Anda di halaman 1dari 3

Hujan

(Pernyataan umum)
Hujan merupakan suatu fenomena alam turunnya air dari langit yang biasanya pada periode
waktu tertentu. Hujan menjadi pertanda bahwa perubahan musim sedang bertransisi dari
musim panas ke musim dingin. Selain menjadi fenomena alam, hujan menjadi satuan
penyebutan untuk menyebutkan jenis musim yakni musim penghujan. Bila akan turun hujan
ditandai dengan awan gelap di langit.

(sebab-akibat)
Hujan disebabkan oleh meluapnya kadar air pada awan sehingga bulir-bulir air tersebut sudah
tidak mampu ditahan oleh angin. Air laut, sungai maupun danau ketika siang hari mengalami
penguapan dan proses pemadatan sehingga terbentuklah awan. Ketika padatan awan berisi
air tersebut sudah melebihi kemampuan awan maka awan akan berubah warna menjadi gelap
dan menyebakan mendung.

Ditambah lagi ketika gumpalan awan tersebut tertiup angin maupun udara dan terus bergeser
sehingga menyatu dengan awan lainnya. Awan-awan tersebut menyatu dan membentuk
gumpalan awan yang lebih besar pada atmosfer bumi dengan suhu rendah. Ketika kondisi
tersebut terus-menerus terjadi maka awan akan berubah menjadi rinikan air yang jatuh ke
bumi.

(Interpretasi)
Kabut hitam atau awan gelap sering dan cuaca yang mendung seringkali menjadi pertanda
bahwa hujan akan segera turun. Namun hal tersebut tidak selamanya terbukti. Kadang kala
awan hanya berkumpul dilangin suatu daerah dan menunjukan tanda-tanda akan turun hujan
tetapi angin membawa awan tersebut bergeser ke daerah lain yang awalnya tidak ada tanda-
tanda akan turun hujan.

Hujan yang berlebihan menjadi masalah bagi masyarakat dikarenakan akan timbul bencana
alam lainnya. Akan tetapi jika hujan tidak turun selama beberapa kurun waktu atau
menelnceng dari prediski musim hujan maka akan menjadi masalah baru masyarakat berupa
masalah kekeringan. hujan sering kali membawa pro kontra di mata masyarakat tergantung
dari kacamata mana para masyarakat melihat.

Masyarakat sering mengeluhkan hujan dikarenakan hujan dapat menghambat aktivitas serta
timbulnya berbagai macam penyakit diakibatkan kondisi lingkungan yang lembab. Namun
sebagian orang beranggapan bahwa hujan membawa berkah dan rizki dimana tumbuhan
yang merupakan sumber makanan manusia disirami dari langit oleh yang maha kuasa.

“Kemiskinan”

(Pernyataan umum)
Kemiskinan merupakan kondisi dimana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok
hidupnya dikarenakan daya beli yang mereka miliki sangat rendah. Kemiskinan menjadi
polemik utama suatu masyarakat yang meluas menjadi permasalahan suatu negara.
Kemampuan daya beli dan upah masyarakat dalam suatu negara menjadi patokan tingkat
kesejahteraan negara tersebut.

(sebab-akibat)
Isu kemiskinan menjadi isu yang mulai diperbincangkan khususnya diranah internasional
semenjak adanya gerakan-gerakan yang menyadarkan manusia bahwa adanya orang-orang
miskin di seluruh dunia dan faktor penyebab kemiskinan tersebut harus di ketahui serta
ditemukan jalan penyelesaiannya. Beberapa ahli ekonomi maupun filsafat mengungkapkan
bahwa kemiskinan merupakan kondisi relatif.

Kondisi relatif disini mengandung arti bahwa penyebab dan tingkat kemiskinan berbeda-beda
tergantung siapa dan bagimana cara seseorang melihatnya. Ada yang mengartikan
kemiskinan sebagai nilai yang tidak dapat diukur. Orang-orang Marxis mengatakan bahwa
kemiskinan terjadi karena adanya eksploitasi dari si kaya. Artinya miskin tidak akan ada jika
si kaya tidak ada dan begitu sebaliknya.

(Interpretasi)
Berbeda dari sudut pandang orang-orang konservatif yang mengatakan bahwa miskin atau
kelemahan merupakan takdir. Dari sudut pandang liberal pun berbeda, miskin diakibatkan
karena kurangnya usaha yang dilakukan seseorang. Itulah mengapa isu kemiskinan menjadi
sangat relatif, bisa saja orang lain menilai kemiskinan hanya dari materi atau bisa saja
kemiskinan dinilai dari kurangnya norma atau etika.

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Budaya

“Budaya ‘Bau Nyale’ Terdapat Beberapa Remaja Yang Kurang Beretika”

(Pernyataan umum)
Jika dianalisis lebih jauh lagi, budaya Indonesia yang beragam tersebut sebenarnya banyak
yang bertentangan dari etika atau norma sosial bahkan norma agama. Akan tetapi karena
kegiatan tersebut merupakan budaya yang sudah dilakukan semenjak dahulu kala oleh nenek
moyang suatu ras maka, menurut pernyataan kebanyakan orang mengatakan budaya sangat
perlu dilestarikan untuk tetap menjaga identitas suatu ras tersebut.

Salah satu contoh budaya yang dirasa terlalu mengenyampingkan etika adalah budaya warga
suku sasak core event “bau nyale”. Bau nyale artinya menangkap nyale, nyale merupakan
hewan laut berupa cacing laut yang dapat di konsumsi. Cacing laut tersebut muncul sekali
setahun pada bulan, hari, dan pantai tertentu. Itulah yang menyebabkan event “bau Nyale”
menjadi sangat spesial bagi masyarakat sasak.

(sebab-akibat)
Konon cacing tersebut merupakan jelmaan putri Mandalika yang melakukan bunuh diri di laut
dikarenakan masalah dilema percintaannya. Tradisi “bau nyale” merupakan tradisi turun
temurun yang dilakukan masyarakat lombok terutama Lombok tengah pada waktu tertentu
yakni sekitar akhir bulan februari atau pertengahan bulan maret.

Yang menjadi keganjalan dalam tradisi tersebut adalah cara dan etika para pemuda-pemudi
dalam melestarikan budayanya. Nyale yang di biasnya muncul pada waktu 3 sampai 5 pagi
hari sehingga para pemburu harus begadang semalaman menunggu munculnya nyale ke
permukaan laut. Selama semalaman tersebut untuk mengusir rasa jenuh mereka biasanya
melakukan hal-hal di luar etika.

Karena menangkap nyale di ruangan terbuka dan bebas, setiap orang bebas melakukan apa
saja selama tidak menyebabkan kerusuhan. Kondisi tersebut dimanfaatkan para pemuda yang
melakukan tindakan asusila dengan pasangannya. Apalagi ketika nyale sudah mulai keluar,
mereka akan meneriaki kata-kata kotor berupa umpatan yang dipercaya dapat menarik
perhatian cacing laut tersebut.
(Interpretasi)
Tentu saja kemeriahan acara tersebut mengandung nilai-nilai negatif jika dilihat dari sisi
norma dan etika yang dilakukan oleh para remaja sehingga sangat tidak patut dilakukan oleh
anak di bawah umur. Akan tetapi kembali lagi pada pernyataan bahwa budaya merupakan hal
yang harus dilestarikan menjadikan budaya yang dirasa kurang beretika dan melanggar
norma sosial tersebut masih dipertahankan hingga kini.

Teks Eksplanasi Tentang Bencana Alam

1. “Siap Siaga Bencana”

(Pernyataan umum)
Bencana alam merupakan kondisi dimana terjadinya malapetaka, tragedi, atau musibah pada
alam baik disebabkan oleh ulah manusia sendiri ataupun struktur alam yang tidak seimbang.
Bencana alam tidak bisa diprediksi ataupun ditebak-tebak akan tetapi manusia bisa mengenal
kondisi pada jenis lingkungan yang berpotensi mengalami bencana alam.

(sebab-akibat)
Bencana alam merupakan musibah yang sangat perlu dilakukannya antisipasi guna
meminimalisir korban. Kerugian yang dihasilkan suatu bencana tidak hanya berupa kerugian
material belaka. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana selalu
diberikan penyuluhan mengenai tata cara siap siaga menghadapi bencana.

(Interpretasi)
Opini dari masyarakat dan pengamat sosial jutrsu berbanding terbalik mengenai kegiatan siap
siaga bencana. Dikarenakan bencana yang datang tidak mengenal waktu, sehingga kadang
tata cara menghadapi bencana yang sudah disjelaskan sebelumnya kurang efektif. Oleh sebab
itu yang paling penting dilakukan adalah dengan terus menjaga kelestarian dan keseimbangan
alam.

2. “Tanah Longsor”

(Pernyataan umum)
Bencana alam yang satu ini merupakan bencana alam yang sudah lumrah terjadi di daerah-
daerah pegunungan dengan struktur tanah dengan tingkat kepadatan yang rendah. Tanah
longsor menjadi bencana yang selalu dikhawatirkan mengingat kedatangannya selalu tidak
bisa diprediksikan. Biasnya tanah longsong sering kali terajadi bersamaan dengan bencana
lain seperti banjir ketika musim hujan.

(sebab-akibat)
Penyebab utama tanah longsor yakni dari kondisi lingkungan secara alamiah maupun ulah
manusia yang merusak alam. Kondisi lingkuhan alamiah yakni dimana struktur tanah pada
dataran tinggi memiliki tingkat kepadatan yang rendah sehingga apabila tanah tidak mampu
menanggung beban baik berupa air hujan atau beban lainnya maka tanah akan runtuh.

(Interpretasi)
Penyebab tanah longsor oleh ulah manusia yang terus menebang pohon dimana akar pohon
tersebut mampu menahan struktur tanah. Selain itu manusia terus melakukan penggalian
secara ilegal yang mengakibatkan struktur tanah yang tadinya pada menjadi gembur. Oleh
karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi yang berpotensi tanah longsor
dituntut untuk selalu menjaga alam.