Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH FISIKA

PEMANASAN GLOBAL

Guru Pembimbing
Parsidi, S.Pd

Disusun Oleh
Rasidatul Jannah
XI IPA 4

SMA Negeri 1 Banjarmasin


Tahun Pelajaran 2015/2016
Kata Pengantar

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
karunia-Nya sehingga saya berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat
pada waktunya yang berjudul “Pemanasn Global”.

Makalah ini berisikan tentang informasi pengertian Pemanasan Global, penyebab


terjadinya Pemanasan Global, contoh Pemanasan Global, dan dampak Pemanasan Global.

Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan
saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan
makalah yang saya buat ini.

Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa
meridhai segala usaha kita. Amin.

Banjarmasin, 20 April 2016

Penyusun,

Rasidatul Jannah
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL

KATA PENGANTAR ................................................................. i

DAFTAR ISI .............................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Rumusan Masalah……………………………………… 1

1.2 Tujuan……………………………………………………. 1

BAB II ISI

2.1 Pengertian Pemanasan Global................................ 2

2.2 Faktor Penyebab Pemanasan Global..................... 3

2.3 Proses Terjadinya Pemanasan Global…………….. 4

2.4 Dampak Pemanasan Global Terhadap Alam……… 5

2.5 Dampak Pemanasan Global Pada Bidang Sosial

Dan Politik……………………………………………….. 5

2.6 Cara Menanggulangi pemanasan Global............... 6

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan……………………………………………… 7

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………… 8
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Rumusan Masalah


1. Apa yang dimaksud dengan Pemanasan Global?
2. Apa factor penyebab terjadinya Pemanasan Global?
3. Bagaimana proses terjadinya pemanasan Global?
4. Apa dampak terjadinya Pemanasan Global terhadap alam?
5. Apa dampak terjadinya Pemanasan Global pada bidang social dan politik?
6. Bagaimana penanggulangan terjadinya Pemanasan Global?

1.2 Tujuan
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Pemanasan Global
2. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan Pemanasan Global dapat terjadi
3. Untuk mengetahui proses terjadinya Pemanasan Global
4. Untuk mengetahui dampak terjadinya Pemanasan Global terhadap alam
5. Untuk mengetahui dampak terjadinya Pemanasan Global pada bidang social dan
politik
6. Untuk mengetahui cara menanggulangi terjadinya Pemanasan Global

1.
BAB II

ISI

2.1 Pengertian Pemanasan Global

Menurut KBBI Pemanasan global (bahasa Inggris: Global warming) adalah suatu
proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.

Lembaga Dunia, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menjelaskan


bahwa pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata di permukaan bumi, baik yang
telah berlalu dan yang terjadi pada saat ini. Kebanyakan peristiwa tersebut dipengaruhi oleh
peristiwa efek rumah kaca di atmosfer. Pemanasan global yang menyebabkan perubahan
iklim.

National Wildlife Federation juga menjelaskan tentang pemanasan global yaitu


sebagai peristiwa dimana bumi semakin hari panas demi hari, semakin banyak hujan lebat
dan banjir, badai yang lebih intens dan kekeringan diperdalam. Peristiwa tersebut merupakan
dampak nyata yang terjadi sebagai akibat dari pemanasan global di bumi. Pemanasan global
juga mengubah lanskap kehidupan di bumi dan mematikan banyak spesies.

Sedangkan Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam menjelaskan Menjelaskan


bahwa pemanasan global adalah yang terbesar krisis lingkungan dan kemanusiaan yang
terjadi saat ini. Atmosfer bumi sangat panas karena terperangkap oleh gas karbon dioksida
yang bisa mengancam perubahan iklim dan dapat menyebabkan bencana di permukaan
bumi. NRDC juga mengimbau kepada semua orang di bumi untuk bertindak melawan
pemanasan global efek begitu buruk dapat dikurangi dengan kehidupan manusia.

2.
2.2 Faktor Penyebab Terjadinya Pemanasan Global

 Efek Rumah Kaca : efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet.
efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi
terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar
angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi.

• Meningkatnya Gas Rumah Kaca : Gas-gas memiliki sifat yang memerangkap panas,
sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya
akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling
berperan adalah karbon dioksida (CO2). penyebab meningkatnya karbon dioksida
adalah pembakaran bahan bakar batu bara, pembakaran minyak bumi, pembakaran
gas alam.

 Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol : CFC atau Cloro Flour Carbon adalah
bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan,
terkhusus pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC.

• Polusi Kendaraan berbahan bakar bensin : Kendaraan memberikan penyebab


terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan
bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil
pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon
dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global.

 Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan : Gas metana


menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas
metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil
pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus
hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas
metana yang dilepaskan ke permukaan bumi.

• Pengrusakan Hutan : Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan


mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran,
maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan
semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya
pemanasan global.

 Pemboroson Energi Listrik :Energi listrik sebagian besar kita gunakan adalah hasil
pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran
tersebut menghasilkan karbon dioksida

3.
• Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat : Meningkatnya jumlah kendaraan maka
karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak
dan tentu saja menimbulkan pemanasan global.

• Pembakaran Sampah Secara Berlebihan : Pembakaran sampah berlebihan yang


dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global karena dari
hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap
panas.

2.3 Proses terjadinya pemanasan global

Pemanasan global diawali dari cahaya matahari yang menyinari bumi, panas yang
dihasilkan cahaya matahari akan diserap oleh bumi tetapi hanya sebagian saja
sedangkan yang tidak di serap akan di kembalikan lagi ke luang angkasa (atmosfir).
namun karena di atmosfir banyak gas penyebab efek rumah kaca seperti gas sulfur
dioksida SO2, gas karbon dioksida (CO2), dan metana, uap air dan masih banyak lagi
menyebabkan panas matahari tidak dapat keluar dari permukaan bumi dan
terperangkap sehingga panas matahari akan memantul ke bumi lagi. Hal itu terjadi
secara terus – menerus setiap hari. Semakin banyak panas matahari yang masuk ke
bumi maka semakin banyak gas yang tidak dapat dikembalikan k atmosfir
menyebabkan bumi semakin panas. inilah yang disebut dengan pemanasan global
atau global warming.

4.
2.4 Dampak Pemanasan Global Terhadap Alam

• Iklim Mulai Tidak Stabil, sewaktu pemanasan global daerah sector utara dapat
memanas lebih dari daerah-daerah lain. Akibatnya gunung-gunung es dapat mencair.
Suhu periode dingin dan tengah malam dapat cenderung meningkat. Dan daerah-
daerah hangat menjadi lembab sebab lebih banyak air lautan yang menguap.

 Gunung-gunung es akan mencair

• Peningkatan Permukaan Laut, diwaktu atmosfer menghangat lapisan permukaan laut


akan menghangat, maka volumenya akan membesar dan menambah permukaan laut

• Gangguan EKologi, Dalam pemanasan global hewan condong bermigrasi kea rah
kutub atau ke atas pegunungan. Tumbuhan juga akan mengubah arah
pertumbuhannya karena habitat asal yang terlampau hangat.

• Air tanah cepat menguap yang akan menyebabkan kekeringan

 Cuaca menjadi sulit diprediksi dan lebih ekstrem, baik itu hujan ekstrem atau
kekeringan ekstrem

• Curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi

• Timbulnya hujan asam yang dapat menghambat proses fotosintesis tumbuhan

• Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda yang dapat
membentuk angin puting beliung

2.5 Dampak Pemanasan Global Terhadap Sosial Budaya

Dampak pemanasan global terhadap social budaya yaitu mengakibatkan gagal panen
akibat dari cuaca yang ekstem dengan terjadi banjir sehingga tanaman pertanian akan
terendam, meningkatnya hama pangan akibat dari perubahan iklim Dan meningkatnya
berbagai macam penyakit yang berkaitan dengan panas dan kematian akibat dari
cuaca yang panas seperti jantung, stroke, dehidrasi, dan stress.

5.
2.6 Cara Menanggulangi Pemanasan Global

1. Memperbaiki pola hidup dan kebiasaan kita, Pola hidup yang baik dan teratur
harus dibiasakan, mulai dari penggunaan kendaraan bermotor secara hemat, tidak
membuang sampah sembarangan, mengumpulkan sampah-sampah organik yang sulit
terdegradasi, dan mengurangi pemakaian barang-barang yang dapat mengotori
kualitas udara di sekitar kita, seperti parfum, kosmetik dan lain sebagainya.
Membiasakan diri berjalan kaki akan meningkatkan kesehatan tubuh sehingga tidak
perlu menggunakan kendaraan bermotor. Kebersihan dan kelestarian lingkungan
harus selalu dijaga dan dipertahankan.

2. Pengurangan Jumlah Gas CO2 di atmosfir, Upaya penanggulangan pemanasan


global adalah dengan pengurangan jumlah gas CO2 di atmosfir dengan mereduksi
pemanfaatan bahan bakar fosil dan produksi gas rumah kaca. Kemudian, menekan
atau menghentikan penggundulan hutan, serta penghutanan kembali tanah-tanah kritis
secara besar-besaran untuk menciptakan wilayah serapan gas CO2. Serta melokalisasi
gas CO2 atau dengan menangkap dan menyuntikkannya ke dalam sumur-sumur
minyak bumi. Hutan dapat menyerap CO2 dan mengeluarkan O2 yang sangat
dibutuhkan manusia. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin banyak pula
CO2 yang diserap dan O2 yang dihasilkan. Udara akan semakin segar, bersih, dan
suhu lingkungan pun akan semakin dapat dikendalikan.

3. Mengurangi konversi lahan pertanian, pemerintah selaku stake holder harus


benar-benar membuat kebijakan untuk mengurangi laju konversi lahan pertanian
sehingga pertanian dapat kita pertahankan. Dan kita selaku pemuda harus selalau
tanggap terhadap berbagai kebijakan yang muncul dan ikut memberikan masukan
kepada pemerintah untuk pengelolaan pertanian ke arah yang lebih baik..

4. Penerapan system pertanaman PTT (pengolahan tanaman terpadu) terhadap


lahan pertanian, Berdasarkan informasi dari Balai Perlindungan Tanaman, Badan
Penelitian dan Pembangunan Pertanian dan juga dari Departemen Pertnian Republik
Indonesia, dengan penerapan system pertanaman PTT (pengolahan tanaman terpadu)
dan SRI (system of rice intensification) mampu menekan laju emisi gas rumah kaca.
Beberapa teknologi sudah dihasilkan Balai Perlidugan Tanaman untuk mendukung
upaya ini antara lain mengganti cara pengairan sawah yang berterusan dengan cara
pengairan terputus dapat mengurangi emisi CH4 sampai 78%

5. Pengembangan teknologi ramah lingkungan

6
Kegiatan Mitigasi

a. Sektor Pertanian
- Pengelolaan tanah: pengurangan pupuk dan pestisida kimia;
- Pemilihan praktek pertanian: pemakaian varietas padi jenis unggul;
- Jerami sisa panen tidak dibakar dan dihindari dari pembusukan akibat perendaman
sawah.
- Diversifikasi pangan: konsumsi karbohidrat selain beras, seperti kentang, sagu dan
jagung.

b. Sektor Peternakan
- Pemanfaatan kotoran ternak sebagai sumber pembangkit listrik tenaga biogas.

c. Sektor Transportasi
- Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di bawah kapasitas angkutnya;
- Penggunaan transportasi massal;
- Penggunaan sistem transportasi non-motor untuk jarak pendek.

d. Sektor Energi
Pemanfaatan energi terbarukan:
- Panas bumi;
- Mikrohidro;
- Surya;
- Angin;
- Biomassa.

e. Kehutanan Pengelolaan hutan:


- Reboisasi;
- Penanaman kawasan penyangga;
- Penghijauan kembali

f. Pengelolaan sampah
- Mengurangi jumlah sampah (dari rumah tangga);
- Pemilahan sampah untuk tujuan daur ulang;
- Pemanfaatan gas metana dari sampah sebagai sumber energy

Kegiatan Adaptasi

a. Terhadap kekeringan
- Meningkatkan resapan air dengan cara membuat sumur resapan, kolam resapan,
pengembangan embung/kolam, lubang biopori.
- Perlindungan mata air, dengan cara memelihara mata air, pembersihan mata air,
penanaman pohon disekitar mata air.
- Penghematan penggunaan air, dengan cara penggunaan kembali air,
menggunakan shower untuk mandi

7.
b. Terhadap bencana banjir
- membuat/memelihara saluran drainase, kanal, rumah pompa, pengerukan saluran
- meninggikan struktur bangunan
- desain rumah panggung

c. Terhadap bencana longsor / erosi


- membuat terasering untuk lahan yang miring dan cukup luas
- pemeliharaan daerah hulu dan rehabilitasi lahan di daerah hulu

d. Terhadap gagal tanam dan gagal panen,


- Mengimplementasikan dan mengaplikasikan system pola tanam dan pengaturan
11ystem irigasi.
- Melakukan praktik pertanian dengan membudidayakan tanaman semusim,
peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan.
- Melakukan penganekaragaman tanaman dengan cara tumpang sari
- Melakukan pengelolaan lahan dan pemupukan dengan cara menanam padi hemat
air, pengelolaan lahan tanpa bakar dan pemanfaatan sampah 11ystem11 untuk
melakukan pemupukan
- Melakukan pemuliaan tanaman, dengan cara penyilangan spesies tanaman untuk
menghasilkan varietas yang tahan perubahan iklim
- Memanfaatkan lahan pekarangan menjadi apotik hijau dan lumbung hidup untuk
pemenuhan kebutuhan pangan.

e. Terhadap kenaikan muka air laut, rob dan interusi/abrasi air laut, gelombang,
- Memelihara dan merehabilitasi daerah pantai dengan cara penanaman vegetasi
pantai seperti pohon ketapang, casuarina sp, gumuk pasir dan penanaman mangrove
- Membangun struktur/bangunan pemecah ombak, terumbu buatan, pintu air pasang
- Modifikasi desain bangunan dengan cara meninggikan bangunan, rumah
panggung
- Melakukan relokasi pemukiman menjauhi pantai
- Melakukan pengembangan teknologi penyulingan air laut

f. Terhadap masalah sanitasi lingkungan dan kesehatan


- Pengendalian 11ystem nyamuk dan tikus dengan cara melaksanakan 3M,
mencegah adanya genangan air memasukan ikan dalam kolam / pot tanaman,
mengoptimalkan juru pemantau jentik
- Mengembangkan desa siaga untuk menerapkan 11ystem kewaspadaan dini untuk
mengantisipasi terjadinya penyakit akbiat perubahan iklim seperti diare, malaria, DBD
- Menciptakan masyarakat berprilaku hygine dengan memiliki rumah yang sehat,
tersedia akses air bersih, tersedia akses jamban
- Meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) masyarakat dengan melakukan
kebiasaan makan menu seimbang, mencuci tangan dengan sabun, melakukan
pengelolaan sampah, membersihkan lingkungan secara rutin.
8.
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfir, laut dan daratan bumi.
Penyebab terbesar pemanasan global adalah efek gas-gas rumah kaca akibat aktifitas
manusia melalui efek rumah kaca. Pemanasan global sangat berdampak negative bagi
alam semesta ini, seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena
cuaca yang ekstrim, berpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, da munculnya
berbagai penyakit.

Pemanasan Global hanya dapat dikendalikan dengan cara mengatasi efek yang
ditimbulkan sambil melakukan langkah-langkah pencegahan, diantaranya:
menghilangkan karbondioksida di atmosfir dengan cara menanam dan memelihara
pepohonan lebih banyak lagi dan mengurangi produksi gas rumah kaca

9.
Daftar Pustaka

1. http://www.artikelsiana.com/2015/03/pengertian-pemanasan-global-penyebab-
dampak-akibat.html
2. http://www.dosenpendidikan.com/pengertian-dan-dampak-global-warming-
menurut-para-ahli/
3. http://www.makalahskripsi.com/2015/03/makalah-pemanasan-global-penyebab-
utama.html
4. http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.co.id/2009/02/dampak-
pemanasan-global-terhadap-alam_24.html
5. http://www.gudangmakalah.com/2014/11/contoh-makalah-pemanasan-
global.html
6. https://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global
7. http://blhd.cianjurkab.go.id/Berita/Mitigasi-dan-Adaptasi-Perubahan-Iklim.html