Anda di halaman 1dari 8

PERENCANAAN BISNIS

BULUS MOFFIN EMOTICON


INOVASI (BOLU KUKUS EMOTICON)

Disusun oleh :
1. Diyah Ayu Wulansari (7111417037)
2. Retnasih (7111417086)
3. Hilda Amalia (7111417138)
4. Abdurrohman (7111417135)

JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2017
BAB I
PENDAHULUAN

a. Usaha baru yang akan kami rintis yaitu usaha pembuatan bulus moffin emoticon ,
yang mana merupakan sebuah produk oalahan dari ubi ungu dan kami beri hiasan
emoticon atau tulisan diatas moffin ini dengan menggunakan cream berwarna-warni.
b. Alasan kami memilih usaha ini untuk perencanaan bisnis karena menurut kami masih
jarang orang yang mengelola ubi ungu ini menjadi olahan makanan selain menjadi
keripik dan hal tersebut memotivasi kami untuk lebih mengembangkannya. Apalagi
ubi ungu ini jumlahnya cukup banyak dan mudah diperoleh.
Perencanaan bisnis ini bertujuan untuk :
1. Meningkatkan nilai jual ubi ungu sebagai makanan tinggi karbohidrat dan kaya
gizi
2. Menambah keragaman pangan yang sehat dengan harga terjangkau bagi
masyarakat
3. Meningkatkan keterampilan berwirausaha
c. Manfaat dari usaha ini yaitu :
1. Memanfaatkan penggunaan ubi yang masih jarang digunakan.
2. Meningkatkan kreatifitas dan produktivitas di bidang pengolahan makanan.
3. Mengembangkan dan memaksimalkan nilai guna dari ubi ungu

BAB II
PROFIL USAHA
A. Nama usaha : Bulus moffin emoticon
B. Bidang usaha : Makanan
C. Jenis produk atau jasa : Produk pengelolaan makanan
D. Badan hukum usaha : Belum berbadan hokum usaha
E. Alamat usaha : Jl. Cemapakasari III No.20 RT.001, RW.001 Gg. Nangka Kost kelapa
gading 2 , Sekaran, Gunungpati, Semarang.
F. Nomor telepon : 085225242332
G. Email : hildaa630@gmail.com
BAB III
ASPEK MANAJEMEN

1. Struktur organisasi

DIREKSI
Hilda Amalia

DIREKTUR
Dyah Ayu Wulansari

MANAGER DIVISI REGIONAL


Retnasih Abdurrohman

B. Tugas dan tanggung jawab masing-masing


1. Direksi
Tugas utama :
 Menentukan usaha sebagai pemimpin umum dalam mengelola perusahaan.
 Memegang kekuasaan secara penuh dan bertanggung jawab terhadap
pengembangan perusahaan secara keseluruhan.
 Menentukan kebijakan yang dilaksanakan perusahaan, melakukan penjadwalan
seluruh kegiatan perusahaan.
Tanggung jawab :
Untuk mengelola usaha perseroan sesuai anggaran dasar. Secara formal direksi
mengadakan beberapa rapat direksi untuk mengevaluasi kinerja operasional dan
keuangan perseroan, serta meninjau strategi dan hal-hal penting lainnya. Selain itu
beberapa pertemuan informal juga dilaksanakan untuk membahas dan menyetujui hal-hal
yang membutuhkan perhatian dengan segera.
2. Direktur
Tugas utama :
 Menetapkan prosedur kegiatan perusahaan ditiap-tiap manajer untuk mencapai
sasaran yang ditetapkan perusahaan
 Menetapkan tujuan dari tiap-tiap manajer yang ada
 Mengawasi dan mengkoordinir kegiatan-kegiatan dari manajer secara periodik
dan pertanggungjawabannya
 Menetapkan kebijakan operasional perusahaan untuk jangka pendek
 Sebagai pimpinan dari perusahaan
Tanggung jawab :
Direktur bertanggung jawab atas kerugian perusahaan yang disebabkan direktur
tidak menjalankan kepengurusan Perusahaan sesuai dengan maksud dan tujuan
Perusahaan anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan Perusahaan serta
UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Atas kerugian Perusahaan, direktur
akan dimintakan pertanggungjawabannya secara perdata.
3. Manager
Tugas Utama :
Bagaimana mengintegrasikan berbagai macam variable (karakteristik, budaya,
pendidikan, dan lain sebagainya) kedalam satu tujuan organisasi yang sama dengan cara
melakukan mekanisme penyesuaian.
Adapun mekanisme yang diperlukan untuk menyatukan variable diatas adalah
sebagai berikut :
 Pengarahan (direction) yang mencakup pembuatan keputusan, kebijakan,
supervisi, dll.
 Rancangan organisasi dan pekerjaan.
 Seleksi, pelatihan, penilaian, dan pengembangan.
 Sistem komunikasi dan pengendalian
 Sistem reward
4. Divisi Regional
Tugas Utama :
 Mengelola aset untuk menjalankan bisnis secara benar sesuai arah perusahaan
 Memyepakati target kinerja dengan direksi
 Beroperasi sebagai badan usaha yang memberi keuntungan kepada pemilik modal
 Menjalankan kebijakan dan prosedur buku yang ditetapkan oleh kantor pusat
 Menciptakan dan meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi pemilik modal,
calon penanam modal, dan pemangku kepentingan

C. Keterlibatan pihak lain (mitra usaha )


Rencananya bisnis kami akan bekerjasama dengan bisnis yang serupa dengan kami yang
telah memiliki banyak pengalaman dalam dunia bisnis seperti , yang dapat membimbing kami
untuk lebih maksimal dalam pelaksanaan bisnis ini. Kemudian mampu mengendalikan kami
apabila kami lupa dengan tujuan awal kami sebenarnya apa agar tidak mengalami kebangkrutan
atau gulung tikar.
D. Analisis lingkungan bisnis
BAB IV
ASPEK PEMASARAN
A. Peluang pasar
B. Permintaan pasar
C. Persaingan ( keunggulan , kelemahan )
D. Strategi marketing
Dalam proses pemasaran kami akan lebih mengenali bagaimana selera pasar dan
konsumen saat ini , kemudian dengan mengadakan promosi untuk memperkenalkan
bagaimana produk kami dan untuk mencari pelanggan atau konsumen. Memilih lokasi
pemasaran yang strategis dengan tidak terlalu jauh dengan pusat kota ,mudah
dijangkau ,tempatnya nyaman dan bersih sehingga pelanggan akan memberikan nilai
plus kepada produk kami. Dan menjalin hubungan baik dengan pelanggan atau
konsumen maksudnya adalah dengan memberikan pelayanan yang baik dan ramah
kepada konsumen sehingga konsumen merasa puas dengan produk kami.
Secara umum, dalam memasarkan produk yang baru, meka sektor promosi
merupakan hal yang sangat penting untuk kami perhatikan. Hal-hal yang dapat
dilakukan untuk mempromosikan produk kami yaitu :
a. Penyebaran informasi secara langsung
Penyebaran informasi secara langsung dilakukan dengan cara promosi dari
mulut kemulut. Cara promosi demikian dimulai pada teman-teman kami dan
masyarakat sekitar. Dengan begitu, diharapkan konsumen akan dapat
menyebarkan keunggulan serta keunikan produk kami kepada masyarakat luas.
b. Penyebaran informasi secara tidak langsung
Penyebaran informasi secara tidak langsung dilakukan dengan beberapa
bentuk kegiatan, diantaranya ; penyebaran browsur dan leaflet, penempelan
poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner “Bulus Moffin Emoticon”
akan menggambarkan keunggulan serta keunikan produk kami dalam media
promosi tersebut yang secara otomatis juga akan menyertakan nommor telepon
untuk memudahkan konsumen yang akan meminta pesanan.
c. Penyebaran informasi melalui sarana teknologi
Promosi dapat dilakukan melalui jejaring sosial seperti ; facebook, twitter,
instagram, whatsapp, BBM, line, dll. Selain itu promosi juga dapat dilakukan
melalui blog.
BAB V
ASPEK PRODUKSI/OPERASIONAL
A. Bahan baku dan alat yang dipergunaakan
Bahan yang digunakan ada :
1. Ubi ungu
2. Tepung Terigu
3. Telur
4. Air
5. Baking soda
6. Gula pasir
7. Susu buhbuk rasa vanila
8. Margarine
9. Gas LPG
10. Kertas Bolu Kukus
11. Kardus kue
Alat :
1. Cetakan bolu
2. Mixer
3. Mangkuk
4. Kuas
5. Panci kukus
6. Kompor gas 2 tungku

B. Proses produksi
1. Siapkan cetakan yang hendak dipakai plesi dengan margarin
2. Buat caramel dengan mencampurkan putih telur dengan gula pasir,
setelah jadi tamkanbahkan air kemudian masak hingga mendidih
dan dinginkan
3. Ayak tepung terigu, baking soda dan susu bubuk
4. Kukus ubi ungu sampai matang, kemudian haluskan menggunakan
mixer
5. Kocok telur dan gula pasir dengan mixer berkecepatan tinggi
hingga mengembang
6. Masukkan ayakan dalam wadah atau (mangkuk) lalu campurkan
dengan caramel, aduk hingga merata
7. Tuangkan kocokkan telur, gula pasir serta ubi ungu kemudian
kocok dengan mixer berkecepatan sedang.
8. Tuang adonan pada wadah yang telah diolesi margarine, kukus
selama 20 menit atau hingga mengembang sempurna
9. Dinginkan pada suhu ruangan selama 5 menit lalu keluarkan kue
dari cetakan kemudian hias kue sesuai keinginan.
C. Kapasitas produksi

D. Jumlah produksi
BAB VI
ASPEK KEUANGAN
A. Sumber pendanaan
Pendanaan dalam pembuatan produk ini berasal dari uang iuran masing-masing
anggota yang mana setiap anggotanya membayar iuaran sebesar Rp . yang kemudian
uang tersebut digunakan untuk proses pembuatan bulus moffin emoticon.
B. Alokasi dana/investasi
Dana yang sudah terkumpul kemudian akan dialokasikan sebagian untuk membeli
bahan-bahan apa saja yang diperlukan untuk pembuatan bulus moffin emoticon ini ,
sebagian lagi untuk membeli wadah atau tempat untuk hasil akhir bulus moffin emoticon
ini, dan sisanya untuk membayar tenaga kerja yang tidak lain adalah anggota dari
kelompok ini.
C. Waktu pengembalian investasi
Pengembalian investasi diharapkan mampu kembali dana awal pada minggu ke 2
setelah proses pemasaran produk ini dan setelah dana investasi dapat kembali kemudian
dapat memperoleh untung dari hasil penjualan produk ini.
D. Perhitungan biaya (cost)
1. Biaya Tetap
Jumlah
Nama Alat Harga Barang Total Harga
Satuan
Cetakan Bolu Rp 13.000 3 Rp 39.000
Mixer Rp 250.000 1 Rp 250.000
Baskom aluminium Rp 15.000 5 Rp 75.000
Kuas Rp 5.000 2 Rp 10.000
Panci Kukus Rp 250.000 2 Rp 250.000
Kompor Gas 2 Tungku Rp 350.000 1 Rp 350.000
TOTAL Biaya Tetap Rp 974.000

2. Biaya Variabel (pe rbulan)


Nama Bahan Harga Barang Jumlah Jumlah Satuan Total Harga
Ubi ungu Rp 10.000 3 /Kg Rp 30.000
Tepung Terigu Rp 7.500 6 /Kg Rp 45.000
Baking Soda Rp 5.000 10 /Sachet Rp 50.000
Telur Rp 11.000 10 /Kg Rp 110.000
Margarine Rp 6.000 3 /Sachet Rp 18.000
Gula Pasir Rp 11.000 10 /Kg Rp 110.000
Susu Vanilla Bubuk Rp 3.000 10 /Sachet Rp 30.000
Gas LPG Rp 25.000 3 /Tabung Rp 75.000
Kertas bolu kukus Rp 1.000 10 /wadah Rp 10.000
Kardus Kue Rp 3.000 30 /biji Rp 90.000
TOTAL Biaya Variabel Rp 568.000

E. Perhitungan Break Event Point (BEP)


Harga 1 buah Bulus Moffin Emoticon : Rp 8.000
Biaya Variabel : Rp 6.000

BAB 7
KESIMPULAN

Produk Bulus Moffin Emoticon ini adalah suatu produk makanan bolu kukus yang dibuat
dari bahan ubi ungu yang dicampur dengan tepung terigu kemudian dihias dengan menggunakan
cream warna-warni. Agar tampilam dari Bolu kukus ini menarik pandangan dan selera makan
para konsumen, maka kami berinovasi untuk menghias bolu kukus tersebut dengan berbagai
macam karakter emoticon, bunga, tulisan, dll diatas bolu kukus tersebut sebagai hiasan
(garniosh) serta kami memberi warna alami bolu kukus tersebut dengan menggunakan pewarna
alami menggumakan ubi ungu pada bolu kukus tersebut sehimgga akan ada nilai tambah produk
kami ini. Produk makanan kami ini sangat kaya karbohidrat karena dibuat dengan menggunakan
campuran tepung terigu dan juga ubi ungu. Kami membuat produk yang menarik dan unoik
dengan inovasi baru ini bertujuan untuk menciptakan sensasi rasa yang berbeda serta dengan
keunikan yang berbeda jika dilihat dari hiasan bolunya, sehingga kami berharap produk makanan
yang kami buat ini bisa menarik minat konsumen dipasaran untuk mengonsumsi produk kami
ini.