Anda di halaman 1dari 1

RESUME

HADIST PADA ABAD KE 4 SAMPAI 7 HIJARIYAH

Pada periode ini pembukuan hadist dilanjutkan dimulai sejak pemerintah abbasiyah dihancurkan dan
diambil alih oleh mamluk.

Karya yang dihasilkan pada periode ini adalah penjelasan (syah), catatan kaki (hasyiah), dan kitab-kitab
hadist.

Mutaqaddimin dan Mutaakhirin

1. Mutaqaddimin adalah ulama awal maksudnya yaitu ulama yang menghimpun hadis-hadis nabi
ke dalam kitabnya dengan cara langsung mengadakan perlawatan atau mengunjungi guru-
gurunya dan mengadakan pemeriksaan atau penelitian sendiri terhadap matan-matan hadis
yang diterimanya, serta perawi-perawinya.

2. Mutakhirin adalah ulama akhir maksudnya yaitu ulama yang meneliti sanad-sanadnya,
menghafalnya dan hanya sedikit yang melakukan perlawatan sendiri.

Ada 3 metode dalam penyusunan hadist, yaitu sebagai berikut:

1. Kitab Al jawami adalah pengumpulan kitab hadist dalam satu karya

Contohnya: Jami’ul Jawami, susunan Al Hafidh As Sayuthy.

2. Kitab Taakhrij adalah mengkaji sanad untuk dikembalikan ke sumber aslinya.

Contohnya: Takhrin alhaditsil Azkar, oleh Ibnu Hajar Al Asqalary.

3. Kitab athraf adalah penyusun pokok-pokok hadist sebagai petunjuk.

Contohnya: Athraful Musnadil Firdaus, oleh Ibnu Hajar.