Anda di halaman 1dari 8

KEPERAWATAN JIWA II

KASUS VIGNATE TAK

Oleh :

Asmaul Husna
(151.0005)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN HANG TUAH
SURABAYA
2017
TAK HALUSINASI

1. Nn. P umur 20 tahun adalah seorang mahasiswi terpelajar. Setelah bapaknya


meninggal Nn. P tampak murung dan juga sering melamun sendiri, Nn. P
tidak menerima bahwa ayahnya telah meninggal. Nn. P terus mengatakan
kalau ayahnya belum meninggal karena Nn. P merasa ayahnya masih berada
di dekatnya dan sering memanggilnya.
Dari tanda dan gejala yang ditunjukan oleh Nn. P di atas diagnosa apa yang
muncul ?
a. Harga diri rendah
b. Halusinasi
c. Isolasi sosial
d. Koping individu inevektif
e. Orientasi realita
TAK HARGA DIRI RENDAH

2. Tn. Y umur 31 tahun 2 bulan sebelum masuk RSJ klien sering menyendiri,
membakar barang, bicara sedikit, sulit kominikasi, bicara sendiri dan sulit
tidur. Saat di kaji oleh perawata Klien mengatakan disuruh ibunya untuk
melanjutkan berobat, sering menyendiri dikamar, bicara sedikit, sulit
komunikasi.
Terapi aktivitas apa yang sesuai dengan tanda dan gejala yang di alami oleh
Tn. Y ?
a. TAK orientasi realita
b. TAK Harga diri rendah
c. TAK Halusinasi
d. TAK perilaku kekerasan
e. TAK isolasi sosial
TAK PERILAKU KEKERASAN
3. Tn. H umur 25 tahun datang dengan keluhan klien mengatakan tidak bisa
tidur akibat minum obat, mondar mandir dan suka mengancam. Tn. H
mengatakan masih merasa jengkel dan marah jika keinginannya tidak
terpenuhi, saat marah atau jengkel Tn. H mengamuk dan memukul pintu
atau jendela. Saat perawat D ingin mengkaji Tn. H tetapi klien mengatakan
“saya tidak mau di ganggu, saya lagi marah”.
Bagaimana sikap perawat D atau tindakan apa yang harus dilakuakan oleh
perawata D tersebut?
a. Langsung kembali ke Ners Station
b. Pak jangan marah dulu, marahnya nanti aja setelah pengkajian
c. Membuat kontrak ulang dengan pasien
d. Berjalan keluar secara perlahan
e. Tetap melanjutkan pengkajian
TAK ISOLASI SOSIAL

4. Tn. C umur 57 tahun, pasien datang dengan keadaan isolasi sosial. Saat di
kaji pasien tampak tidak mau bicara dan kontak mata tidak ada. Pasien
hanya diam saja dan tidak berkata sepatah kata pun. Dari sikap Tn. C
tersebut apa yang harus dilakukan oleh perawat agar pasien bersedia untuk
di wawancara dan ada kontak mata?
a. Pasiennya di bentak “ayo ngomong pak”
b. BHSP setelah itu merayu pasien agar mau berbicara dengan kita “ayo
pak berbincang-bincang dengan saya, bapak gak mau lihat saya, saya
kan cantik”
c. Terus berbicara tanpa ada balasan dari pasien
d. Langsung kembali ke ners station tanpa melakukan kontrak lagi dengan
pasien
e. Berjalan keluar secara perlahan
TAK DEVIST PERAWATAN DIRI
5. Di RSJ Menur mahasiswa STIKES Hang Tuah akan melakukan TAK
devisit perawatan diri dengan tujuan agar pasien mampu menyebutkan
alasan kenapa pasien tersebut tidak mau mani dan dapat mempraktekan
bagaimana cara mandi dengan benar. Di tengah permainan Leader lupa akan
konsep yang akan di sampaikan dan langsung diambil alih oleh Co leader.
Apakah bisa peran Leader di ganti oleh Co leader ?
a. Tidak bisa karna tugasnya Co leader hanya sekedar membantu saja
ketika leader sedang blank
b. Leader langsung beralih ke permainan selanjutnya
c. Tidak masalah jika dalam permainan asalkan semua tujuannya tercapai
d. Co leader tetap diam dan tidak membantu leader
e. Langsung mengalihkan ke permainan selanjutnya
TAK ORIENTASI REALITA
6. Perawat V akan melakukan pengkajian pada pasien waham di PAV.6
RSAL. Saat bertemu pasien, ternyata pasien tersebut penyakitnya sedang
kumat atau kambuh dan sedang emosional. Apa yang harus dilakukan oleh
perawat V dalam menghadapi pasien tersebut?
a. Perawat V harus mengalah dan mengamankan pasien dengan cara
restrain
b. Perawat V langsung lari ketakutan
c. Langsung memulai wawancara
d. Berjalan menuju pintu dan menyelamatkan diri dari pasien yang sedang
emosional
e. Mendekati pasien tersebut dengan penuh keberanian
TAK STIMULASI SENSORI
7. Pada terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori pada sesi pertama yaitu
mendengarkan musik, apakah tujaun yang harus dicapai dalam melakuakn
terapi aktivitas kelompok stimulasi sensori: mendengarkan musik ?
1) Klien mampu mengenali musik yang di dengar
2) Klien mampu memberi respon terhadap musik
3) Klien mampu menceritakan perasaanya setelah mendengarkan musik
4) Klien makin menjadi-jadi setelah mendengarkan musik