Anda di halaman 1dari 3

Nama : Boy Andre

No Bp: 1741013228
KELAS B
FARMAKOTERAPI NON INFEKSI

KASUS 1
R.W laki-laki, umur 55 tahun dengan sejarah hipertensi dan gangguan ginjal. Tinggi
70 inchi dan BB 70 kg. Sejak pemeriksaan terakhir (3 bulan yang lalu) CrCl turun dari 22-12
ml/menit (normal 72-125 ml/menit) dan BUN meningkat hingga 80 mg/dl (normal 8-18
mg/dl). K dalam darah 4,5 mEq/L (normal 3,5-5,0 mEq/L) dan HCO3 adlah 17 mEq/L
(normal 24-30 mEq/L). Pasien melakukan terapi HD sampai donor ginjal yang cocok
diperoleh, dan pasien memulai dialisi selma 4 jam tiap sekali perawatan, menggunakan
Fresenius F-60S dialyzer, dengan aliran darah dan dialysat 400 dan 500 ml/menit, dialisat
mengandung bikarbonat. Apa karakteristik dari fresenius F-60S dializer yang menyebabkan
ia menjadi pilihan terapi RW? Apa yang menentukan komposis dari dialysat?

Jawaban kasus:
 Data Pasien
- Nama : R.W (LK)
- Umur : 55 thn
- Riwayat : menderita hipertensi dan insufisiensi gangguan ginjal selama 25 tahun
- Tinggi : 70 inchi
- Berat : 70 kg
- Pasien di dialisis untuk 1-3 bulan (3 kali dalam seminggu selama 4 jam setiap
treatment)
- Menggunakan Fresenius F-60S dialyzer
- Aliran darah dan dialysate (400 dan 500 mL/menit)
- Dialysate mengandung bicarbonat
 Terapi hemodialisis merupakan terapi pengganti ginjal (replacement therapy) pada
pasien gagal ginjal akut/kronis/terminal melalui mesin.
 Dializer merupakan suatu ginjal buatan.
 Dialisat adalah cairan pekat dengan bahan utama elektrolit dan glukosa yang dipompa
masuk kemesin sambil dicampur dengan air yang telah mengalami proses pembersihan
(water treatment). Prosesnya: darah masuk ke mesin, kemudian dibersihkan pada
dializer, lalu masuk kembali ke tubuh.
 Dalam dializer, dialisat dialirkan dengan arah yang berlawanan (counter current).
Prinsipnya: difusi zat terlarut ke seberang suatu selaput permiabel.
 Karakteristik dializer Fresenius:
- Kompabilitas yang baik terhadap darah
- Rentang produk luas (0,7-2,4 m2)
- Cocok untuk HD/HDF treatment
- Efektif memisahkan mikroglobulin β2
- Kapasitas retensi endotoksin tinggi
- Lebih cepat (tidak butuh prosedur pencucian pretreatment)
 Karakteristik Fresenius F-60
- Fresenius F-60 merupakan dializer high-flux dengan membran polysulfone dengan
ukuran pori yang lebih besar dari membran selulosa brose
- Koefisien ultrafiltrasi: 40 ml/mmHg (volume air yang dipindahkan/mmHg melalui
membran setiap satu jam dialisis). Koefisien ultrafiltrasi menunjukkan bahwa
kapabilitas ultrafiltrasi tinggi.
- In vitro koA urea (efisiensi dializer untuk membuang urea: 709
- Clearance urea : 185 ml/menit (pada aliran darah 200 ml/menit)
 Komposisi dialisat
Komposisi dialisat ditentukan berdasarkan elektrolit yang dibutuhkan pasien
 Air → melewati public water system, melewati treatment reserve osmosis dan ion
exchange. Untuk menghilangkan kontaminan (ex: alumunium, copper dan chloramin,
bakteri dan endotoksin
 Larutan dialisat → tidak membutuhkan sterilisais karena dipisahkan oleh membran
dialisis dengan darah

 Komposisi elektrolit pada dialisat


Solute Hemodialisis
Sodium 135-145
Potasium 0-4
Calcium 2,5-3,5
Magnesium 0,5-1,0
Chloride 100-124
Bicarbonat 30-38
Lactate -
pH 7,1-7,9

Efisiensi dialisis dapat diatur dengan mengatur elektrolit pada dialisat.


 Pada kasus:
- K+ normal → konsentrasi K+ (potasium) pada dialisat sama dengan konsentrasi
fisiologis untuk meminimalisir perpindahan K+ melalui membran.
- HCO3 rendah →dialisat mengandung konsentrasi bikarbonat yang tinggi sehingga
HCO3 berdifusi kedalam darah.