Anda di halaman 1dari 13

Laporan Kerja Praktik PT.

Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

BAB II

GAMBARAN UMUM PABRIK

PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan yang berada di

bawah holding company PT. Pupuk Indonesia (dahulunya bernama PT. Pupuk

Sriwijaya) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Petrokimia

Gresik adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi pupuk,

bahan kimia, dan jasa lainnya.

1.1. Sejarah Perusahaan

Sebagai sebuah perusahaan yang besar PT. Petrokimia Gresik mempunyai

sejarah yang cukup panjang. Penjelasan secara ringkas tentang sejarah PT.

Petrokimia Gresik sebagai berikut:

 Tahun 1960

PT. Petrokimia Gresik didirikan dengan dasar hukum TAP MPRS

No. II/MPRS/1960 dan Keppres RI No. 260 Tahun 1960, dengan nama

PROJEK PETROKIMIA SOERABAJA, yang pada masa itu merupakan

proyek prioritas.

 Tahun 1964

Pembangunan fisik tahap pertama Projek Petrokimia Soerabaja

didasarkan pada Inpres RI No. 1/Instr/1963, dilaksanakan oleh Consindit

Sp. A dari Italia.

 Tahun 1968

Proyek ini sempat terhenti karena terjadi pergolakan politik dan

keadaan ekonomi memburuk.


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

 Tahun 1972

Proyek Petrokimia Soerabaja diresmikan oleh Presiden Soeharto

sebagai badan usaha berbentuk perusahaan umum dengan nama Perum

Petrokimia Gresik. Selanjutnya setiap tanggal 10 Juli diperingati sebagai

Hari Ulang Tahun PT. Petrokimia Gresik.

 Tahun 1975

Bentuk perusahaan menjadi PT. Petrokimia Gresik (Persero).

 Tahun 1997

PT. Petrokimia Gresik telah berubah status menjadi Holding

Company bersama PT. Pupuk Sriwijaya Palembang.

 Tahun 2000

Pabrik Pupuk Majemuk PHONSKA dengan teknologi Spanyol

INCRO dimana konstruksinya ditangani oleh PT. Rekayasa Industri

dengan kapasitas produksi 3000 ton/tahun. Pabrik ini diresmikan oleh

presiden Abdurrachman Wachid pada tanggal 25 Agustus 2000.

 Tahun 2003

Pada Bulan Oktober dibangun pabrik NPK blending dengan

kapasitas produksi 60.000 ton/tahun.

 Tahun 2004

Penerapan Rehabilitation Flexible Operation (RFO) ditujukan agar

Pabrik Fosfat I (PF I) dapat memproduksi pupuk PHONSKA selain


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

memproduksi SP-36 dengan harapan dapat memenuhi permintaan pasar

akan PHONSKA yang tinggi sewaktu-waktu.

 Tahun 2005

Bulan Maret diproduksi pupuk Kalium Sulfat (ZK) dengan kapasitas

produksi 10.000 ton/tahun.

Bulan Desember diproduksi/dikomersialkan pupuk petroganik

dengan kapasitas produksi 3.000 ton/tahun. Pada bulan Desember pula

dikomersialkan pupuk NPK Granulation dengan kapasitas produksi

100.000 ton/tahun.

1.2. Perluasan Perusahaan

Pada masa perkembangannya, PT. Petrokimia Gresik telah mengalami

beberapa kali perluasan. Bentuk perluasan yang telah dilakukan adalah sebagai

berikut:

 Perluasan I (29 Agustus 1979)

Pabrik pupuk TSP I dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles

dari Perancis, meliputi pembangunan Prasarana Pelabuhan dan

Penjernihan Air dan Booster Pump di Gunung Sari Surabaya.

 Perluasan II (30 Juli 1983)

Pabrik pupuk TSP II dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles

dari Perancis, dilengkapi pembangunan Perluasan Prasarana Pelabuhan

dan Penjernihan Air dan Booster Pump di Babat.

 Perluasan III (10 Oktober 1984)


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

Pabrik Asam Fosfat dan Produk Samping, pelaksana

pembangunan Hitachi Zosen dari Jepang, meliputi :

a. Pabrik Asam Sulfat

b. Pabrik Asam Fosfat

c. Pabrik Cement Retarder

d. Pabrik Aluminium Fluorida

e. Pabrik Ammonium Sulfat

f. Unit Utilitas

 Perluasan IV (2 Mei 1986)

Pabrik Pupuk ZA III dikerjakan sendiri oleh tenaga-tenaga PT.

Petrokimia Gresik.

 Perluasan V (29 April 1994)

Pabrik Amoniak dan Urea baru, teknologi proses dikerjakan oleh

Kellog Amerika dan konstruksi oleh PT. IKPT pada awal 1991.

 Perluasan VI (25 Agustus 2000)

Pabrik pupuk NPK dengan nama Pupuk “Phonska ” pembangunan

konstruksi oleh PT. Rekayasa Industri, dengan teknologi dari Incro

Spanyol. Kapasitas produksi : 300.000 ton/tahun.

 Perluasan VII ( 22 Maret 2005 )

Pabrik pupuk kalium sulfat (ZK) dengan kapasitas 10.000 ton/tahun.

Pabrik ini menggunakan proses “MANNHEIM” (Eastern Tech).

 Perluasan VIII ( tahun 2006 – tahun 2009 )

Perluasan yang dilaksanakan meliputi pembangunan Petrobio,

NPK Kebomas II, III & IV, & Phonska II & III.

 Sedang direncanakan
Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

Pembangunan Pabrik PA II, SA II, DAP, ROP I&II dan NPK/Phonska II.

1.3. Lokasi Pabrik

Daerah Gresik dipilih sebagai lokasi pabrik pupuk berdasarkan hasil studi

kelayakan pada tahun 1962 oleh Badan Persiapan Proyek-Proyek Industri (BP3I)

yang dikoordinir oleh Departemen Perindustrian Dasar dan Pertambangan. Gresik

dianggap ideal dengan pertimbangan berikut ini :

1. Cukup tersedianya lahan yang kurang produktif.

2. Tersedianya sumber air dari aliran sungai Brantas dan Bengawan Solo.

3. Dekat dengan daerah konsumen pupuk terbesar, yaitu perkebunan dan

petani tebu.

4. Dekat dengan pelabuhan sehingga memudahkan untuk mengangkut

peralatan pabrik selama masa konstruksi, pengadaan bahan baku,

maupun pendistribusian hasil produksi melalui angkutan laut.

5. Dekat dengan Surabaya yang memiliki kelengkapan yang memadai,

antara lain tersedianya tenaga – tenaga terampil.

PT. Petrokimia Gresik menempati lahan kompleks seluas 450 hektar di Area

Kawasan Industri Gresik. Areal tanah yang ditempati berada di tiga kecamatan

yang meliputi 11 desa, yaitu

 Kecamatan Gresik, antara lain : Desa Ngipik, Desa Tlogopojok, Desa

Sukorame, Desa Karang Turi. Desa Lumpur

 Kecamatan Kebomas,antaralain : Desa Tlogopatut, Desa Randuagung,

Desa Kebomas

 Kecamatan Manyar, antara lain : Desa Pojok Pesisir, Desa Romo

Meduran, Desa Tepen.


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

1.4. Visi dan Misi serta Nilai-nilai dasar yang dianut PT. Petrokimia Gresik

Visi

Menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing tinggi

dan produknya paling diminati konsumen.

Misi

 Mendukung penyediaan pupuk nasional untuk tercapainya program

swasembada pangan.

 Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kalancaran kegiatan

operasional dan pengembangan usaha.

 Mengembangkan potensi usaha untuk memenuhi industri kimia nasional dan

berperan aktif dalam community development.

Nilai-nilai dasar yang dianut PT. Petrokimia Gresik:

 Mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap operasional.

 Memanfaatkan profesionalisme untuk meningkatkan kepuasan pelanggan

 Meningkatkan inovasi untuk memenangkan bisnis

 Mengutamakan integritas dalam setiap hal

 Berupaya membangun semangat kelompok yang sinergis.

1.5. Logo dan Arti

Logo
Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

Gambar 1. Logo PT Petrokimia Gresik

Arti

Logo dengan gambar kerbau berwarna emas, dipilih sebagai

penghormatan terhadap daerah Kecamatan Kebomas.

Kerbau juga melambangkan sikap yang suka berkerja keras, loyal, dan

jujur. Selain itu Kerbau adalah hewan yang dikenal luas oleh masyarakat

Indonesia sebagai Sahabat Petani.

 Warna kuning emas pada hewan Kerbau melambangkan Keagungan.

 Daun hijau berujung lima melambangkan kesuburan dan kesejahteraan

 Lima ujung daun melambangkan kelima sila dari Pancasila.

 Huruf PG berwarna putih singkatan dari PETROKIMIA GRESIK

 Warna putih pada huruf PG melambangkan kesucian.

Logo mempunyai arti keseluruhan “Dengan hati yang bersih berdasarkan

kelima sila Pancasila, PT. Petrokimia Gresik berusaha mencapai masyarakat

yang adil dan makmur untuk menuju keagungan bangsa”.

1.6. Unit Produksi

PT. Petrokimia Gresik mempunyai tiga unit departemen produksi/pabrik,

yaitu Departemen Produksi I (Unit Pupuk Nitrogen), Departemen Produksi II

(Unit Pupuk Fosfat) dan Departemen Produksi III (Unit Asam Fosfat).

1.6.1. Departemen Produksi I (Unit Pupuk Nitrogen)

Departemen Produksi I menghasilkan produk utama sebagai berikut :

Kapasitas Produksi
Produk Produksi Komersial
(ton/tahun)
Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

ZA I 200.000 7 Mei 1976

ZA III 200.000 1 Oktober 1986

Urea 460.000 1 Desember 1994

Amoniak 445.000 1 Desember 1994

Tabel 1. Produk Utama Unit Produksi I

Selain itu Unit Produksi I juga menghasilkan produk samping berupa:

a. CO2 cair, dengan kapasitas produksi sebesar 23.200 ton/tahun

b. Nitrogen gas, dengan kapasitas produksi sebesar 500.000 NCM/tahun

c. Nitrogen cair, dengan kapasitas produksi sebesar 8.000 ton/tahun

d. Oksigen cair, dengan kapasitas produksi sebesar 7.500 ton/tahun

1.6.2. Departemen Produksi II (Unit Pupuk Fosfat)

Pada Departemen Produksi II dibagi lagi menjadi dua unit departemen, yaitu

Departemen Produksi IIA dan Departemen Produksi IIB. Pembagian ini

dikarenakan banyaknya jumlah unit produksi/pabrik pada Departemen II, sehingga

dipisahkanuntuk mempermudah dalam manajemen dan pengoperasiannya.

Produk yang dihasilkan pada Departemen Produksi II ini diantaranya adalah

Kapasitas Produksi
Produk
(ton/tahun)

SP-36 1.000.000

SP-18 1.000.000

PHONSKA (I,II,III,IV) 2.250.000

NPK Kebomas 460.000


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

(NPK I,II,III,IV)

TSP Tergantung pemesanan

DAP Tergantung pemesanan

ZK 10.000

HCl (tidak diketahui)

Petroganik 10.000

Tabel 2. Produksi Pabrik II

1.6.3. Departemen Produksi III (Unit Produksi Asam Fosfat)

Beroperasi sejak tahun 1 Januari 1985, yang terdiri dari :

1. Pabrik Asam Fosfat

Kapasitas produksi sebesar 200.000 ton/tahun dan digunakan

untuk pembuatan pupuk TSP/SP-36 serta produk samping gypsum untuk

bahan baku Unit Cement Retarder serta pupuk ZA II dan Asam Fluosilikat

(H2SiF6) untuk bahan baku Unit Aluminium Fluorida.

2. Pabrik Asam Sulfat (H2SO4)

Kapasitas produksi sebesar 550.000 ton/tahun dan digunakan

sebagai bahan baku Unit Asam Fosfat dan Unit Pupuk Fosfat.

3. Pabrik ZA II

Kapasitas produksi sebesar 250.000 ton/tahun.Bahan bakunya

berupa gypsum dan amonia cair. Dimana Gypsum diperoleh dari limbah

proses pembuatan asam fosfat.

4. Pabrik Cement Retarder (CR)


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

Kapasitas produksi sebesar 440.000 ton/tahun dan digunakan

dalam industri semen sebagai bahan penolong untuk mengatur waktu

pengeringan.

5. Pabrik Aluminium Fluorida (AlF3)

Kapasitas produksi 12.600 ton/tahun yang diperlukan sebagai

bahan penurun titik lebur pada industri peleburan bijih aluminium serta hasil

samping berupa silika (SiO2) untuk bahan kimia tambahan Unit Asam Fosfat.

1.7. Unit Prasarana Pendukung

PT. Petrokimia Gresik juga mempunyai beberapa unit prasarana

pendukung, antara lain sebagai berikut:

1. Dermaga khusus.

a. Kapasitas bongkar muat 5 juta ton/tahun

b. Kapasitas sandar 8 kapal sekaligus.

- 3 kapal bobot 40.000 – 60.000 DWT (sisi laut)

- 5 kapal bobot 10.000 DWT (sisi darat)

c. Fasilitas bongkar muat

- Continuous Ship Unloader (CSU), kapasitas curah 1.000

ton/jam

- Multiple Loading Crane, kapasitas muat curah 120 ton/jam atau

2.000 kantong/jam (@ kantong 50 kg)

- Cangaroo Crane, kapasitas bongkar curah 350 ton/jam


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

- Belt Conveyor, kapasitas angkut curah 1.000 ton/jam, atau 120

ton/jam untuk kantong dengan panjang 23 km

- Fasilitas pompa dan pipa, kapasitas 60 ton/jam untuk produk

cair

2. Unit pembangkit tenaga listrik milik sendiri, yaitu :

a. Gas Turbine Generator (GTG), terdapat pada Unit Produksi

Pupuk Nitrogen yang mampu menghasilkan daya 33 MW

b. Steam Turbine Generator (STG), terdapat di Unit Produksi Asam

Fosfat yang mampu menghasilkan daya sampai dengan 20 MW

Selain dari kedua pembangkit tersebut diatas juga menggunakan

energi listrik dari PLN sebesar 15 MW untuk kebutuhan pabrik pupuk SP-

36dan fasilitaslain

3. Sarana Air Bersih

a. Unit Penjernihan Air I.

- lokasi : Gunungsari, Surabaya

- bahan baku : air Sungai Brantas

- ukuran pipa : 14 inci sepanjang 22 km.

- kapasitas : 720 m3/jam.

b. Unit Penjernihan Air II.

- lokasi : Babat, Lamongan

- bahan baku : air Sungai Bengawan Solo

- ukuran pipa : 28 inci sepanjang ± 60 km.

- kapasitas : 2.500 m3/jam.


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

1.8. Anak Perusahaan Dan Usaha Patungan

PT. Petrokimaia Gresik pada saat ini memiliki beberapa anak perusahaan,

diantaranya adalah sebagai berikut :

1. PT. PETROSIDA GRESIK (Tahun 1984)

Saham milik PT. Petrokimia Gresik 99.9% yang menghasilkan

bahan aktif pestisida untuk memasok bahan baku PT. Petrokimia

Kayaku, dengan jenis produk :

 Diazinon : Kapasitas produksi : 2500 ton/tahun

 MIPC : Kapasitas produksi : 700 ton/tahun

 Carbofuron : Kapasitas produksi : 900 ton/tahun

 Carbaryl : Kapasitas produksi : 200 ton/tahun

2. PT. PETROKIMIA KAYAKU (Tahun 1977)

Pabrik formulator yang merupakan perusahaan patungan antara

PT. Petrokimia Gresik dengan saham 60% dan perusahaan lain

dengan saham 40% dengan hasil produksi berupa :

 Pestisida Cair : Kapasitas produksi : 3600 ton/tahun

 Peptisida Butiran : Kapasitas produksi : 12600 ton/tahun

 Pestisida Tepung : Kapasitas produksi : 1800 ton/tahun

3. PT. KAWASAN INDUSTRI GRESIK

Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan

saham 35% dan perusahaan lain dengan saham 65%, yang bergerak

di bidang :

 Pengelolaan Kawasan Industri Gresik

 Pengoperasian Exsport Processing (EPC)


Laporan Kerja Praktik PT. Petrokimia Gresik
Departmen Produksi I

4. PT. PUSPETINDO

Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan

kepemilikan saham sebesar 33,18% dan perusahaan lain sebesar

66,82%, yang bergerak di bidang : Pressure Vessels, Heat Exchanger,

Tower, Konstruksi Berat

5. PT. PETRONIKA (Tahun 1985)

Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan

saham 20% dan perusahaan lain dengan saham 80%, dengan hasil

produksi berupa DOP (Diocthyl Phthalate) berkapasitas 30.000

ton/tahun.

6. PT. PETROCENTRAL (Tahun 1990)

Merupakan perusahaan patungan dari PT. Petrokimia Gresik

dengan kepemilikan saham sebesar 9,8% dan perusahaan lain

sebesar 90,2%. Hasil produksi berupa STPP

(SodiumTripolyPhosphate) dengan kapasitas produksi 40.000

ton/tahun.

7. PT. Petrowidada (Tahun 1988)

Merupakan perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik

(1,47% kepemilikan saham), dengan hasil produksinya berupa :

 Phtalic Anhydride, kapasitas produksi 30.000 ton/tahun.

 Maleic Anhydride, kapasitas produksi 1200 ton/tahun.