Anda di halaman 1dari 12

Bahan Ajar

Nama Sekolah : SDK Lewur


Kelas/Semester : V/I
Tema 4 : SEHAT ITU PENTING
Sub tema : Peredaran Darah ku
Pembelajaran Ke : 1
Muata Pembelajaran : IPA, Bahasa Indonesia

A. KOMPETENSI INTI (KI)


KI1:Menerima,menjalankan,dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI2: Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percayadiri, peduli,dan bertanggung
jawab dalam berinteraksi dengan keluarga,teman,guru,dantetangga,dan negara.
KI3: Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada
tingkat dasar dengan cara mengamati ,menanya ,dan mencoba berdasarkan rasa
ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-
benda yang dijumpainya dirumah, disekolah,dan tempat bermain.
KI4: Menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas,sistematis ,logis dan kritis,
dalam karya yang estetis ,dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat,dan
tindakan yang mencerminkan perilakuan sesuai dengan tahap perkembangannya.
B. KOMPETENSI DASAR (KD)&INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
BAHASA INDONESIA
Kompetensi Dasar Indikator pencapaian Kompetensi
3.6 Menggali isi dan amanat pantun yang 3.6.1 Menulis bagian-bagian pantun dan
disajikan secara lisan dan tulis dengan cirri-ciri pantun
tujuan untuk kesenangan
4.6 melisankan pantun hasil karya sendiri 4.6.1 membuat pantun dengan tema
dengan lafal, intonasi dan ekspresi, yang tertentu, lalu menunjukan unsure-unsur
tepat sebagai bentuk ungkapan pantun yang dibuat dengan benar
IPA
Kompetensi Dasar Indikator pencapaian Kompetensi
3.4 Menjelaskan organ peredaran darah 3.4.1 mengidentifikasikan organ peredaran
dan fungsinya pada hewan dan manusia darah dan fungsinya pada manusia secara
serta cara memelihara kesehatan organ rinci
peredaran darah manusia
4.4. menyajikan karia tentang organ 4.4.1 menggambar cara kerja organ
peredaran darah pada manusia peredaran darah manusia secara rinci
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mengamati gambar peredaran darah manusia pada whatshap, siswa dapat
mengidentifikasikan organ peredaran darah dan fungsinya pada manusia secara rinci
2. Dengan berkreasi menggambar ,siswa dapat menggambar cara kerja organ peredaran
darah manusia secara rinci
3. Dengan kegiatan mencari tahu tentang pantun di internet, siswa dapat menulis
bagian-bagian pantun dan cirri-ciri pantun dengan tepat
4. Dengan kegiata mencari tahu tentang pantun, siswa dapat membuat pantun dengan
tema tertentu, lalu menunjukan undur-unsur pantun yang dibuat dengan benar.

Uraian Materi
IPA
Organ Peredaran Darah Pada Manusia Serta Fungsinya
Darah sangat penting bagi manusia, peranan darah adalah untuk megalirkan oksigen
keseluruh tubuh dan mengangkut karbondioksida dari seluruh tubuh menuju paru-paru.
Dalam tubuh manusia darah mengalir melalui organ-organ peredaran darah.
Perhatikan gambar berikut :
Mengalirnya darah dalam tubuh disebut peredaran darah. System peredaran darah
dalam tubuh ada dua yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Sitem
peredaran darah kecil yaitu darah mengalirdari bilik kanan menuju paru-paru melalui
arteri Pulmonalis. Dalam paru-paru terjadi pertukaran darah yang banyk mengandung
karbondioksida(Co2)dengan darah yang banyak mengadung oksigen (O2). Darh yang
banyak mengadung O2 kembali kejantung melalui vena pulmonalis. Sstem peredaran
darah kecil sebagai berikut:
Bilik kana Arteri Pulmonalis Paru-paru Vena Pulmonalis Serambi Kiri
Peredaran darah besar yaitudarah yang banyak mengadung oksigen mengalir
dari bilik kiri jantung keseluruh tubuh (kecuali paru-paru memalui arteri besar(aorta).
Selanjutnya terjadi pertukaran darah yang banyk mengadung koksigen dengan darah
yang banyak mengandung karbondioksida diseluruh tubuh. Darah yang banyk
mengadung karbondioksida kembali ke jantung melalui vena ke serambi kanan. System
peredaran darah besar sebagai berikut:
Bilik Kiri Arteri besar (aorta) Arteri seluruh tubuh Vena Serambi Kanan

Funsi atau peranan organ peredaran darah manusia adalah sebagai berikut:
1. Jantung
Jantung adalah organ tubuh manusia yang berfungsi memompa darah keseluruh tubuh.
Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian,
sehingga jantung berdenyut mengembang dan mengempis. Jantung terletak didalam
rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung kira-kira sekepal tangan pemiliknya. Jantng
tersusun ats otot-otot yang sangat kuat yang disebut miokardium. Jantung terdiri atas
empat ruang yaitu serambi kiri, serambi kanan, bilik kiri, bilik kanan.

Bagian kanan dan kiri jantung dibatasi oleh sekat jantung disebut katub jantung. Katub
jantung berfungsi untuk mencegah bercampurnya darah yang mengadung oksigen dengan
darah yang mengadung karbondioksida. Otot penyusun bilik jantung lebit tebal dari pada otot
pada serambi jantung. Hal ini disebabkan tugas bilik jantung lebih berat.memompa darah dari
jantung keseluruh bagian tubuh.kintrasksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan terjadinya
denyut jantung atau denyutnadi. Ketika jantung memompa darak ke denyut nadi, pembuluh
tersebut akan bendenyut. Denyut nadi akan terasa jelas dengan menekan pembuluh nadi pada
pergelangan tangan dan bagian leher dibawah telinga.
2. Pembuluh darah
Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung keseluruh
tubuhdan dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Pembuluh darah terdiri atas dua jenis
pembuluh nadi dan pembuluh balik. Pembuluh nadiu disebut arteri dan pembuluh balik disebut
pembuluh vena. Pembulu nadi atau arteri yaitu pembulu yang akan membawa darah yang kaya
akan oksigen keluar dari jantung keseluruh tubuh. Pembulu nadi yang paling besar disebut
aorta.pembuluh balik yaitu pembuluh darah yang kaya akan karbondioksida dari seluruh tubuh
kembali ke jantung.

Pembulu nadi dan pembulu balik bercabang-cabang. Ujung cabang pembuluh terkeci
disebut pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler sangatlah halus berdidnding tipis dan
berpori. Dalam pembuluh kapiler terjadi pertukaran zat yaitu oksigen dan
karbondoksida. Panjang pembuluh darah manusia kalau disambungkan dari ujunbg ke
ujung mencapai 160000 km.
3. Paru-paru
Paru-paru juuga memlki peranan yang sangat penting dalam proses peredaran darah . dalam
proses peredaran darah, paru-paru berperan sebagai menyupalai oksigen ke dalam darah.
Darah yang telah diedarakan keseluruh tubuh tidak lagi mengandung oksigen. Akan tetapi
banyk mengadung karbondioksida. Setelah kembalki ke jantung darah yang akan mengadung
karbondioksida tersebut dipompa kedalam paru-paru selanjutnya karbondioksida diambil dan
diganti dengan oksigen melalui proses pernapasan. Paru-paru terdiri atas ribuan tabung
bercabang. Tabung bercabang yang begitu banyak ujungnya semakin mengecil. Pada ujung
yang mengecil terdapat kantong udara. Kantong udara tersebut dinamakan Alveoli, masing-
masing alveoli memiliki jaringan halus kapiler. Pada jaringan halus inilah tempat bterjadinya
pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Soal Latihan:
1. Gambarlah organ peredaran darah manusia!
2. Bagaimana fungsi dan peranan organ peredaran darah manusia!
3. Bagaimana cara menjaga kesehatan organ peredaran darah!
Rangkuman materi:
- Mengalirnya darah keseluruh tubuh disebut system peredaran darah
- Sitem peredaran dara terdiri atas, peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.
- System peredaran darah kecil :
Bilik kana Arteri Pulmonalis Paru-paru Vena Pulmonalis Serambi Kiri
- System peredaran darah besar:
Bilik Kiri Arteri besar (aorta) Arteri seluruh tubuh Vena Serambi Kanan
- Organ peredaran darah pada manusia adalah : jantung, pembuluh darah, dan paru-
paru.

Bahasa Indonesia
Pantun
1. Pengertian pantun
( https://www.youtube.com/watch?v=CnqlTShZQGU )

Pengertian Pantun

Hemat kata, pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta
memiliki sampiran dan isi. Sebelum mengenal apa saja jenis dari pantun, ada baiknya teman-
teman memahami dengan baik dulu ciri-ciri dari jenis puisi lama yang satu ini. Tentu saja ini
agar kalian dapat dengan mudah mengklasifikasikan sebuah puisi lama itu layak disebut pantun
atau tidak. Memahami ciri-ciri pantun juga membuat kalian akan lebih mudah membuat jenis
puisi yang satu ini.

Ciri-ciri Pantun

Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat
menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar
berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti
berikut ini.

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris

Jika prosa mengenal ada paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang berada dalam satu gagasan
utama, jenis puisi lebih akrab menyebutnya sebagai bait. Tiap bait biasanya berisi untaian kata-
kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung
jenis puisinya.

Khusus untuk pantun, puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu
terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris

Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah,
tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan
inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.

3. Memiliki Sampiran dan Isi

Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi
lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis
hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun
menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi
pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama
dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.

4. Berima a-b-a-b

Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam
puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk
pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-
b.

Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan
ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu
terjadi antara sampiran dan isi.

Jenis-jenis Pantun

Setelah memahami ciri-ciri pantun, kini saatnya teman-teman juga mengenal jenis-jenis pantun
yang biasa diujarkan ataupun dituliskan seseorang. Berikut ini adalah jenis-jenis pantun
berdasarkan tema isinya.

1. Pantun Nasihat

Pada dasarnya, pantun dibuat untuk memberi imbauan dan anjuran terhadap seseorang ataupun
masyarakat. Karena itulah, tema isi pantun yang paling banyak dijumpai berjenis pantun nasihat.
Pantun yang satu ini memiliki isi yang bertujuan menyampaikan pesan moral dan didikan.

Contoh:

Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi


Ingat manfaat, lantas cepat dibawa
Tiada belajar tiada yang rugi
Kecuali diri sendiri di masa tua
2. Pantun Jenaka

Sesuai namanya, jenis pantun yang satu ini memang memiliki kandungan isi yang lucu dan
menarik. Tujuannya tak lain untuk memberi hiburan kepada orang yang mendengar ataupun
membacanya. Tidak jarang pula, pantun jenaka digunakan untuk menyampaikan sindiran akan
kondisi masyarakat yang dikemas dalam bentuk ringan dan jenaka.

Contoh:

Duduk manis di bibir pantai


Lihat gadis, aduhai tiada dua
Masa muda kebanyakan santai
Sudah renta sulit tertawa

3. Pantun Agama

Jenis pantun yang satu ini memiliki kandungan isi yang membahas mengenai manusia dengan
pencipta-Nya. Tujuannya serupa dengan pantun nasihat, yaitu memberikan pesan moral dan
didikan kepada pendengar dan pembaca. Akan tetapi, tema di pantun agama lebih spesifik karena
memegang nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.

Contoh:

Kalau sudah duduk berdamai


Jangan lagi diajak perang
Kalau sunah sudah dipakai
Jangan lagi dibuang-buang

(Tenas Effendy)

4. Pantun Teka-teki
Jenis pantun yang satu ini selalu memiliki ciri khas khusus di bagian isinya, yakni diakhiri
dengan pertanyaan pada larik terakhir. Tujuan dari pantun ini umumnya untuk hiburan dan
mengakrabkan kebersamaan.

Contoh:

Terendak bentan lalu dibeli


Untuk pakaian, saya turun ke sawah
Kalaulah tuan bijak bestari
Apa binatang kepala di bawah?

5. Pantun Berkasih-kasihan

Sama dengan namanya, isi dari jenis pantun yang satu ini erat kaitannya dengan cinta dan kasih
sayang. Umumnya, pantun berkasih-kasihan tenar di kalangan muda-mudi Melayu untuk
menyampaikan perasaan mereka kepada kekasih maupun orang yang disukainya.

Contoh:

Jelas sudah muram si duda


Karena kasihnya tiada lagi asa
Tiada detik bias wajah dinda
Hingga lapar tak lagi terasa

6. Pantun Anak

Tidak hanya untuk orang dewasa, pantun bisa juga disampaikan untuk anak-anak. Tentu saja
isinya lebih ringan dan menyangkut hal-hal yang dianggap menyenangkan oleh si kecil. Tujuan
awal dari jenis pantun yang satu ini adalah untuk mengakrabkan anak dengan pantun, sekaligus
memberikan didikan moral bagi mereka.

Contoh:
Kita menari ke luar bilik
Sembarang tari kita tarikan
Kita bernyanyi bersama adik
Sembarang lagi kita nyanyikan

Kontributor:

Teodora Nirmala Fau, S.Hum.


Alumnus Program Studi Bahasa Indonesia UI

soal Latihan :

1. Apa yang kamu ketahui tentang pantun!

2. Buatlah salah satu pantun denga tema menjaga kesehatan !

3. Jelaskan jenis-jenis pantun !

Rangkuman materi :

- Pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki
sampiran dan isi.

- Cirri-ciri pantun adalah

1. Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris

2. 8-12 Suku Kata di Tiap Baris

3. Berisi sampiran dan isi

4. Bersajak a-b-a-b

- Jenis-jenis pantun
1. Pantun nasehat

2. Pantun jenaka

3. Pantun agama

4. Pantun teka-teki

5. Pantun berkasih kasihan

Daftar pustaka

- https://www.studiobelajar.com/pantun-pengertian-jenis-contoh/
- Buku Guru dan Buku Siswa, Kelas V,Cetakan Ke-
2(EdisiRevisi),Tema1:MakananSehat, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan,Jakarta:2019.
- Buku teks, buku bacaan tentang organ-organ pencernaan hewan,gambar gambar iklan
dari media cetak,majalah,dan lingkungan sekitar.
- Internet