Anda di halaman 1dari 3

I.

Identitas Pasien
Nama Pasien : Ny. M
Umur : 57 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat :
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Status Perkawinan : Menikah
Agama : Islam
Suku : Jawa

II. Anemnesis

Anamnesis antara dokter dan pasien harus membina hubungan yang baik dapat
dilakukan dengan cara menyampaikan ucapan selamat datang dan mempersilahkan pasien
duduk dengan sopan, serta menampilkan sikap dan wajah yang ramah. Anamnesis dapat
dilakukan dengan menanyakan:

1. Keluhan Utama
Lutut kiri nyeri dan sulit berjalan/pincang
2. Riwayat Penyakit Sekarang
- Keluhan nyeri lutut dirasakan sejak kapan ? satu tahun yang lalu.
- Sejak lutut bengkak ? seminggu lalu bengkak
- Apakah lutut terasa kaku ?
- Apakah yang memperberat keluhan ? Keluhuan lebih memberat setelah mengikuti
lomba jalan sehat.
- Apakah yang memperingan keluhan ? istirahat, tapi seminggu terakhir nyeri baru
hilang dangan konsumsi obat di toko obat. (analgetik/antinyeri)
- Keluhan nyeri yang dirasakan seperti apa ? tertusuk-tusuk jarum
- Apakah nyeri menjalar kebagian kaki yang lainya ?
- Apakah ibu pernah mengalami trauma di daerah kaki/sendi ? curiga karena
mengikuti jalan sehat dan berat badan yang overweight menyebabkan trauma pada
sendi karena sendi sudah tidak mampu menahan beban berat badan.
- Apakah ibu akhir-akhir ini sering mengakat beban yang berat ?
3. Riwayat penyakit dahulu
- Riwayat Keluhan Serupa :-
- Riwayat Kencing Manis :-
- Riwayat Darah Tinggi :-
- Riwayat Penyakit Jantung :-
- Riwayat Sakit Ginjal :-
- Alergi Obat dan Makanan :-
- Riwayat Asam Urat :-
- Riwayat Kolesterol :-
- Riwayat Trauma / Jatuh :-

4. Riwayat Penyakit Keluarga


- Riwayat Penyakit Serupa :-
- Riwayat Darah Tinggi :-
- Riwayat Kencing Manis :-
- Riwayat Penyakit Jantung :-
- Riwayat Penyakit Ginjal :-
- Riwayat Asma :-
5. Riwayat Kebiasaan
a. Riwayat Minum Jamu dan Obat Bebas :-
b. Riwayat Minum Alkhohol :-
c. Riwayat Merokok :-
d. Riwayat Minum Suplemen :-
e. Riwayat Makan Makanan Berlemak :-
6. Riwayat pribadi seperti kebiasaan makan, kebiasaan merokok, alkohol, dan penggunaan
narkoba, serta riwayat imunisasi.
7. Riwayat sosial ekonomi seperti lingkungan tempat tinggal dan hygiene.
8. Riwayat pengobatan
- Apakah sudah pernah melakukan pengobatan seblumnya ?
- Jika sudah, oabta apa yang dikosumsi

1. Nyeri sendi

Keluhan ini merupakan keluhan utama yang seringkali membawa pasien ke dokter. Nyeri
biasanya bertambah dengan gerakan dan sedikit berkurang dengan istirahat. Beberapa gerakan
tertentu kadang-kadang menimbulkan rasa nyeri yang lebih dibang-ding dengan gerakan yang
lain. Nyeri pada OA juga dapat berupa penjalaran atau akibat radiokulopati, misalnya pada OA
servikal dan lumbal. OA lumbal yang menimbulkan stenosis spinal mungkin menimbulkan
keluhan nyeri di betis yang biasa disebut dengan claudicatio intermiteen.

2. Hambatan gerak sendi

Gangguan ini biasanya semakin bertambah berat dengan pelan-pelan sejalan dengan
bertambahnya rasa nyeri.

3. Kaku pagi

Pada beberapa pasien, nyeri atau kaku sendi dapat timbul setelah imobilitas, seperti
duduk di kursi atau mobil dalam waktu yang cukup lama bahkan setelah bangun tidur.

4. Krepitasi

Rasa gemertak (kadang-kadang dapat terdengar) pada sendi yang sakit.

5. Pembesaran sendi (deformitas)

Pasien mungkin menunjukkan bahwa salah satu sendinya (seringkali terlihat dilutut atau tangan)
secara pelan-pelan membesar.