Anda di halaman 1dari 1

2.

Zat radioaktif yang memerlukan penghentian pemberian ASI untuk sementara

Nama Zat Waktu penghentian pemberian ASI yang dianjurkan


Kuprum Radioaktivitas masih terdapat di dalam ASI setelah 50 jam
Gallium Radioaktivitas masih terdapat di dalam ASI setelah 2 minggu
Indium Pada 20 jam terdapat sangat sedikit di dalam ASI
Iodine Radioaktivitas masih terdapat di dalam ASI sampai 36 jam
Iodine Radioaktivitas terdapat di dalam ASI selama 12 hari
Iodine Radioaktivitas terdapat dalam ASI selama 14 hari

Apabila ibu memerlukan pemeriksaan menggunakan zat radioaktif, maka ASI sementara
tidak diberikan kepada bayi, walaupun tetap harus dikeluarkan (dibuang) agar produksi ASI
jangan terhenti.

Lama penghentian menyusui tergantung dari masa paruh obat. Dianjurkan untuk
menghentikan penyusuan selama 5 kali masa paruh.

3. obat-obatan yang pemberiannya perlu berhati-hati karena mungkin mempunyai efek


terhadap bayi :

Nama Obat Alasan


Klorpromazin Letargi dan rasa kantuk
Kloramfenikol Supresi sumsum tulang
Metronidazol In vitro adalah mutagen; bila ibu memerlukan hanya dosis
tunggul, pemberian ASI dapat dilanjutkan setelah 24 jam
Salisilat Asidosis metabolik
Fenobarbital Sedasi, methemoglobinemia
Primidon Sedasi, masalah minum
Kaffeine (bila berlebihan) Iritabel, sulit tidur
Pil kontrasepsi yang Mengurangi jumlah ASI dan kandungan proteinnya
mengandung estrogen
Deksbromfeniramin Banyak menangis, iritabel, kurang tidur
maleate
Indomethasin Kejang
Yodium Mengnganggu keaktifan kelenjar tiroid
Povidon iodine Bau yodium pada kulit bayi
Nalidixic acid Hemolisis pada bayi dengan defisiensi enzim G-6-PD
Nitrofurantion Hemolisis pada bayi dengan defisiensi enzim G-6-PD
Fenitoin Methomoglobinemia
Golongan sulfa Bilirubin displacer  ikterus
Tolbutamid Ikterus