Anda di halaman 1dari 2

“Infeksi TORCH Pada Kehamilan”

Manifestasi
Etiologi Patof Tatalaksana Penularan Diagnosis
Klinis
Toxoplasma Takizoit → Bradizoit → TRIAS : Spiramisin 2-4g/hari Dari lingkungan Antibodi IgM :
Gondii Sporozoit Korioretinitis, Infeksi primer : (ookista), berasal fase akut dan IgG :
(Protozoa) Parasit dapat mencapai kalsifikasi Pirimetamin, dari makanan Bertahan seumur
Toxoplasma
plasenta → Berkembang → intrakranium, Sulfonamid, As.Folat yang kurang hidup (Kronik)
Sirkulasi janin → Infeksi hidrosefalus matang, kotoran
(disertai kejang) hewan (kucing)
Virus Neonatus dengan rubella Neonatus : Tuli Vaksin MMR Sekresi Antibodi IgM dan
Rubeola kongenital dapat sensorineural, Globulin serum nasofaring IgG meningkat
menularkan virus selama abortus, imun 0,25ml/kg
berbulan-bulan, glaucoma
Rubella
Pada ibu hamil, masa tunas Maternal :
12-23 hari. Dapat Mukopapular
menularkan penyakit sejak ruam, demam
viremia hingga 5-7 hari ruam
Cytomegalo Infeksi primer : Laten Defisit Neonatus : Sekresi Serokonversi IgG
Virus (CMV) Infeksi rekuren : Karena sensorineural, Gansiklovir IV nasofaring, urine, spesifik CMV,
- DNA penyakit tertentu mikrosefalus, selama 6 minggu liur, darah yang USG, MRI
Cytomegalo
Dapat terjadi reaktivasi virus kalsifikasi Maternal : terinfeksi, infeksi
dari periode laten intrakranium Imunisasi spesifik intrapartum atau
melalui ASI
Herpes Masa tunas 10-21 hari Neonatus : Asiklovir IV 500mg Kontak langsung Tzank smear
Virus Penularan terjadi sejak Korioretinitis, atau 10-15mg/kgBB dengan orang
- DNA sehari sebelum muncul hidronefrosis setiap 8 jam yang terinfeksi
ruam, hingga lesi mengalami Maternal : Vaksin VariZIG,
Herpes krustasi. Flu like Zostavax
symptom 1-2 Isolasi
hari, lesi vesikel
→ Gatal →
Krusta 3-7 hari