Anda di halaman 1dari 4

KEPERAWATAN PROFESIONAL

PROSES KEPERAWATAN BERDASARKAN ASPEK NILAI DALAM

KEPERAWATAN PROFESIONAL

OLEH:

NI MADE DWI ASTITI WULANDARI


NIM. P07120013033
TINGKAT 2.1

POLTEKKES KEMENKES DENPASAR

JURUSAN KEPERAWATAN

2014
NILAI-NILAI DALAM KEPERAWATAN PROFESIONAL

Dalam dokument yang berjudul ‘Essentials of College and University for Peofesional
Nursing,” American Association of Colleges of Nursing (AACN) dalam Potter and Perry
92005) menerbitkan tujuh nilai esensial bagi perawat profesional, yang meliputi :
1. Altruisme
2. Persamaan
3. Estetika
4. Kebebasan
5. Harga diri manusia
6. Keadilan
7. Kebenaran
Berikut adalah kegiatan saya dalam memberikan implementasi keperawatan
Pasien dengan diagnosa Ca Nasofaring sebelum melakukan kemoterapi. Berdasarkan
kondisi pasien, Perawat primer kamar 206 di ruang angsoka 2 menginstruksikan saya
memberikan obat injeksi ondansentron dan ranitidin agar pasien tidak merasa mual saat di
kemo.

Nilai-nilai keperawatan yang dapat saya terapkan saat melakukan tindakan ini adalah

 Altruisme yaitu memberikan perhatian penuh pada pasien dengan cara ketika masuk
ruangan pasien . Yang saya lakukan memberikan salam kepada pasien, mendengarkan
keluhannya dengan seksama agar kita mengetahui bagaimana keadaan pasien saat itu,
agar dapat memberikan tindakan yang selanjutnya
 Persamaan : tidak memilih memilih pasien yang mana yang mau dirawat hanya karena
perbedaan status ekonomi atau karena karakter pasien yang tidak kita sukai. Dalam hal
ini saya tidak memilih memilih pasien walaupun pasien itu sudah tua, maupun
pasiennya berkecukupan, saya tetap memberikan obat injeksinya.
 Estetika : menciptakan suasana yang nyaman bagi pasien, dan setelah kita memberikan
tindakan, pasien merasa puas dengan apa yang lakukan padanya. Yang saya lakukan
yaitu memberikan salam kepada pasien setiap masuk ruangannya agar pasien merasa
nyaman , tidak takut dengan perawatn yang biasanya identik dengan kata galak,
menciptakan lingkungan yang nyaman dengan cara memberitahu keluarga pasien agar
tidak terlalu banyak di dalam ruangan agar pasien dapat beristirahat atau tidak merasa
malu karena dilihatin saat disuntik obat injeksi, agar saya juga leluasa dalam
memberikan tindakan,
 Kebebasan yaitu bisa menghargai hak pasien untuk menolak perawatan, yang saya
lakukan yaitu memberitahu pasien bahwa saya akan memberikan obat anti mual dan
memberi tahu tujuan diberikannya obat tersebut ,dan bertanya apakah ibu bersedia atau
tidak.
 Martabat manusia : mempertahankan kerahasiaan pasien, yang saya lakukan yaitu
mendengarkan keluhan pasien dan tidak menceritakannya kepada keluarga pasien atau
teman sejawat lainnya.
 Keadilan : bertindak sebagai advokasi dalam perawatan kesehatan pasien. Pasien
menanyakan kepada saya mengenai obat kemo apa saja yang akan diberikan. Karena
saya kurang paham juga tentang obat apa saja yang akan diberikan, saya mewakilkan
pasien untuk menanyakan tentang obat apa saja yang diberikan.
 Kebenaran : dapat mendokumentasikan keperawatan secara akurat dan jujur. Yang saya
lakukan yaitu : setelah selesai memberikan tindakan tersebut saya langsung
mendokumentasikannya dengan benar dan jujur, tindakan apa saja yang lakukan.