Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

DESA BUGANGAN RW VI, KELURAHAN CANDIREJO

Oleh:

1. Angela Evilina Bulun


2. Ani Triyanti
3. Baiq Asriati
4. Endah Puspitasari
5. Haerul Rizal
6. Hafid Delby C.
7. Hesti Febrianti
8. Hidayatun Nafi’ah
9. Nafa Hastuti
10. Risa Lailatum M.
11. Roya Arifatul M.
12. Ummi Khabibatul F.
13. Wahyu Farhatun N.

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

2019
PENGKAJIAN

1. Melakukan Kajian Data Core Komunitas


a. Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk RW 06 terdiri dari RT 01, RT 02, dan RT 03 sejumlah
sejumlah 230 orang yang terdiri dari 96 KK.
b. Jenis Kelamin
Jumlah jenis kelamin laki-laki RW 06 sejumlah 98 orang dan jenis kelamin
perempuan sejumlah 132 orang.

Jenis Jumlah Presentase


Kelamin
Laki- laki 98 43%
Perempuan 132 57%
Total 230 100%
Berdasarkan tabel diatas, paling banyak berjenis kelamin perempuan yaitu
sebanyak 132 orang (57%).

c. Pendidikan
Tingkat pendidikan penduduk di RW 06 mulai dari SD/MI, SMP/SLTP, D3
dan perguruan tinggi, mayoritas tingkat pendidikan penduduk RW 06 adalah
:

Pendidikan Jumlah Pesentase


SD 44 19%
SMP 19 8%
SMA 43 19%
Perguruan 3 1%
Tinggi
Tidak Sekolah 30 13%
Belum Sekolah
Total 230

d. Pekerjaan
Jenis pekerjaan penduduk RW 06 meliputi pedagang, Petani, Buruh, dan
pegawai. Mayoritas penduduk Rw 06 bekerja sebagai buruh pabrik.

Pekerjaan Jumlah Presentase


Petani 21 9%
Swasta 46 20%
PNS 7 3%
Pelajar 18 8%
Tidak 34 15%
Bekerja

e. Kelompok umur
1. Bayi / balita
2. Usia sekolah
3. Remaja
4. Produktif
5. Usia lanjut
f. Agama
Agama yang dianut penduduk di RW 06, mayoritas penduduk RW 06
menganut agama Islam.

Agama Jumlah Presentase


Islam 230 100%
Kristen 0 0%
Katolik 0 0%
Hindu 0 0%
Buddha 0 0%
g. Status perkawinan

Status Jumlah Presentase


Perkawinan
Menikah 190 83%
Belum 40 17%
Menikah

h. Bahasa

Jenis Bahasa Jumlah Presentase


Daerah 21 95%
Nasional 1 5%

Mayoritas penduduk di RW 6 menggunakan bahasa daerah, yaitu bahasa


Jawa. Selain itu, mayoritas masyarakat bisa menggunakaan bahasa
Indonesia.
i. Penghasilan

Rata-Rata Penghasilan Jumlah Presentase


kurang dari 500.000 21 95%
lebih dari 500.000 1 5%

j. Budaya masyarakat sekitar


Bahasa: menggunakan bahasa daerah (bahasa Jawa), keyakinan
berhubungan dengan penyakit.
2. Melakukan kajian winshield survey
a. Batas wilayah
(Terlampir)
b. Pembagian wilayah
(Terlampir)
c. Kondisi perumahan
Kondisi perumahan di RW 6 tergolong padat. Jarak antar rumah warga
kurang dari 1 meter. Mayoritas rumah terawat dengan baik, dan terdapat
tempat pembuangan limbah air. Tidak sedikit juga terdapat kotoran sapi dan
kotoran peliharaan lainnya.
d. Kondisi lingkungan
Kondisi lingkungan di RW 6 tergolong kurang bersih. Di RT 1 dan RT 3
terdapat kebisingan. RT 1 disebabkan oleh suara bengkel las. RT 3
disebabkan oleh tempat penggilingan padi. Selain itu, juga terdapat kotoran
sapi dibeberapa tepi jalan.
e. Observasi terhadap keadaan lingkungan dan perilaku masyarakat
Keadaan lingkungan RW 6 tergolong kondusif, namun mayoritas
masyarakat masih bersifat individual. Hal ini sesuai dengan pernyataan
warga bahwa jarang sekali masyarakat bercengkerama bersama kecuali
pada saat ada perkumpulan warga misalnya, buka bersama di masjid.
f. Tanda kerusakan
Tidak terdapat tanda kerusakan lingkungan di masing-masing RT yang ada
di RW 6, dan kondisi lingkungannya bersih, begitu juga sarana dan
prasarana.
g. Area rekreasi
Tidak terdapat area rekreasi khusus di RW 6 namun mayoritas masyarakat
lebih sering berkumpul di masjid atau tempat tertentu seperti rumah warga.
h. Tempat umum (sarana ibadah)
Terdapat satu masjid yang terletak di RT 3 RW 6. Masjid ini sering
digunakan masyarakat sebagai tempat ibadah dan terdapat beberapa
kegiatan yang sering diadakan di masjid seperti buka puasa bersama.
i. Pertokoan atau pasar (fasilitas sosial)
Terdapat banyak toko atau warung kecil di RW 6 lebih dari 5 toko, namun
tidak terdapat pasar, mayoritas masyarakat menggunakan pasar terdekat
yaitu di daeah Babadan. Fasilitas sosial lainyya berupa pos kampling.

j. Transportasi
Mayoritas masyarakat atau penduduk RW 6 menggunakana transportasi
sepeda motor dan sepeda. Hampir setiap rumah terdapat sepeda motor,
namun tidak dipungkiri beberapa rumah tidak memiliki alat transportasi.
k. Pusat pelayanan sosial dan kesehatan
Terdapat balai kesehatan yang terletak di RW 5 namun masyarakat atau
penduduk di RW 6 juga sering memanfaatkan pelayanan kesehatan di RW
5. Terdapat pelayanan kesehatan rutin di balai kesehatan setiap hari sabtu.
l. Pos bencana atau perlindungan
Daerah kawasan RW 6 rata-rata tidak memiliki pos bencana dan
perlindungan di lingkungannya.
3. Kajian 8 elemen subsistem keperawatan komunitas fokus lansia
a. Fisik dan lingkungan perumahan
1) Bunyi bising, bau, debu, dll berkaitan dengan masalah pencemaran
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa:
a) 20 orang lansia mengatakan bahwa lingkungannya bersih, dan 2
orang lainnya mengatakan bahwa lingkungannya kumuh.
b) 10 orang lansia mengatakan bahwa dilingkungannya terdapat polusi
udara, air, tanah, atau suara dan 12 orang lainnya mengatakan bahwa
tidak ada polusi dilingkungan mereka.
2) Kondisi pemukiman
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa 14 orang lansia
mengatakan bahwa kondisi pemukiman disekitar lansia adalah padat
penduduk, dan 8 orang lainnya mengatakan jarang penduduk.
3) Sanitasi
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa:
a) Penyediaan air bersih: 22 orang lansia mengatakan bahwa
dilingkungannya tersedia sarana air bersih dan jenis air bersih
dilingkungan rumahnya sumur pompa dan mata air terlindung.
b) Penyediaan air minum: 20 orang lansia mengatakan bahwa jenis
penyediaan air minum dirumahnya berupa air rebusan sendiri, dan 2
orang lansia mengatakan bahwa membeli air isi ulang.
c) Penggunaan jamban: 22 orang lansia mengatakan bahwa
dikeluarganya telah memiliki jamban dan jenis jamban yang
digunakan adalah jamban kloset jongkok.
d) Sarana pembuangan air limbah: 18 orang lansia mengatakan bahwa
sarana pembuangan air limbah dilingkungan lansia adalah dibuang
ke selokan. 4 orang membuang limbah ke sungai.
e) Pengelolaan sampah: 14 orang lansia mengatakan bahwa
pengelolaan bahwa pengelolaan sampah dilingkungan lansia yaitu
dibakar, dan 8 lainnya mengatakan ada pengumpul sampah sehingga
sampahnya dikumpulkan terlebih dahulu.
f) Polusi udara, air, tanah, atau suara kebisingan: 10 orang lansia
mengatakan dilingkungannya terdapat polusi dan 12 lainnya
mengatakan tidak.
g) Sumber polusi: 6 orang lansia mengatakan bahwa jenis sumber
polusi yang dihasilkan dilingkungannya salah satunya adalah udara,
1 orang lansia mengatakan bahwa polusi yang dihasilkan bersumber
dari tanah, dan 4 orang lainnya mengatakan jenis polusi suara atau
kebisingan.
4) Kondisi geografis
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang
berusia diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 19 orang
lansia mengatakan bahwa kondisi geografis dilingkungan lansia dalam
kondisi subur. 3 orang mengatakan kondisi geografis di lingkungan
lansia tandus
b. Pendidikan
1) Tingkat pendidikan
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa 5 orang lansia
mengatakan tidak pernah sekolah, dan 5 lainnya mengatakan bahwa
tidak tamat SD/MI, 9 orang lainnya tamat SD/MI, 2 orang lansia tamat
SLTP/MTs, dan 1 prang lansia tamat SLTA/MA.
2) Fasilitas pendidikan yang tersedia (formal dan informal)
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 10 orang lansia
mengatakan bahwa terdapat fasilitas pendidikan dilingkungannya dan
12 orang lansia lainnya mengatakan tidak ada fasilitas pendidikan
dilingkungan lansia.
3) Jenis pendidikan yang diadakan di komunitas, 13 orang lansia
mengatakan jenis pendidikannya berupa penyuluhan
4) Jenis bahasa yang digunakan
5) Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang
berusia diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 21 orang
lansia mengatakan bahwa jenis bahwa yang sering digunakan lansia
merupakan bahasa daerah. 1 orang menggunakan bahasa nasional.
6) Kelompok memerlukan pengetahuan khusus terkait dengan penyakit
yang dideritanya
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang
berusia diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 17 orang
lansia mengatakan bahwa dirinya memrlukan pengetahuan khusus
terkait dengan penyakit yang dideritanya, dan 5 orang lansia lainnya
mengatakan tidak memerlukan pengetahuan khusus terkait dengan
penyakit yang diderita.
7) Kesediaan sumber pendidikan khusus di lingkungan lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang
berusia diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 7 orang lansia
mengatakan tersedianya sumber pendidikan khusus dilingkungannya
dan 13 orang lansia lainnya mengatakan tidak tersedia sumber
pendidikan khusus dilingkungannya.

c. Keamanan dan transportasi


1) Jenis kriminalitas
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 21 orang lansia
mengatakan tidak terdapat tindakan kriminalitas dilingkungannya. 1
orang mengatakan terdapat tindakan kriminalitas.
2) Penanggulangan bencana dilingkungan lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 1 orang lansia
mengatakan terdapat penanggulangan bencana dilingkungannya dan 21
orang lansia mengatakan tidak terdapat penanggulangan bencana
dilingkungannya.
3) Kesediaan pemadam kebakaran dilingkungan lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 22 orang lansia
mengatakan tidak terdapat pemadam kebakaran dilingkungan lansia.
4) Ketersediaan polusi udara, air, dan tanah
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 22 orang lansia
mengatakan tidak terdapat penanggulangan polusi udara, tanah, air dan
suara dilingkungan mereka.
5) Kondisi jalan
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 20 orang lansia
mengatakan kondisi jalan dilingkungannya dalah beraspal, dan 2 orang
lainnya mengatakan berkerikil atau berbatu.
6) Jenis transportasi
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 4 orang lansia
mengatakan jenis transportasi yang dimilikinya adalah sepeda, dan 12
orang lansia mengatakan jenis transportasi yang dimiliknya adalah
sepeda motor, dan 6 orang lansia lainnya mengatakan tidak memiliki
kendaraan.
7) Sarana transportasi lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 2 orang lansia
mengatakan jenis sarana transportasi yang biasa digunakan olehnya
adalah angkutan umum dan 20 lansia lainnya mengatakan berjalan kaki.
d. Politik dan kebijakan pemerintah
1) Organisasi yang diikuti lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 9 orang lansia
mengatakan mengikuti organisasi dilingkungannya dan 13 orang
lainnya mengatakan tidak mengikuti organisasi. 13 orang lansia
mengikuti kegiatan di masyarakat dan 9 orang lainnnya mengatakan
tidak mengikuti kegiatan di masyarakat. 14 orang lansia mengatakan
jenis kegiatan masyarakat yang diikuti berupa pengajian, 2 orang lansia
mengikuti kegiatan posyandu, 5 orang lansia lainnya mengatakan
mengikuti jenis kegiatan lainnya dimasyarakat, dan 1 orang lansia
mengikuti kegiatan arisan
e. Pelayanan kesehatan dan sosial
1) Pelayanan kesehatan yang diikuti
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 12 orang lansia
mengatakan sering mengikuti pelayanan kesehatan yang ada
dilingkungan RW nya dan 10 orang laiinya mengatakan tidak mengikuti
pelayanan kesehatan yang ada. 8 orang lansia mengikuti jenis pelayanan
kesehatan berupa posyandu lansia dan 8 orang lansia lainnya mengikuti
jenis pelayanan kesehatan berupa puskesmas
2) Lokasi pelayanan kesehatan
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 21 orang lansia
mengatakan lokasi pelayanan kesehatan dilingkungannya terjangkau
dan 1 orang lainnya mengatakan tidak terjangkau.
3) Jumlah kunjungan
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 2 orang lansia
mengatakan seminggu sekali mengunjungi pelayanan kesehatan yang
ada, 8 orang lansia mengatakan sebulan sekali mengunjungi pelayanan
kesehatan yang ada dan 12 orang lansia lainnya mengatakan lebih dari
sebulan sekali mengunjugi pelayanan kesehatan yang ada.
4) Fasilitas sosial (pasar, toko, swalayan)
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 17 orang lansia
mengatakan dilingkungannya terdapat pasar, toko atau swalayan dan 5
orang lansia lainnya mengatakan tidak ada pasar, toko atau swalayan.
f. System komunikasi
1) Alat komunikasi yang dimiliki lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa:1 orang lansia
mengatakan memiliki alat komunikasi dan 21 orang lansia lainnya
mengatakan tidak memiliki alat komunikasi. 1 orang lansia mengatakan
jenis alat komunikasi yang dimilikinya berupa Hp
2) Papan pengumuman
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 9 orang lansia
mengatakan bahwa tersedia papan pengumuman dilingkungannya, dan
13 orang lansia lainnya mengatakan bahwa tidak ada papan
pengumuman dilingkungannya.
3) Jenis area pertemuan lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 16 orang lansia
mengatakan bahwa terdapat tempat pertemuan kelompok lansia
dilingkungannya , dan 6 orang lansia mengatakan tidak ada tempat
pertemuan untuk kelompok lansia. 8 orang lansia mengatakan jenis
tempat pertemuannya berupa masjid, 7 orang lansia lainnya mengatakan
tempat pertemuannya berupa balai kesehatan, dan 1 orang lansia
mengatakan tempat pertemuan yang digunakan adalah rumah warga dan
4 orang mengatakan lainnya.
g. Ekonomi
1) Lansia aktif bekerja
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 10 orang lansia
mengatakan masih aktif bekerja dan 12 orang lansia tidak aktif bekerja.
7 orang lansia mengatakan jenis pekerjaan yang dilakukannya adalah
petani, dan 3 orang lansia lainnya sebagai buruh.
2) Jumlah rata- rata penghasilan lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 1 orang lansia
mengatakan memiliki penghasilan tetap, dan 21 orang lansia lainnya
tidak memiliki penghasilan tetap. 1 orang lansia mengatakan rata-rata
penghasilannya perbulan kurang dari Rp 500.000.
3) Jumlah rata-rata pengeluaran lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 7 orang lansia
mengatakan memiliki pengeluaran tiap bulan dan 15 orang lainnya
mengatakan tidak memiliki pengeluaran tiap bulan. 1 orang lansia
mengatakan rata-rata pengeluaran tiap bulan kurang dari Rp 100.000
dan 6 orang lansia lainnya mengatakan pengeluarannya lebih dari Rp
100.000.
h. Rekreasi
1) Ketersediaan tempat rekreaasi untuk lansia
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 22 orang lansia
mengatakan tidak terdapat tempat rekreasi untuk lansia.
2) Ketersediaan fasilitas untuk kegiatan olahraga
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada 22 orang lansia yang berusia
diatas 50 tahun di RW 6 didapatkan hasil bahwa: 4 orang lansia
mengatakan terdapat fasilitas untuk kegiatan olahraga dilingkungannya,
dan 18 orang lansia lainnya mengatkan tidak ada. 2 orang lansia
mengatakan tempat olahraga yang digunakan adalah lapangan dan 3
orang lansia lainnya mengatakan tempat olahraganya di rumah warga.
4. Mengidentifikasi POKJAKES
a. Adakah POKJAKES :
b. sejak kapan ?
c. Bagaimana tugas POKJAKES
1) Mengidentifikasi dan memfasilitasi kesehatan usia lanjut (usila) di
wilayahnya
a) Kesehatan usila : Menurut data questioner yang disebarkan pada
kelompok lansia didapatkan hasil bahwa rata-rata lansia mengalami
hipertensi, asam urat, dan tinggginya angka perokok pada lansia.
b) Aktivitas dan olahraga usila : Berdasarkan hasil questioner aktivitas
yang biasa dilakukan adalah berkegiatan di sawah. Namun tidak ada
olahraga khusus yang dilakukan oleh lansia di RW 6.
c) Memotivasi posyandu lansia : Berdasarkan hasil questioner yang
dilakukan di RW 6 didapat bahwa lansia jarang mengikuti kegiatan
masyarakat seperti posyandu ataupun posbindu. Sudah diberikan
pengarahan oleh kader setempat tetapi hasil kunjungan lansia ke
posbindu belum terpenuhi.
2) Mengidentifikasi dan memfasilitasi kesehatan remaja dan pemuda
a) Penyuluhan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psilkotropoka, dan Zat
Adiktif lainnya): -
b) Pergaulan remaja dan pemuda : -
c) Produktivitas remaja dan pemuda :
3) Penggerak dan motor kesehatan lingkungan
a) Sanitasi lingkungan : Baik
b) Penanggulangan air bersih dan pembuangan sampah : berdasarakan
hasil questioner adanya air bersih yang terdapat di PDAM dan Air
sumur
c) Penanganan sampah-sampah dan desain tempat sampah :
berdasarkan hasil questioner untuk penanganan sampah yaitu
dengan cara membakar dan mengumpulkan
d) Pemanfaatan pekarangan : perkarangan rumah di masyarakat di
manfaan untuk menanam bunga
e) Drainase/ Saluran air hujan / Limbah warga : masyarakat membuang
nya di salurkan oleh selokan
f) Adakah kader kesehatan
g) Berapa orang : 3
h) Bagaiamana peran kader terhadap masyarakat : Kader dalam
masyarakat memiliki peran untuk melakukan cek kesehatan dan
pengobatan di balai pengobatan.
4) Melakukan kajian masalah kesehatan yang ada dikomunitas
a) Lansia : berdasarkan hasil questioner masalah kesehatan yang
muncul di komunitas dalam lingkup lansia paling banyak
hipertensi, asam urat
b) Indikator derajat kesehatan masyarakat :
c) palayanan kesehatan
promotif: penyuluhan kesehatan