Anda di halaman 1dari 1

1.

Seorang ibu umur 52 tahun ruang rawat dari IGD dengan diagnosa medis TB Paru dada
pneumothorax partial di kedua lapang paru. Pada saat pengkajian pasien mengatakan
sesak nafas dan batuk berdahak . pengkajian fisik didapatkan suara bunyi ronkhi di
½lapang paru bawah. Frekuensi nafas 26 kali/menit. Klien tampak susah untuk
mengeluarkan dahak saat batuk. Klien mengatakan bahwa dirinya tinggal dengan orang
yang mengkonsumsi rokok 2 pak/hari selama 25 tahun. Klien juga mengatakan tidak
nafsu makan, mual, muntah. Klien kehilangan tonus otot, BB turun 11 kg, konjungtiva
anemis. P 30 x/menit, TD 90/60 mmHg, N 120 x/menit, S 37°C. aktivitas klien dibantu
oleh keluarga selama di rumah sakit.
2. Seorang laki-laki berusia 43 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk yang
sudah lama. Keluhan dirasakan sejak 3 bulan yang lalu dan disertai dengan keluarnya
dahak yang banyak, berbau busuk, berwarna kotor, terutama pada pagi hari setelah
bangun tidur. Selain itu pasien juga merasakan demam, dada terasa nyeri, dan nafasnya
menjadi sesak. Pada pemeriksaan foto rontgen thorax ditemukan adanya gambaran kistik
multipel disertai garis batas permukaan udara-cairan.