Anda di halaman 1dari 1

1.

PEDOMAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN


CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) REVISI KE-4
2. KemenkesRI & DinasKesehatanProvinsiSumatera Barat, (updated 31 Maret2020)

Proses identifikasi masalah dilakukan melalui kegiatan observasi dan wawancara dengan individu
binaan. Individu binaan juga diminta untuk mengisi kuisioner yang berisi pertanyaan umum dan
ringan mengenai pengetahuan individu binaan mengenai COVID-19 diantaranya mengenai gejala,
bahaya, severitas, kelompok resiko, penularan, pencegahan, isolasi mandiri, dan PHBS. Dari
kuisioner tersebut didapatkan individu binaan sudah cukup mengetahui COVID-19 secara umum.
Berdasarkan hasil dari wawancara didapatkan bahwa individu binaan memiliki riwayat kontak
dengan orang dengan kasus positif COVID-19.

pimpinan puskesmas, pemegang program, dan petugas yang menjalankan program serta analisis
laporan tahunan Puskesmas Pauh. Proses ini dilakukan dengan melihat data sekunder berupa
laporan tahunan Puskesmas Pauh dan standar pelayanan minimaml (SPM). Masalah yang
diidentifikasi adalah semua permasalahan yang terdapat di Puskesmas Pauh. B

Berdasarkan hasil identifikasi masalah yang ada ditemukan beberapa permasalahan yang perlu
untuk diselesaikan. Tetapi perlu dilakukan penentuan prioritas penyelesaian masalah karena tidak
mungkin dilakukan pemecahan masalah secara sekaligus. Untuk itu digunakan metode skoring
Hanlon kuantitatif untuk menentukan prioritas masalah. Kriteria skoring yang digunakan dalam
Penulisan ini dijabarkan pada gambar 4.1.