Anda di halaman 1dari 3

NAMA : KARTINI

NIM : 857799179
KELAS : 3A
POKJAR : SMAN 3 SRAGEN
MAKUL : Pendidikan Bahasa Indonesia di SD

TUGAS TUTORIAL 1

1. Pemerolehan bahasa adalah proses pemilikan kemampuan berbahasa secara alamiah. Pada
prosesnya akan melewati kemampuan produktif. Coba jelaskan tentang kemampuan
produktif tersebut ?
Jawab:
Kemampuan produktif adalah kemampuan menghasilkan tuturan, untuk mngekspresikan
diri atau menanggapi rangsang bahasa yang disampaikan oleh orang lain. Ketika anak
melakukan kegiatan berbahasa secara langsung, secara perlahan dan tentu saja tanpa
disadari,telah terbangun unsur dan kaidah bahasa (kosakata, struktur, dan makna) dan
kaidah bahasa.

2. Ragam bahasa dipengaruhi oleh latar belakang pengguna bahasa. Bagaimana pengguna
bahasa dari masyarakat berpendidikan dibanding dengan pengguna bahasa dari masyarakat
yang kurang berpendidikan saat berkomunikasi?
Jawab :
Menurut saya,, bahasa sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Penggunaan bahasa
dari masyarakat berpendidikan pembawaan atau penyampaian tutur katanya cenderung
lebih sopan dan lemah lembut karena kebanyakan menggunakan bahasa nasional yaitu
bahasa Indonesia. Sedangkan penggunaan bahasa dari masyarakat kurang berpendidikan
penggunaan yang lebih kasar dan kurang sopan karena kebiasaan nya menggunakan bahasa
daerah misalnya bahasa jawa timur yang cenderung lebih kasar dan terkadang dicampur
dengan bahasa gaul zaman sekarang.
3. Belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi sehingga dalam mengajar bahasa
digunakanlah pendekatan komunikatif. Jelaskan pendekatan komunikatif sesuai yang anda
tahu ?
Jawab :
Pendekatan komunikatif adalah pendekatan dalam pembelajaran bahasa yang paling
menekankan pengembangan kompetensi komunikasi siswa untuk mendukung formasi
komunikasi siswa. Dengan pendekatan komunikatif siswa harus diberi kesempatan
sebanyak-banyaknya untuk melakukan komunikasi baik secara lisan maupun tulis agar
siswa mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

4. Mengapa dalam pembelajaran bahasa Indonesia harus menggunakan pendekatan


intergratife?
Jawab:
Karena pendekatan integrative memiliki hubungan dengan pembelajaran bahasa. Dalam
pembelajaran bahasa Indonesia, integrative interbidang studi lebih banyak digunakan,
misalnya saat mengajarkan kalimat, guru tidak langsung menyodorkan materi kalimat ke
siswa tetapi diawali dengan memmbaca atau yang lainnya. Pendekatan integrative ini
bertujuan mamadukan materi-materi yang ada atau kehidupan sehari-hari yang ada dalam
ruang lingkup kehidupan kita terapkan dalam proses pembelajaran. Selain itu, melalui
pendekatan ini , pelajaran bahasa dapat dipadukan dengan pelajaran yang lain tanpa
menghilangkam materi yang akan dibahas.

5. Dalam proses pemerolehan bahasa pertama, didasari oleh teori-teori yang dianut. Jelaskan
secara singkat teori-teori dalam pemerolehan bahasa pertama ?
Jawab :
Ada 3 teori dalam pemerolehan bahasa pertama :
1. Pandangan nativistis
Menurut pandangan nativistis, setiap anak yang lahir telah dilengkapi dengan
kemampuan bawaan atau alami untuk dapat berbahasa.
2. Pandangan behavioristis
Menurut behavioris, penggunaan bahasa anak ditentukan oleh rangsangan yang
diberikan lingkungannya, anak hanya sebagai penerima pasif.
3. Pandangan kognitif
Menurut pandangan kognitif, penguasaan dan perkembangan bahasa anak ditentukan
oleh daya kognitifnya, barulah pengetahuan dapat keluar dalam bentuk keterampilan
berbahasa.

6. Belajar adalah perubahan tingkat laku siswanya melalui latihan dan pengalaman yang
dilakukan secara aktif. Dalam prosesnya ada tiga hal yaitu pengalaman, pengamatan dan
bahasa. Bagaimankah keterlibatan seorang guru dalam proses belajar tersebut ?
Jawab :
Keterlibatan guru dalam proses belajar bahasa yaitu
1. Guru merencanakan pembelajaran bahasa yang mendorong siswa untuk meningkatkan
keterampilan berbahasa
2. Memberikan pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan berkomunikasi
3. Berperan memberi umpan balik terhadap setiap respons siswa baik dalam bentuk
pertanyaan maupun tugas-tugas sehingga betul-betul mengarah kepada pengembangan
kompetensi komunikatif berbahasa secara utuh

Anda mungkin juga menyukai