Anda di halaman 1dari 4

Daftar Pustaka

1. Marcellus S.K, Dadang M, Murdani Abdullah, Achmad F, Konsensus


Nasional,Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori.
Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia (PGI) dan Kelompok Studi Helicobacter
pylori Indonesia (KSHPI). Jakarta, 2014; h.1-4.

2. Ford AC, Moayyedi P. Dyspepsia. Curr Opin Gastroenterol 2013; 29;662-668.

3. Saad AM, Choudhary A, Bechatold ML. Effect of Helicobacter pylori treatment


on gastroesophageal reflux disease (GERD);meta-analysis of randomized
controlled trials, Scand J Gas8;239-245troenterol 2012; 47; 129-35.

4. Tang CL, Ye F, Liu W, Pan XL, Qian J. Eradication of Helicobacter Pylori


infection reduces the incidence of peptic ulcer disease in patients using
nonsteroidal anti-inflamatory drugs; meta-analysis helicobacter 2012;17;286-296.

5. Lee YY, Chua AS. Investigating functional dyspepsia in Asia. J


Neurogastroenterol motil 2012; 18;239-245.

6. Miwa H, Ghoshal UC. Asian consesus report on functional dyspepsia. J


Neurogastroenterol motil 2012; 18;150-168.

7. Syam AF, Abdullah M. Evaluation of use of rapid urease test; Pronto Dry to detect
H Pylori in patients with dyspepsia in several cities in Indonesia, World J
Gastroenterol 2006; 12; 6216-8.

8. Abdullah Murdani dan Jeffri gunawan. Dispepsia. Jurnal penelitian divisi


Penyakit dalam Vol. 39. No. 9 : Universitas Indonesia, Jakarta ; 2012. h.1-5.

9. Maria Noviyanti Naisali. Hubungan perilaku merokok dengan kejadian dispesia


pada mahasiswa teknik sipil. Jurnal penelitian fakultas ilmu kesehatan Universitas
Tribhuwana Tunggadew, Malang; 2017. h.4.

41
10. Abdelrahman MS. Hubungan derajat merokok dengan skor kesehatan fisik pada
karyawan Kampus II dan III Universitas Islam Negeri Syarif Hidayahtullah,
2015. Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayahtullah. h.27

11. Massarrat. Smoking and gut. In: Archives iof Iranian Medicine. Arc Iranian Med
2008; 11 : 293-305.

12. Ifanda Nurul Hidayat. Hubungan derajat merokok terhadap sindrom dispepsia di
poliklinik dalam BLUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.. Jurnal penelitian
Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh; 2019. h.1-5.

13. Yui muya, Arina Widya Murni, Rahmatina Herman. Karakteristik penderita
dispepsia fungsional yang mengalami Kekambuhan di Bagian Ilmu penyakit
dalam RSUP Dr. M Djamil Padang, Sumatera Barat tahun 2011. Jurnal penelitian
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.h.1-7.

14. Mahadeva, S. & Goh, K. Epidemiology of Functional Dyspepsia: A Global


Perspective. In: Chua, A.S.B. World Journal of Gastroenterology, China; 2009:
2661-6.

15. Li, M., Lu, B., Chu, L., Zhou, H., Chen, M.,. Prevalence and Characteristics of
Dyspepsia Among College Students in Zhejiang Province. In: World Journal of
Gastroenterology. Baishideng Publishing Group Co; 2014. p.3649- 54.

16. Lee, Y.Y., et al.,. A Rome III Survey of Functional Dyspepsia Among the Ethnic
Malays in A Primary Care Setting. In: BMC Gastroenterology. BioMed Central;
2013. p. 1-7.

17. Merry Natatlia. Perbedaan kejadian dispepsia pada pengguna obat anti inflamasi
Non Steroid (OAINS) RSUP Adam Malik Medan 2017. Jurnal penelitan Fakultas
Kedokteran Universitas Sumatra Utara, Medan; 2017. h.13.

42
18. Rinda Fithriyana. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dispepsia
pada pasien di wilayah kerja puskesmas Bangkinang kota. Jurnal penelitian vol 2.
no 2. Universitas pahlawan; 2018. h.3.

19. Yoga Waranugraha, BP putra Suryana dan Bogi pratomo. Hubungan pola
penggunaan OAINS dengan gejala klinis gastropati pada pasien reumatik. Vol 26
No2. Jurnal penelitian Fakultas Kedokteran Brawijaya, Malang; 2010.h.4.

20. Susilawati. Hubungan pola makan dengan kejadian sindrom dispepsia. Jurnal
penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi , Manado; 2013. h.8.

21. Rosalia Eurica Natun, Erlisa Candrawati, Warsono. Hubungan konsumsi alkohol
dengan nyeri lambunng pada mahasiswa laki-laki program studi teknik sipil
universitas tribhuwana Tungga dewi malang, Volume 2, Nomor 3, 2017,h. 1-7.

22. Noorallah J, Marwah O, Amier K. Dietery and Lifestyle Factors Associated with
Dyspepsia among Pre-clinical Medical Students in Ajman. Central Asian Journal
of Global Health. Vol 5, No 1, United Arab Emirates. 2016. 192-5.

23. Bala V. Kannan R. Manoj H. Comparative Study of Prevalence of Dyspepsia in


Alcoholic and non Alcoholic. Journal Of Evolution Med and Science, 2017. 3183-
8.

24. Joko Setyono, Agus Prastowo, dan Saryono. Karakteristik penderita dyspepsia di
RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo Purwokerta. Fakultas Kedokteran Universita
Soedirman. 2016. h.1-5
25. Rahmaika BC. Hubungan stress dengan Kejadian Dispepsia di Puskesmas
Purwodiningratan Jebress Surakarta, 2014. Skripsi. Universitas Muhammadiyah
Surakarta. h.1-13.

26. Okky Puspitasari Sugiarto, Probosusino, Ika Puspitasari. Perbandingan Kualitas


hidup Pasien Dispepsia yang menggunakan Lanzoprazol dengan injeksi ranitidine.
Yogyakarta, 2014. h.180-4.

43
27. Ghoshal, U.C., Singh, R., Chang, F., Hou, X., Wong, B.C.Y., Kachintorn, U.,.
Epidemiology of Uninvestigated and Functional Dyspepsia in Asia: Facts and
Fiction. In: Journal of Neurogastroenterology and Motility. Korea, 2011. p. 235-
44.

28. Malfertheiner P, Megraud F, O’Morain CA, et al. Management of Helicobacter


pylori infection--the Maastricht IV/ Florence Consensus Report. Gut
2012;61:646-64.

29. Abdullah M, Gunawan J. Dispepsia. Divisi Gastroenterologi, Bagian Ilmu


Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta, 2012; h.399-
647.

30. Ford AC, Moayyedi P. Dyspepsia. Curr Opin Gastroenterol. 2013;29:662-8.

31. Futagami S, Shimpuku M, Yin Y, et al. Pathophysiology of functional dyspepsia.


J Nippon Med Sch 2011;78:280-5.

32. Harmon RC, Peura DA. Evaluation and management of dyspepsia. Therap Adv
Gastroenterol 2010;3:87-98.

44