Anda di halaman 1dari 16

DINAS KESEHATAN LOMBOK TIMUR

PUSKESMAS MATARAM
Jl. Caturwarga No. 29 Mataram

ANALISIS MASALAH MUTU / HASIL KINERJA YANG TIDAK SESUAI


DAN TINDAKAN KOREKTIF MANAJEMEN MUTU PUSKESMAS MASBAGIK TAHUN 2016

NO Program Pencapaian Analisis Masalah Pencapaian Tindakan Korektif

1 GIZI N/D belum mencapai target kondisi anak pada saat ditimbang sedang sakit, anak petugas telah melaksanakan penyuluhan dan
susah makan konsultasi kesehatan dan gizi pada ibu balita dan
anak sudah bisa jajan sendiri pengasuh lebih diintensifkan terutama pada anak
yang T2 serta melaksanakan kelas gizi
anak diatas satu tahun untuk mencapai kenaikan berat
badan sesuai grafik pertumbuhan cukup susah karena
anak sudah aktif bermain , sudah mengenal makanan
selain yang diberikan / dihidangkan keluarga

pada saat ditimbang anak rewel shg mempengaruhi


akurasi hasil timbangan petugas sudah mendistribusikan timbangan digital
Masing ditemukan balita BGM 3 % * Balita sering sakit, riwayat BBLR petugas gizi sudah memberikan PMT Pemulihan
bagi gizi buruk dan gizi kurang
Perawatan gizi buruk sudah 100 Gizi buruk yang ditemukan sulit membaik disebabkan petugas gizi sudah memberikan PMT Pemulihan
% komplikasi penyakit yang sulit disembuhkan bagi gizi buruk
Cakupan pemberian MP-ASI * jumlah MP ASI buffer stock yang di dropping masih petugas sudah mengusulkan ke Dinas agar MP-
balita umur 6-24 bulan gakin terbatas/ tidak sesuai dengan jumlah sasaran yang ada ASI disesuaikan dengan jumlah sasaran
belum mencapai target
Cakupan neonatal risti belum - masih ada ibu hamil yang tidak mau memeriksakan
mencapai target kehamilannya sehingga pendeteksian selama kehamilan
tidak bisa dilakukan oleh petugas
petugas beserta kader sudah melakukan sweping
2 KIA
sasaran KIA

angka proyeksi tinggi (untuk Indonesia Timur) dan TB meningkatkan penjaringan pasien TB,
masih menjadi stigma di masyarakat, pemeriksaan kontak meningkatkan pemeriksaan kontak serumah
Penemuan TB masih dibawah
belum maksimal, karena masyarakat kurang sadar akan
target
pentingnya pemeriksaan dini,shg sudah parah baru
berobat, beban kerja petugas TB tinggi
angka konversi masih dibawah karena banyak pasien TB setelah pengobatan dua bulan petugas meningkatkan edukasi ke pasien tentang
target tidak bisa mengeluarkan dahak dan karena kesadaran pentingnya pemeriksaan lanjutan dan cara
penderita terhadap ketaatan minum obat kurang, mengeluarkan dahak
konseling pasien baru kurang maksimal.
3 P2. DALKIT
Angka kesembuhan dibawah PMO kurang aktif, kesadaran penderita terhadap ketaatan mengaktifkan kader dan PMO, konseling
target minum obat kurang, petugas kurang melakukan dimaksimalkan
pemantauan thd penderita karena beban kerja yang
penyelidikan kasus DBD sudah banyak
penyelidikan sudah mencapai target, tapi partisipasi Meningkatkan koordinasi, sosialisasi dan
mencapai target masyarakat dalam ikut berperan aktif melakukan pertemuan konsultasi dengan masyarakat,
pencegahan masih kurang penyuluhan
ABJ wilayah kerja puskesmas Kepedulian masyarakat terhadap kegiatan PSN masih Meningkatkan koordinasi, sosialisasi dan
masih dibawah 95 % rendah dan masyarakat hanya menganggap foging yang pertemuan konsultasi dengan masyarakat,
paling efektif untuk menangani DBD penyuluhan
1. Tenaga promkes tugas rangkap, beban kerja tinggi memaksimalkan tenaga promkes yang ada.
pemberdayaan kader belum maksimal

lebih banyak memberdayakan kader untuk


Pembinaan PHBS belum penyuluhan dan pembinaan
PROMKES
mencapai target

4
Pembinaan PHBS belum
PROMKES Dana yang dialokasikan masih kurang
mencapai target

sudah dialokasikan dana, perlu perencanaan lebih


matang sehingga sesuai dg target yang
diharapkan
1. Koordinasi linsek belum maksimal, pembinaan belum koordinasi lintas sektor sudah dilaksanakan
Belum ada satupun sekolah dasar maksimal
yang menjadi contoh sekolah
sehat

Pembinaan perumahan dan sanitarian rangkap tugas, faktor ekonomi, keterbatasan tugas sanitarian perlu dikurangi,koordinasi linsek
sanitasi dasar masih kurang dan lahan, mobilitas pendududk tinggi, rumah sewa,atau perlu ditingkatkan
rumah sehat masih dibawah target kontrak tanah shg membangun rumah seadanya
( masih ada rumah masyarakat
yang tidak layak huni.

IS SAB belum mencapai target, Julah target tinggi sedangkan saat kunjungan rumah target pencapaian tidak dipisah dengan target
dan kulitas air sumur masy tidak keluarga tidak punya sarana air bersih, lahan yang sempit pemantauan rumah
layak untuk dikomsumsi shg antar penampungan jamban dengan sumur jaraknya
kurang dari 10 meter

5 KESLING Sosialisasi tentang keamanan pangan


Pengawasan dan pembinaan TPM TPM yang ada sebagian besar lahan sewa/ bangunan
sudah mencapai target, tapi sewa shg dalam pembinaan saran yang diberikan tidak
jumlah TPM memenuhi syarat bisa terealisasi alasan bukan milik sendiri, maraknya isu
masih kurang dan maraknya isu tentang penggunaan bahan tambahan berbahaya dan
penggunaan BTM yang pelaku usaha kurang kesadaran akan bahaya penggunaan
berbahaya BTM yang membahayakan
Masih ada masyarakat yang BAB lahan yang sempit, pemahaman/ persepsi yang salah ttg Sosialisasi STBM, koordinasi dg linsek,
tidak dijamban atau BAB dijamban SBS, sudah mewarisi secara turun temurun, faktor pertemuan pendampingan perencanaan STBM
tapi penampungan kotoran ke ekonomi.
kali/ selokan

program perkesmas yang dulunya merupakan program mengusulkan untuk pembinaan pengelolaan
Askep pada keluarga sudah pengembangan, shg pelaksanaannya tidak prioritas, tapi program perkesmas
berjalan dengan baik , namun sekarang menjadi program esensial shg wajib dilaksnakan
6 PERKESMAS perlu ditingkatkan kegiatannya untuk itu perlu pembinaan yang intensif dari Dinas
pada askep pada kelompok Kesehatan tentang pengelolaan program perkesmas.
masyarakat

Mengetahui Mataram, 7 Januari 2016


Kepala Puskesmas Mataram Penanggung Jawab UKM

Dr. H. TRI ARIF SUDAKSO Ni Gusti Ayu Partami


NIP. 19690221 200003 1 002 NIP. 196104041982112002
DINAS KESEHATAN KOTA MATARAM
PUSKESMAS MATARAM
Jl. Caturwarga No. 29 Mataram

HASIL IDENTIFIKASI MASALAH DAN HAMBATAN PELAKSANAAN KEGIATAN UKM


JANUARI S/D JUNI 2016

TARGET CAKUPAN
NO UKM INDIKATOR JANS/D IDENTIFIKASI MASALAH ANALISIS MASALAH
MARET ABS %
1 Promkes Pembinaan PHBS belum pemberdayaan kader untuk
mencapai target penyuluhan PHBS belum
Penyuluhan PHBS rumah tangga
33% 872 20 dilaksanakan karena dana bok
belum mencapai target
mengalami perubahan mekanisme
pengelolaan shg agak menghambat
1. Koordinasi linsek belum
sekolah yang memenuhi standar
PHBS Institusi Sekolah 2 0 0 maksimal, pembinaan belum
sekolah sehat masih kurang
maksimal

2 Kesling IS SAB 20% 791 13% target triw II belum tercapai belum maksimal pelaksanaan IS,
pada triw ini disibukan dengan
peningkatan kasus DBD diawal
disibukan dengan perencanaan

petugas masih disibukan dengan


Pembinaan pengawasan TTU 40% 27 16% target belum tercapai
penanggulangan DBD

petugas masih disibukan dengan


Klinik sanitasi 20% 204 14% target belum tercapai
penanggulangan DBD
- masih ada ibu hamil yang tidak
mau memeriksakan kehamilannya
Komplikasi neonatus yang
3 KIA 41% 26 16% target belum tercapai sehingga pendeteksian selama
ditemukan
kehamilan tidak bisa dilakukan
oleh petugas

4 Gizi Balita umur 6-24 bl gakin Cakupan pemberian MP-ASI balita umur 6-24
* jumlah MP ASI buffer stock yang di
dropping masih terbatas/ tidak sesuai
mendapat MP-ASI 100% 26 44% bulan gakin belum bisa mencapai target
dengan jumlah sasaran yang ada

N/D 80% 1170 61% N/D belum mencapai target kondisi anak pada saat ditimbang sedang
sakit, anak susah makan
anak sudah bisa jajan sendiri
anak diatas satu tahun untuk mencapai
kenaikan berat badan sesuai grafik
pertumbuhan cukup susah karena anak
sudah aktif bermain , sudah mengenal
makanan yang diberikan / dihidangkan
keluarga
pada saat ditimbang anak rewel shg
mempengaruhi akurasi hasil timbangan
5 P2 Dalkit

angka proyeksi tinggi (untuk


Indonesia Timur) dan TB masih
menjadi stigma di masyarakat,
pemeriksaan kontak belum
TB Penemuan suuspek TB 35.0% 125 47.0% Penemuan TB masih dibawah target
maksimal, karena masyarakat
kurang sadar akan pentingnya
pemeriksaan dini,shg sudah parah
baru berobat.
angka proyeksi tinggi (untuk
Indonesia Timur) dan TB masih
menjadi stigma di masyarakat,
pemeriksaan kontak belum
Penemuan BTA positif 35.0% 8 15.0% Penemuan TB masih dibawah target
maksimal, karena masyarakat
kurang sadar akan pentingnya
pemeriksaan dini,shg sudah parah
baru berobat.

PMO kurang aktif, kesadaran


penderita terhadap ketaatan minum
obat kurang, petugas kurang
Angka kesembuhan 85.0% 6 75.0% Angka kesembuhan dibawah target
melakukan pemantauan thd
penderita karena beban kerja yang
banyak

Penemuan diare di PKM dan penderita diare pergi ke pelayanan


penemuan diare belum mencapai target
Diare kader 10.0% 458 12.0% swasta

angka bebas jentik sekolah dan


angka bebas jentik sekolah dan lingkungan mulai meningkat
DBD Angka bebas jentik >95 % 6879 94.8%
lingkungan mulai meningkat masih, shg kasus di bulan mei
sudah muali turun

Mengetahui Mataram, 30 Juni 2016


Kepala Puskesmas Mataram Penanggung Jawab UKM

H. Turmuji,S.Sos. Ni Gusti Ayu Partami


NIP. 196503071987031015 NIP. 196104041982112002
24
12
0.153846 33 131 0.477099

0.75 #REF!
DINAS KESEHATAN KOTA MATARAM
PUSKESMAS MATARAM
Jl. Caturwarga No. 29 Mataram

HASIL ANALISIS PENCAPAIAN INDIKATOR KEGIATAN UKM


JANUARI - MARET 2016

NO Program Pencapaian Analisis Masalah Pencapaian Tindak Lanjut Pelaksana Hasil Keterangan

Promkes Penyuluhan PHBS rumah tangga penyuluhan PHBS belum pemberdayaan kader target masih
ptgs promkes
belum mencapai target memberdayakan kader belum dilaksanakan belum tercapai
1. Koordinasi linsek belum PJ UKM,
sekolah yang memenuhi standar belum dilaksanakan
maksimal, pembinaan belum Promkes dan -
sekolah sehat masih kurang koordinasi
maksimal UKS

Kesling target triw I belum tercapai belum maksimal pelaksanaan IS,


pada triw ini disibukan dengan
peningkatan kasus DBDdiawal
disibukan dengan perencanaan

target belum tercapai pengambilan sampel PDAM


ditunda dari dikes

kaporit pada awal tahun stok


target belum tercapai kurang

sanitarian disibukan dengan


target belum tercapai penanggulangan DBD, karena
rangkap tugas

sanitarian disibukan dengan


target belum tercapai penanggulangan DBD, karena
rangkap tugas
- masih ada ibu hamil yang tidak
mau memeriksakan kehamilannya
KIA target belum tercapai sehingga pendeteksian selama
kehamilan tidak bisa dilakukan
oleh petugas

* jumlah MP ASI buffer stock yang di


Cakupan pemberian MP-ASI balita umur 6-24
dropping masih terbatas/ tidak sesuai
bulan gakin belum mencapai target
dengan jumlah sasaran yang ada

kondisi anak pada saat ditimbang sedang


sakit, anak susah makan

anak sudah bisa jajan sendiri


Gizi

anak diatas satu tahun untuk mencapai


N/D belum mencapai target
kenaikan berat badan sesuai grafik
pertumbuhan cukup susah karena anak
sudah aktif bermain , sudah mengenal
makanan yang diberikan / dihidangkan
keluarga

pada saat ditimbang anak rewel shg


mempengaruhi akurasi hasil timbangan

P2 Dalkit
angka proyeksi tinggi (untuk
Indonesia Timur) dan TB masih
menjadi stigma di masyarakat,
pemeriksaan kontak belum
TB Penemuan TB masih dibawah target
maksimal, karena masyarakat
kurang sadar akan pentingnya
pemeriksaan dini,shg sudah parah
baru berobat.

angka proyeksi tinggi (untuk


Indonesia Timur) dan TB masih
menjadi stigma di masyarakat,
pemeriksaan kontak belum
Penemuan TB masih dibawah target
maksimal, karena masyarakat
kurang sadar akan pentingnya
pemeriksaan dini,shg sudah parah
baru berobat.

PMO kurang aktif, kesadaran


penderita terhadap ketaatan minum
obat kurang, petugas kurang
Angka kesembuhan dibawah target
melakukan pemantauan thd
penderita karena beban kerja yang
banyak
vaksin polio pada 2 minggu
Imunisaasi polio 1 triw I belum mencapai target sebelum pin sempat distop

penderita diare pergi ke pelayanan


penemuan diare belum mencapai target
Diare swasta

angka bebas jentik sekolah dan


koordinasi dengan linsek belum
lingkungan masih rendah, terjadi
maksimal , kesadaran masyarakat
DBD peningkatan kasus DBD yang
akan pencegahan DBD masih
significan ( jml ks jan s/d mrt : 42
kurang
kasus
Mengetahui Mataram, 30 Maret 2016
Kepala Puskesmas Mataram Penanggung Jawab UKM

H. Turmuji,S.Sos. Ni Gusti Ayu Partami


NIP. 196503071987031015 NIP. 196104041982112002
16.25
0.076923 525 131.25