Anda di halaman 1dari 41

Oleh : Ajud Tajrudin

PERTANIAN HARI INI…


Pemanfaatan lahan pekarangan diartikan sebagai optimalisasi
TANAH SEKITAR RUMAH menjadi SALAH SATU SUMBER
PANGAN KELUARGA untuk mendukung ketersediaan pangan
di masa mendatang

PEKARANGAN

LUMBUNG HIDUP
Sewaktu-waktu kebutuhan pangan pokok seperti beras, jagung, umbi-umbian
dan sebagainya tersedia di pekarangan.

WARUNG HIDUP
Penanaman komoditas sayuran yang berguna untuk memenuhi kebutuhan
konsumsi keluarga.

APOTIK HIDUP
Penanaman berbagai tanaman obat-obatan yang sangat bermanfaat dalam
menyembuhkan penyakit secara tradisional
Pemanfaatan pekarangan dengan penanaman dan pemeliharaan
berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan sebagai sumber pangan
untuk pemenuhan gizi keluarga

Masalah ??
PERTANIAN ALTERNATIF

Hidroponik dikenal sebagai


budidaya tanaman tanpa media tanah

Budidaya sayuran dengan metode tanam hidroponik merupakan


solusi pertanian yang sangat potensial untuk dikembangkan di
wilayah perkotaan karena hidroponik merupakan jawaban atas
permasalahan lahan, baik lahan sempit maupun lahan yang belum
dimanfaatkan sebagai upaya menyediakan sayuran sehat yang
bisa dipanen kapan saja
MEDIA TANAM
Kriteria media tanam yang baik :
1. tidak mempengaruhi larutan nutrisi
2. tidak menyumbat sistem pengairan
3. mempunyai pori-pori yang baik

Media tanam yang dapat digunakan :


- Sekam bakar - rockwool
- kerikil - sabut kelapa / cocopeat
- perlite - hidroton
- pasir

Media tanam disesuaikan dengan


sistem hidroponik yang dipergunakan
Sistem hidroponik didasarkan
pada aliran nutrisi yang digunakan :

 Sistem bersirkulasi
 Sistem non sirkulasi

Pastikan sistem hidroponik tidak menambah


masalah karena salah satu tujuannya adalah
menjadi solusi dari masalah yang ada

Penanganan hidroponik skala kebun/produksi


berbeda dengan skala hobi
Skala Kebun/Produksi
Skala Kebun/Produksi
Skala Hobi
Skala Hobi
Kenapa Hidroponik ?

Menghemat 90 % penggunaan air dibandingkan


dengan menanam di tanah.

Dapat diusahakan di berbagai tempat, sepanjang


tahun tanpa tergantung musim.

Terhindar dari segala penyakit yang bersumber dari


tanah, Lebih bersih dan higienis.

Pemeliharaan lebih mudah, dapat terkontrol dengan


baik, masa tanam lebih cepat panen.

Tanpa Pestisida.
Tanaman yang bisa dibudidayakan
NUTRISI TANAMAN
 Metode tanam hidroponik tidak
menggunakan tanah, maka nutrisi
harus dilarutkan dengan air

 Sumber nutrisi bagi tanaman di


sebut AB Mix Hidroponik

 Nutrisi yang diberikan harus


dihitung dengan tepat jumlah
unsur makro dan mikro untuk
memperoleh pertumbuhan yang
baik
 Nutrisi hidroponik dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman,
bilamana di lapangan ada gejala kelebihan atau kekurangan
unsur tertentu.
Sistem Hidroponik
1. Sistem Wick
(Sumbu)
Menggunakan sumbu
untuk membantu akar
tanaman dalam
menyerap larutan
nutrisi.
Sistem Hidroponik
2. Rakit Apung
 Sistem ini memanfaatkan
gaya apung pada papan
untuk menopang tanaman.

 Papan yang digunakan


biasanya berupa papan
sterofoam yang dilubangi.

 Akar kontak langsung


dengan larutan nutrisi, akar
dapat langsung menyerap
hara yang ada pada air
nutrisi dengan instan.
Membuat sistem Rakit Apung
Sistem Hidroponik
3. Drip Irrigation
• Sistem drip atau biasa disebut
sistem irigasi tetes adalah
salah satu sistem hidroponik
yang menggunakan teknik
yang menghemat air dan
pupuk dengan meneteskan
larutan secara perlahan
langsung pada akar tanaman.

• Sistem drip pada hidroponik


dapat juga disebut Fertigasi
karena pengairan dan
pemberian nutrisi dilakukan
secara bersamaan.
Sistem Hidroponik
4. NFT (Nutrient Film Technique)
• Sirkulasi adalah prinsip utama
sistem hidroponik NFT.

• Dengan penggunaan berulang,


penggunaan air dan nutrisi jadi
lebih hemat dibanding sistem
lain.

• NFT adalah singkatan dari


Nutrient Film Technique. Kata
film dikarenakan tanaman
tumbuh pada aliran tipis yang
menyerupai lapisan film.
EC (Electric Conductivity)
• Kunci utama dalam pemberian larutan nutrisi atau pupuk pada
metode hidroponik adalah pengontrolan konduktivitas elektrik atau
Electro conductivity (EC) atau aliran listrik di dalam air dengan
menggunakan alat EC meter.

• Setiap jenis dan umur tanaman membutuhkan larutan dengan EC


yang berbeda- beda.

• Kebutuhan EC disesuaikan dengan fase pertumbuhan, yaitu ketika


tanaman masih kecil, EC yang dibutuhkan juga kecil. Semakin
meningkat umur tanaman semakin besar EC-nya.
pH ( Derajat Keasaman )
pH atau derajat keasaman sangat penting
diperhatikan untuk kesuksesan dalam
berhidroponik.

pH biasa ditunjukkan dengan angka 0 -14.


Angka 7 adalah pH netral, dibawah 7
masuk golongan Asam sedangkan diatas 7
bersifat Basa.

Setiap tanaman memiliki rentang pH yang


berbeda untuk bisa optimal

Kebanyakan tanaman bisa tumbuh optimal


biasanya pada range pH 5,5- 6,5. Namun
untuk bisa tumbuh PH range yang diijinkan
adalah 5,5 – 6,5.
Prosfek Pasar Sayuran Hidroponik
AGRIBISNIS HIDROPONIK
 PENYEDIA SARANA
PRODUKSI DAN
KONSULTASI

 BUDIDAYA /
PRODUKSI
 DISTRIBUSI DAN
PEMASARAN HASIL
PRODUKSI

 PENANGANAN PASCA
PANEN DAN
PENGOLAHAN
#belakarawangbelikarawang
MULAI DARI DIRI SENDIRI
MULAI DARI DIRI SENDIRI
MULAI DARI DIRI SENDIRI

Kampung Gizi Mulyasari - Ciampel Kampung Gizi Mulyasari - Ciampel

PKK Dawuan Tengah - Cikampek KWT Cengkong - Purwasari P2WKSS Mulyasejati - Ciampel
Pembuatan Pekatan Nutrisi, Larutan Nutrisi Ab Mix,
Sistem Wick, Semai bermedia sekam bakar dan rockwool
Pembuatan Larutan
Nutrisi AB Mix :
EC 2,0 mS/cm, pH 5,5 - 6,5

◘ Cek pH dan EC air baku


menggunakan alat
ukur pH Meter dan EC Meter

◘ Set pH air baku hingga


pH 5,5 – 6,5

◘ Tambahkan 5 ml pekatan
Nutrisi A + 5 ml pekatan
Nutrisi B + 1 liter air baku
PERSEMAIAN Wick System

• Semai benih pada netpot berflanel dengan media sekam bakar yang
sudah dibasahi hingga lembab
• Simpan ditempat teduh, hindari sinar matahari langsung dan aman dari
hujan.
• Setelah berkecambah kenalkan dengan sinar matahari minimal 6 jam dan
aman dari hujan, jika sudah berdaun 2 beri larutan nutrisi AB Mix pada
box plastik/sterofoam dengan EC 1,0 – 1,2 mS/cm, pH 5,5 - 6,5 (2,5ml
pekatan nutrisi A + 2,5ml pekatan Nutrisi B + 1liter air baku)
• Larutan dengan konsentrasi EC 1-1,2 diberikan sampai usia 10 HSS (hari
setelah semai)
• Jarak tanam : Kangkung, Sawi, Bayam 10 cm
Selada, Pakchoy 17 cm
Persemaian Media Rockwool
• Simpan Rockwool diatas nampan, Siram
dengan air baku dan Buat lubang tanam
kedalaman max 0,5 cm pada rockwool
berukuran 2.5 x 2,5 cm
• Semai benih pada rockwool,
• Simpan ditempat teduh, hindari sinar
matahari langsung dan aman dari hujan.
• Setelah berkecambah kenalkan dengan
sinar matahari minimal 6 jam dan aman
dari hujan.
• Setelah berdaun dua, beri larutan nutrisi AB
Mix dengan EC 1,0 – 1,2 mS/cm, pH 5,5 -
6,5 (2,5ml pekatan nutrisi A + 2,5ml
pekatan Nutrisi B + 1liter air baku)
• Jaga kelembaban rockwool, tdk harus
tergenang.
• 10 HSS (Hari Setelah Semai) Bibit siap
pindah tanam
Pemeliharaan
Jaga volume larutan nutrisi tetap ada, tambahkan jika larutan nutrisi
berkurang maksimal ¼ dari volume awal.

Kepekatan Nutrisi :
Kangkung, Bayam , Sawi dan Pakchoy :
EC 2,5 – 3,0 mS/cm, pH 5,5 - 6,5
( 7 ml pekatan nutrisi A + 7 ml pekatan Nutrisi B + 1 liter air baku )
Selada : EC 1,6 – 1,9 mS/cm, pH 5,5 - 6,5
( 5 ml pekatan nutrisi A + 5 ml pekatan Nutrisi B + 1 liter air baku )
Jadilah ...

 PIONEER

 SPECIAL

 BROADCASTER

 BERMANFAAT

Terima kasih