Anda di halaman 1dari 3

Panduan Praktik Klinis

SMF : ILMU KESEHATAN ANAK


RSUD Solok

TAHUN 2018

TUBERKULOSIS PARU

Penyakit yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis complex


Pengertian

Anamnesis Gejala dan tanda non spesifik TBC pada anak :


1. Berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau tidak naik
dalam 1 bulan dengan penanganan gizi.
2. Nafsu makan tidak ada (anorexia) dengan gagal tumbuh dan
berat badan tidak naik dengan adekuat (failure to thrive).
3. Demam lama dan berulang tanpa sebab yang jelas (bukan
tifus, malaria atau ISNA), dapat disertai keringat malam.
4. Pembesaran kelenjar limfe superfisial yang tidak sakit dan
biasanya multipel.
5. Batuk lama lebih dari 30 hari.
6. Diare persisten yang tidak sembuh dengan pengobatan diare.

Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan jasmani :


Dapat ditemukan :
o Ronki basah halus terutama diapex paru
o Pembesaran KGB aksilla dan inguinal

Pemeriksaan Darah rutin


Penunjang Pemeriksaan Foto Toraks PA dan lateral
Uji tuberculin
Cek BTA SPS
Periksa TCM
Kriteria Diagnosis Gejala respiratorik dan klinis
Pemeriksaan fisik
BTA positif
Foto toraks PA dengan gambaran infiltrate di apex paru
TCM positif
Ditemukan biakan langsung kuman TB

Diagnosis Kerja TUBERKULOSIS PARU


Diagnosis Banding Pneumonia
Bronkiektasis
Bronkitis akut
Tumor paru
Terapi
1. Medika Mentosa
2. Penataan Gizi
3. Lingkungan : TB anak tidak menular
TB dewasa (menular)
– Obat utama ( first line ) : INH,ripamfisin,PZA,ETB,Strep
– Obat lain ( second line ) : RAS, viomisin, siklosepin,
etionamid, kanamisin, kapriomisin.

Nama obat Dosis harian Dosis Efek samping


(mg/kgBB/hari) maksimal
(mgkgBB/hari)

Isoniazid 5- 15 300 Hepatitis,


neuritis perifer

rifampisin 10 - 20 600 Kencing


merah

pirazinamid 15 - 30 2000 Toksitas hati,


atralgia,
gastrointestinal

etambutol 15 - 20 1250 Neuritis optic,


ketajaman
mata
berkurang,
buta warna
merah - hijau

streptomisin 15 - 40 1000 Ototoksik,


nefrotoksik
Pencegahan Imunisasi BCG
- Kemoprofilaksis
INH 5-20 mg/kg bb/hari
- Primer : cegah infeksi, kontak tidak aktif (BTA -)
- Sekunder : cegah aktifitas infeksi (Mt + ,klinis & rontgen - )
* Balita
* Morbili
* Varisela
* Pertusis
* Imunosupresi lama

- Hindari kontak
- Diagnosis / obati kasus TB dengan benar (DOTS)

Prognosis Baik, jika penatalaksanaan tepat


Tingkat Evidens III
Tingkat A
Rekomendasi
Penalaah Kritis
Indikator Medis 1. Anamnesa
2. Pemeriksaan fisik
3. Pemeriksaan bakteriologis
4. Pemeriksaan rontgen
Kepustakaan Perhimpunan dokter paru Indonesia. Tuberculosis: pedoman diagnosis
dan penatalaksanaan di Indonesia