Anda di halaman 1dari 9

GRAFIK ANALISA SARINGAN AGREGAT KASAR 1/2

Nomor Ukuran Berat Jumlah Berat


Tertahan Lolos
Ayakan Tertahan Tertahan (gr)
Ayakan
(mm) (gr) (gr) (%) (%)
1 1/2 38 0 0 0 100
3/4 19 16 16 0,970 99,030
3/8 9,6 1491 1507 91,333 8,667
#4 4,8 91 1598 96,848 3,152
#8 2,4 19 1617 98,000 2,000
#16 1,2 4 1621 98,242 1,758
#30 0,6 1 1622 98,303 1,697
#50 0,3 2 1624 98,424 1,576
#100 0,15 4 1628 98,667 1,333
#200 0,075 8 1636 99,152 0,848
Jumlah 1636
BERAT TEMPAT = 254
BERAT TEMPAT + AGG. KERING (BK) = 1904
BERAT AGG. KERING (BK) = 1650

Berat sesudah dicuci + cawan = 1890

GRAFIK ANALISA SARINGAN AGREGAT KASAR 2/3

Nomor Ukuran Berat Jumlah Berat


Tertahan Lolos
Ayakan Tertahan Tertahan (gr)
Ayakan
(mm) (gr) (gr) (%) (%)
1 1/2 38 0 0 0 100
3/4 19 1444 1444 73,786 26,214
3/8 9,6 494 1938 99,029 0,971
#4 4,8 0 1938 99,029 0,971
#8 2,4 0 1938 99,029 0,971
#16 1,2 0 1938 99,029 0,971
#30 0,6 1 1939 99,080 0,920
#50 0,3 1 1940 99,131 0,869
#100 0,15 1 1941 99,182 0,818
#200 0,075 1 1942 99,234 0,766
Jumlah 1942
BERAT TEMPAT = 260
BERAT TEMPAT + AGG. KERING (BK) = 2217
BERAT AGG. KERING (BK) = 1957

Berat sesudah dicuci + cawan = 2202


PEMERIKSAAN KADAR LUMPUR AGREGAT KASAR 2/3
Nama : civil
Lokasi : Pekanbaru
Jenis Agregat : Agregat Kasar (Split)
Asal Agregat : RNB

No. URAIAN BERAT ( gr )

1. Berat Tempat 260,0

2. Berat Benda Uji Kering sebelum dicuci 1957,0

3. Berat Benda Uji Kering + Berat Tempat ( sebelum dicuci ) 2217,0

4. Berat Benda Uji Kering + Berat Tempat ( sesudah dicuci ) 2202,0

5. Berat Benda Uji Kering sesudah dicuci 1942,0

Persentase Kadar Lumpur 0,77 %

PEMERIKSAAN KADAR LUMPUR AGREGAT KASAR 1/2


No. URAIAN BERAT ( gr )

1. Berat Tempat 254,0

2. Berat Benda Uji Kering sebelum dicuci 1648,0

3. Berat Benda Uji Kering + Berat Tempat ( sebelum dicuci ) 1902,0

4. Berat Benda Uji Kering + Berat Tempat ( sesudah dicuci ) 1890,0

5. Berat Benda Uji Kering sesudah dicuci 1636,0

Persentase Kadar Lumpur 0,73 %


PEMERIKSAAN BERAT ISI AGREGAT HALUS
Tabel B-8. Hasil Pemeriksaan Berat Isi Agregat Halus

GEMBUR NILAI SATUAN

A Berat Tempat 1912 Gr


B Berat Tempat + Benda Uji 6105 Gr
C Berat Benda Uji 4103 Gr

D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2


E Berat Isi Benda Uji 1.331 Gr/cm2

PADAT NILAI SATUAN

A Berat Tempat 1912 Gr


B Berat Tempat + Benda Uji 6906 Gr
C Berat Benda Uji 4994 Gr
D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2
E Berat Isi Benda Uji 2.291 Gr/cm2

1.331+2.291
BERAT ISI BENDA UJI RATA-RATA = = 1.811 Gr/cm3
2

Keterangan :
Volume/Isi Tempat : W4 – ¼ x π x D2 x T
Dimana :
D = 15.45 cm
T = 15.76 cm
PEMERIKSAAN BERAT ISI AGREGAT KASAR

Tabel B-9. Hasil Pemeriksaan Berat Isi Agregat Kasar Ukuran Batu 2/3”.

GEMBUR NILAI SATUAN


A Berat Tempat 1912 Gr
B Berat Tempat + Benda Uji 6016 Gr
C Berat Benda Uji 4104 Gr
D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2
E Berat Isi Benda Uji 1.362 Gr/cm2

PADAT NILAI SATUAN

A Berat Tempat 1912 Gr


B Berat Tempat + Benda Uji 6684 Gr
C Berat Benda Uji 4772 Gr
D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2
E Berat Isi Benda Uji 1.583 Gr/cm2

1.362+1.583
BERAT ISI BENDA UJI RATA-RATA : =1.473 Gr/cm2
2

Keterangan :
𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝐵𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑈𝑗𝑖
Volume/Isi Tempat : ¼ x π x D2 x T Berat isi : 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 /𝐼𝑠𝑖 𝑇𝑒𝑚𝑝𝑎𝑡

Berat Benda Uji : Berat Tempat+Benda Uji – Berat Tempat


Dimana :
D = 15.45 cm
T = 15.76 cm
PEMERIKSAAN BERAT ISI AGREGAT KASAR

Tabel B-10. Hasil Pemeriksaan Berat Isi Agregat Kasar Ukuran Batu 1/2”.

GEMBUR NILAI SATUAN


A Berat Tempat 1912 Gr
B Berat Tempat + Benda Uji 6081 Gr
C Berat Benda Uji 4169 Gr
D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2
E Berat Isi Benda Uji 1.383 Gr/cm2

PADAT NILAI SATUAN

A Berat Tempat 1912 Gr


B Berat Tempat + Benda Uji 6652 Gr
C Berat Benda Uji 4740 Gr
D Volume/Isi Tempat 3013.9 Cm2
E Berat Isi Benda Uji 1.573 Gr/cm2

1.383+1.573
BERAT ISI BENDA UJI RATA-RATA : =1.478 Gr/cm2
2

Keterangan :
𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝐵𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑈𝑗𝑖
Volume/Isi Tempat : ¼ x π x D2 x T Berat isi : 𝑉𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 /𝐼𝑠𝑖 𝑇𝑒𝑚𝑝𝑎𝑡

Berat Benda Uji : Berat Tempat+Benda Uji – Berat Tempat


Dimana :
D = 15.45 cm
T = 15.76 cm
PEMERIKSAAN BERAT JENIS AGREGAT HALUS

Tabel B-11. Hasil Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Halus


NOMOR CONTOH JUMLAH
Berat Benda Uji Permukaan Jenuh BJ 460 gr
SSD = C –A
Berat Benda Uji Kering Oven BK 457.2 gr
=F–E
Berat Piknometer Diisi Air (25° c) B 693.7 gr
=B
Berat Piknometer + Benda Uji(ssd) + Air (25° c) = BT 976.7 gr
D

URAIAN NILAI

𝐵𝐾
Berat Jenis (BULK) 2.613
𝐵 + 𝐵𝐽 − 𝐵𝑇

𝐵𝐽
Berat Benda Uji Permukaan Jenuh 2.629
𝐵 + 𝐵𝐽 − 𝐵𝑇

𝐵𝐾
Berat Jenis Semu (APPARENT) 2.655
𝐵 + 𝐵𝐾 − 𝐵𝑇
𝐵𝐽 − 𝐵𝐾
Penyerapan (ABSORPTION) 𝑋 100 0.612
𝐵𝐾
Dimana :
A. Berat Pikno : 197.6 gr
B. Berat Pikno + Air : 693.7 gr
C. Berat Pikno + Agg : 657.6 gr
D. Berat Pikno + Agg + Air : 978.7 gr
E. Berat Cawan : 272.4 gr
F. Berat Cawan + Bk : 729.6 gr
PEMERIKSAAN BERAT JENIS AGREGAT KASAR
Tabel B-12. Hasil Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Kasar Batu Dengan Ukuran 2/3”.

NOMOR CONTOH JUMLAH

Berat Benda Uji Permukaan Jenuh = D – B BJ 3274 gr

Berat Benda Uji Kering Oven = F – A BK 3205 gr

Berat Benda Uji Dalam Air = E – C BA 2000 gr

URAIAN NILAI
𝐵𝐾
Berat Jenis (BULK) 2.516
𝐵𝐽 − 𝐵𝐴
𝐵𝐽
Berat Benda Uji Permukaan Jenuh 2.57
𝐵𝐽 − 𝐵𝐴
𝐵𝐾
Berat Jenis Semu (APPARENT) 2.66
𝐵𝐾 − 𝐵𝐴
𝐵𝐽 − 𝐵𝐾
Penyerapan (ABSORPTION) 𝑋 100 2.153
𝐵𝐾
Dimana :

A. Berat Cawan : 118 gr


B. Berat Keranjang Di Udara : 623 gr
C. Berat Keranjang Di Dalam Air : 543 gr
D. Berat Keranjang Di Udara + Agg : 3897 gr
E. Berat Keranjang Di Dalam Air + Agg : 2543 gr
F. Berat Cawan + Agg.Bk : 3323 gr
PEMERIKSAAN BERAT JENIS AGREGAT KASAR
Tabel B-13. Hasil Pemeriksaan Berat Jenis Agregat Kasar Batu Dengan Ukuran 1/2”.

NOMOR CONTOH JUMLAH

Berat Benda Uji Permukaan Jenuh = D – B BJ 2243 gr

Berat Benda Uji Kering Oven = F – A BK 2203 gr

Berat Benda Uji Dalam Air = E – C BA 1371 gr

URAIAN NILAI
𝐵𝐾
Berat Jenis (BULK) 2.526
𝐵𝐽 − 𝐵𝐴
𝐵𝐽
Berat Benda Uji Permukaan Jenuh 2.572
𝐵𝐽 − 𝐵𝐴
𝐵𝐾
Berat Jenis Semu (APPARENT) 2.648
𝐵𝐾 − 𝐵𝐴
𝐵𝐽 − 𝐵𝐾
Penyerapan (ABSORPTION) 𝑋 100 1.816
𝐵𝐾
Dimana :

A. Berat Cawan : 140 gr


B. Berat Keranjang Di Udara : 623 gr
C. Berat Keranjang Di Dalam Air : 543 gr
D. Berat Keranjang Di Udara + Agg : 2867 gr
E. Berat Keranjang Di Dalam Air + Agg : 1914 gr
F. Berat Cawan + Agg.Bk : 2343 gr
PEMERIKSAAN KADAR AIR AGGREGAT LAPANGAN

Tabel B-17. Hasil Pemeriksaan Kadar Air Lapangan Agregat Halus


No Uraian Satuan (gr)

1 Berat Cawan (W1) 271


2 Berat Basah Benda Uji + Berat Cawan (W2) 1588
3 Berat Kering Benda Uji + Berat Cawan (W3) 1588
4 Berat Air ( W4 = W2-W3) 5
5 Berat Benda Uji Kering Oven ( W5 = W3-W1) 1312
6 Persentase Kadar Air (W4/W5) x 100% 0.381

Tabel B-18. Hasil Pemeriksaan Kadar Air Lapangan Agregat Kasar Dengan Ukuran Batu
2/3”.
No Uraian Satuan (gr)

1 Berat Cawan (W1) 250


2 Berat Basah Benda Uji + Berat Cawan (W2) 1526
3 Berat Kering Benda Uji + Berat Cawan (W3) 1505
4 Berat Air ( W4 = W2-W3) 21
5 Berat Benda Uji Kering Oven ( W5 = W3-W1) 1255
6 Persentase Kadar Air (W4/W5) x 100% 1.763 %
Tabel B-19. Hasil Pemeriksaan Kadar Air Lapangan Agregat Kasar Dengan Ukuran Batu
1/2”.

No Uraian Satuan (gr)

1 Berat Cawan (W1) 252


2 Berat Basah Benda Uji + Berat Cawan (W2) 1693
3 Berat Kering Benda Uji + Berat Cawan (W3) 1677
4 Berat Air ( W4 = W2-W3) 16
5 Berat Benda Uji Kering Oven ( W5 = W3-W1) 1425
6 Persentase Kadar Air (W4/W5) x 100% 1.123 %