Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. POKOK BAHASAN : Penyuluhan Bibir Sumbing (CLP)

2. SUB POKOK BAHASAN : a. Apa yang dimaksud bibir sumbing?

b.Apa yang menyebabkan bibir sumbing?

c. Apa saja riwayat ibu yang dapat


menyebabkan anaknya terkena bibir
sumbing?

d.Apa komplikasi dari bibir sumbing?

e. Apa saja penanganan untuk bibir


sumbing?

f. Apa nutrisi yang dapat diberikan pada


anak bibir sumbing ?

g. Bagaimana pendidikan kesehatan yang


dapat diberikan setelah dan sebelum
operasi?

3. SASARAN : Ibu yang sedang hamil dan mempunyai


anak bibir sumbing di Desa Jati, Kecamatan Mangunharjo- Kota Probolinggo

4. WAKTU : 40 Menit

5. TEMPAT : Balai Desa Jati,Kecamatan Mangunharjo,


Kota Probolinggo

6. HARI / TANGGAL : Sabtu, 27 Agustus 2016

7. PENYULUH : Advenia Eka P.M.

Agatha Pristiara B
Elisabeth Noviana F.M
Erlin Putri Junita W.
Ika Novita Sari
Maria Antonia Roju
Maria Ika Silviana
Marly Riupassa
Nanik Nur Afiah
Ni Luh Ayu Sanji G.
Ramadhan Andhika Putra
Widayat
Yohana Francisca Fernanda L.

4. TUJUAN PENYULUHAN :

1) Tujuan Instruksional Umum :setelah menerima pendidikan kesehatan, ibu


yang sedang mengandung dan mempunyai anak bibir sumbing di desa Jati
kecamatan Mangunharjo kota Probolinggo, akan memahami mengenai
penyakit bibir sumbing .

2) Tujuan Instruksional Khusus:

Setelah dilakukan penyuluhan selama 1 x 40 menit, diharapkan ibu


mampu:

a. Menjelaskan yang dimaksud bibir sumbing

b. Menjelaskan penyebab bibir sumbing

c. Menjelaskan riwayat ibu yang dapat menyebabkan anaknya terkena


bibir sumbing

d. Menjelaskan komplikasi dari bibir sumbing

e. Menjelaskan penanganan dari bibir sumbing

f. Menjelaskan nutrisi yang dapat diberikan pada anak bibir sumbing

g. Menjelaskan pendidikan kesehatan yang dapat diberikan setelah dan


sebelum operasi

KEGIATAN

NO LANGKAH- WAKTU KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN


LANGKAH SASARAN
1 Pendahuluan 7‘ 1.Memberi salam 1. Menjawab salam
2.Memperkenalkan diri 2. Menjawab
3.Menjelaskan maksud pertanyaan
dan tujuan
4. Memberi pretes/lisan
2 Penyajian 20’ 1. Menjelaskan yang Mendengarkan
dimaksud bibir sumbing dengan saksama

2. Menjelaskan penyebab
bibir sumbing

3. Menjelaskan riwayat ibu


yang dapat
menyebabkan anaknya
terkena bibir sumbing

4. Menjelaskan komplikasi
dari bibir sumbing

5. Menjelaskan
penanganan bibir
sumbing

6. Menjelaskan nutrisi
yang dapat diberikan
pada anak bibir sumbing

7. Menjelaskan pendidikan
kesehatan yang dapat
diberikan setelah dan
sebelum operasi

3 Evaluasi 10’ 1. Tanya jawab Partisipasi aktif


2. Menanyakan kembali
3. Postest
4 Penutup 3’ 1. Memberi / meminta 1. Memberi pesan
pesan dan kesan dan kesan
2. Memberisalam 2. Menjawab salam

5. METODE : Ceramahdan Tanya jawab

6. MEDIA : Leaflet,LCD, Laptop,PPT, Pointer, Microphone,

Speaker, Layar

7. MATERI : Terlampir

8. EVALUASI :

Pertanyaan :

DAFTAR PUSTAKA :

Lampiran Materi
RANCANGAN KEGIATAN (PRE PLANNING)

PENYULUHAN PENYAKIT BIBIR SUMBING PADA MASYARAKAT DI


DESA JATI, KECAMATAN MANGUNHARJO, KOTA PROBOLINGGO

Hari : Sabtu

Tanggal :27 Agustus 2016

Waktu : 40 menit

Tempat : Balai Desa Jati, Kecamatan Mangunharjo, Kota


Probolinggo

Topik kegiatan :

a. Latar Belakang

Cleft Lip Palate bibir sumbing adalah malformasi yang disebabkan


oleh gagalnya prosesus nasal median dan maksilaris untuk menyatu
selama perkembangan embrionik. Palatum sumbing adalah fisura garis
tengah pada palatum yang terjadi karena kegagalan dua sisi untuk menyatu
selama perkembangan embrionik( Wong, 2003:514).

b. Tujuan

Tujuan Umum:

Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat lebih paham tentang


penyakit bibir sumbing (CLP) sehingga lebih waspada terhadap gejala
awal dan segera mengambil tindakan agar tidak mengakibatkan kecacatan
yang membahayakan.

TujuanKhusus:

Setelah dilakukan penyuluhan selama 1 x 40 menit, diharapkan ibu


mampu:

a. Menjelaskan yang dimaksud bibir sumbing

b. Menjelaskan penyebab bibir sumbing


c. Menjelaskan riwayat ibu yang dapat menyebabkan anaknya
terkena bibir sumbing

d. Menjelaskan komplikasi dari bibir sumbing

e. Menjelaskan penanganan dari bibir sumbing

f. Menjelaskan nutrisi yang dapat diberikan pada anak bibir sumbing

g. Menjelaskan pendidikan kesehatan yang dapat diberikan setelah


dan sebelum operasi

c. Peserta

Ibu yang sedang mengandung dan memiliki anak bibir sumbing di desa Jati,
kecamatan Mangunharjo, kota Probolinggo

d. Kepanitiaan

Terlampir (Ketua, Sekretaris, Bendahara, SieIlmiah / Penyuluh, Siehumas,


SieDokumentasi, SiePerlengkapan, SieKonsumsi, SieEvaluasi)

c. SetingAcara

Acara:

1. Pembukaan oleh pembawa acara

2. Sambutan-sambutan

1. Ketua Panitia (5 menit)

2. Kepala Desa (5 menit)

3. Kegiatan Penyuluhanoleh petugas Penyuluh

NO LANGKAH- WAKTU KEGIATAN KEGIATAN


LANGKAH PENYULUH SASARAN
1 Pendahuluan 7 ‘ 1. Memberi salam 1. Menjawab salam
2. Memperkenalkan 2. Menjawab
diri pertanyaan
3. Menjelaskan madsud
dan tujuan
4. Memberi pretes
2 Penyajian 20’ 1. Menjelaskan yang Mendengarkan
dimaksud bibir sumbing dengan saksama

2. Menjelaskan
penyebab bibir sumbing

3. Menjelaskan
riwayat ibu yang
dapat
menyebabkan
anaknya terkena
bibir sumbing

4. Menjelaskan
komplikasi dari
bibir sumbing

5. Menjelaskan
penanganan dari
bibir sumbing

6. Menjelaskan
nutrisi yang dapat
diberikan pada
anak bibir
sumbing

7. Menjelaskan
pendidikan
kesehatan yang
dapat diberikan
setelah dan
sebelum operasi

3 Evaluasi 10’ 1. Tanya jawab Partisipasi aktif


2. Menanyakan
kembali
3. Postest
4 Penutup 3’ 1. Memberi / meminta 1. Memberi pesan
pesan dan kesan dan kesan
2. Memberi salam 2. Menjawab salam
4. Setting Tempat (gambarposisisaat proses penyuluhan)

layar

Pemateri Meja

Pendamping
Pendamping

Pendamping

5. Metode : Ceramah, Tanya jawab

6. Media : Leaflet ,LCD, Laptop,PPT, Pointer, Microphone, Speaker, Layar

7. Rencana Evaluasi Kegiatan

1. Evaluasi Struktur: rencana kegiatan dipersiapkan lima hari sebelum


kegiatan dan informasi kepengurus 3 hari sebelum kegiatan

2. Evaluasi proses:

Peserta yang hadir 85 %

Tempat : Balai Desa Jati, Kecamatan Mangunharjo, Kota Probolinggo

Peserta aktif bertanya jawab 70 %

3. Evalusi Hasil:
1. Masyarakat mampu menjawab pertanyaan dan mengulang kembali
definisi bibir sumbing
2. Masyarakat mampu menyebutkan faktor dari penyebab bibir sumbing
3. Masyarakat mampu menjelaskan riwayat ibu yang dapat
menyebabkan anaknya terkena bibir sumbing
4. Masyarakat mampu menjelaskan komplikasi pada anak yang
menderita bibir sumbing
5. Masyarakat mampu menjelaskan penanganan bibir sumbing
6. Masyarakat mampu menjelaskan nutrisi yang dapat diberikan pada
anak penderita bibir sumbing
7. Masyarakat mampu menjelaskan pendidikan kesehatan yang dapat
diberikan setelah dan sebelum operasi
LampiranMateri

PENGERTIAN

Bibir sumbing adalah malformasi yang disebabkan oleh gagalnya prosesus


nasal median dan maksilaris untuk menyatu selama perkembangan embrionik.
Palatum sumbing adalah fisura garis tengah pada palatum yang terjadi karena
kegagalan dua sisi untuk menyatu selama perkembangan embrionik ( Wong,
2003:514).

KLASIFIKASI

1. Unilateral Incomplete
Merupakan salah satu jenis bibir sumbing, dimana celah pada bibir hanya
terdapat pada salah satu bagian bibir saja, dan celah tersebut tidak membesar
sampai kebagian hidung.

2. Unilateral Complete
Merupakan suatu jenis dari bibir sumbing, dimana celah pada bibi
rmembesar dan mencapai bagian hidung. Namun demikian, celah pada bibir
hanya terdapat pada satu bibir saja.

3. Bilateral Complete

Merupakan salah satu jenis bibir sumbing yang parah dan sangat mengganggu.
Celah pada bibir sudah melebar mencapai bagian hidung, dan juga celah terbentuk
pada kedua sisi bibir.

PENYEBAB

Penyebab pada bibir sumbing dan celah palatum terdiri atas banyak faktor,
genetica dan banyak factor lingkungan dapat terlibat. Orang tua yang memiliki
riwayat keluarga yang mengalami sumbing berisiko lebih tinggi untuk memiliki
bayi yang mengalami sumbing. Faktor lingkungan menyebabkan bayi berisiko
lebih tinggi untuk mengalami sumbing, yaitu pajan terhadap asap rokok, alkohol,
obat terlarang, medikasi. Bibir sumbing atau celah palatum dapat menjadi bagian
dari sejumlah sindrom.
KOMPLIKASI

Komplikasi yang berkaitan dengan bibir sumbing dan celah palatum


meliputi otitis media berulang, kehilangan pendengaran, pengeroposan gigi,
pergeseran arkus maksiala, malposisi gigi, dan defek bicara

Komplikasi lainnya antara lain:

1. Gangguan Bicara
2. Aspirasi
3. Distress Pernapasan

PENANGANAN

1. Penatalaksanaan tergantung pada beratnya kecacatan


2. Prioritas pertama adalah pada teknik pemberian nutrisi yang adekuat
3. Mencegah komplikasi
4. Fasilitas pertumbuhan dan perkembangan
5. Pembedahan: pada labio sebelum kececetan palato; perbaikan dengan
pembedahan usia 2-3 hari atau sampai usia beberapa minggu prosthesis
entraoral atau ekstra oral untuk mencegah kolaps maxilaris, merangsang
pertumbuhan tulang dan membantu dalam perkembangan bicara dan
makan, dapat dilakukan sebelum pembedahan perbaikan
6. Pembedahan pada palate dilakukan pada waktu 6 bulan dan 5 tahun, ada
juga antara 6 bulan dan 2 tahun; tergantung pada derajat kecacatan. Awal
fasilitas penutupan adalah untuk perkembangan bicara

NUTRISI
Pemberian nutrisi pada anak bibir sumbing
a. Teruskan pemberian asi
b. Jangan menghentikan pemberian makan
c. Berikan asupan nutisi sedikit-sedikit namun sering. Setiap 2-3 jam
d. Bujuk dan semangati anak dan lakukan dengan sabar
e. Mudah untuk dimakan (lunak atau cair)
f. Mudah dicerna
g. Bergizi dan kaya energi,protein tinggi, dan nutrien

PENDIDIKAN KESEHATAN
Obat untuk perawatan paska operasi bibir sumbing hanya pain killer
berupa puyer yang harus diminum 3x sehari, beberapa pak cotton bud dan
salep antibiotik Nebacetine. Salep harus dioleskan di bibir yang dijahit, setiap
kali habis minum susu atau bila ada sisa gumoh yang kena bibirnya, cara
mengoleskan harus dari tepi luar bibir ke arah tengah, supaya jahitan bibir
tidak tertarik. Jahitan harus dibersihkan dengan cara seperi itu smpai benang
jahitannya terlihat dan tidak tertutup darah kering atau bekas susu. Ini untuk
mencegah infeksi dan agar hasil jahitannya nanti bagus.
DaftarPustaka

Axton, Sharon.2013.Rencana AsuhanKeperawatanPediatrik.Ed 3.Jakarta:EGC

http://halosehat.com/penyakit/bibir-sumbing diaksestanggal 12 Agustus 2016


pukul 17.30 WIB

Kyle, Terri.2014.Buku PraktikKeperawatanPediatrik.Jakarta:EGC

Suriadi.2001.Asuhan KeperawatanPadaAnak.Ed 1.Jakarta:SagungSeto

Wong, Donna L.2003.Pedoman KlinisKeperawatanPediatrik.Jakarta:EGC