Anda di halaman 1dari 1

DISKUSI 1 PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Dalam suatu kelas mungkin saja terdapat anak yang tingkat kecerdasannya di atas rata-rata. Dia dapat
menyerap pelajaran jauh lebih cepat dari anak-anak lain, sehingga dapat menimbulkan rasa bosan bahkan
suka mengganggu teman lain. Jika di kelas Anda terdapat anak yang demikian, usaha apa yang dapat
Anda lakukan agar anak tersebut dapat mengikuti pelajaran dengan baik dan dari segi sosial juga mampu
bergaul harmonis/wajar dengan teman-teman sebaya. Silakan berdiskusi dengan teman mahasiswa atau
rekan sejawat.

Anak-anak dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata selain memiliki perilaku positif juga cemderung
memiliki perilaku negative karena dirinya yang sedikit berbeda dari kebanyakan siswa lain, seperti
merasa bosan atau jenuh dan tidak sabaran di sekolah karena dalam banyak hal pemikiran dan
kemampuannya di atas teman-temannya. Serta cenderung lebih menyukai bekerja sendiri, tidak suka
diganggu. Menghadapi siswa yang seperti ini tentu memerlukan perlakuan khusus. Perlakuan yang sama
terhadap semua siswa akan memandulkan potensi anak berbakat itu sendiri. Perlakuan khusus ini bukan
karena siswa berbakat lebih baik tetapi mereka hanya berbeda dari segi kemampuan, kebutuhan dan
minat.

Untuk mengatasi rasa bosannya, baiknya kita identifikasi apa yang diinginkan siswa tersebut. Biasanya,
anak-anak berbakat cenderung selalu ingin memperoleh informasi baru dan menantang, mengejar
pemenuhan minat, memiliki kesempatan untuk mengkomunikasikan pengetahuannya, mendapatkan
perlakuan dengan kecepatan yang sesuai. Untuk menangani kebutuhan siswa berbakat ini ada baiknya
dilakukan secara terpisah. Dan pada kegiatan belajar di kelas, anak yang berbakat tersebut untuk beberapa
kesempatan dapat berperan sebagai tutor sebaya bagi teman-temannya agar tidak merasa bosan dan ikut
aktif didalam kelas membantu teman-temannya bukan mengganggu.

Dari segi sosial, siswa yang kurang suka bersosialisai atau bekerja sama dengan orang lain ada baiknya
selalu ditanamkan pemahaman bahwa kita perlu belajar menghargai individu yang lain.