Anda di halaman 1dari 1

Osteoarthritis (OA) atau dikenal sebagai pengapuran adalah suatu penyakit

tulang yang menggambarkan kerusakan pada tulang rawan sendi, jadi karena proses
kerusakannya di sini terjadi pada rawan sendi pastilah kelainan dan nyeri yang dijumpai
umumnya terjadi pada sendi-sendi tubuh. Sesuai namanya, di sini terjadi penumpukan
zat kapur atau kalsium pada lokasi tulang rawan yang merupakan engsel dari sendi
kita. Jadi istilahnya persendian kita aus ditandai dengan rawannya yang rusak dan
kemudian kerusakan itu secara alamiah ditutupi tubuh dengan menimbun kalsium di
situ. Sialnya kalsium yang tertimbun itu merupakan zat yang keras, tidak seluwes si
rawan sendi, dan juga bentuknya terkadang tajam-tajam tak beraturan sehingga yang
terjadi kemudian adalah nyeri saat sendi digerakkan. Selain itu celah antar sendi
menyempit sehingga membatasi gerakan sendi dan menimbulkan kekakuan.

penyakit osteoartristis tidak bisa dihindari karena bagian dari proses penuaan tubuh.
Namun, pada orang-orang yang kegemukan, osteoartritis lebih cepat terkena
dibandingkan mereka yang kurus maupun bertubuh ideal. Orang kurus pun bisa terkena
osteoartritis bila memiliki kebiasaan tidak sehat seperti olahraga berlebihan, terlalu lama
berdiri, jongkok atau duduk.

Langsung aja setahu saya pengapuran tulang disebabkan oleh kekurangan


kalsiumyang sangat berlebih. Kebutuhan manusia akan kalsium rata-rata 1000mg/
harisedangkan orang indonesia telah di survey mereka yang makan 4 sehat 5
sempurnahanya bisa mensuplay 256mg/ hari. Padahal jumlah kalsium di darah tidak
bolehkurang, shg darah ambil kalsium dari tulang, berlangsung hingga sekian
tahun.Jika tulang akhirnya jg kekurangan tulang akan ambil kembali dr darah
namunsayangnya konsentrasi kalsium di darah cair sehingga tidak cocok di
tulangakhirnya muncullah namanya pengapuran
Walaupun penyebab utamanya adalah usia, tetapi lokasi dan tingkat keparahan
berbeda pada masing-masing individu. Proses degenerasi ini dapat terjadi di tulang
belakang bagian leher, dada belakang atau pinggang. Beberapa faktor risiko lainnya,
antara lain : riwayat trauma berulang ( seperti membawa beban berat, angkat besi,
pesenam ); adanya faktor keturunan ; merokok dan kelainan bawaan pada tulang
belakang

Bagi yang menderita pengapuran pada tulang belakang :

Hindari membungkuk atau memutar tulang belakang


Biasakan duduk dalam posisi tegak dan tidak membungkuk
Pakailah sepatu yang nyaman
Kurangi makanan yang berkalori tinggi dan berlemak
Mengkonsumsi sayur dan buah karena banyak mengandung vitamin, mineral dan
antioksidan.