Anda di halaman 1dari 4

GRAFIK TUNGGAL

Dalam strategi Grafik Tunggal, menggunakan time frame 1 menit dengan 4 wilayah
OP(Open Posisi) yaitu wilayah detik 50, 40, 20, dan 00.

Wilayah OP detik 50 adalah 10 detik sebelum masuk detik 50.


Wilayah OP detik 40 adalah 10 detik sebelum masuk detik 40.
Wilayah OP detik 20 adalah 20 detik sebelum masuk detik 20.
Wilayah OP detik 00 adalah 20 detik sebelum masuk detik 00.

A. MOMEN INTI
Momen inti Grafik Tunggal ada 5 yaitu:
1. Zero (grafik diam beberapa saat)
Momen zero berkaitan dengan momen lain.

2. Ngelep (gerakan secepat kilat di titik yang sama)


Ngelep ke bawah: gerakan grafik dari atas ke bawah kembali lagi keatas.
Ngelep ke Atas: grafik bergerak dari bawah ke atas kembali lagi ke bawah.

Hukum Open Posisi Momen NGELEP:


# jika ngelep kebawah, maka OP “BUY”
# jika ngelep ke atas makan OP “SELL”
Pengecualian
# jika ngelep ke bawah, kemudian grafik keatas, maka OP “SELL”
# jika ngelep ke atas, kemudian grafik ke bawah, maka OP “BUY”

Kaitannya NGELEP dengan ZERO (diam) yaitu:


# jika terjadi ngelep kemudian grafik diam selama 3 detik, maka jangan OP.
artinya momen ngelep hanya berlaku ketika berada di 3 detik terakhir area
pengamatn sebelum detik OP.
# jika setelah ngelep grafik diam selama 20 detik hingga detik OP, maka hukum
ngelep kembali berlaku. Kita bisa OP.
# jika setelah momen ngelep grafik diam selama 40 detik, maka ketentuan OP nya
“KEBALIKAN” hukum Ngelep.
3. Ngetep (bergerak secara cepat dan bertahap)
Grafik bergerak minimal 1 kali dalam satu detik, namun gerakannya ada jeda
sedikit.

Hukum Open Posisi Momen NGETEP:


# jika ngetep ke Atas (grafik bergerak cepat dan bertahap ke atas) “OP SELL”.
# jika ngetep ke Bawah (grafik bergerak cepat dan bertahap ke bawah) “OP BUY”.
Pengecualian
# jika ngetep ke atas lalu grafik jeda sebentar kemudian turun ke bawah, maka
“OP BUY”.
# jika ngetep ke bawah, lalu grafik jeda sebentar kemudian naik ke atas, maka
“OP SELL”.

Kaitannya Momen NGETEP dengan ZERO (diam) yaitu:


# jika setelah terjadi ngetep, grafik diam minimal 3 detik, maka hukum OP batal
saat itu juga. (artinya momen Ngetep berlaku di 3 detik terakhir sebelum OP).
# jika setelah momen ngetep grafik diam selama 40 detik, maka ketentuan OP
kebalikan dari OP Momen ngetep.
# jika stelah momen ngetep, grafik diam selama 20 detik samapai detik OP, maka
hukum Ngetep kembali berlaku.

4. Ngeret (tidak beriringan dengan warna)


Grafik yang pergerakannya tidak beriringan dengan warna, seolah-olah grafik
menyeret warna.

Hukum Open Posisi Momen NGERET yaitu:


# jika ngeret ke atas, maka “OP BUY” (meneruskan gerak grafik)
# jika ngeret ke bawah, maka “OP SELL” (meneruskan gerak grafik)
# grafik bergerak tidak beriringan dengan warna dalam posisi gerak lambat.

Kaitannya Momen NGERET dengan ZERO yaitu:


# jika setelah terjadi ngeret grafik diam minimal 3 detik, hukum OP batal.
(artinya momen ngeret terjadi di 3 detik terakhir sebelum detik OP).
# jika stelah momen ngeret, grafik diam selama 20 detik samapai detik OP, maka
hukum Ngeret kembali berlaku.
# jika setelah momen ngeret grafik diam selama 40 detik, maka “OP
KEBALIKANNYA”
5. Ngenul (memantul)
Momen grafik seolah-olah memantul pergerakannya ketika melangkah.
Pergrakannya lebih halus dari ngetep, dan pergerakannya seperti ada pantulan
ketika melangkah.

Hukum Open Posisi NGENUL:


# jika ngenul ke atas, maka “OP BUY”. (penerusan gerak grafik)
# jika ngenul ke bawah, maka “OP SELL”. (penerusan gerak grafik)

“jika ngenul ke atas dan ketika detik akhir menjelang OP grafik bergerak ke
bawah, AKURASINYA RENDAH. Begitu sebaliknya”

Kaitannya NGENUL dengan ZERO (diam) yaitu:


# jika setelah terjadi ngenul grafik diam minimal 3 detik, hukum OP batal.
(artinya momen ngenul terjadi di 3 detik terakhir sebelum detik OP).
# jika stelah momen ngenul, grafik diam selama 20 detik samapai detik OP, maka
hukum Ngenul kembali berlaku.
# jika setelah momen ngenul grafik diam selama 40 detik, maka “OP
KEBALIKANNYA”

Catatan:
“5 momen grafik tunggal akurasinya tinggi jika di 3 detik awal OP (3 detik indikasi)
grafiknya terjadi perlambatan, dan akurasinya akan rendah jika 3 detik awal terjadi
grafik percepatan”

B. PERCEPATAN DAN PERLAMBATAN


# grafik perlambatan ciri-cirinya:
grafik bergerak 1 kali dalm 1 detik, langkah panjang atau langkah pendek bergerak
seirama dengan detik waktu.
# grafik percepatan ciri-cirinya:
Langkah panjang maupun langkah pendek bergerak lebih dari 1 kali dalam 1 detik.

Dalam strategi grafik tunggal ke 5 momen inti dan percepatan atau perlambatan berlaku
jika,
“grafik dan warna bergeraknya beriringan atau bersamaan dengan detik waktu, Artinya
grafik (si PUTIH) dengan warna candle yang akan terbentuk bergerak bersamaan dengan
perpindahan detik waktu”
C. RITME
1. Speed on Slow
Gerak grafik dan warna bergeraknya tidak beriringan didalam grafik percepatan.
(grafik bergerak lebih dulu dan warnanya tertinggal)

Hukum Open Posisi:


# jika masuk detik wilayah OP grafik diam, maka OP PENERUSAN dari warna.
# jika masuk detik wilayah OP ada pergerakan, maka OP KEBALIKANNYA dari
warna.

“3 detik awal adalah indikasi, 3 detik akhir adalah konfirmasi”

2. Slow on Speed
Gerak grafik dan warna bergeraknya tidak beriringan didalam grafik percepatan.

Hukum Open Posisi:


# jika masuk detik wilayah OP grafik diam, maka OP KEBALIKAN dari warna.
# jika masuk detik wilayah OP ada pergerakan, maka OP PENERUSAN dari warna.

“3 detik awal adalah indikasi, 3 detik akhir adalah konfirmasi”

TIDAK ADA STRATEGI YANG 100% PROFIT, PERBANYAK


BELAJAR, JAGA MONEY MANAGEMENT YANG BAIK

PROSES TIDAK MENGHIANATI HASIL

“TERIMA KASIH CANNEL YOUTUBE DEWA TRADER”