Anda di halaman 1dari 4

PIH

HUKUM DAN KEKUASAAN

Kekuasaan kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk menyadarkan


masyarakat akan kemauan-kemauannya sendiri dengan sekaligus menerapkannya terhadap
tindakan-tindakan perlawanan orang-orang atau golongan-golongan tertentu (max weber)

Sumber kekuasaan

sumber kegunaan
Militer, polisi, criminal Pengendalian kekuasaan
Ekonomi Mengendalikan tanah, buruh kekayaan,
material, produksi
Politik Pengambilan kekuasaan
Hukum Mempertahankan, mengubah, melancarkan
interaksi
Tradisi System kepercayaan nilai
Ideology Pandangan hidup, integrase
Diversionary power ( mengalihkan) Kepentingan rekreatif

Saluran kekuasaan

Militer Lebih banyak menggunakan paksaan serta


kekuasaan militer
Ekonomi Penguasa akan menguasai kehidupan
masyarakat
Politik Dengan memaksakan masyarakat untuk
menaati peraturan-peraturan yang telah
dibuat oleh badan yang berwenang dan sah
Tradisi Dengan menguji kemampuan pemegang
kekuasaan dengan tradisi yang dikenal
dalam masyarakat dan sudah meresap
dalam hati
Ideologi Penguasa berusaha mengemukakan
ajaran/doktrinnya untuk menerangkan
sekaligus menjadi dasar pembenar bagi
pelaksanaan kekuasaanya
Komunikasi massa Penguasa bisa mendapatkan tempat yang
penting bagi pelaksanaan kekuasaanya

Unsur pokok kekuasaan


1. Rasa takut

- Menimbulkan kepatuhan terhadap perintah


- Perasaan negative, orang tunduk pada orang lain karena paksaan
- Meniru tindakan orang yang ditakuti
- Pemerintahan otoriter
2. Rasa cinta

- Menimbulkan tindakan atau perbuatan yang cenderung positif untuk


menyenangkan hati orang yang dicintai

3. Kepercayaan

- Menimbulkan tindakan penyerahan diri terhadap berbagai urusan kepada


seseorang yang dipercaya

4. Pemujaan

- Menimbulkan tindakan yang cenderung membenarkan apa yang dilakukan


oleh penguasa

Dimensi kekuasaan
1. Kekuasaan yang sah dengan kekerasan
2. Kekuasaan yang sah tanpa kekerasan
3. Kekuasaan yang tidak sah dengan kekerasan
4. Kekuasaan yang tidak sah tanpa kekerasan

Cara mempertahankan kekuasaan


1. Menggantu peraturan lama terutama bidang politik yang merugikan kedudukan
penguasa
2. Pelaksanaan administrasi dan birokrasi yang baik
3. Mengadakan konsolidasi secara horizontal dan vertical

Cara memperkuat kekuasaan


1. Menguasai bidang-bidang kehidupan tertentu dalam masyarakat ( biasanya dilakukan
dengan damai)
2. Menguasai bidang-bidang kehidupan tertentu dalam masyarakat dengan
paksa/kekerasan (tujuannya untuk menghancurkan/menguasai pusat-pusat
kekuasaan dibidang lainnya)

Hukum tanpa kekuasaan angan-angan


Kekuasaan tanpa hukum kelaliman

Hukum

System terpenting dalam pelaksanaan rangkaian kekuasaan kelembagaan dari bentuk


penyalahgunaan kekuasaan dalam politik, ekonomi, dan masyarakat
- Bertindak sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antarmasyarakat
terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana
- “ sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dibandingkan peraturan
tirani yang merjalalela “ Aristoteles
- Hukum dan kekuasaan satu mata uang dengan dua sisi hubungan erat
- Hubungan simbolik hukum dan kekuasaan melahirkan hubungan fungsional
yaitu :
o Kekuasaan mempunyai fungsi sebagai alat untuk membentuk hukum
o Menegakkan hukum
o Melaksanakan hukum
- Fungsi hukum terhadap kekuasaan :
o Alat untuk melegalisasi/menjustifikasi kekuasaan
o Alat untuk mengatur/mengontrol kekuasaan
o Alat untuk mengawasi/mewadahi pertanggungjawaban kekuasaan

Hubungan hukum dan kekuasaan

Kekuasaan tanpa hukum menjadi dictator penguasa akan menjalankan kekuasaan


sesuai dengan keinginanya sendiri tanpa Batasan

Hukum sebagai pengendali kekuasaan penguasa tidak lagi sewenang-wenang


menjalankan kekuasaannya

Hukum sebagai alat control kekuasaan kekuasaan akan terkendali

Kekuasaan hanya dapat dijalankan dengan hukum kekuasaan hanya dapat berjalan
bila ada hukum yang mengatur

Hukum sebagai panglima, mengatur segala bentuk kekuasaan hukum diatas segala-
galanya

Kekuasaan tidak dapat dijalankan tanpa hukum apabila tidak diatur oleh hukum maka
roda pemerintahan timpang

Kekuasaan yang berhubungan dengan hukum : kekuasaan negara


Kekuasaan yang masih dalam konteks hukum :
 Kedaulatan :
o Kekuasaan tertinggi atau kekuasaan engara secara definitive untuk
memastikan aturan kelakuan dalam wilayahnya dan tidak ada pihak
baik didalam maupun diluar negri yang harus dimintai ijin untuk
menetapkan sesuatu.
o Kekuasaan mutlak, tertinggi, tak terbatas, tak tergantung, tak
terkecuali
 Otoritas/wewenang
o Berasal dari Bahasa jawa yang memiliki dua arti :
 Kuasa atas sesuatu
 Serangkaian hak yang melekat pada jabatan/seorang pejabat
untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas
pekerjaan dapat terlaksana dengan baik, kompetensi,
yurisdiksi, otoritas
o Kekuasaan negara disebut otoritas “kekuasaan yang dilembagakan”
yaitu kekuasaan yang de-facto menguasai
 Hak
o Salmond : merumuskan hak sebagai kepetningan yang dilindungi oleh
hukum
o Allend : hukum sebagai kekuasaan berdasarkan hukum yang
dengannya seorang dapat melaksanakan kepentingan ( the legally
guaranteed power to realise an interest)
o Holland : sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi
perbuatan seseorang tanpa menggunakan wewenang yang dimiliki
tetapi didasarkan atas paksaan masyarakat yang terorganisasi

Kekuasaan dalam konteks hukum


- Berkaitan dengan kekuasaan negara : kekuasaan untuk mengatur dan
menyelenggarakan kehidupan masyarakat yang meliputi
o Legislative
o Eksekutif
o Yudikatif
- Kekuasaan : sarana untuk menjalankan fungsi fungsi pokok kenegaraan guna
mencapai tujuan negara