Anda di halaman 1dari 10

PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG GIZI SEIMBANG

Disusun untuk memenuhi tugas Program Profesi Ners


Stase Keperawatan Anak

Oleh
Siti Raudatul Jannah
NIM 192311101233

PROGRAM PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS JEMBER
2020
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Penyuluhan Gizi Seimbang


Hari/Tanggal : Kamis, 16 April 2020
Pukul : 11.00 WIB
Waktu : 30 menit
Tempat : Rumah An. S
Sasaran : An. S

A. Latar Belakang
Usia sekolah merupakan salah satu masa yang dimana pada usia ini
tumbuh kembang anak sangat cepat. Pada usia ini anak lebih aktiv dalam
kegiatan seperti bermain, berolahraga, dan membantu orang tua untuk
melakukan sesuatu kegiatan. Asupan gizi yang baik diperlukan untuk
mendukung tumbuh kembang anak yang optimal. Asupan gizi pada usia ini
biasanya tidak berjalan secara sempurna, karena banyak faktor lingkungan yang
mempengaruhi sistem makanannya (Nuryanto dkk., 2008).  Status gizi anak
perlu mendapatkan perhatian lebih dikarenakan jika jika status gizi anak buruk
dapat mengganggu pertumbuhan fisiknya, mental maupun kemampuan berfikir
dan tentu saja akan menurunkan produktivitas kerja. Jnis makanan dan cara
pemberiannya pun perlu disesuaikan dengan keadaan pertumbuhan badan dan
perkembangan kecerdasannya. Sehingga akan diperoleh gizi yang seimbang
untuk anak usia sekolah. Pada dasarnya kebutuhan kalori pada tiap manusia
berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas, berat badan, tinggi
badan, dan yang lainnya. An.S belum memahami tentang gizi seimbang. Untuk
mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan upaya promotif. Salah satu upaya
promotif yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan
kesehatan tentang gizi seimbang.
B. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah diberikan penyuuhan selama 30 meni diharapkan klien mampu
memahami tentang gizi seimbang.
C. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit diharapkan An. S mmpu
mengetahui dan memahami tentang gizi seimbang yang meliputi :
1. Pengertian gizi seimbang
2. Manfaat gizi Seimbang
3. Sumber makanan yang bergizi
D. Materi
Dalam penyuluhan ini akan disampaikan beberapa hal mengenai gizi seimbang,
diantaranya :
1. Pengertian gizi seimbang
2. Manfaat gizi seimbang
3. Sumber makanan yang bergizi
E. Metode Penyuluhan
a) Ceramah
b) Tanya jawab
F. Media
Leaflet dan laptop
G. Pengorganisasian
Pemateri : Siti Raudatul Jannah
Peserta : An. S
H. Proses Kegiatan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1 5menit Pembukaan :
1. Memberi salam Menjawab salam
2. Memperkenalkan diri Mendengarkan dan
3. Menjelaskan tujuan dari memperhatikan
penyuluhan
4. Menyebutkan materi/ pokok
bahasan yang akan
disampaikan
2 15menit Pelaksanaan :
Menjelaskan materi penyuluhan Menyimak dan
kesehatan secara runtut memperhatikan materi
Materi : yang disampaikan
1. Pengertian gizi seimbang
2. Manfaat gizi seimbang
3. Sumber makanan yang
bergizi
3 5menit Evaluasi : Menyimak
1. Memberikan pertanyaan
kepada responden
2. Memberikan pujian kepada
klien atas jawaban dari
pertanyaan
4 5menit Penutup :
1. Menyimpulkan materi yang Menyimak dan
telah disampaikan menjawab salam
2. Mengucapkan terima kasih
atas waktu yang telah
diberikan kepada responden
3. Mengucapkan salam

I. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Materi yang akan diberikan terkait gizi seimbang telah siap diberikan
b. Tempat yang digunakan telah siap digunakan
c. Persiapan mahasiswa telah dilakukan
d. Persiapan klien telah dilakukan
2. Evaluasi Proses
a. Proses pendidikan kesehatan gizi seimbang dapat berjalan dengan
lancar dari awal hingga akhir sesuai yang telah direncanakan
b. Klien diharapkan kooperatif selama penyuluhan tentang gizi seimbang
c. Tujuan umum dan tujuan khusus tercapai setelah dilaksanakannya
penyuluhan
3. Evaluasi Hasil
Harapannya setelah dilakukan penyuluhan tentang gizi seimbang,
klien mampu menjelaskan tentang gizi seimbang terutama tentang
makanan 4 sehat 5 sempurna serta menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari.

J. Daftar Pustaka
Nuryanto, A. Pramono, N. Puruhita, dan S. F. Muis. 2008. Pengaruh pendidikan gizi
terhadap pengetahuan dan sikap tentang gizi anak sekolah dasar. Jurnal Gizi
Indonesia. 3(1):32–36.

Sulastri, D. 2012. Faktor determinan kejadian stunting pada anak usia sekolah di
kecamatan lubuk kilangan kota padang. Majalah Kedokteran Andalas. 36(1):39–
50.

LAMPIRAN
GIZI SEIMBANG

A. Pengertian Gizi Seimbang


Gizi seimbang adalah makanan yang dikonsumsi oleh individu dalam
sehari-hari yang beraneka ragam dan dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan
dan juga tidak kekurangan (Sulastri, 2012). Gizi seimbang pada anak usia
sekolah adalah susunan makanan yang sehari-hari yang mengandung zat gizi
dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan, dengan memperhatikan
prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan dan
berat badan (BB) ideal anak usia sekolah.
Menu seimbang adalah menu yang terdiri dari beranekaragaman makanan
dengan jumlah dan proporsi yang sesuai, sehingga memenuhi kebutuhan gizi
seseorang, guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh dalam kehidupan
pertumbuhan serta perkembangan. Peranan berbagai kelompok bahan makanan
tergambar dalam piramida gizi seimbang yang berbentuk kerucut. Populer
dengan istilah “Tri Guna Makanan”.
Pertama, sumber zat tenaga yaitu padi-padian dan umbi-umbian serta
tepung-tepungan yang digambarkan di dasar piramida kerucut. Kedua, zumber
zat pengatur yang berasal dari sayuran dan buh-buahan digambarkan bagian
tengah kerucut. ketiga, sumber zat pembangun, yaitu kacang-kacangan, makanan
hewani, dan hasil olahan digambarkan pada bagian atas kerucut.

1. Protein
Terdapat dua jenis protein yaitu protein hewani, yang didapati dari daging
hewan dan protein nabati (tempe dan tahu) yang didapat dari tumbuh-
tumbuhan.
Fungsi protein :
a. Penunjang pertumbuhan
b. Pengaturan proses tubuh
c. Energi
2. Karbohidrat
            Karbohidrat merupakan sumber tenaga bagi anak. Adapun fungsi dari
karbohidrat adalah :
a. Sebagai sumber energi
b. Sebagai cadangan protein
c. Berperan dalam fungsi gastrointestinal
3. Lemak
        Lemak adalah senyawa minyak-minyakan yang tidak larut dalam air
tetapi larut dalam pelarut organic tertentu seperti eter, alcoho, dan benzen.
Asam lemak jenuh lebih stabil dan tidak memiliki ikatan rangkap, contoh
asam palmitat, stearat yang merupakan unsur utama mentega coklat.
            Fungsi utama lemak adalah untuk memberikan energi, setiap satu
gram lemak jika dioksidasi akan menghasilkan sekitar sembilan kalori.
Lemak bertindak sebagai barier dalam vitamin A, D, E, dan K yang larut
dalam air, memberikan rasa makanan yang dan memberi perasaan kenyang
karena kecepatan pengosongan lambung dikaitkan dengan pengosongan
lemaknya.
            Pada dasarnya, lemak tidak banyak dibutuhkan dalam jumlah besar
kecuali lemak esensial, yaitu asam linoleat.     
4. Vitamin
            Vitamin adalah sejumlah zat yang tedapat dalam berbagai makanan
yang berfungsi untuk mempertahankan fungsi tubuh. Kekurangan vitamin
akan membuat tubuh cepat merasa lelah. Adapun sumber-sumber vitamin
adalah sebagai berikut :
a. Vit A : tomat, wortel, dan sayuran hijau
b. Vit B : beras merah
c. Vit C : jeruk, jambu biji
d. Vit D : buah, dan sayur
e. Vit K : jambu biji
5. Mineral
Fungsi mineral adalah untuk mengaktifkan metabolisme tubuh.

B. Manfaat Gizi Seimbang


Adapun manfaat dari gizi seimbang menurut Sulastri (2012), diantaranya :
1. Menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit
2. Mempercepat pertumbuhan fisik
3. Untuk mendukung perkembangan otak dan mental anak
4. Memenuhi kebutuhan gizi
5. Agar anak menjadi lebih aktif dan semangat
6. Tidak mudah lelah

C. Sumber Makanan yang Bergizi


Berikut adalah beberapa sumber makanan dan fungsinya menurut Sulastri (2012),
yaitu :
1. Nasi, roti, seral, dan gandum mengandung karbohidrat yang sangat tinggi,
selain itu juga terdapat serat larut, protein nabati, dan mineral. Karbohidrat
berfungsin sebagai sumber energi bagi anak-anak. Sumber karbohidat lain
misalnya umbi-umbian.
2. Ikan, daging, ayam, telur merupakan sumber protein yang berperan sebagai
zat pembangun. Biasanya anak yang kurang protein hewani akan terhambat
proses pertumbuhannya
3. Sayur-sayuran dan buah-buahan sangat bermanfaat dalam proses proses
makanan. Fungsinya membantu kerja usus sehingga memudahkan buang air
besar dan mencegah konstipasi pada anak.
4. Keju dan yogurt merupakan produk turunan dari sus. Semua produk
mengandung banyak kalsium yang dibutuhkan tulang sebagai pembentuk sel
darah merah.
5. mentega, margarin dan minyak merupakan sumber lemak. Contho sumber
lemak yang dianjurkan untuk anak usia sekolah seperti mentega tawar dan
minyak zaitun karena kandungan lemak tak jenuhnya paling tinggi. Namun
perlu juga dicatat, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung
mentega, margarine, ataupun minyak goreng dapat menyebabkan obesitas
pada anak. Untuk mengatsinya, dapat dilakukan dengan cara memilih sumber
lemak baik/sehat atau kombinasikan gorengan dengan sayuran yang
mengandung serat karena serat dapat melunturkan lemak dalam usus.