Anda di halaman 1dari 10

K ATA  P E N G A N T A R

Segala puji syukur dengan penuh tawaddhu kami panjatkan Kehadirat Tuhan Yang


Maha Esa yang dengan Hidayah dari Nya-lah kami dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul “Pengelolahan Pelayanan Kebidanan ” untuk memenuhi tugas mata
kuliah “Konsep Kebidanan”. kami berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi para
pembaca sekalian, menambah wawasan para pembaca, dan juga sangat kami harapkan dapat
berguna sebagai bahan referensi untuk penulisan-penulisan lainnya.
Ucapan terima kasih mendalam juga kami sampaikan kepada semua pihak yang
telah membantu, baik bantuan materi ataupun non materi, sehingga penulisan makalah ini
dapat terselesaikan.
kami menyadari sungguh kesempurnaan itu hanyalah milik Tuhan Yang Maha esa,
dan segala kesalahan tak pernah luput dari diri penulis, penulisan makalah ini tentunya  masih
banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Oleh karena itu kritik dan saran yang
membangun dari para pembaca sekalian sangat kami harapkan, guna kesempurnaan dan
kinerja penulis lebih baik kedepannya.

Kupang, 15 November 2019

Kelompok 9

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................1


DAFTAR ISI .......................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN
1.1.      Latar belakang ...............................................................................................3
1.2.      Rumusan Masalah ..........................................................................................3
1.3. Tujuan Penulisan ............................................................................................3
BAB II PEMBAHASAN
2.1.    Perencanaan .....................................................................................................4
2.2.  Pengorganisasian.................................................................................................5
2.3. Pelaksanaan.........................................................................................................6
2.4 Pengawasan dan Evaluasi....................................................................................6
2.5 Pencatatan dan Pelaporan.....................................................................................7
BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan ........................................................................................................9


3.2 Saran....................................................................................................................9

DAFTAR PUSTAKA

2
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kelompok komunitas kecil adalah keluarga individu, yang dilayani adalah bagian dari
keluarga atau komunitas. Oleh karena itu, bidan tidak memandang pasiennya dari sudut
biologis, tetapi sebagai unsur social yang memiliki budaya tertentu serta dipengaruhi oleh
kondisi ekonomi dan lingkungan sekelilingnya. Pengelolaan kebidanan mencakup
kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, pencatatan
dan pelaporan. Kebidanan komunitas dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan oleh
bidan disuatu komunitas. Kegiatan kebidanan akan terlaksana dengan baik dan memberi
hasil sesuai dengan yang diharapkan jika didasarkan pada suatu rencana. Rencana adalah
pola pikir yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan mengorganisasikan dan
mendayagunakan sumber yang tersedia.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan pengelolaan perencanaan?
2. Bagaimana Pengorganisasian dalam pengelolaan pelayanan kebidanan?
3. Bagaimana Pelaksanaan dalam pengelolaan pelayanan kebidanan?
4. Bagaimana Monitoring dan evaluasi dalam pengelolaan pelayanan kebidanan?
5. Bagaimana Pencatatan dan pelaporan dalam pengelolaan pelayanan kebidana
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan perencanaan pengelolaan
pelayanan kebidanan
2. Untuk mengetahui pengorganisasian pengelolaan Pelayanan kebidanan
3. Untuk Mengetahui Pelaksanaan pengelolaan pelayanan kebidanan
4. Untuk menegtahui Monitoring dan evaluasi pengelolaan pelayanan kebidanan
5. Untuk menegetahui Sistem pencatatan dan pelaporan pengelolaan pelayanan
kebidanan

3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Perencanaan

Rencana adalah pola pikir yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan
mengorganisasikan dan mendayagunakan sumber yang tersedia. Perencanaan adalah proses
yang menggambarkan keinginan untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan dengan
mengorganisasikan dan mendayagunakan sumber daya yang tersedia perencanaan dilakukan
berdasarkan pada kurun waktu pelaksanaa,wilaya dan program.

Perencanaan memiliki berbagai jenis antara lain:

1. Dilihat dari jangka waktu berlakunya rencana


a) Rencana jangka Panjang (long term planning), berlaku antara 10-25 tahun .
b) Rencana jangka menengah (medium range planning), berlaku 5-7 tahun.
c) Rencana jangka pendek (sort range planning), berlaku hanya untuk 1 tahun.
2. Dilihat dari tingkatannya
a) Rencana induk (master plan), lebih menitikberatkan uraian kebijakan
organisasi.
b) Rencana operasional (operational planning), lebih menitikberatkan pada
pedoman. atau petunjuk dalam melaksanakan program.
c) Rencana harian (day to day planning) ialah rencana harian yang bersifat rutin.
3. Ditinjau dari ruang lingkupnya
a) Rencana strategis (styrategic planning) berisikan uraian tentang kebijakan
tujuan jangka Panjang dan waktu pelaksanaan yang lama.
b) Rencana taktis (tacikal planning) berisikan uraian yang bersifat jangka
pendek,n kegiatan-kegiatannya mudah menyesuaikan, asalkan tidak merubah
tujuan.
c) Rencana menyeluruh (comprehensive planning), mengandung uraian secara
menyeluruh dan lengkap.
d) Rencana terintergrasi (integrated planning) mengandung uraian yang
menyeluruh bersifat terpadu.

4
Proses penyusunan terdiri atas langkah-langkah menentukan tujuan, strategi,
kegiatan, sumber daya, pelaksanaan dan evaluasi. Secara terperinci langkah-langkah
perencanaan kesehatan adalah sebagai berikut :

1. Identifikasi masalah
2. Menetapakan prioritas masalah. Meliputi besarnya masalah, luasnya masalah,
dampak masalah, besarnya akibat masalah, dan tingkat kemudahan mengatasinya.
3. Menetapakan tujuan, meliputi tujuan umum dan tujuan khusus
4. Menetapakan rencana kegiatan, meliputi kegiatan pada tahap perisapan, tahap
pelaksanaan, dan tahap penilaian.
5. Menetapakan sasaran. Meliputi sasaran langsung dan tidak langsung.
6. Waktu dan tempat.
7. Organisasi dan staf, meliputi sumber daya yang perlu juga ditentukan adalah
tenaga, sarana dan fasilitas, dana, manajemen, serta informasi.
8. Rencana anggaran.
9. Rencana evaluasi

Manfaat perencanaan ini antar lain, Sebagai metode untuk mencapai tujuan, sebagai
petunjuk pelaksanaan, dan menjamin penggunaan sumber daya secara efektif.

2.2 Pengorganisasian

Yang dimaksud pengorganisasian adalah mengatur personel atau staf yang ada
didalam institusi tersebut agar semua kegiatan yang telah ditetapkan dalam rencana
dapat berjalan dengan baik, yang akhirnya semua tujuan dapat dicapai .

Pengorganisasian mencakup beberapa unsur pokok, antara lain :

1. Hal yang diorganisasikan ada dua macam yaitu :


a. Pengorganisasian kegiatan
b. Pengorganisasian tenaga pelaksanaan
2. Proses pengorganisasian ialah langkah-langkah yang harus dilakukan sehingga
kegiatan dan tenaga pelaksanaan dapat berjalan sebaik-baiknya.
3. Hasil pengorganisasian, ialah terbentuknya struktur organisasi yang merupakan
perpaduan kegiatan dan tenaga pelaksanaan.
Yang termaksud pengorganisasian adalah puskesmas, Lembaga ketahanan
masyarakat desa(LKMD)tempat kebidanan komunitas dilaksanakan diseksi 7 dan

5
8 (pembinaan kesejahteraan keluarga dan kesehatan, kependudukan dan KB)
dengan bidan menjadi anggotanya.
Pembinaan kesejahteraan keluarga (PKK)merupakan kegiatan pembangunan
masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan wanita sebagaia motor pengeraknya.
Kelompok dasawisma (kelompok ibu berasal dari sepuluh rumah yang
bertetangga) yang dibentuk melalui PKK.

2.3 Pelaksanaan

Pelaksanaan atau actuating merupakan setelah perencanaan dan pengorganisasian


maka perlu mewujudkan perencanaan tersebut dengan menggunakan organisasi yang
terbentuk berarti ini merupakan rencana tersebut dilaksanakan (implementating) atau
diaktuasikan (actuating)

Kata lain dari direction(bimbingan) sebagai gerak pelaksanaan. Pelaksanaan atau


actuating berfungsi penciptaan kerja sama antara anggota kelompok serta pada pengarahan
semangat kerja, tekad dan kemampuan keseluruhan anggota untuk tercapainya tujuan
Bersama . pelaksanaan atau actuating merupakan usaha untuk menjadikan keseluruhan
anggota untuk ikut bertekad dan berupaya dalam rangka mewujudkan tujuan kelompok.

Untuk melaksanakan program kesehatan, seorang pemimpin harus mampu


mengarahka, mengawasi dan mensupervisi bawahannya. Untuk itu menguasai berbagai
pengetahuan dan ketrampilan, yaitu motifasi, komunikasi, kepemimpinan, pengarahan ,
pengawasan, supervise.

Program dilakukan berdasarkan rencana yang telah ditetapkan dengan menjabarkan


program atau kegiataan lebih rincih mencakup waktu, tempat pelaksanaan kegiatan,
pengawasan ,pengendalian, superfisi , bimbingan , dan konsultasi yang dilakukan didalam
pelaksanaan .

2.4 Pengawasan (Monitoring) Dan Evaluasi

Pengawasan adalah suatu proses untuk mengukur penampilan kegiatan atau


pelaksanaan kegiatan suatu program yang selanjudnya memberikan pengarahan-pengarahan
sehingga tujuan yang ditetapkan dapat tercapai. Agar pengawasan dapat berjalan dengan
lancer sedikitnya ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu :

6
1. Objek pengawasan yaitu hal-hal yang harus diawasi dalam pelaksanaan suatu
rencana . secara garis besar meliputi kuanitas dan kualitas program, biaya program,
pelaksanaan program, dan hal-hal khusus lainnya yang ditetapka oleh pimpinan.
2. Metode pengawasan , dapat dilakukan dengan cara kunjungan langsung atau
obsevasi , ananlis terhadap laporan yang masuk, pengumpulan data, dan melalui tugas
dan tanggung jawab para petugas.
3. Metode pengawasan , yang meliputi penyusunan rencana pengawasan, pelaksaan
pengawasan, interpretasi dan Analisa hasil pengawasan, srta menarik kesimpulan dan
tindak lanjut.

Evaluasi adalah prosedur penilaian atau pelaksanaan hasil kerja atau dampak secara
sistematik ,dengan membandigkannya dengan standar dan mengikuti kriteria /metode
tujuan guna menilai sekaligus mengambil keputusan.
Tujuan dari evaluasi adalah

1. sebagai alat untuk memperbaiki pelaksanaan suatu program dan perencanaan program .

2. sebagai alat untuk memperbaiki pelaksanaan suatu kegiatan yang sedang brjalana

3. sebagai alat untuk memperbaiki alokasi sumber daya.

4. sebagai alat untuk mengadakan perencanaan kembali yang lebih baik dari semula

Evaluasi suatu program kesehatan di lakukan terhadap tiga hal yaitu:evaluasi proses
untuk menilai pelaksanaan program sejauh manaprogram tersebut berhasil,dan evakuasi
damak program untuk menilai sejauh mana program itu berdamapak terhadap
peningkatan kesehatan masyarakat.

2.5 Pencatatan Dan Pelaporan

Pencatatan adalah kegiatan atau proses pendokumentasian suatu aktifitas dalam


bentuk tulisan diatas kertas, disket, dan lain-lain dengan ilustrasi tulisan grafik, gambar
atau suara. Manfaat pencatatan adalah :

1) Memberi informasi
2) Bukti dari suatu kegiatan
3) Bahan proses belajar
4) Bahan penelitian

7
5) Pertanggungjawaban
6) Bahan pembuatan laporan perencanaan, pelakasanaan, dan evaluasi
7) Bukti hokum
8) Alat komunikasi (penyampaian pesan)
9) Alat untuk mengingatkan kegiatan peristiwa khusus

Pelaporan adalah catatan yang memberi informasi tentang kegiatan tertentu dan
hasilnya di sampaikan ke pihak yang berwenang atau berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Setiap mengakhiri kegiatan harus ada pembuatan pelaporan, proses laporan dilakukan secara
tertulis.

Manfaat pelaporan, meliputi pertanggungjawaban autentik pelaksanaan kegiatan, memberi


info terdokumentasi, bahan bukti kegiatan (bukti hukum), bahan pelayanan, penyusunan
rencana dan evaluasi, dan bahan untuk penelitian.

Laporan yang lengkap terdiri atas unsur :

1. Pendahuluan (latar belakang, tujuan, manfaat).


2. Isi laporan
3. Perencanaan kegiatan
4. Pelaksanaan kegiatan
5. Hasil kegiatan secara nyata
6. Masalah dan hambatan
7. Saran untuk tindaklanjut
8. Jika diperlukan, dilengkapi rekomendasi

Jenis laporan dibagi menjadi 2 yaitu, Laporan Insidensial dan laporan berkala. Laporan
insidensial adalah laporan kejadian luar biasa atau darurat yang memerlukan pelayanan dan
bantuan cepat. Sedangkan, laporan berkala misalnya harian, mingguan, bulanan,
triwulanan,kwartalan, dan tahunan. (Purwandari, 2010).

8
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam pengelolaan pelayanan kebidanan mencakup beberapa hal yaitu
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, pencatatan dan
pelaporan. Keputusan perencanaan adalah menetukan masalah-masalah yang ada dan
yang mana yang perlu mendapat prioritas perhatian. Sebuah masalah mungkin dapat
berupa kesenjangan antara apa yang ada dan apa yang seharusnya. Bidan sebagi
perencanaan juga bisa memutuskan siapa yang beresiko untuk mengalami masalah
tersebut. Tujuan pengorganisasian adalah untuk menjamin bahwa penerapan atau
pelaksanaan akan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pelayanaan
kebidanan adalah merupakan bentuk pelaksanaan operasional pelayanan sesuai
dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Program monitoring dan evaluasi berkala
atau rutin yang sudah dilaksanakan oleh puskesmas sebagai pembina wilayah
setempat pelayanan kesehatan ditingkat masyarakat terhadap pelayanan kesehatan Ibu
dan Anak adalah dalam bentuk PWS-KIA (pemantauan wilayah setempat kesehatan
ibu dan anak).
Pendokumentasian asuhan kebidanan pada individu sesuai sasaran pelayanan
kebidanan secara umum menggunakan pendekatan SOAP (subjektif, objektif,
asesmen, planning) terdiri dari empat langkah yang disarikan dari proses pemikiran
manajemen kebidanan.

3.2 Saran
Dengan adanya makalah ini diharapkan pembaca bisa memahami makalah ini
dan dapat menambah pengetahuan atu wawasan diri.

9
Daftar Pustaka

Heni Puji Wahyu Ningsih, Ircham Mc, Anis Indriyani, Mina Yumei
Santi.2009.Dasar-dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat Dalam Kebidanan.Fitramaya,
Yogyakarata.

Asrinah, dkk. 2010. Konsep Kebidanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Marmi, dan Margiyanti, 2014. Konsep Kebidanan. Yogyakarta:Pustaka Pelajar

10