di letakkan pada lengan. Kepala bayi tidak boleh mengadah atau
bokong bayi di tahan telapak tangan ibu
d. Perut bayi menempel badan ibu, kepala bayi menghadap payudara
e. Sangga payudara ibu dengan 4 jari tangan kanan, ibu jari di atasnya tetapi tidak
menutupi yang berwarna hitam (areola)
f. Sentuh mulut bayi dengan putting susu ibu
g. Tunggu sampai bayi membuka mulutnya lebar
h. Masukkan putting payudara secepatnya ke dalam mulut bayi sampai bagian
berwarna hitam ( aerola)

4. Teknik melepaskan hisapan bayi


Setelah selesai menyusui selama kurang dari 10 menit untuk berganti payudara
sebelah kanan, lepaskan hisapan bayi dengan cara :
a. Masukkan jari kelingking ibu yang bersih ke sudut mulut bayi
b. Menekan dagu bayi ke bawah
c. Dengan menutup lubang hidung bayi agar mulutnya terbuka
d. Jangan menarik putting susu untuk melepaskan

3
5. Cara menyendawakan bayi setelah minum asi
Setelah bayi melepaskan hisapannya sendawakan bayi sebelum meyusukan dengan
payudara yang lainnya dengan cara :
a. Sandarkan bayi di pundak ibu tepuk punggungnya dengan pelan sampai bayi
bersendawa
b. Bayi di telungkupkan di pangkuan ibu sambil di gosok punggungnya