Anda di halaman 1dari 9

APLIKASI PEMBAYARAN LOCAL DENGAN

MENGIMPLEMENTASIKAN BLOCKCHAIN

PROPOSAL PROYEK AKHIR I

Disusun Oleh :

Annisa 3311801006
Sultan Arizal Mahing 3311801016
Ardy Armando 3311801021

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK NEGERI BATAM
2020

i
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ....................................................................................................................... i


DAFTAR ISI................................................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN .......................................................................................................................... 1
1.1. LATAR BELAKANG...................................................................................................... 1
1.2. RUMUSAN MASALAH ................................................................................................. 2
1.3. TUJUAN PENELITIAN .................................................................................................. 2
1.4. MANFAAT PENELITIAN .............................................................................................. 2
BAB II
GAGASAN ..................................................................................................................................... 3
2.1. PENELITIAN SEBELUMNYA ...................................................................................... 3
2.2. PREDIKSI HASIL IMPLEMENTASI ............................................................................ 4
2.3. URAIAN DAN KONTRIBUSI PIHAK TERKAIT ........................................................ 5
2.4. SCHEDULING PEMBUATAN APLIKASI ................................................................... 5
BAB III
KESIMPULAN ............................................................................................................................... 6
3.1. Kesimpulan....................................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................................... 7

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Perkembangan aplikasi android saat ini sangatlah pesat, bahkan sering atau selalu kita
gunakan tiap hari. Aplikasi android ini pun hadir dalam berbagai bidang, seperti hiburan,
pembelian, pembelajaran bahkan pemesanan makanan. Namun dalam bidang pemesanan
makanan, aplikasi android seperti ini hanya hadir untuk lingkup yang cukup besar seperti restoran
atau café. Sementara pada lingkup yang lebih kecil, aplikasi semacam ini sangat jarang kita temui
padahal hal ini dapat mempermudah dan proses transaksi yang ada di kantin tersebut.
Dilain pihak, aplikasi pemesanan makanan dengan platform android yang ada saat ini,
juga masih memiliki kelemahan dari segi keamanannya. Hal ini dikarekan adanya sentralisasi pada
penyimpanan aplikasi yang ada. Sentralisasi ini adalah konsep penyimpanan data, dimana semua
data disimpan dalam sebuah database yang terpusat. Konsep penyimpanan data terpusat seperti ini
memiliki beberapa kelemahan seperti, tidak ada nya validasi apabila terjadi perubahan dan
penghapusan data. Sehingga manipulasi data dapat dilakukan dengan bebas oleh pihak yang
berwenang. Hal ini dapat menimbulkan masalah yang sangat fatal, terutama dalam bidang
keuangan yang memerlukan validasi yang tinggi
Untuk mengatasi masalah kemanan ini, maka dihadirkanlah konsep desentralisasi atau
tidak terpusat. Contoh implementasi konsep ini ada pada konsep blockchain yang mana setiap data
dimiliki oleh setiap node atau perangkat yang ada pada jaringan. Sehingga data tidak hanya
terpusat pada satu database. Dan apabila ada perubahan data, maka setiap node akan memverifikasi
perubahan dengan cara menyamakan kode acak identitas transaksi terakhir (previous hash). Cara
ini memiliki keamanan yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode sentralisasi database.
Dikarenakan kurang adanya aplikasi pemesanan yang menerapkan konsep keamanan
tinggi seperti blockchain, oleh sebab itu, kami ingin membuat aplikasi pemesanan makanan yang
terhubung dengan jaringan local dan menerapkan konsep blockchain. Diharapkan dengan adanya
aplikasi ini, pihak pembeli dapat dengan mudah melakukan transaksi dengan penjual dan pihak
penjual pun dapat dengan mudah mengelola data transaksi setiap hari nya, tanpa harus menghitung
secara manual.

1
1.2. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang tersebut, dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang


terjadi. Diantara lain adalah :
1. Tidak terorganisirnya pembayaran makanan yang ada, sehingga terkadang sering
terjadinya kerugian
2. Kurangnya penerapan konsep teknologi informasi pada bidang pembayaran
makanan terkhususnya pada linkup kantin
3. Apliksi pemesanan makanan yang ada saat ini umumnya menggunakan database
terpusat, sehingga rawan terjadinya manipulasi data secara diam diam.

1.3. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan adanya penelitian atau pembuatan projek aplikasi ini adalah :


1. Untuk mempermudah pedagang dalam melakukan rekap penjualan harian
2. Untuk mempermudah pembayaran dengan adanya konsep blockchain yang nantinya
akan diterapkan bersamaan dengan finpay
3. Untuk mengurangi penggunaan karcis pembayaran, yang menjadi system
pembayaran saat ini.
4. Untuk menghasilkan sebuah aplikasi pembayaran yang menerapkan konsep
blockchain

1.4. MANFAAT PENELITIAN

Adapun manfaat utama adanya pembuatan aplikasi ini adalah :


1. Membantu mempermudah pembayaran di kantin, terkhususnya Politeknik Negeri
Batam
2. Menggantikan system pembayaran konvensional yang saat ini menggunakan karcis
pembayaran
3. Meminilisir penggunaan kertas dalam pembayaran
4. Membantu penjual untuk melihat hasil penjualan tiap harinya

2
BAB II
GAGASAN

Saat ini, proses pembayaran yang terjadi di Politeknik Negeri Batam menggunakan karcis
pembayaran yang terbilang masih konvensional. Pada system karcis ini, pembeli melakukan
pembelian pada pada salah satu toko yang ada di kantin. Nantinya toko tersebut akan memberikan
karcis pembayaran kepada pembeli. Setelah menerima karcis pembeli harus melakukan
pembayaran di loket pembayaran. Ketika membayar, karcis tersebut akan distempel dan nanti akan
dikembalikan kepada penjual.
Sistem seperti ini sering menimbulkan kerugian kepada penjual kantin.kerugian ini
sering terjadi karena adanya pembeli yang lupa mengembalikan karcis, lupa membayar sehabis
makan, dan tak sering juga adanya penjual yang kehilangan karcisnya. Dilain sisi, system ini juga
menggunakan kertas dalam pembuatan karcisnya.

2.1. PENELITIAN SEBELUMNYA

Sebelumnya telah ada aplikasi pembayaran makanan yang mengaplikasikan konsep


blockchain seperti OVO, GoPay, dan jenis fintech lainnya, namun konsep ini berlaku secara
universal dan tidak difokuskan hanya kepada bidang pembelian makanan. Salah satu contoh
penerapan sebelumnya adalah aplikasi pemesanan dan pembelian makanan E-Canteen pada
politeknik Negeri Jakarta. Namun aplikasi ini hanya terfokus pada pemesanan dan tidak fokus
kepada fitur pembayarannya.

3
2.2. PREDIKSI HASIL IMPLEMENTASI

Hasil implementasi aplikasi ini nantinya akan berupa program jadi yang akan coba
diterapkan dengan menggunakan pembayaran digital seperti fintech. Rancangan mekanisme
pembayaran dengan aplikasi adalah sebagai berikut

Gambar 2.1. Rancangan alur diagram

Berdasarkan gambar diatas, skenario yang terjadi adalah:


1. Pembeli menginstall aplikasi
2. Pembeli melakukan login dengan menggunakan akun sistem informasi akademik
kampus
3. Pembeli mengisi saldo di loket pengisian saldo, pengisian saldo berupa kode acak
yang akan digenerate oleh penjaga loket dan dapat diinputkan kedalam aplikasi.
4. Pembeli mengambil makanan yang ingin dibeli
5. Penjual pengkonfirmasi pembelian dengan menggunakan aplikasi yang telah
terinstall (hak akses sebagai penjual)
6. Aplikasi akan meregenerate QR Code
7. Calon pembeli akan menscan QR Code
8. Aplikasi akan melakukukan verifikasi harga terhadap saldo pembeli
9. Jika cukup maka saldo pembeli akan berkurang dan transaksi selesai
10. Jika tidak cukup maka sistem akan menampilkan pesan bahwa saldo kurang

Selain terdapat fitur pembelian dan pembayaran seperti aplikasi kebanyakan, rencananya
aplikasi ini juga dapat memiliki send saldo yang dapat digunakan untuk mengirim saldo kepada
user tertentu secara non atau pun anonim.

4
2.3. URAIAN DAN KONTRIBUSI PIHAK TERKAIT

Aplikasi ini rencananya akan dikembangkan oleh kami bertiga, yaitu Sultan Arizal
Mahing, Annisa, Ardy Armando. Adapun tugas dan kontribusi kami bertiga adalah sebagai berikut
:
- Sultan Arizal Mahing : Develop dan Programming aplikasi
- Ardy Armando : Membuat laporan, proposal serta dokumentasi dari
aplikasi
- Annisa : Membuat rancangan, wireframe serta desain UI dari
aplikasi yang akan dibangun

Selain kami bertiga, pembuatan aplikasi dan proposal ini juga mendapatkan bimbingan
dari beberapa dosen pembimbing yaitu : Pak Hamdani Arif, Pak Muhammad Nasrullah, Bu Yeni
Rokhayati.

2.4. SCHEDULING PEMBUATAN APLIKASI

Berdasarkan jadwal yang telah ditentukan pada mata kuliah Proyek Akhir I, pembuatan
aplikasi akan berlangsung selama 3 bulan setelah UTS. Namun proses pembuatan juga dapat
dilakukan sebelum UTS. Adapun rancangan penjadwalan pembuatan aplikasi ini adalah :

Minggu ke -
No Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7 8 9
1 Analisis Konsep
2 Analisis Kebutuhan
3 Analisis Desain & Modelling
4 Software Developing
5 Testing
6 Penyusunan Laporan Akhir

5
BAB III
KESIMPULAN

3.1. Kesimpulan

Berdasarkan rancangan proposal diatas, dapat disimpulkan bahwak aplikasi yang hendak
dirancang hanya akan berbasis smartphone (android & ios). dan konsep blockchain yang akan
diterapkan pada aplikasi mungkin tidak akan dapat dilihat hanya dari sisi pengguna (front end)
tetapi konsep blockchain tetap ada para bagian back-end aplikasi. Namun, meskipun
menggunakan platform smartphone. Tetapi back-end program tetap menggunakan personal
komputer agar smartphone tersebut dapat mengakses data yang ada pada block.

6
DAFTAR PUSTAKA

Bella Chintya Neyga, Dony Tamara, 2016, Perancangan Aplikasi E-Canteen Berbasis Android
Dengan Menggunakan Metode Object Oriented Analysis & Design (OOAD), Politeknik
Negeri Jakarta, Jakarta.