Anda di halaman 1dari 4

SOAL 1 : Perhitungan Tonase Lokomotif Harian (Tt)

Nomor KA 11 : 2 x 1 x 75 = 150 ton


Nomor KA 12 : 6 x 1 x 80 = 480 ton
Nomor KA 13 : 2 x 1 x 75 = 150 ton
Konstruksi jalan rel single track dari kota A ke
Nomor KA 10 : 10 x 1 x 70 = 700 ton
kota B direncanakan akan diperpanjang sampai
Total = 1480 ton
dengan kota C. Tentukan besarnya daya angkut
lalu lintas dan kelas jalan rel pada lintasan baru
Daya angkut lalu lintas
dari kota B ke kota C berdasarkan data tabel 1 dan
TE = Tp + (Kb x Tb) + (Kt x Tt)
tabel 2
= 8000 + (1,5 x 7200) + (1,4 x 1480)
Tabel 1
Kec. Ops rata2 Nomor KA / Jenis Jumlah lintas Jumlah gerbong barang Tonase lokomotif dan = 20872 ton
(km/jam) KA ops/hari / penumpang (unit) gerbong (ton)

90
11 (penumpang,
dari A ke C)
2
Loko = 1 Loko = 75 T = 360 x S x TE
Gerbong pnp = 8 Gerbong = 75
12 (barang, dari A Loko = 1 Loko = 80
60
ke C)
6
Gerbong pnp = 12 Gerbong = 100 = 360 x 1,1 x 20872
13 (penumpang, Loko = 1 Loko = 75
80 2
dari A ke C)
10 (penumpang,
Gerbong pnp = 10
Loko = 1
Gerbong = 85
Loko = 70
= 8265312 ton/tahun
70 10
dar B ke C) Gerbong pnp = 6 Gerbong = 85

Tabel 2
Kelas jalan rel nya yaitu :
Kelas Daya angkut lintas V maks
Jenis Rel Kelas III karena daya angkut 8265312 ton/tahun
Jalan (ton/tahun) (km/jam)
I >20*10 6
120 R.54/R.60 diantara 5*106 – 10*106
6 6
II 10*10 - 20*10 110 R.54/R.60
6 6
III 5*10 - 10*10 100 R.42/R.54/R.60

Jawab :
Perhitungan Tonase Kereta Penumpang Harian
(Tp)
Nomor KA 11 : 2 x 8 x 75 = 1200 ton
Nomor KA 13 : 2 x 10 x 85 = 1700 ton
Nomor KA 10 : 10 x 6 x 85 = 5100 ton
Total = 8000 ton

Perhitungan Tonase Kereta Barang Harian (Tb)


Nomor KA 12 : 6 x 12 x 100 = 7200 ton
SOAL 2 Perhitungan nilai T
Dengan menggunkana Tabel 3, hitunglah umur Menurut soal 1 digunakan kelas III dgn R54
jalan rel pada SOAL 1. Sebagai informasi W = berat rel = 54 kg/m x 2,016 = 108,9 lbs/vd
tambahan :
1. Jarak kota B ke C adalah sepanjang 30 km, Daya angkut menurut soal 1 = 8265312 ton/tahun
18 km berupa jalan lurus, 7 km merupakan Ton ke mgt dibagi 9,072 x 105
tikungan dengan jari jari 850m dan 5 km D = 8265312 ton = 9,1 mgt
sisanya merupaka tikungan dengan jari jari
650m T = K x W x D0,565
2. Jalan rel yang digunakan merupakan jalan rel = 0,855 x 108,9 x 9,10,565
tanpa pelumasan = 324,23 mgt = 294140903, 9 ton
3. Konstanta kondisi rel (k) = 0,9538
Tabel 3 Umur rencana
Jari-jari Perbandingan dengan umur jalan lurus 𝑇 294140903,9
U = 𝑑𝑎𝑦𝑎 𝑎𝑛𝑔𝑘𝑢𝑡 = 8265312
= 35,587 tahun
tikungan (m) Tanpa pelumasan Dengan pelumasan
3500 1 1
3500-1165 0,87 1
1165-700 0,74 0,88
700-500 0,61 0,73
500-390 0,49 0,70

Jawab :
K1 18 km jalan lurus
K2 7 km tikungan R = 850 m
K3 5 km tikungan R =650 m
K1 = 18 x 0,9538 = 17,1684
K2 = 7 x 0,9538 x 0,74 = 4,941
K3 = 5 x 0,9538 x 0,74 = 3,529
Ktotal = 25,6384
𝐾𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 25,6384
K = 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑗𝑎𝑟𝑎𝑘 = 30
= 0,855
SOAL 3 Perhitungan tikungan
𝐿𝑠 99,167
ϴs = 28,648 x 𝑅
= 28,648 x 600
= 4,735̊
𝐿𝑠2 99,1672
Yc = 6𝑅
= 6𝑥600
= 2,73 m
𝐿𝑠2 99,1672
Xc = Ls - 40𝑅2 = 99,167 - 40 𝑥 6002 = 99,166 m
Rencanakan secara lengkap lengkung horizontal
K = Xc – R sin ϴs = 99,166 – 600 x sin4,735̊
jalan rel dengan polygon seperti gambar diatas
= 49,638 m
untuk jalan rel kelas III dengan lengkung
P = Yc – R x (1-cosϴs)
peralihan fungsi spiral dan gambarkan potongan
melintang melintang struktur rel pada STA 15 + = 2,73 – 600 x (1-cos4,735̊)

900 (pilih di bagian timbunan atau galian) = 0,682 m


𝛥
Jawab : Ts = (R + P) x tan 2 + K
Kelas III maka, 20
= (600 + 0,682) x tan 2
+ 49,638
V = 100 km / jam
= 155,554 m
Rmin = 550 m dipakai R = 600 m 𝛥
Es = (R + P) x sec – R
𝑉2 2
Hmin = 8,8 x – 55,34 20
𝑅
= (600 + 0,682) x sec – 600
1002 2
= 8,8 x – 55,34
600 = 9,948 m
= 91,3267 mm Δc = Δ - 2ϴs = 20 – 2x4,735̊ = 10,53
𝑉2 𝛥𝑐 10,53
Hnormal = 5,95 x 𝑅 Lc = 360 x 2π x R = x 2π x 600
360
1002
= 5,95 x = 110,27 m
600

= 99,167 mm STA TS = 15 + 500

Hmax = 110 mm STA PI = STA TS + TS = 15+500 + 155,554

Hmax > Hnormal > Hmin maka digunakan = 15+655,554

Hnormal STA ST = STA TS + L

Panjang lengkung peralihan


Lh = 0,01 x H x V
= 0,01 x 99,167 x 100
= 99,167 m
SOAL 4

Hitung panjang landai curam yang diijinkan bila


kelandaian curamnya 100/00 diatas landai penentu
maksimum yaitu sebesar 150/00 Kecepatan awal
80 km/jam , Kecepatan akhir 60 km/jam, dan
percepatan gravitas 9,82 m/s2. Rencanakan juga
kedua lengkung vertikalnya bila kecepatan rata
rata 90 km/jam

Jawab :
Sk = 150/00 Sm = 100/00
Va = 80 km/jam Vb = 60 km/jam
Panjang landai curam adalah
𝑉𝑎 2 −𝑉𝑏2 802 −602
L= =
2𝑔(𝑆𝑘−𝑆𝑚) 2 𝑥 9,81 𝑥 (15−10)

= 28,54 m

Rencana kedua lengkung


V = 90 km/jam maka,
R = 6000 m
X = 150/00
𝑅.𝑋 6000 𝑥 0,015
Xm = 2
= 2
= 45
𝑅 6000
Ym = Ev = 8 . X2 = 8
. 0,0152

= 0,16875
Lv = 2Xm = 2 x 45 = 90