Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PERJALANAN DINAS DALAM RANGKA MOBILE VCT DAN HEPATITIS

DI BPM ISMIATI KEL.PARUPUK TABING, BPM DEWI FITRIA KEL.BATANG KABUNG


GANTING DAN KLINIK ANISA DI KEL.PARUPUK TABING
PADA TANGGAL 14,16 DAN 21 OKTOBER 2017

1. PENDAHULUAN
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sel darah putih didalam
tubuh(limfosit) yang mengakibatkan turunnya daya tahan tubuh manusia sedangkan Hepatitis
adalah peradangan pada hati.Kedua penyakit ini disebabkan oleh virus,dimana penularannya
melalui darah,cairan tubuh yang terinfeksi dan dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya.
Penderita Hepatitis ,terutama Hepatitis B yang ditularkan dari ibu ke bayi nantinya berpotensi
menjadi sirosis, kanker hati dan dapat mengakibatkan kematian demikian juga dengan
penderita Hiv,karena ibu hamil merupakan kelompok yang sangat beresiko untuk penyakit Hiv
dan Hepatitis ,maka seluruh ibu hamil harus dilakukan skrening Hiv dan Hepatitis guna
mendeteksi penyakit ini sedini mungkin dan dapat direncanakan intervensi yang akan
dilakukan.

Adapun kegiatan mobile vct dan hepatitis yang dilakukan di Bpm. Ismiati,Bpm. Dewi Fitria
dan klinik Anisa berupa penyuluhan tentang Hiv dan Hepatitis serta pemeriksaan labor yang
dilakukan kepada kelompok ibu hamil.

2. TUJUAN

Mendeteksi sedini mungkin penyakit Hiv dan Hepatitis pada ibu hamil.

3. HASIL KEGIATAN

N NAMA BPM/KLINIK JUMLAH YANG HASIL PEMERIKSAAN


O DIPERIKSA
1 BPM.Ismiati 20 orang ibu hamil Dari 39 orang ibu hamil
yang dilakukan pemeriksaan
2. BPM.Dewi Fitria 12 orang ibu hamil
labor hiv dan hepatitis,
3. Klinik. Anisa 7 orang ibu hamil
2orang ibu hamil positif
menderita hepatitis.

4. KESIMPULAN
Masih banyak ibu hamil yang tidak mengerti tentang pentingnya skrening Hiv dan Hepatitis
pada saat hamil,dan setelah dilakukan penyuluhan ibu – ibu mengerti dan bersedia dilakukan
pemeriksaan labor.

Demikianlah laporan ini dibuat untuk bisa dipedomani.

Mengetahui Padang, 21Oktober 2017


Pimpinan Puskesmas Yang Membuat laporan

Dr.Dessy M.Sidik Jumiati Muri,S.SiT


NIP.19751216 2010012009 NIP.198306252011011001

LAPORAN PERJALANAN DINAS


DALAM RANGKA MOBILE VCT/ IMS DI KELURAHAN PASIA NAN TIGO, BATANG
KABUNG GANTING DAN BPM PASIA NAN TIGO
PADA TANGGAL 13,15 DAN 19 SEPTEMBER 2017

5. PENDAHULUAN
Infeksi Menular Seksual (IMS) atau Penyakit Menular Seksual (PMS) sering disebut penyakit
kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, yang salah satu penularannya
melalui hubungan seksual yang tidak aman (tanpa kondom dan berganti-ganti
pasangan).IMS/PMS ini merupakan pintu masuk penyakit HIV,penyakit HIV ini hanya bisa
diketahui dengan pemeriksaan laboratorium.
Ibu hamil termasuk kelompok yang beresiko untuk tertular penyakit IMS/HIV dan bisa
melularkan ke bayi yang dikandungnya.

Adapun kegiatan mobile IMS yang dilakukan di kelurahan Pasia NanTigo dan Batang kabung
ganting berupa penyuluhan dan pemeriksaan labor yang dilakukan kepada kelompok ibu hamil.

6. TUJUAN

Mendeteksi sedini mungkin ibu hamil yang merupakan kelompok resiko menderita infeksi
menular seksual (IMS) dan HIV.

7. HASIL KEGIATAN

N NAMA KELURAHAN JUMLAH YANG HASIL PEMERIKSAAN


O DIPERIKSA
1 Pasia Nan Tigo 24 orang ibu hamil Dari 53 orang ibu hamil
yang dilakukan
2. Batang kabung 11 orang ibu hamil
pemeriksaan
3. BPM Pasia Nan Tigo 18 orang bumil
labor,semuanya dengan
hasil negatif.

8. KESIMPULAN
Masih banyak ibu hamil yang tidak mengerti tentang kesehatan reproduksi dan resiko yang
akan terjadi terhadap dirinya sendiri dan bayi yang dikandungnya apabila menderita IMS/HIV
penyuluhan tentang IMS/HIV dan resiko-resiko yang akan terjadi ,semua ibu hamil yang ikut
penyuluhan mengerti dan bersedia dilakukan pemeriksaan labor.

Demikianlah laporan ini dibuat untuk bisa dipedomani.

Mengetahui Padang, 19 September 2017


Pimpinan Puskesmas Yang Membuat laporan

Dr.Dessy M.Sidik Jumiati Muri,S.SiT


NIP.19751216 2010012009 NIP.198306252011011001
LAPORAN PERJALANAN DINAS

DALAM RANGKA MOBILE IMS DI KELURAHAN PARUPUK TABING

PADA TANGGAL 04 AGUSTUS2017

1. PENDAHULUAN
Infeksi Menular Seksual (IMS) atau Penyakit Menular Seksual (PMS) sering disebut penyakit
kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, yang salah satu penularannya
melalui hubungan seksual yang tidak aman (tanpa kondom dan berganti-ganti pasangan).

Adapun kegiatan mobile IMS yang dilakukan di kelurahan parupuk tabing berupa penyuluhan
dan pemeriksaan labor yang dilakukan kepada kelompok ibu hamil.

2. TUJUAN

Mendeteksi sedini mungkin ibu hamil yang merupakan kelompok resiko menderita infeksi
menular seksual (IMS).

3. HASIL KEGIATAN

N NAMA KELURAHAN JUMLAH YANG HASIL PEMERIKSAAN


O DIPERIKSA
1 Parupuk Tabing 15 orang ibu hamil Dari 15 orang ibu hamil
yang di lakukan
pemeriksaan labor
semuanya mendapatkan
hasil negatif

4. KESIMPULAN
Masih banyak ibu hamil yang tidak mengerti tentang kesehatan reproduksi dan resiko yang
akan terjadi terhadap dirinya sendiri dan bayi yang dikandungnya apabila menderita IMS
penyuluhan tentang IMS dan resiko-resiko yang akan terjadi semua ibu hamil yang ikut
penyuluhan mengerti dan bersedia dilakukan pemeriksaan labor.

Demikianlah laporan ini dibuat untuk bisa dipedomani.

Mengetahui Padang, 04 Agustus 2017


Pimpinan Puskesmas Yang Membuat laporan

Dr.Dessy M.Sidik Dr.Dessy M.Sidik


NIP.19751216 2010012009 NIP.19751216 2010012009
LAPORAN PERJALANAN DINAS

DALAM RANGKA MOBILE IMS DI KELURAHAN PARUPUK TABING

PADA TANGGAL 04 AGUSTUS2017

1. PENDAHULUAN
Infeksi Menular Seksual (IMS) atau Penyakit Menular Seksual (PMS) sering disebut penyakit
kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, yang salah satu penularannya
melalui hubungan seksual yang tidak aman (tanpa kondom dan berganti-ganti pasangan).

Adapun kegiatan mobile IMS yang dilakukan di kelurahan parupuk tabing berupa penyuluhan
dan pemeriksaan labor yang dilakukan kepada kelompok ibu hamil.

2. TUJUAN

Mendeteksi sedini mungkin ibu hamil yang merupakan kelompok resiko menderita infeksi
menular seksual (IMS).

3. HASIL KEGIATAN

N NAMA KELURAHAN JUMLAH YANG HASIL PEMERIKSAAN


O DIPERIKSA
1 Parupuk Tabing 15 orang ibu hamil Dari 15 orang ibu hamil
yang di lakukan
pemeriksaan labor
semuanya mendapatkan
hasil negatif

4. KESIMPULAN
Masih banyak ibu hamil yang tidak mengerti tentang kesehatan reproduksi dan resiko yang
akan terjadi terhadap dirinya sendiri dan bayi yang dikandungnya apabila menderita IMS
penyuluhan tentang IMS dan resiko-resiko yang akan terjadi semua ibu hamil yang ikut
penyuluhan mengerti dan bersedia dilakukan pemeriksaan labor.

Demikianlah laporan ini dibuat untuk bisa dipedomani.

Mengetahui Padang, 04 Agustus 2017


Pimpinan Puskesmas Yang Membuat laporan

Dr.Dessy M.Sidik Dr.Dessy M.Sidik


NIP.19751216 2010012009 NIP.19751216 2010012009

LAPORAN PERJALANAN DINAS

DALAM RANGKA MOBILE IMS DI KELURAHAN PARUPUK TABING

PADA TANGGAL 04 AGUSTUS2017

5. PENDAHULUAN
Infeksi Menular Seksual (IMS) atau Penyakit Menular Seksual (PMS) sering disebut penyakit
kelamin adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus, yang salah satu penularannya
melalui hubungan seksual yang tidak aman (tanpa kondom dan berganti-ganti pasangan).

Adapun kegiatan mobile IMS yang dilakukan di kelurahan parupuk tabing berupa penyuluhan
dan pemeriksaan labor yang dilakukan kepada kelompok ibu hamil.

6. TUJUAN

Mendeteksi sedini mungkin ibu hamil yang merupakan kelompok resiko menderita infeksi
menular seksual (IMS).

7. HASIL KEGIATAN

N NAMA KELURAHAN JUMLAH YANG HASIL PEMERIKSAAN


O DIPERIKSA
1 Parupuk Tabing 15 orang ibu hamil Dari 15 orang ibu hamil
yang di lakukan
pemeriksaan labor
semuanya mendapatkan
hasil negatif
8. KESIMPULAN
Masih banyak ibu hamil yang tidak mengerti tentang kesehatan reproduksi dan resiko yang
akan terjadi terhadap dirinya sendiri dan bayi yang dikandungnya apabila menderita IMS
penyuluhan tentang IMS dan resiko-resiko yang akan terjadi semua ibu hamil yang ikut
penyuluhan mengerti dan bersedia dilakukan pemeriksaan labor.

Demikianlah laporan ini dibuat untuk bisa dipedomani.

Mengetahui Padang, 04 Agustus 2017


Pimpinan Puskesmas Yang Membuat laporan

Dr.Dessy M.Sidik Dr.Dessy M.Sidik


NIP.19751216 2010012009 NIP.19751216 2010012009