0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
182 tayangan7 halaman

Peraturan Pemilu Mahasiswa STMIK 2022

Surat keputusan ini menetapkan peraturan pelaksanaan pemilihan umum mahasiswa STMIK Tasikmalaya tahun 2022 yang mencakup ketentuan calon peserta, pendaftaran, verifikasi, dan kampanye. Peraturan ini ditetapkan untuk mengatur penyelenggaraan pemilu mahasiswa secara demokratis dan transparan.

Diunggah oleh

Akmal Zamzam
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
182 tayangan7 halaman

Peraturan Pemilu Mahasiswa STMIK 2022

Surat keputusan ini menetapkan peraturan pelaksanaan pemilihan umum mahasiswa STMIK Tasikmalaya tahun 2022 yang mencakup ketentuan calon peserta, pendaftaran, verifikasi, dan kampanye. Peraturan ini ditetapkan untuk mengatur penyelenggaraan pemilu mahasiswa secara demokratis dan transparan.

Diunggah oleh

Akmal Zamzam
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA

(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

SURAT KEPUTUSAN
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA STMIK TASIKMALAYA
Nomor : 01/SK/ KPUM/X/2022

TENTANG
Peraturan Pelaksanaan Pemilihan Umum Mahasiswa STMIK TASIKMALAYA
Tahun 2022

Menimbang : a. Bahwa Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMILU) STMIK


TASIKMALAYA tahun 2022 merupakan sarana
demokratisasi kampus untuk mewujudkan student
government;
b. Bahwa untuk mengatur penyelenggaraan PEMILU STMIK
TASIKMALAYA 2022 perlu adanya Petunjuk Pelaksanaan
sebagai peraturan penyelenggaraan;
c. Bahwa untuk hal tersebut di atas (point b) perlu segera
disahkan melalui surat keputusan
Mengingat : a. Surat Keputusan KPUM STMIK TASIKMALAYA Nomor:
01/SK/ KPUM/VII/2022 tentang Petunjuk Teknis (Juknis)
Pemilihan Umum STMIK TASIKMALAYA

Memutuskan :
Menetapkan:
1. Surat Keputusan KPUM STMIK TASIKMALAYA Nomor:
01/SK/ KPUM/X/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan
Pemilihan Umum Mahasiswa STMIK TASIKMALAYA
2. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan
ditinjau kembali apabila terdapat kekeliruan

Ditetapkan di Tasikmalaya
Tanggal : 07 Januari 2022
Pukul : 10.00 WIB

Presidium Satu presidium Dua

Akmal Zam zam Nasrulhaz Ayuni Dita Herliani

Presidium Tiga

Chandra Aditiani
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

PERATURAN PELAKSANAAN
PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
STMIK TASIKMALAYA
TAHUN 2022/2023

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1
Dalam peraturan ini yang dimaksud:
1. Pemilihan Umum Mahasiswa adalah satu sarana pelaksanaan kedaulatan mahasiswa STMIK
Tasikmalaya untuk memilih pasangan ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK
Tasikmalaya, selanjutnya disingkat pemilu.
2. Badan Eksekutif Mahasiswa STMIK Tasikmalaya adalah lembaga kegiatan kemahasiswaan di
STMIK Tasikmalaya yang menjalankan fungsi eksekutif, selanjutnya disingkat BEM.
3. Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa STMIK Tasikmalaya adalah komisi Ad Hoc yang bersifat
mandiri untuk menyelenggarakan pemilu yang selanjutnya disingkat KPUM.
4. Pelanggaran adalah suatu permasalahan yang timbul dalam proses penyelenggaraan Pemilu.
5. Mahasiswa adalah mahasiswa aktif STMIK Tasikmalaya
6. Pemilih adalah seluruh mahasiswa yang mempunyai hak suara.
7. Bakal calon adalah mahasiswa yang mendaftarkan diri kepada KPUM sebagai calon ketua dan
wakil ketua BEM.
8. Calon adalah bakal calon yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan.
9. Verifikasi adalah tahap pemeriksaan syarat bakal calon untuk ditetapkan menjadi calon oleh
KPUM.
10. Kampanye adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh calon untuk menyakinkan para mahasiswa
dalam rangka mendapatkan dukungan sebesar-besarnya, dengan menawarkan visi, misi, dan
program calon secara lisan atau tertulis kepada mahasiswa pada waktu yang ditetapkan KPUM.
11. Masa tenang adalah masa berakhirnya aktivitas kampanye.
12. Suara adalah pilihan dari mahasiswa untuk memilih peserta pemilu.
13. Pemungutan suara ialah pengumpulan suara dari mahasiswa pada waktu yang telah ditentukan oleh
KPUM.

Pasal 2
Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Pasal 3
Pemilu diselenggarakan setahun sekali untuk memilih pasangan ketua dan wakil ketua BEM.

BAB II
CALON PESERTA PEMILU

Pasal 4
Calon harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
a) Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
b) Mempunyai integritas kepribadian, moral yang baik, dan berbudi pekerti yang luhur;
c) Memiliki jiwa kepemimpinan, cakap, dan jujur;
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

d) Memiliki loyalitas dan dedikasi terhadap almamater; dengan bukti tidak pernah melakukan
pelanggaran berat selama menjadi Mahasiswa STMIK Tasikmalya.
e) Tidak terdaftar sebagai anggota partai politik dan/atau organisasi yang berafiliasi ke partai
politik;
f) Mempunyai pengalaman organisasi dengan menunjukan surat keterangan keanggotaan dari
organisasi yang bersangkutan;
g) Minimal duduk di Semester 3;

Pasal 5
1. Syarat-syarat sebagaimana yang disebut dalam pasal 4 harus dibuat dalam suatu pernyataan
tertulis lalu diserahkan kepada KPUM.
2. Jika di kemudian hari terbukti terjadi penyimpangan berdasarkan ketentuan sebagaimana yang
tersebut dalam pasal 4, maka KPUM berhak merekomendasikan pencabutan mandat ketua dan
wakil ketua BEM yang terpilih.

BAB III
PENDAFTARAN

Pasal 6
1. Pendaftaran dilakukan dengan melengkapi dan menyerahkan syarat-syarat administratif yang
telah ditentukan.
2. Syarat-syarat administratif bakal calon harus diserahkan kembali setelah diisi selambatlambatnya
pada waktu berakhirnya masa pendaftaran yang telah ditetapkan oleh KPUM.

Pasal 7
Syarat-syarat administratif terdiri dari:
1. Formulir Pendaftaran
2. Surat pernyataan memenuhi persyaratan dan bersedia untuk mentaati seluruh peraturan yang ada
dan yang telah ditetapkan oleh KPUM.
3. Menyerahkan fotokopi kartu tanda mahasiswa;
4. Menyerahkan pas foto 4 X 6 bewarna sebanyak 4 lembar beserta soft copinya;
5. Menyerahkan tulisan yang menguraikan visi, misi, program kerja unggulan dan arti
kepemimpinan masing-masing bakal calon;

Pasal 8
Mekanisme pendaftaran dan pengumpulan berkas bakal calon meliputi:
1. Mengambil formulir pendaftaran di kantor KPUM
2. Melengkapi dan menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor KPUM
3. KPU melakukan pengecekan kelengkapan berkas pendaftaran calon, apabila berkas masih belum
lengkap diberi kesempatan melengkapi berkas sebelum pendaftaran ditutup
4. Verifikasi berkas calon dilakukan KPUM.
5. KPU mengumumkan hasil verifikasi berkas calon.

BAB IV
VERIFIKASI

Pasal 9
1) Apabila setelah diteliti oleh KPUM syarat-syarat administratif yang masuk tidak memenuhi
ketentuan yang diatur dalam pasal 7 peraturan ini, maka KPUM menyerahkan kembali dan
memberitahukan kepada bakal calon yang bersangkutan untuk dilengkapi dengan tenggang
waktu yang ditentukan.
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

2) Apabila bakal calon yang bersangkutan tidak memenuhi ketentuan dalam ayat (1) pasal 9,
KPUM akan memberikan waktu untuk memperbaiki berkas tersebut, dan apabila tetap
dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka calon dianggap mengundurkan diri.
3) Bakal calon yang telah memenuhi persyaratan administratif akan memasuki tahap selanjutnya
sebagai calon yang ditetapkan oleh KPUM.

BAB V
KAMPANYE

Pasal 10
1) Dalam penyelenggaraan Pemilu, peserta Pemilu dapat mengadakan kampanye selama kurun
waktu yang telah ditentukan oleh KPUM.
2) Materi kampanye Pemilu berisi visi-misi dan/atau program kerja peserta Pemilu.
3) Penyampaian materi kampanye dilakukan dengan cara yang tertib, bersifat edukatif, serta tidak
menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan.
4) Pedoman dan jadwal pelaksanaan kampanye ditetapkan oleh KPUM.
5) Kampanye dapat berbentuk:
a) Media Elektronik;
b) Debat;
c) Lainnya.

Pasal 11
Kampanye debat calon sebagaimana disebut dalam Pasal 10 (5) huruf (b) diselenggarakan oleh KPUM.

Pasal 12
Ketentuan kampanye berbentuk media elektronik:
1. Wajib mendaftarkan segala bentuk media kampanye elektronik kepada KPUM.
2. Pendaftaran dilakukan selambat-lambatnya H-2 sebelum dipublikasikan.
3. Isi dan materi kampanye media elektronik tidak boleh menyinggung perorangan, lembaga,
kelompok dan/atau peserta pemilu yang lain, dan tidak boleh mengandung unsur SARA di
dalamnya.

Pasal 13
Ketentuan kampanye berbentuk debat/dialogis:
1. Kampanye dialogis wajib diikuti oleh calon ketua dan wakil sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
2. Kampanye dilakukan di tempat terbuka untuk disaksikan oleh mahasiswa umum.
3. Materi kampanye berisikan pemaparan program-program dan/atau visi & misi dari peserta
kampanye.
4. Peserta kampanye hadir di tempat kampanye 10 menit sebelum kampanye dimulai.
5. Peserta kampanye yang terlambat hadir wajib membuat surat pemberitahuan tertulis kepada
KPUM
6. Apabila peserta kampanye belum datang setelah 30 menit kampanye dialogis dimulai tanpa surat
pemberitahuan, maka dianggap tidak hadir dan tidak berhak memaparkan program dan/atau visi
& misinya.
7. Tata cara penyelenggaraan Kampanye dialogis diatur KPUM.
8. KPU berhak menghentikan kampanye dialogis apabila kampanye tersebut mengganggu dan/atau
membahayakan kepentingan umum
9. KPU membuat berita acara untuk setiap kampanye dialogis.
10. Pelaksanaan kampanye dialogis harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

BAB VI
PELANGGARAN DAN SANKSI

Pasal 14
1) Pelanggaran-pelanggaran dalam kampanye dikategorikan ke dalam 3 kategori, yaitu:
a. Pelanggaran berat;
b. Pelanggaran sedang; dan
c. Pelanggaran ringan.
2) Pelanggaran yang termasuk kedalam pelanggaran berat yaitu:
a. Menjanjikan dan/atau memberikan uang untuk mempengaruhi mahasiswa (Money Politic);
b. Dengan sengaja menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan atau dengan simbol-
simbol yang mempunyai maksud yang sama;
c. Menghasut, melakukan intervensi yang bersifat destruktif atau mengganggu
keberlangsungan dalam tahap-tahap penyelenggaraan Pemilu;
d. Mengadu domba baik disertai ancaman maupun tidak ada ancaman, antar perorangan
maupun antar kelompok mahasiswa;
e. Tidak melaksanakan sanksi yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan;
f. Melakukan kecurangan verifikasi atau administrasi persyaratan;
g. Mengeluarkan pernyataan yang bersifat fitnah ataupun berita bohong yang menyebabkan
efek negatif terhadap peserta Pemilu;
h. Mengeluarkan pernyataan yang sifatnya menjatuhkan personal kepada peserta Pemilu;
i. Menggunakan kekerasan, ancaman kekerasan, atau menganjurkan penggunaan kekerasan
kepada peserta;
j. Memaksa ataupun mengintervensi pemilih untuk memilih peserta pemilu tertentu.
3) Pelanggaran yang termasuk kedalam pelanggaran sedang yaitu:
a. Tidak mengikuti serangkaian kampanye yang diselenggarakan oleh KPUM;
b. Melakukan kampanye di luar masa kampanye.
4) Pelanggaran yang termasuk kedalam pelanggaran ringan yaitu:
a. Hadir tidak tepat waktu pada kampanye yang difasilitasi KPUM, kecuali dengan izin
selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum kampanye dilaksanakan;
b. Peserta Pemilu tidak berpakaian rapi dan tidak menggunakan jas almamater pada saat
kampanye berlangsung;
c. Mengganggu ketertiban umum.
5) Apabila terdapat pelanggaran yang belum diatur dalam Pasal ini, akan diputuskan kemudian.

Pasal 15
1) Peserta pemilu yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi.
2) Sanksi yang dapat diberikan terhadap pelanggaran berat adalah diskualifikasi terhadap peserta
Pemilu.
3) Sanksi yang dapat diberikan terhadap pelanggaran sedang berupa larangan untuk melakukan
kampanye.
4) Sanksi yang dapat diberikan terhadap pelanggaran ringan berupa teguran secara tertulis dan di
sebarkan di media sosial KPUM.
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

BAB VII
TATA CARA PEMILIHAN

Pasal 16
Pemungutan suara ketua dan wakil ketua BEM diselenggarakan secara langsung, umum, bebas, rahasia,
jujur dan adil.

Pasal 17

Pemungutan suara akan dilakukan secara offline, jika tidak memungkinkan akan dilakukan secara
online. Dengan media yang akan ditentukan kemudian oleh KPUM.

Pasal 18
1) Apabila terdapat calon tunggal untuk pasangan ketua dan wakil ketua BEM, maka dinyatakan
Aklamasi

BAB VIII
SUARA

Pasal 9
1) Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan di Tempat Pemungutan suara (TPS) yang telah
ditentukan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) STMIK Tasikmlaya.
2) Pemilihan memberikan suara menggunakan media elektronik yang telah ditetapkan oleh KPUM.
3) Pemungutan suara dinyatakan sah jika jumlah suara yang masuk minimal ½ +1 dari jumlah
mahasiswa yang berhak memilih.
4) Apabila ketentuan ayat (3) tidak terpenuhi maka dilakukan perpanjangan pemungutan suara
maksimal 3 (tiga) hari..

Pasal 20
Setiap pemilih yang mempunyai hak suara hanya berhak mengeluarkan satu suara, dan tidak dapat
diwakilkan.

Pasal 21
1) Setelah pemungutan suara selesai, dilakukan penghitungan suara.
2) Penghitungan suara dilakukan dihadapan Mahasiswa oleh KPUM.

BAB IX
PEMANTAUAN PEMILU

Pasal 22
1. Setiap mahasiswa berhak untuk memantau pelaksanaan pemilu baik melalui pemantau
independen untuk disampaikan kepada KPUM.
2. Hasil temuan pelanggaran dilaporkan ke kantor KPUM dengan menyertakan alat bukti yang
cukup maksimal selambat-lambatnya 2x24 jam setelah penghitungan selesai.

BAB X
ATURAN TAMBAHAN

Pasal 23
Segala sesuatu yang belum diatur dalam peraturan ini, akan diatur kemudian.
KOMISI PEMILIHAN UMUM MAHASISWA
(KPUM)
STMIK TASIKMALAYA
Sekretariat :Jl. RE. Martadinata No. 272A Tasikmalaya, Indonesia

BAB XI
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 24
Pada saat peraturan ini mulai berlaku, peraturan Nomor 01/SK/ KPUM/VII/2022 dicabut dan dinyatakan
tidak berlaku.

Pasal 25
Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Anda mungkin juga menyukai