Anda di halaman 1dari 2

PELAPORAN INFEKSI RUMAH SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

445/3381.6/2018 01 1/2

Ditetapkan :
Direktur RSUD Kab. Buleleng
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 6 Juli 2018
OPERASIONAL
Dr. Gede Wiartana, M.Kes
NIP : 196202041987111002
PENGERTIAN Tindakan administratif yang berhubungan dengan system pelaporan
bila ada kejadian pasien infeksi setelah dirawat di RSUD Kabupaten
Buleleng
TUJUAN Sebagai acuan dalam pelaporan pasien yang mengalami infeksi
rumah sakit
KEBIJAKAN 1. SK Direktur tentang Pedoman Pengorganisasian Pencegahan
dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Buleleng No 445/3253.10/2018 tahun 2018
2. SK Direktur tentang Pedoman Pelayanan Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten
Buleleng No 445/3253.11/2018 tahun 2018
PROSEDUR 1. Perawat yang bertugas sebagai Infection prevention and Control
Nurse (IPCN) menerima laporan dari Perawat atau Dokter yang
bertugas atau menemukan sendiri di ruang perawatan adanya
infeksi rumah sakit
2. Bila laporan itu diterima dari dokter yang merawat, dan dokter
yang merawat menyatakan pasien tersebut mendapatkan infeksi
ketika di rawat di rumah sakit maka data tersebut langsung
dimasukkan sebagai data infeksi rumah sakit
3. Bila laporan diterima dari perawat ruangan atau ditemukan
sendiri oleh IPCN, maka IPCN harus menghubungi dokter yang
merawat untuk konfirmasi data (dengan atau tanpa hasil kultur)
dan klinis pasien. Bila dokter yang merawat pasien tersebut
menyatakan itu infeksi rumah sakit maka data pasien tersebut
dimasukkan sebagai data infeksi rumah sakit.
4. Bila laporan diterima dari perawat ruangan atau ditemukan
sendiri oleh IPCN, maka IPCN harus menghubungi dokter yang
merawat untuk konfirmasi data (belum ada hasil kultur) dan
klinis pasien. Bila dokter yang merawat pasien tersebut
menyatakan itu bukan infeksi rumah sakit maka data harus di
lengkapi dengan pemeriksaan kultur, dengan pengantar dari
dokter yang merawat
5. Bila pada poin no 4 hasil kulturnya menunjukkan pertumbuhan
kuman sesuai dengan pola kuman rumah sakit, maka data pasien
tersebut dimasukkan sebagai data infeksi rumah sakit.
PELAPORAN INFEKSI RUMAH SAKIT

No. Dokumen No. Revisi Halaman

445/3381.6/2018 01 2/2

6. Bila pada poin no 4 hasil kulturnya menunjukkan pertumbuhan


kuman, tetapi pola kuman tidak sesuai dengan pola kuman rumah
sakit, maka data pasien tersebut tidak dimasukkan sebagai data
infeksi rumah sakit.
7. Bila pada poin no 4 hasil kulturnya tidak ada pertumbuhan
kuman, maka data pasien tersebut tidak dimasukkan sebagai
data infeksi rumah sakit.
UNIT TERKAIT SMF, IRI,Ruang Intensif,IRJ,IBS