0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
763 tayangan22 halaman

Bab 3 DHCP Server

DHCP server memudahkan administrator dalam pengelolaan IP address, membuat pengalokasian IP menjadi dinamis, dan mencegah konflik IP. Proses DHCP meliputi permintaan alamat IP oleh klien, penawaran alamat oleh server, permintaan konfirmasi klien, dan konfirmasi server. DHCP Relay meneruskan permintaan alamat IP klien ke server DHCP di jaringan lain.

Diunggah oleh

Sufi Jalanan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
763 tayangan22 halaman

Bab 3 DHCP Server

DHCP server memudahkan administrator dalam pengelolaan IP address, membuat pengalokasian IP menjadi dinamis, dan mencegah konflik IP. Proses DHCP meliputi permintaan alamat IP oleh klien, penawaran alamat oleh server, permintaan konfirmasi klien, dan konfirmasi server. DHCP Relay meneruskan permintaan alamat IP klien ke server DHCP di jaringan lain.

Diunggah oleh

Sufi Jalanan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 3

DHCP SERVER

Sumber: shutterstock.com
PETA KONSEP

DHCP Server

Konsep Kerja DHCP Setup DHCP Server DHCP Relay


Server
A. Konsep Kerja DHCP Server

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah jenis protokol yang bekerja
pada sisi klien atau server secara otomatis menyediakan IP address komputer
meliputi IP address host, subnet mask, gateway dan alamat DNS server.

DHCP server adalah jenis layanan pada komputer server sebagai penyedia
pengalamatan IP address dan memberikannya secara otomatis kepada setiap
klien yang melakukan request IP address melalui DHCP klien.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

1.
Ketika komputer klien dinyalakan, dan fitur DHCP klien diaktifkan dalam
sebuah koneksi jaringan lokal, maka komputer klien akan mem-broadcast
permintaan (DHCP discover) yang bertujuan mencari keberadaan DHCP
server dalam jaringan lokal. Proses ini disebut sebagai IP least request.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

2.
Paket DHCP discover akan diteruskan dan di-broadcast secara
menyeluruh ke semua host dalam jaringan, baik melalui switch, hub
ataupun router.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

3. Server DHCP yang sedang dalam kondisi aktif (listen) akan menerima paket DHCP discover tersebut.
Kemudian server akan memeriksa dalam layanannya apakah masih tersedia IP address atau tidak
berdasarkan konfigurasi yang telah di-set sebelumnya. Jika masih tersedia, maka server akan
menyimpan alamat tersebut agar tidak digunakan komputer lain. Kemudian paket dikirim kepada
klien atau sering disebut sebagai paket offer atau DHCP offer. Paket tawaran tersebut mengandung
beberapa informasi seperti alamat host, subnet mask, alamat DNS, server WINS, NTP server, router
dan lain sebagainya. Pada tahap ini sering disebut sebagai IP least offer.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

4. Klien akan mengirimkan paket request atau DHCP request sebagai tanda
bahwa tawaran pengalamatan tersebut dibutuhkan. Proses ini sering
disebut sebagai tahapan IP lease selection.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

5. Server kemudian meresponsnya dengan mengirimkan kembali paket ACK atau


sering disebut DHCP ACK untuk mengkonfirmasi bahwa permintaan klien telah
disetujui dan telah diberikan dalam jangka waktu tertentu atau dikenal dengan
tahapan IP lease acknowledge.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Cara Kerja DHCP Server

6. Apabila IP address yang disewa oleh klien telah selesai atau expired,
maka akan dikembalikan kepada server. Mekanisme ini disebut sebagai
lease period.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Proses Kerja DHCP 1. DHCPDISCOVER

2. DHCPOFFER

2. DHCPOFFER

3. DHCPREQUEST
1. DHCPDISCOVER
4. DHCPACK

Sumber: Dokumen Penulis


A. Konsep Kerja DHCP Server

Metode Pengalokasian IP Address di dalam Sebuah Jaringan

1. Manual Allocation

Manual Allocation adalah menentukan pembagian IP address pada


setiap komputer klien dengan mencatat dan memasukkan terlebih
dahulu setiap MAC address dalam DHCP Server.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Metode Pengalokasian IP Address di dalam Sebuah Jaringan

2. Automatic Allocation

Automatic Allocation adalah sebuah metode yang akan mengalokasikan


IP address secara otomatis dan acak pada klien, dan dinyatakan sah
ketika terhubung dengan DHCP server.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Metode Pengalokasian IP Address di dalam Sebuah Jaringan

3. Dynamic Allocation

Dynamic Allocation adalah sebuah metode yang merupakan standar kerja


default DHCP server yang akan memberikan pengalamatan kepada
komputer klien yang me-request-nya tanpa melihat status koneksi dan
MAC address.
A. Konsep Kerja DHCP Server

Kelebihan dan Manfaat Penerapan Layanan DHCP Server di dalam Jaringan


1. Memudahkan administrator dalam melakukan pemetaan dan pengalokasian IP
address pada setiap komputer klien dalam jaringan.
2. Pengaturan IP address menjadi lebih dinamis dan dapat diatur secara tersentral
tanpa menkonfigurasi ulang di sisi klien.
3. Sering dipergunakan untuk jaringan skala besar.
4. Memudahkan administrator memantau dan menganalisis alokasi IP address yang
tidak digunakan oleh klien.
5. Mencegah timbulnya IP conflict.
B. Setup DHCP Server

Skema jaringan DHCP Server

Sumber: Dokumen Penulis


B. Setup DHCP Server

Setup jaringan DHCP Server

1. Sediakan sebuah komputer server yang telah terinstal Windows Server 2012
(lanjutkan praktik sebelumnya yang telah menginstall OS Windows Server 2012).
2. Atur IP address server Windows dengan IP 192.168.56.10/24.
3. Koneksikan 2 buah komputer klien melalui jaringan lokal.
4. Jalankan Server Manager pada Windows Server.
5. Pilih menu Tools – DHCP.
B. Setup DHCP Server

Setup jaringan DHCP Server

6. Berikan nama scope DHCP dan deskripsinya, sebagai contoh Name : DHCP1 dan
Description : FOR KLIEN
7. Masukkan range IP DHCP yang akan dibagikan antara 192.168.56.11-192.168.56.15,
klik Next.
8. Masukkan range IP DHCP yang akan dibagikan antara 192.168.56.11-192.168.56.15,
klik Next.
9. Biarkan posisi default untuk pengaturan IP DHCP yang tidak dibagikan untuk
keperluan khusus, klik Next.
B. Setup DHCP Server

Setup jaringan DHCP Server

10. Secara default, lama penyewaan IP address adalah 8 hari, namun kita bisa
mengubahnya. Sebagai latihan, biarkan pada posisi default, klik Next.
11. Aktifkan pilihan “Yes, I want to configure these options now” untuk mengaktifkan
konfigurasi yang telah diatur sebelumnya, kemudian klik Next.
12. Masukkan IP address gateway yang akan disertakan ketika mengirikan paket DHCP
ACK ke klien, kemudian klik Next.
13. Tentukan nama DNS server yang menjadi acuan dalam jaringan lokal beserta IP
address-nya, klik Next.
B. Setup DHCP Server

Setup jaringan DHCP Server

14. Pada pilihan konfigurasi IP address WIN’S Server, biarkan dalam keadaan kosong,
klik Next.
15. Pilih opsi “Yes, I want to activate this scope now” klik Next.
16. Klik Finish untuk menyimpan konfigurasi dan mengakhiri proses aktivasi DHCP
server.
17. Lakukan konfigurasi pada komputer klien pada opsi IP dinamis, kemudian perhatikan
apakah klien sudah mendapatkan IP address dari DHCP server atau belum.
18. Diskusikan hasil kelompok Anda di depan kelas.
C. DHCP Relay

DHCP relay bisa dikatakan sebagai agen yang meneruskan request IP address dari
komputer klien ke DHCP server. DHCP server sering berada di jaringan yang berbeda
dengan komputer klien.

Keuntungan menggunakan DHCP relay server adalah konfigurasi jaringan


dalam skala besar dapat dengan mudah dikerjakan dan tersentral dengan
baik pada komputer DHCP Server.
C. DHCP Relay

Skema Jaringan dengan


DHCP Relay Server

Sumber: Dokumen Penulis


SOAL LATIHAN

1. Sebutkan kelebihan dari DHCP Server.

2. Gambarkan proses kerja DHCP.

3. Jelaskan konsep kerja dari DHCP Relay.

Anda mungkin juga menyukai