Anda di halaman 1dari 6

RESUME KEPERAWATAN DEMAM

Nama Klien : An. F


Umur : 15 Tahun
Diagnosa Medis : Demam
Tanggal Pengkajian : 20 November 2019

Nama orang tua : Tn. D


Pendidikan : SMP
Alamat : Alalak tengah RT. 18

1. Keluhan Utama : Demam dan batuk

2. Kesehatan Sekarang
Anak.F datang ke poliklinik Anak bersama ayahnya, pada tanggal 20 November 2019 untuk
mengontrol keadaan An.F Menurut ayah anak, klien mengalami batuk berdahak sejak 7 hari
yang lalu dan demam sejak pagi hari.

3.Data penunjang
a. Antropometri
Umur 15 tahun, BB = 40 kg
T = 38,7°C TD = 90/60

4. Data fokus
Inspeksi : Perawakan normal, anak terlihat sesak nafas, RR 33 x/menit, pergerakan
dinding dada simetris, retraksi dinding dada (+)
Palpasi : thorax simetris dextra dan sinistra
Auskultasi : terdengar bunyi nafas tambahan wheezing
Perkusi : sonor dikedua lapang paru

5. Pengobatan
- Paracetamol syrup 3x2 cth
- Po Ambroxol 3x1 cth

Analisa Data
Data Problem Etiologi
Ds. Proses infeksi/ Hipertermi
- Ayah mengatakan anaknya peradangan pada usus
panas dan gelisah halus dan peningkatan
laju metabolism dalam
Do. tubuh
- Klien tampak lemah
- Klien tampak berbaring di
kursi tunggu
- Badn teraba hangat
- T : 38, 7ºC
- BB: 40 kg
- N: 90 x/m
- R: 33 x/m
Ds. Intake yang tidak adekuat Perubahan nutrisi
- Ayah klien mengatakan nafsu kurang dari
makan anaknya menurun, anak kebutuhan tubuh
hanya mampu menghabiskan 3
sendok makan di pagi hari tadi
Do.
- Klien tampak lemah
- T : 38, 7ºC
- BB: 40 kg
- N: 90 x/m
- R: 33 x/m
Data Subjektif : Ketidakefektifan Mukus berlebihan
- Ayah mengatakan anaknya bersihan jalan nafas
batuk berdahak sejak 7 hari y
- Ayah mengatakan anaknya
kadang kesulitan bernafas

Data Objektif :
- BB: 40 kg
- N: 90 x/m
- R: 33 x/m

- T : 38ºC

- Tampak penggunaan otot bantu


pernafasan
- Terdengar bunyi nafas
tambahan : wheezing (mengi)

Diagnosa Keperawatan
1. Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi pada usus halus dan peningkatan laju
metabolism dalam tubuh mucus berlebihan
2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intak yang
adekuat.
3. Ketidak efektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan
Intervensi Tujuan Implementasi Evaluasi
1. Hipertermi Setelah dilakukan 1. Kaji TTV dan S:
tindakan keperawatan keadaan - Ayah klien
berhubunga
selama 4 jam umum mengatakan
n dengan hipertermiteratasi 2. Identifikasi anak demam
dengan Hasil : penyebab sejak pagi hari
proses
- TTV dalam batas atau faktor - Ayah klien
infeksi pada normal yang mengatakan
- Tidak ada menimbulkan mengerti
usus halus
perubahan warna hipertermi dengan
dan kulit dan tidak ada 3. Berikan penjelasan
pusing dank lien kompres yang diberikan
peningkatan
merasa nyaman. hangat
laju 4. Berikan .O:
intake yang - Panas
metabolism
adekuat berkurang
dalam tubuh 5. Istirahatkan - T : 38, 7ºC
klien
- BB: 40 kg
- N: 90 x/m
R: 33 x/m
A:
Masalah teratasi

P:
Intervensi :
Anjurkan
meminumkan
penurun panas
jika anak hangat /
panas

2. Perubahan Setelah dilakukan - Kaji pola S: Ayah anak


tindakan keperawatan makan yang mengatakan nafsu
nutrisi
selama 3X24 jam disukai anak makan anaknya
kurang dari kebutuhan nutrisi klien - Berikan berkurang
terpenuhi dengan kriteria makanan
kebutuhan
hasil dalam O:
tubuh keadaan - Klien
- Adanya peningkatan hangat tampak
berhubunga
BB sesuai dengan - Anjurkan lemah
n dengan tujuan makan - T : 38, 7ºC
- BB ideal sesuai sedikit-
intak yang - BB: 40 kg
dengan tinggi badan sedikittapi
adekuat. - Mampu sering - N: 90 x/m
mengidentifikasi
R: 33 x/m
kebutuhan nutrisi
- Tidak terjadi
A: Masalah belum
penurunan BB yang
teratasi
berarti
P: Intervensi
dilanjutkan

3. Posisikan 1. Frekuensi pernafasan 6. Memposisika S:


pasien n pasien - Ayah klien
sesuai yang
posisi dengan posisi mengatakan
fowler diharapkan fowler klien tampak
untuk tenang setelah
2. Irama napas sesuai
memaksim 7. Mengauskult diberikan terapi
alkan yang diharapkan asi suara clapping
ventilasi nafas, catat sebanzak 3x
adanya suara kurang lebih 4-
4. Auskultasi 3. Kedalaman insprinsi. tambahan : 5 menit.
suara nafas, terdengar - Ayah klien
catat suara nafas mengatakan
adanya tambahan : mengerti
suara 4. Bebas bunyi napas whezing dengan
tambahan tambahan (mengi) penjelasan
yang diberikan
8. Berkolaborasi
dalam .O:
5. Kolaborasi pemberian - Mengi tidak
dengan nebulizer : 1 terdengar lagi
dokter ventolin : 1cc - N: 100 x/m
dalam Nacl - R: 22 x/m
pemberian
terapi 9. Mengajarkan A:
nebulizer kepada Masalah teratasi
keluarga
untuk P:
6. Ajarkan melakukan Intervensi :
fisioterapi Ajarkan tekhnik
tekhnik dada selama clapping kepada
dirumah keluarga selama
fisioterapi
dirumah
dada :
clapping