Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL PATOLOGIS

NY “J” UMUR 24 TAHUN G1 P0 A0 UMUR KEHAMILAN 26 MINGGU

DENGAN PLACENTA PREVIA

BPM BIDAN ESTI DWI

No. Register : 340310

Tanggal Pengkajian : 07-3-2017, jam 15.00 WIB

Nama Pengkaji : Bidan Esti Dwi

I. PENGKAJIAN DATA tanggal: 07-3-2017, jam: 15.00 WIB oleh: Bidan

A. DATA SUBYEKTIF

1. Identitas

Ibu Suami

Nama : Ny “J” Tn “T”

Umur : 24 th 26 th

Agama : Islam Islam

Suku/Bangsa : Jawa/Indonesia Jawa/Indonesia

Pendidikan : SMA SMA

Pekerjaan : IRT Wiraswasta

Alamat : Jl. Brantas Tlogorejo, Kec. Pagak , Kab. Malang.

2. Alasan datang

Ibu mengatakan ingin memeriksakan kehamilannya.


3. Keluhan utama

Ibu mengatakan perdarahan yang berwarna merah segar dan tanpa rasa nyeri sudah 2x ganti
pembalut sejak tanggal 06-03-2017 jam 11.00 WIB.

4. Riwayat menstruasi

Menarche : 12 tahun Siklus : 28 hari

Lama : 5 hari Teratur : teratur

Sifat darah : cair Keluhan : tidak ada

5. Riwayat perkawinan

Status pernikahan : syah Menikah ke : I

Lama : 1 tahun Usia menikah pertama kali : 23 tahun

6. Riwayat obstetric :

Ibu mengatakan ini kehamilan pertama.

7. Riwayat kontrasepsi yang digunakan

Ibu mengatakan belum pernah menggunakan KB

8. Riwayat kehamilan sekarang

a. HPHT : 05-09-2016 HPL : 12-06-2017

b. ANC pertama umur kehamilan : 5 minggu

c. Kunjungan ANC :
Trimester I

Frekuensi : 2x, Tempat : BPM Bidan Esti Dwi Oleh : Bidan

Keluhan : mual muntah

Terapi : B6

Trimester II

Frekuensi : 3x, Tempat : BPM Bidan Esti Dwi Oleh : bidan

Keluhan : tidak ada

Terapi : kalk, tablet Fe

Trimester III

Frekuensi : 1x, Tempat : BPM Bidan Esti Dwi Oleh : bidan

Keluhan : perdarahan pervagina

Terapi :

d. Imunisasi TT

TT1 pada saat usia kehamilan 12 minggu

TT2 pada saat usia kehamilan 16 minggu

e. Pergerakan janin selama 24 jam (dalam sehari)

Ibu mengatakan gerakan janin > 10x sehari

9. Riwayat kesehatan

a. Penyakit yang pernah/sedang diderita (menular, menurun dan menahun)

Ibu mengatakan tidak pernah/sedang menderita penyakit menular: PMS, HIV/AIDS, TBC,
hepatitis, menurun: hipertensi, asma, DM, dan menahun: jantung.

b. Penyakit yang pernah/sedang diderita keluarga (menular, menurun dan menahun)


Ibu mengatakan baik dari keluarga ibu maupun suami tidak pernah/sedang menderita penyakit
menular: PMS, HIV/AIDS, TBC, hepatitis, menurun: hipertensi, asma, DM, dan menahun:
jantung.

c. Riwayat keturunan kembar

Ibu mengatakan tidak memiliki riwayat keturunan kembar.

d. Riwayat operasi

Ibu mengatakan tidak memiliki riwayat operasi.

e. Riwayat alergi obat

Ibu mengatakan tidak memiliki riwayat alergi obat.

10. Pola pemenuhan kebutuhan sehari – hari

a. Pola Nutrisi

Sebelum hamil Saat hamil

Makan

Frekuensi : 3x sehari 4x sehari

Porsi : 1 piring 1 piring

Jenis : nasi, sayur, lauk nasi, sayur, lauk

Pantangan : tidak ada tidak ada

Keluhan : tidak ada tidak ada

Minum

Frekuensi : 5x sehari 6x sehari

Porsi : 1 gelas 1 gelas

Jenis : air putih, teh air putih, teh

Pantangan : tidak ada tidak ada


Keluhan : tidak ada tidak ada

b. Pola eliminasi

BAB

Frekuensi : 1x sehari 1x sehari

Konsistensi : lembek lembek

Warna : kuning kecoklatan kuning kecoklatan

Keluhan : tidak ada tidak ada

BAK

Frekuensi : 6x sehari 6x sehari

Konsistensi : cair cair

Warna : kuning jernih kuning jernih

Keluhan : tidak ada tidak ada

c. Pola istirahat

Tidur siang

Lama : 1 jam 1 jam

Keluhan : tidak ada tidak ada

Tidur malam

Lama : 7 jam 7-8 jam

Keluhan : tidak ada tidak ada

d. Personal hygiene

Mandi : 2x/ hari 2x/ hari

Gosok gigi : 2x/ hari 2x/ hari

Keramas : 3x/ minggu 3x/ minggu

Ganti pakaian : 2x/ hari 2x/ hari


e. Pola seksualitas

Frekuensi : 3x/ minggu 1x/ minggu

Keluhan : tidak ada tidak ada

f. Pola aktivitas (terkait kegiatan fisik, olahraga)

Ibu mengatakan selain menjadi IRT juga sering membantu suaminya berdagang.

11. Kebiasaan yang mengganggu kesehatan (merokok, minum jamu, minuman beralkohol)

Ibu mengatakan tidak memiliki kebiasaan yang mengganggu kesehatan seperti merokok,
minum jamu, dan minum minuman beralkohol.

12. Psikososiospiritual (penerimaan ibu/suami/keluarga terhadap kehamilan, dukungan sosial,


perencanaan persalinan, pemberian ASI, perawatan bayi, kegiatan ibadah, kegiatan sosial, dan
persiapan keuangan ibu dan keluarga)

a. Ibu mengatakan senang dengan kehamilannya.

b. Ibu mengatakan hubungan ibu dengan tetangga baik dan ramah.

c. Ibu mengatakan suami dan keluarga mendukung kehamilannya.

d. Ibu maengatakan taat menjalani ibadah.

e. Ibu mengatakan suami yang menjadi tulang punggung keluarga.

13. Pengetahuan ibu ( tentang kehamilan, persalinan, dan laktasi )

a. Ibu mengatakan belum mengetahui tentang kehamilan.

b. Ibu mengatakan belum mengetahui tentang persalinan.

c. Ibu mengatakan belum mengetahui tentang laktasi.

14. Lingkungan yang berpengaruh ( sekitar rumah dan hewan peliharaan )


a. Ibu mengatakan lingkungan sekitar rumah bersih dan nyaman.

b. Ibu mengatakan tidak memiliki hewan peliharaan.

B. DATA OBYEKTIF

1. Pemeriksaan umum

Keadaan umum : baik

Kesadaran : CM

Status emosional : stabil

Tanda vital sign :

Tekanan darah : 120/80 mmHg berat badan : 60kg

Pernapasan : 22x/ menit tinggi badan : 157 cm

Nadi : 88x/ menit LILA : 24 cm

suhu : 37° C

2. Pemeriksaan fisik

• Rambut: lurus, tidak ada ketombe, dan tidak mudah rontok keadaan bersih.

• Muka: bentuk simetris, pucat, tidak ada oedema.

• Mata: bentuk simetris, tidak ada pembengkakan pada kelopak mata, konjungtiva pucat,
seklera tidak ikterik, berfungsi dengan baik, keadaan bersih.

• Hidung: bentuk simetris, keadaan bersih, dan tidak ada pembesaran polip.

• Mulut : tidak ada kelalinan , tidak terdapat stomatitis, keadaan gigi bersih, tidak adacarises,
tidak ada pembesaran tonsil.

• Telinga : bentuk simetris, keadaan bersih, fungsi pendengaran baik.

• Leher: tidak ada pembesaran kelenjar thyroid, kelenjar limpa, dan tidak ada pembengkakan
vena jugularis.

• Dada: pernafasan baik tidak ada rochi dan wheezing, payudara menonjol hiperpigmentasi ,
tidak ada benjolan, abnormal, colostrums belum keluar.
• Abdomen : bentuk simetris, membesar sesuai dengan usia kehamilan, tidak ada cacat, tidak
ada bekas operasi, tidak ada nyeri tekan pada saat dipalpasi.

Palpasi Leopold

Leopold I : TFU terpegang antara Px dengan pusat, pada fundus teraba keras bundar
melenting yang berarti kepala

Leopold II : Perut ibu sebelah kiri teraba lebar dan memberikan tahanan yang besar berarti
punggung janin. (PUKI) perut sebelah kanan teraba bagian-bagian janin yang kecil berarti
extremitas.

Leopold III : Pada bagian terbawah janin teraba ada satu bantalan yang mengganjal pada
bagian segmen bawah rahim.

Leopold IV : bagian terbawah janin belum masuk PAP (divergen)

DJJ: 120x/menit

TFU : 25cm, TBJ= (25-12)x 155=2015 gram

• Punggung : normal tidak ada kelainan.

• Genetalia : ada pengeluaran darah pervaginam banyaknya 200cc. tidak varises dan tidak
oedema.

• Ektermitas : bentuk simetris, tidak ada cacat, tidak ada oedema, dapat berfungsi dengan
baik.

• Anus: tidak ada hemoroid.

3. Pemeriksaan penunjang

USG : pada USG terlihat ada bagian yang menutupi jalan lahir yaitu plasenta. Tanggal 07-03-
2017 jam 15.15 WIB.

II. INTERPRETASI DATA

A. Diagnose kebidanan
Seorang ibu Ny.”J” umur 24 tahun G1P0A0 umur kehamilan 26 minggu janin tunggal, hidup
intrauteri, PUKI, presentasi bokong, belum masuk PAP dengan plasenta previa totalis.

Data dasar

Data subjektif : Ibu mengatakan umurnya 24 tahun

Ibu mengatakan ini kehamilan yang pertama.

Ibu mengatakan belum pernah keguguran.

Ibu mengatakan HPHT : 05-09-2016

Ibu mengatakan keluar darah dari jalan lahir, sudah 2x ganti pembalut

Ibu mengatakan cemas karena mengeluarkan darah banyak.

Data objektif :

Keadaan umum : baik

Kesadaran : CM

Status emosional : Stabil

Tanda vital sign :

Tekanan darah : 120/80 mmHg berat badan : 60kg

Pernapasan : 22x/ menit tinggi badan : 157 cm

Nadi : 88x/ menit LILA : 24 cm

suhu : 37°C

- Ada pengeluaran darah pervaginam sebanyak 200cc atau 2 pembalut yang bercampur stosel
secara tiba-tiba

- Pada saat palpasi dirasakan ada suatu bantalan yang mengganjal pada segmen bawah rahim

- Bagian terendah janin masih tinggi

- Dijumpai kesalahan letak janin yaitu bukan presentasi kepala

- Tidak terdapat nyeri tekanan pada saat palpasi


- Leopold I : TFU 25 cm, 3 jari atas pusat pusat, TBJ : 2015 gram

- Leopold II : PUKI

- Leopold III : Teraba bantalan pada segmen bawah rahim

- Leopold I V : Bagian terbawah janin belum masuk PAP

- DJJ : 120 x/menit

- HPHT : 05-09-2016

- HPL : 12-6-2017

B. Diagnosa masalah

Gangguan rasa nyaman sehubungan dengan terjadinya perdarahan pervaginam karena


adanya plasenta previa totalis.

C. Kebutuhan

KIE tentang penatalaksanaan anemis

III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL

1. Potensial terjadi perdarahan anterpartum pada ibu

2. Potensial terjadi gawat janin (sudah terjadi)

3. Potensial terjadi aspeksia pada bayi (belum)

4. Potensial partus prematurius

5. IUFD

IV. ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA

- Kolaborasi dengan dokter segera mungkin jika terjadi komplikasi yang lebih hebat

- Penatalaksanaan perdarahan antepartum


V. PERENCANAAN

1. Beritahu ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan

2. KIE Observasi banyaknya perdarahan pervaginam dan tanda-tanda vital, ganti pembalut bila
basah, pantau gerakan janin

3. Anjurkan ibu teknik relaksasi untuk memberikan rasa nyaman pada ibu dan meminta
keluarga untuk memberikan dukungan psikologis pada ibu

4. Jelaskan pada ibu bahwa ibu tidak dapat melaksanakan persalinan secara normal tetapi
harus secara operasi (seksio sesarea) karena ada plasenta yang menutupi jalan lahir.

VI. PELAKSANAAN tanggal: 07-03-2017 jam: 15.45WIB Oleh: Bidan

1. Memberitahu ibu tentang hasil pemeriksaan tentang kondisinya saat ini, kehamilan ibu
mengalami komplikasi dimana plasenta atau ari-ari menutupi jalan lahir.

2. Mengobservasi banyaknya perdarahan dan tanda-tanda vital, segera ganti pembalut bila
sudah basah, dan selalu memantau gerakan janin. Jika ada perubahan seperti tidak ada gerakan
atau gerakan kurang aktif seperti biasanya maka lakukan tindakan.

3. Menjelaskan pada ibu untuk beristirahat total atau tiram baring, beritahu ibu untuk tidak
melakukan pekerjaan yang berat, seperti mencuci pakaian, mengangkat air, mengepel,
menyapu, dll. Dan menjelaskan kepada ibu untuk lebih sering miring ke kiri pada saat tidur
untuk memberikan oksigenisasi penuh kepada janinnya.

4. Mengajarkan ibu untuk teknik relaksasi untuk memberikan rasa nyaman pada ibu dan
meminta kelurga untuk memberikan dukungan psikologis pada ibu.

5. Menjelaskan pada ibu tentang kebutuhan gizi dan nutrisi pada ibu hamil, menganjurkan ibu
untuk mengkonsumsi makanan dengan menu seimbang, memberikan ibu tablet Fe dengan
dosis 2x sehari selama 14 hari dan vitamin C dengan dosis 3 x sehari, jika nafsu makan
berkurang maka makan dengan cara porsi sedikit tapi sering agar pemasukan cairan dan nutrisi
seimbang karena adanya perdarahan.

6. Menjelaskan pada ibu bahwa ibu tidak dapat melaksanakan persalinan secara normal tetapi
harus secara seksio sesarea karena ada plasenta yang menutupi jalan lahir.
VII. EVALUASI tanggal : 07-03-2017 jam: 16.00 WIB Oleh: Bidan

1. Ibu mengerti tentang kondisi kehamilannya saat ini, bahwa ibu mengalami sebuah
komplikasi dalam kehamilannya dimana plasenta atau uri berada pada bagian bawah rahim ibu
hamil 26 minggu, TFU 3 jari atas pusat, DJJ (+), bagian terbawah janin belum masuk PAP

2. Ibu mengerti apa yang ia lakukan jika terjadi perdarahan atau komplikasi kembali dan ibu
mengerti tentang perdarahan yang ia alami

3. Ibu mengerti tentang pentingnya istirahat total atau tirah baring untuk mengurangi
terjadinya perdarahan

4. Ibu mengerti tentang kebutuhan nutrisi dan gizi bagi ibu hamil

5. Ibu mengerti tentang pentingnya pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi

6. Ibu mau mengikuti saran bidan untuk melakukan persalinan secara seksio sesarea

Anda mungkin juga menyukai