Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

ETIKA BATUK

Oleh:
1. Ayunda Eka Karnita
2. Dian Eko Prasetyo
3. Indah Fitri Anita Sari
4. Liliani Permata Sari

PROGRAM PENDIDIKAN NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PATRIA HUSADA
BLITAR
2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
ETIKA BATUK

Pokok Bahasan : Etika Batuk

Hari/ tanggal : Kamis, 10 Oktober 2019

Waktu pertemuan : 35 menit

Tempat : RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Di Ruang Jantung dan


Paru
Sasaran : Keluarga Pasien di Ruang Jantung dan Paru
Penyuluh : Mahasiswa Pendidikan Ners Stikes Patria Husada Blitar

A. Latar Belakang
Penyakit infeksi masih merupakan salah satu masalah kesehatan didunia, termasuk
di negara-negara berkembang salah satunya Indonesia. Kondisi lingkungan dan budaya
yang ada di negara tercinta ini juga sangat mempengaruhi tingginya kejadian infeksi.
Seringkali kejadian infeksi ditandai dengan batuk atau bersin.Batuk dan bersin sering
kali kita alami secara tidak terduga dan dimanapun kita berada . Batuk dan bersin
merupakan salah satu cara yang baik dan cepat dalam menularkan penyakit kepada
orang lain yang berada disekitar kita.
Oleh karena itu, diperlukan adanya etika batuk yang baik untuk mencegah penularan
infeksi dari penderita kepada orang-orang yang sehat. Saat batuk dan bersin, akan kita
rasakan adanya cipratan keluar dari hidung maupun mulut. Cipratan itu berisikan
mikroorganisme atau kuman – kuman. Cipratan tadi akan terbang bebas diudara
sehingga akan dapat terhirup oleh orang –orang yang berada disekitar kita. Akhir yang
didapat adalah penularnya batuk dan flu dengan cepat.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan selama 35 menit, klien diharapkan
mampu memahami etika batuk yang baik dan benar.
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan keluarga dapat
1. Menjelaskan definisi batuk
2. Menjelaskan tujuan etika batuk
3. Menjelaskan cara batuk yang baik dan benar
4. Menyebutkan alat yang dapat digunakan untuk batuk sesuai etikanya

C. Kisi-Kisi Materi
Pengertian Batuk dan Etika Batuk
1. Tujuan Etika Batuk
2. Penyebab Batuk
3. Kebiasaan Batuk yang salah
4. Etika Batuk yang baik dan benar

D. Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab
4. Diskusi

E. Media
1. Flip chart (lembar balik)
2. Leafleat
3. Masker
4. Tissue
F. Kegiatan Penyuluhan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan sasaran
1. 3 Menit Pembukaan
 Salam pembuka 1. Menjawab salam
 Memperkenalkan diri 2. Memperhatikan
 Menjelaskan tujuan penyuluhan 3. Memperhatikan

 Menyebutkan materi yang 4.


akan Memperhatikan

diberikan
2. 15 menit Pelaksanaan
Ceramah Memperhatikan
1. Pengertian Batuk dan Etika Batuk
2. Tujuan Etika Batuk
3. Penyebab Batuk
4. Kebiasaan Batuk yang salah
5. Etika Batuk yang baik dan benar
Demonstrasi
Fasilitator menyampaikan demonstrasi
mengenai etika batuk Memperhatikan
3. 5 menit Evaluasi
 Memberikan kesempatan untuk Bertanya dan mendengar
bertanya jawaban
 Meminta audience menjelaskan Menjelaskan materi
tentang materi batuk efektif

 Pembagian Masker Menerima masker untuk


pencegahan infeksi
4. 3 menit Terminasi
 Mengucapkan terima kasih 1.
atas Memperhatikan
perhatian yang diberikan 2. Menjawab salam
 Mengucapkan salam
G. Setting Tempat

: Pemateri
: Moderator
: Observer
: Fasilitator
: Peserta

H. Pengorganisasian
1. Pemateri : Indah Fitri Anita Sari
2. Moderator : Ayunda Eka Karnita
3. Observer : Liliani Permata Sari
4. Fasilitator : Dian Eko Prastyo
I. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Persiapan media yang akan digunakan
b. Persiapan tempat yang akan digunakan
c. Kontrak waktu
d. Persiapan SAP
2. Evaluasi Proses
a. Selama penyuluhan peserta memperhatikan penjelasan yang disampaikan
b. Selama penyuluhan peserta aktif bertanya tentang penjelasan yang
disampaikan.
c. Selama penyuluhan peserta aktif menjawab pertanyaan yang diajukan.
3. Evaluasi Hasil Akhir
a. Mengetahui pengertian Batuk dan Etika Batuk
b. Mengetahui tujuan Etika batuk
c. Mengetahui dampak dari Batuk
d. Mengetahui kebiasaan Batuk yang salah
e. Mengetahui cara Batuk yang Baik dan Benar
f. Mempraktikkan cara batuk yang baik dan benar
LANDASAN TEORI

1. Pengertian
Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan
tubuh pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap
iritasi di tenggorokan karena adanya lendir,makanan,debu,asap dan sebagainya.
Etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari
segi baik dan buruk sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
Etika Batuk adalah tata cara batuk yang baik dan benar, dengan cara menutup
hidung dan mulut dengan tissue atau lengan baju. jadi bakteri tidak menyebar ke
udara dan tidak menular ke orang lain.

2. Tujuan Etika Batuk


Mencegah penyebaran suatu penyakit secara luas melalui udara bebas
(Droplets) dan membuat kenyamanan pada orang di sekitarnya. Droplets tersebut
dapat mengandung kuman infeksius yang berpotensi menular ke orang lain
disekitarnya melalui udara pernafasan. Penularan penyakit melalui media udara
pernafasan disebut “air borne disease”.

3. Penyebab terjadinya Batuk


a. Infeksi
Produksi dahak yang sangat banyak karena infeksi saluran pernapasan. Misal : flu,
bronchitis,dan penyakit yang cukup serius meskipun agak jarang pneumoni, TBC,
Kanker paru-paru.
b. Alergi
1. Masuknya benda asing secara tidak sengaja ke dalam saluran pernapasan.Misal :
debu,asap,makanan dan cairan.
2. Mengalirnya cairan hidung kea rah tenggorokan dan masuk ke saluran
pernapasan. Misal : rhinitis alergika, batuk pilek.
3. Penyempitan pada saluran pernapasan. Misal : Asma

4. Dampak Batuk
a. Rasa lelah
b. Gangguan tidur
c. Perubahan pola hidup
d. Nyeri musculoskeletal
e. Suara serak
f. Mengganggu nafas,dll.

5.Kebiasaan batuk yang salah


a. Tidak menutup mulut saat batuk atau bersin di tempat umum.
b. Tidak mencuci tangan setelah digunakan untuk menutup mulut atau hidung saat
batuk dan bersin.
c. Membuang ludah batuk disembarang tempat.
d. Membuang atau meletakkan tissue yang sudah dipakai disembarang tempat.
e. Tidak menggunakan masker saat flu atau batuk.

5. Etika Batuk yang Baik dan Benar


Cara batuk yang baik dan benar tidak serta merta ditutup telapak tangan atau
bahkan tidak ditutup sama sekali, namun harus menggunakan penutup seperti: tissu,
lengan baju, atau masker. Gunakan masker agar tidak menyebarkan droplet kepada
orang-orang yang sehat. Jika menggunakan penutup yang fleksibel, gunakan tissu agar
sekali pakai dan selanjutnya dilanjutkan dengan cuci tangan. Berikut langkah –
langkahnya :
1. Langkah 1
Sedikit berpaling dari orang yang ada disekitar anda dan tutup hidung dan mulut
anda dengan menggunakan tissue atau saputangan atau lengan dalam baju anda
setiap kali anda merasakan dorongan untuk batuk atau bersin.

2. Langkah 2
Segera buang tissue yang sudah dipakai ke dalam tempat sampah.

3. Langkah 3
Tinggalkan ruangan/tempat anda berada dengan sopan dan mengambil kesempatan
untuk pergi cuci tangan di kamar kecil terdekat atau menggunakan gel pembersih
tangan.

4. Langkah 4
Gunakan masker.
DAFTAR PUSTAKA

Kemenkes. 2015. Etika Batuk yang Baik dan Benar, (dikutip dari
www.depkes.go.id/etika-batuk-yang-baik-dan-benar)