0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
133 tayangan8 halaman

Karakteristik dan Penggunaan Statis Array

Dokumen tersebut membahas tentang statis array. Secara singkat, statis array adalah kumpulan data yang memiliki tipe data yang sama dan jumlah elemennya tetap, dimana setiap elemen dapat diakses melalui indeks.

Diunggah oleh

Alfa Reza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
133 tayangan8 halaman

Karakteristik dan Penggunaan Statis Array

Dokumen tersebut membahas tentang statis array. Secara singkat, statis array adalah kumpulan data yang memiliki tipe data yang sama dan jumlah elemennya tetap, dimana setiap elemen dapat diakses melalui indeks.

Diunggah oleh

Alfa Reza
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

STATIS ARRAY

KOMANG LESTARI
185100026
Fakultas Komputer
komanglestari.student@umitra.ac.id

Abstract
Array merupakan sebuah variabel yang menyimpan lebih dari 1 buah data yang memiliki tipe data
yang sama. Jadi dapat dikatakan bahwa array merupakan kumpulan dari data-data tunggal yang
dijadikan dalam 1 variabel array yang alamat memorinya berbeda yang selanjutnya disebut elemen-
elemen array yang bisa kita akses berdasarkan indeks.Array atau larik sendiri di definisikan sebagai
pemesanan alokasi memory berurutan. Array (larik) merupakan tipe data tersetruktur dimana
didalamnya terdiri dari komponen – komponen yang mempunyai tipe data yang sama. Didalam suatu
array jumlah komponen banyaknya adalah tetap. Didalam suatu larik atau array setiap kompoenen
ditunjukan oleh suatu index yang unik. Index dari setiap komponen array menunjukan urutan data atau
identitas yang mewakili data yang ada didalamnya.Definisi ini kurang tepat, karena terjadi kerancuan
antara struktur data dan representasinya. Memang benar array hampir selalu di implementasikan
menggunakan memory berurutan tapi tidak selalu demikian. Semua elemem array bertipe sama.Array
cocok untuk organisasi kumpulan data homogen yang ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah
diketahui dari awal. Homogen adalah bahwa setiap elemen dari sebuah array tertentu haruslah
mempunyai tipe data yang sama.
Dari perngertian struktur dan pengertian array di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur
array adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi suatu kesatuan yang memiliki
tipe homogen (sama).

Kata Kunci : Statis Array

1
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

A. PENDAHULUAN

Struktur adalah kumpulan elemen-elemen data yang digabungkan menjadi satu kesatuan. Masing-
masing elemen data tersebut dikenal dengan sebutan field. Field data tersebut dapat memiliki tipe data
yang sama ataupun berbeda. Walaupun field-field tersebut berada dalam satu kesatuan, masing-masing
field tersebut tetap dapat diakses secara individual.
Field-field tersebut digabungkan menjadi satu dengan tujuan untuk kemudahan dalam operasinya.
Misalnya anda ingin mencatat data-data mahasiswa dan pelajar dalam sebuah progam, untuk
membedakannya anda dapat membuat sebuah record mahasiswa yang terdiri dari field NIM, NAMA,
ALAMAT, dan IPK serta sebuah record pelajar yang terdiri dari field-field NAMA, NOMOR_URUT,
ALAMAT< dan JUM_NILAI. Dengan demikian akan lebih mudah untuk membedakan keduanya.
Array (larik) merupakan tipe data tersetruktur dimana didalamnya terdiri dari komponen–komponen
yang mempunyai tipe data yang sama.Didalam suatu array jumlah komponen banyaknya adalah tetap.
Didalam suatu larik atau array setiap kompoenen ditunjukan oleh suatu index yang unik. Index dari
setiap komponen array menunjukan urutan data atau identitas yang mewakili data yang ada
didalamnya.
Logika sederhananya array itu bisa disamakan dengan dua orang dengan nama yang sama didalam
suatu komunitas, untuk membedakan antara nama yang satu atau dengan nama yang lain maka
diberikan initial tambahan untuk setiap nama. Secara singkat, array adalah suatu tipe data terstruktur
yang berupa sejumlah data sejenis (bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama
tertentu.

4
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

B. PEMBAHASAN / STUDI KASUS clrscr;


setlength(nilai,4,4);
a. Pengertian Array
Array atau larik sendiri di definisikan nilai[0,0]:= 34;
sebagai pemesanan alokasi memory berurutan. nilai[2,3]:= 99;
Definisi ini kurang tepat, karena terjadi nilai[3,0]:= 15;
kerancuan antara struktur data dan
representasinya. Memang benar array hampir writeln('nilai [0,0]: ',nilai[0,0]);
selalu di implementasikan menggunakan writeln('nilai [2,3]: ',nilai[2,3]);
memory berurutan tapi tidak selalu demikian. writeln('nilai [3,0]: ',nilai[3,0]);
Semua elemem array bertipe sama. Array cocok
untuk organisasi kumpulan data homogen yang
ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah readln;
diketahui dari awal. Homogen adalah bahwa end.
setiap elemen dari sebuah array tertentu Contoh kode program untuk tipe data array
haruslah mempunyai tipe data yang sama. dinamis pascal 2 dimensi
Dari perngertian struktur dan pengertian array int A[10], artinya variabel A adalah kumpulan
di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa data sebanyak 10 bilangan bertipe integer.
struktur array adalah kumpulan elemen-elemen
data yang digabungkan menjadi suatu kesatuan C.Penggunaan Array
yang memiliki tipe homogen (sama). Pada dasarnya penggunaan array sangat
luas tidak hanya digunakan pada bahasa
1) Karakteristik Array : pemrogaman.
a.Mempunyai batasan dari pemesanan alokasi Contoh penggunaan array sebagai berikut :
memori (bersifat statis). 1) Array digunakan untuk suatu database,
b.Mempunyai tipe data sama (bersifat contoh : tabel.
homogen). 2) Array digunakan untuk operasi matematika
c.Dapat diakses secara acak. seperti vektor.
3) Digunakan dalam bentuk struktur data lain,
2) Deklarasi Array : contohnya list.
Ada tiga hal yang harus diketahui dalam
pendeklarasian, yaitu : D.Pengurutan Array
a. Type data array. Pengurutan atau sorting adalah proses
b. Nama variable array. yang paling sering dilakukan dalam pengolahan
c. Subkrip / index array. data, pengurutan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1) Pengurutan internal
Contoh deklarasai array adalah sebagai Pengurutan dilakukan terhadap sekumpulan
berikut : data di media memory internal komputer di
program tipe_array; mana data dapat diakses elemennya secara
langsung.
uses crt;
2) Pengurutan eksternal
var
Pengurutan data di memory sekunder. Biasanya
nilai: array of array of integer;
data bervolume besar sehingga tidak mampu
begin dimuat semuanya di memory utama.
5
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

E.Operasi Dasar Pada Array bila struktur data di implementasikan secara


Operasi terhadap elemen array dinamis menggunakan pointer.

dilakukan dengan pengaksesan Ø Pemrosesan Transversal


langsung. Nilai di masing-masing posisi elemen Operasi pemrosesan transversal adalah
dapat pemrosesan mengolah seluruh elemen secara
di ambil dan nilai dapat disimpan tanpa sistematik.
melewati posisi-posisi lain.
Terdapat dua operasi, yaitu : Ø Pencarian di Array (table look-up)
1) Operasi terhadap satu elemen/posisi array Pencarian di array (table look-up)
2) Operasi terhadap array sebagai keseluruhan adalah proses pencarian suatu nilai di array.
a) Dua operasi paling dasar terhadap satu Klasifikasi pencarian di array adalah :
elemen/posisi adalah : 1) Pencarian sekuen (sequential searching),
· Penyimpanan nilai elemen ke posisi tertentu di yaitu :
array a) Tanpa boolean, terbagi :
· pengambilan nilai elemen dari posisi tertentu · Tanpa sentinen
di array · Dengan sentinen
b) Operasi-operasi dasar terhadap array secara b) Menggunakan boolean
keseluruhan adalah :
· Operasi penciptaan 2) Pencarian secara biner/dokotom (binary =
· Operasi penghancuran dochotomy searching).
· Operasi pemrosesan tranversal
· Operasi pencarian (table look-up) F. Bentuk-Bentuk Array
· Operasi sorting 1) Array Satu Dimensi
Ø Penyimpanan dan Pengambilan Nilai Array satu dimensi yaitu kumpulan
Saat penyimpanan dan pengambilan elemen-elemen identik yang hanya terdiri dari
nilai array, biasanya bahasa pemrogaman satu baris atau hanya satu kolom saja alamat
menyediakan sintaks tertentu untuk penyimpanan data (indeks). Elemen-elemen
penyimpanan dan pengambilan nilai elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tetapi isi
pada posisi tertentu di array. Contoh : dari elemen tersebut boleh berbeda.
A[5] = 78, berarti penyimpanan nilai 78 ke
posisi ke-5 dari array A Bentuk umum :
C = A[5], berarti pengambilan nilai elemen Tipe_data namaArray[n] = {elemen0, elemen1,
posisi ke-5 dari array A elemen2,…..,n};
n = jumlah elemen
Ø Penciptaan dan Penghancuran
Operasi penciptaan biasa disebut contoh pada progam : int ukur[5] = {39, 40. 41,
inisialisasi. Operasi ini untuk mempersiapkan 38, 40};
struktur data untuk operasi-operasi berikutnya. · int adalah tipe data yang berupa bilangan
Operasi penghancuran menyatakan ketidak bulat.
berlakuan struktur data atau membebaskan · Ukur adalah nama variabel array.
memory, menyerahkan memory ke manajemen · [5] adalah ukuran untuk menyatakan
memory agar dapat di pergunakan keperluan jumlah maksimal elemen array.
lain. Operasi penghancuran penting terutama
6
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

· @M[i][j] = Posisi array yang di cari.


{..} adalah tempat pemberian nilai/elemen · M[0][0] = Posisi alamat awal indeks array.
array. · i = Baris
· j = Kolom
2) Array Dua Dimensi · L = Ukuran memory type data
Array dua dimensi sering digambarkan · K = Banyaknya elemen per kolom
sebagai sebuah matriks, merupakan perluasan · N = Banyaknya elemen per baris.
dari array satu dimensi. Jika array satu dimensi
hanya terdiri dari sebuah baris dan beberapa
3) Array MultiDimensi
kolom elemen, maka array dua dimensi terdiri
dari Array ini seperti array dimensi dua tetapi dapat
memiliki ukuran yang lebih besar. Sebenarnya
beberapa baris dan beberapa kolom
array dimensi banyak ini tidak terlalu sering
elemen bertipe sama sehingga dapat
digunakan, tetapi sewaktu-waktu kalau dimensi
digambarkan sebagai berikut :
yang dibutuhkan banyak, maka array ini sangat
Bentuk umum : memegang peranan yang penting.
Tipe_data namaArray [m][n] =
{{a,b,…z},{1,2,…,n-1}};
Bentuk umum pendeklarasian array
multidimensi :
contoh : int lulus[4][3]; Tipe_data
· Nilai 4 untuk menyatakan banyaknya namaArray[ukuran1][ukuran2]…[ukuranN];
baris dan 3 untuk menyatakan banyaknya
kolom.
Sebagai contoh :
int data_huruf[2][8][8];
Pendeklarasian array dua dimensi hampir sama
dengan pendeklarasian array satu dimensi,
kecuali bahwa array dua dimensi terdapat dua G.Keunggulan Array
jumlah elemen yang terdapat dikurung kurung
siku dan keduanya boleh tidak sama. Elemen Keunggulan array adalah sebagai berikut :
array dua dimensi diakses dengan menuliskan 1) Array sangat cocok untuk pengaksesan acak.
kedua indeks elemennya dalam kurung. Sembarang elemen di array dapat diacu secara
langsung tanpa melalui elemen-elemen lain.
Ø Pemetaan (mapping) array dua dimensi ke 2) Jika berada di suatu lokasi elemen, maka
storage : sangat mudah menelusuri ke elemen-elemen
Terbagi dua cara pandang (representasi) yang tetangga, baik elemen pendahulu atau elemen
berbeda : peberus.
3) Jika elemen-elemen array adalah nilai-nilai
1) @M[i][j] = M[0][0] + {(j – 1) * K + (i – 1)} independen dan seluruhnya harus terjaga, maka
*L penggunaan penyimpanannya sangat efisien.
Secara kolom per kolom (coloumn major order
/ CMO) H.Kelemahan Array
2) @M[i][j] = M[0][0] + {(i – 1) * N + (j – 1)} Kelemahan array adalah sebagai berikut :
*L Array mempunyai fleksibilitas rendah, sehingga
Secara baris per baris (row major order / RMO) tidak cocok untuk berbagai aplikasi karena
array mempunyai batasan sebagai berikut :
Keterangan : 1) Array harus bertipe homogen, kita tidak

7
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

dapat mempunyai array dimana satu


elemenadalah karakter, elemen yang lain adalah D. DISKUSI
bilangan atau tipe lain.
Apakah artikel ini layak untuk dipulikasi?

2) Kebanyakan bahasa pemrogaman yuanita: Layak, karena menurut saya


mengimplementasikan array statik yang sulit artikel ini membantu saya untuk memahami
diubah ukurannya di waktu eksekusi. Bila tentang struktur data STATIS ARRAY.
penambahan dan pengurangan terjadi terus-
Apakah kelebihan artikel ini?
menerus, maka representasi statis :
· Tidak efisien dalam penggunaan memory Bagas : Kelebihan artikel ini adalah mudah
· Menyiakan banyak waktu komputasi dipahami dengan kata-kata yang ringkas dan
· Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak simple membuat saya lebih mudah dipahami.
dimungkinkan

3) Bila penambahan dan pengurangan terjadi


terus-menerus, maka representasi statis (array) : E. KESIMPULAN
· Tidak efisien dalam penggunaan memory
. Menyiakan banyak waktu komputasi Struktur adalah sekumpulan elemen-elemen
data yang digabung menjadi suatu kesatuan.
· Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak
Struktur array adalah kumpulan elemen-elemen
dimungkinkan
data yang digabungkan menjadi suatu kesatuan
yang memiliki tipe homogen (sama). Array
C. ID SECURITY
merupakan bagian dari struktur data yaitu
QWTD4452377-ASP-5244107
termasuk ke dalam struktur data sederhana
yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan
alokasi memori sementara pada komputer.
Apabila kita membuat progam dengan data
yang yang sudah kita ketahui batasnya, maka
kita menggunakan array (tipe data statis),
namum apabila datanya belum kita ketahui
batasnya maka gunakan pointer (tipe data
dinamis). Elemen-elemen array tersusun secara
sekuensial dalam memori komputer. Array
dapat berupa satu dimensi, dua dimensi,
ataupun multidimensi.

8
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

F. REFERENCE
[1] O. M. Febriani and A. S. Putra,
“Sistem Informasi Monitoring vol. 13, no. 1, pp. 90–98, 2014.
Inventori Barang Pada Balai [2] A. S. Putra, “Paperplain:
Riset Standardisasi Industri Execution Fundamental Create
Bandar Lampung,” J. Inform., Application With Borland
Delphi 7.0 University Of Mitra
Indonesia,” 2018.
[3] A. S. Putra, “2018 Artikel
Struktur Data, Audit Dan
Jaringan Komputer,” 2018.
[4] A. S. Putra, “ALIAS
MANAGER USED IN
DATABASE DESKTOP
STUDI CASE DB DEMOS.”
[5] A. S. Putra,
“COMPREHENSIVE SET OF
PROFESSIONAL FOR
DISTRIBUTE COMPUTING.”
[6] A. S. Putra, “DATA
ORIENTED RECOGNITION
IN BORLAND DELPHI 7.0.”
[7] A. S. Putra, “EMBARCADERO
DELPHI XE 2 IN GPU-
POWERED FIREMONKEY
APPLICATION.”
[8] A. S. Putra, “HAK ATAS
KEKAYAAN INTELEKTUAL
DALAM DUNIA
TEKNOLOGY BERBASIS
REVOLUSI INDUSTRI 4.0.”
[9] A. S. Putra, “IMPLEMENTASI
PERATURAN
PERUNDANGAN UU. NO 31
TAHUN 2000 TENTANG
DESAIN INDUSTRI
BERBASIS INFORMATION
TECHNOLOGY.”
[10] A. S. Putra,
“IMPLEMENTATION OF
PARADOX DBASE.”
[11] A. S. Putra,
“IMPLEMENTATION OF
TRADE SECRET CASE
STUDY SAMSUNG MOBILE
PHONE.”
[12] A. S. Putra,
9
Fakultas Komputer KOMANG LESTARI

“IMPLEMENTATION PROGRAMMING STUDI


PATENT FOR APPLICATION CASE PT. BANK BCA Tbk.”
WEB BASED CASE STUDI [24] A. S. Putra, D. R. Aryanti, and
WWW. PUBLIKLAMPUNG. I. Hartati, “Metode SAW
COM.” (Simple Additive Weighting)
[13] A. S. Putra, sebagai Sistem Pendukung
“IMPLEMENTATION Keputusan Guru Berprestasi
SYSTEM FIRST TO INVENT (Studi Kasus: SMK Global
IN DIGITALLY INDUSTRY.” Surya),” in Prosiding Seminar
[14] A. S. Putra, “MANUAL Nasional Darmajaya, 2018, vol.
REPORT & INTEGRATED 1, no. 1, pp. 85–97.
DEVELOPMENT [25] A. S. Putra and O. M. Febriani,
ENVIRONMENT BORLAND “Knowledge Management
DELPHI 7.0.” Online Application in PDAM
[15] A. S. Putra, “PATENT AS Lampung Province,” in
RELEVAN SUPPORT Prosiding International
RESEARCH.” conference on Information
[16] A. S. Putra, “PATENT FOR Technology and Business
RESEARCH STUDY CASE (ICITB), 2018, pp. 181–187.
OF APPLE. Inc.” [26] A. S. Putra, O. M. Febriani, and
[17] A. S. Putra, “PATENT B. Bachry, “Implementasi
PROTECTION FOR Genetic Fuzzy System Untuk
APPLICATION INVENT.” Mengidentifikasi Hasil Curian
[18] A. S. Putra, “QUICK REPORT Kendaraan Bermotor Di Polda
IN PROPERTY Lampung,” SIMADA (Jurnal
PROGRAMMING.” Sist. Inf. dan Manaj. Basis
[19] A. S. Putra, “REVIEW Data), vol. 1, no. 1, pp. 21–30,
CIRCUIT LAYOUT 2018.
COMPONENT [27] A. S. Putra, H. Sukri, and K.
REQUIREMENT ON ASUS Zuhri, “Sistem Monitoring
NOTEBOOK.” Realtime Jaringan Irigasi Desa
[20] A. S. Putra, “REVIEW (JIDES) Dengan Konsep
TRADEMARK PATENT FOR Jaringan Sensor Nirkabel,”
INDUSTRIAL IJEIS (Indonesian J. Electron.
TECHNOLOGY BASED 4.0.” Instrum. Syst., vol. 8, no. 2, pp.
[21] A. S. Putra, “TOOLBAR 221–232.
COMPONENT PALLETTE IN [28] D. P. Sari, O. M. Febriani, and
OBJECT ORIENTED A. S. Putra, “Perancangan
PROGRAMMING.” Sistem Informasi SDM
[22] A. S. Putra, “WORKING Berprestasi pada SD Global
DIRECTORY SET FOR Surya,” in Prosiding Seminar
PARADOX 7.” Nasional Darmajaya, 2018, vol.
[23] A. S. Putra, “ZQUERY 1, no. 1, pp. 289–294.
CONNECTION
IMPLEMENTED

10

Anda mungkin juga menyukai