0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan21 halaman

Makalah Array Dan String

Makalah ini membahas tentang array dan string dalam bahasa pemrograman C++. Terdiri dari empat bab yang membahas tentang pengertian array dan string, operasi dasar pada array, implementasi bahasa C, dan penutup yang berisi kesimpulan.

Diunggah oleh

Laeni Yuliani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan21 halaman

Makalah Array Dan String

Makalah ini membahas tentang array dan string dalam bahasa pemrograman C++. Terdiri dari empat bab yang membahas tentang pengertian array dan string, operasi dasar pada array, implementasi bahasa C, dan penutup yang berisi kesimpulan.

Diunggah oleh

Laeni Yuliani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.

MAKALAH

(Array dan String)


Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
“PEMPROGAMAN BAHASA C++”
Dosen Pengampu : Bapak Iqbal Nidauddin, S.Kom, M.Kom

Disusun oleh :
Nama :
1. Achmad Muzammil
2. Laeni Yuliani
3. Muhammad Rouf

JURUSAN MANAJEMEN INFORMATIKA

POLITEKNIK PIKSI INPUT SERANG

2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa kiranya telah


diberikan kesehatan dan pembelajaran sehingga penyusunan makalah ini telah
selesai berkat pertolongan Tuhan dan kerja keras. Dan kepada Bapak Dosen
Bahasa Pemprograman C++ saya mengucap syukur sebesar besarnya kiranya
telah diberikan pelajaran Bahasa Pemprograman C++ hingga kami dapat berpikir
dengan matang karena penyusunan makalah ini kami bisa bekerja sama antara
sesama mahasiswa hingga kami dapat berbagi ilmu.
Semoga makalah ini dapat berguna pada teman-teman mahasiswa tanpa
doa teman-teman mungkin makalah ini belum selesai. Saya berterima kasih atas
bantuannya tanpa kalian mungkin makalah ini tidak selesai.
Mungkin makalah ini jauh diatas sempurna, jadi kami mohon maaf jika
ada kesalahan penulisan atau kurang berkenan dihati saudara kami mohon maaf
atas kesalahan tersebut. Dan semoga makalah ini membuat ilmu kita
bertambah, kami berterimakasih kepada Bapak dosen beserta teman-teman
mahasiswa.

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ..................................................................................................... ii

DAFTAR ISI .................................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................ 4

A. Latar Belakang .......................................................................................... 4


B. Maksud dan Tujuan ................................................................................... 4
C. Rumusan Masalah...................................................................................... 4
D. Metode Penulisan ...................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN ................................................................................................. 6

A. Pengertian Array ...................................................................................... 6


a. Karakteristik Array............................................................................. 6
b. Deklarasi Array .................................................................................. 6
B. Penggunaan Array .................................................................................... 6
C. Pengurutkan Array ................................................................................... 7
D. Operasi Daasar Pada Array ...................................................................... 7
E. Bentuk-bentuk Array................................................................................ 8
F. Keunggulan dan Kelemahan Array .......................................................... 11
G. Pengertian String ...................................................................................... 12
H. Karakteristik String .................................................................................. 12

BAB III IMPLEMENTASI BAHASA C ...................................................................... 15

BAB IV PENUTUP ......................................................................................................... 21

A. Kesimpulan .............................................................................................. 21
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................... 22

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Dengan adanya kemajuan Tekhnologi di dunia ini akal pikiran manusia
semakin mahir dalam menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan
mereka, salah satunya dalam pembuatan program – program yang sangat
membantu mereka dalam menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat, baik
dan memuaskan, maka dari itu penulis menyusun makalah mengenai array,
queue, record dan stack merupakan salah satu bagian dari kemajuan zaman
yang betul betul terlihat manfaatnya. Array bisa juga disebut sebagai salah
satu program yang terlahir dari dunia tekhnologi lewat pola pikir manusia
yang bermanfaat untuk menyelesaikan suatu penghitungan.

B. Maksud dan Tujuan


Maksud dan tujuan penulis dalam penyusunan makalah ini sebagi
penambah informasi bagi penulis yang di outputkan lewat tulisan tulisan yang
terdapat pada makalah ini dan berharap penulis memberikan informasi
dipenyusunan makalah ini yang isinya tentang array yang sangat jelas bagi
pembaca. Dengan mengetahui tentang array maka penulis maupun pembaca
dapat menambah pengetahuan ilmu yang menyangkut dalam dunia tekhnologi
pemograman.

C. Rumusan Masalah
Sesuai dengan mata kuliah ini “ Pemprograman bahasa C++ ” untuk
menambah ilmu pengetahuan mahasiswa. Rumusan masalah dari materi
Array ini sebagai berikut :
1. Apa saja yang termasuk Materi dalam mata kuliah Array?
2. Bagaimana penjelasan tentang materi Array ?

4
D. Metode Penulisan
Metode penulisan untuk pembuatan makalah ini penulis menggunakan
metode informasi yang diambil atau didapat dari internet dan sedikit metode
pengetahuan penulis yang didapat dari pembelajaran penulis dalam ruang
lingkup perkuliahan.

5
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Array
Array atau larik di definisikan sebagai pemesanan alokasi memory
berurutan.definisi ini kurang tepat, karena terjadi kerancuan antara struktur
data dan representasinya. Memang benar array hampir selalu di
implementasikan mnggunakan memory berurutan tapi tidak selalu demikian.
Semua elemem array bertipe sama. Array cocok untuk organisasi kumpulan
data homogen yang ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah diketahui
dari awal.Homogen adalah bahwa setiap elemen dari sebuah array tertentu
haruslah mempunyai tipe data yang sama.
a. Karakteristik Array
 Mepunyai batasan dari pemesanan alokasi memori (bersifat
statis)Mempunyai tipe data sama (bersifat homogen)
 Dapat diakses secara acak.
b. Deklarasi Array
Ada tiga hal yang harus di ketahui dalam mendeklarasikan array, yaitu
 Type data array
 Nama variable array
 Subkrip / index array.
Contoh deklarasi dari array adalah sebagai berikut :
int A[5] ; artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak 5 bilangan
bertipe integer.

B. Penggunaan Array
Pada dasarnya penggunaan array sangat luas tidak hanya digunakan pada
bahasa pemrogaman.
Contoh penggunaan array sebagai berikut :
1) Array digunakan untuk suatu database, contoh : tabel.

6
2) Array digunakan untuk operasi matematika seperti vektor.
3) Digunakan dalam bentuk struktur data lain, contohnya list.

C. Pengurutan Array
Pengurutan atau sorting adalah proses yang paling sering dilakukan dalam
pengolahan data,
pengurutan dibedakan menjadi dua, yaitu :
1) Pengurutan internal
Pengurutan dilakukan terhadap sekumpulan data di media memory internal
komputer dimana data dapat diakses elemennya secara langsung.
2) Pengurutan eksternal
Pengurutan data di memory sekunder. Biasanya data bervolume
besarsehingga tidak mampu dimuat semuanya di memory utama.

D. Operasi Dasar Pada Array


Operasi terhadap elemen di array dilakukan dengan pengaksesan langsung.
Nilai di masing-masing posisi elemen dapat diambil dan nilai dapat disimpan
tanpa melewati posisi-posisi lain.
Terdapat dua tipe operasi, yaitu :
1. Operasi terhadap satu elemen / posisi dari array
2. Operasi terhadap array sebagai keseluruhan
Dua operasi paling dasar terhadap satu elemen / posisi adalah
 Penyimpanan nilai elemen ke posisi tertentu di array
 Pengambilan nilai elemen dari posisi tertentu di array
Operasi-operasi dasar terhadap array secara keseluruhan adalah :
 Operasi penciptaan
 Operasi penghancuran
 Operasi pemrosesan traversal
 Operasi pencarian (table look-up)
 Operasi sorting

7
1. PENCIPTAAN DAN PENGHANCURAN
Operasi penciptaan biasa disebut inisialisasi. Operasi ini untuk
mempersiapkan struktur data untuk operasi-operasi berikutnya. Operasi
penghancuran menyatakan ketidak berlakuan struktur data atau membebaskan
memory, menyerahkan memory ke manajemen memory agar dapat di
pergunakan keperluan lain. Operasi penghancuran penting terutama bila
struktur data di implementasikan secara dinamis menggunakan pointer.

2. PENYIMPANAN DAN PENGAMBILAN NILAI


Biasanya bahasa pemrograman menyediakan sintaks tertentu untuk
penyimpanan dan pengambilan nilai elemen pada posisi tertentu di array.
Contoh :
A[10] = 78, berarti penyimpanan nilai 78 ke posisi ke-10 dari array A
C = A[10], berarti pengambilan nilai elemen posisi ke-10 dari array A

a. Pemprosesan transversal
Operasi pemrosesan transversal adalah pemrosesan mengolah seluruh elemen
secara sistematik.

3. PENCARIAN DI ARRAY (table look-up)


Pencarian di array (table look-up) adalah proses pencarian suatu nilai di
array. Klasifikasi pencarian di array adalah :
a. Pencarian sekuen (sequential searching),yaitu:
 Tanpa Boolean, terbagi:
1. Tanpa sentinen
2. Dengan sentinen
 Menggunakan boolean
1. Pencarian secara biner / dikotom (binary = dichotomy searching).

8
E. Bentuk-Bentuk Array
1) Array Satu Dimensi
Array satu dimensi yaitu kumpulan elemen-elemen identik yang hanya
terdiri dari satu baris atau hanya satu kolom saja alamat penyimpanan data
(indeks). Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data yang sama, tetapi isi dari
elemen tersebut boleh berbeda.
Bentuk umum :
Tipe_data namaArray[n] = {elemen0, elemen1, elemen2,…..,n};
n = jumlah elemen
contoh pada progam : int ukur[5] = {39, 40. 41, 38, 40};
· int adalah tipe data yang berupa bilangan bulat.
· Ukur adalah nama variabel array.
· [5] adalah ukuran untuk menyatakan jumlah maksimal elemen array.
· {..} adalah tempat pemberian nilai/elemen array.
2) Array Dua Dimensi
Array dua dimensi sering digambarkan sebagai sebuah matriks,
merupakan perluasan dari array satu dimensi. Jika array satu dimensi hanya
terdiri dari sebuah baris dan beberapa kolom elemen, maka array dua dimensi
terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen bertipe sama sehingga
dapat digambarkan sebagai berikut :
Bentuk umum :
Tipe_data namaArray [m][n] = {{a,b,…z},{1,2,…,n-1}};
contoh : int lulus[4][3];
· Nilai 4 untuk menyatakan banyaknya baris dan 3 untuk menyatakan
banyaknya kolom. Pendeklarasian array dua dimensi hampir sama dengan
pendeklarasian array satu dimensi, kecuali bahwa array dua dimensi terdapat
dua jumlah elemen yang terdapat dikurung kurung siku dan keduanya boleh
tidak sama. Elemen array dua dimensi diakses dengan menuliskan kedua
indeks elemennya dalam kurung.
Ø Pemetaan (mapping) array dua dimensi ke storage :
Terbagi dua cara pandang (representasi) yang berbeda :
1) @M[i][j] = M[0][0] + {(j – 1) * K + (i – 1)} * L

9
Secara kolom per kolom (coloumn major order / CMO)
2) @M[i][j] = M[0][0] + {(i – 1) * N + (j – 1)} * L
Secara baris per baris (row major order / RMO)
Keterangan :
· @M[i][j] = Posisi array yang di cari.
· M[0][0] = Posisi alamat awal indeks array.
· i = Baris
· j = Kolom
· L = Ukuran memory type data
· K = Banyaknya elemen per kolom
· N = Banyaknya elemen per baris.
3) Array MultiDimensi
Array ini seperti array dimensi dua tetapi dapat memiliki ukuran yang
lebih besar. Sebenarnya array dimensi banyak ini tidak terlalu sering
digunakan, tetapi sewaktu-waktu kalau dimensi yang dibutuhkan banyak,
maka array ini sangat memegang peranan yang penting.
Bentuk umum pendeklarasian array multidimensi :
Tipe_data namaArray[ukuran1][ukuran2]…[ukuranN];
Sebagai contoh :
int data_huruf[2][8][8];
· contoh di atas merupakan pendeklarasian array data_huruf sebagai array
berdimensi
Cross Section (Penampang Array Berdimensi-2) Adalah pengambilan salah
satu subskrip.
Misal : Baris = tetap/konstan
Kolom = berubah-ubah (*)
Contoh : B(*,4) = semua elemen pada kolom ke-4.
B(2,*) = semua elemen pada baris ke-2.
Pengertian cross-section pada array dimensi banyak, adalah sama seperti
pada array dimensi dua.
Misal :

10
MHS(4,*,17) = jumlah mahasiswa tingkat 4 dari perguruan tinggi 17
(masing-masing untuk ria dan wanita).
MHS(*,*, 3) = jumlah mahasiswa untuk masing-masing tingkat, pria dan
wanita, dari perguruan tinggi 3.
Contoh :
Penyajian data mengenai banyaknya mahasiswa dari 20 perguruan tinggi
di Jakarta, berdasarkan tingkat (1 sampai 5), dan jenis kelamin (pria atau
wanita). Misalkan array tersebut dinamakan MHS. Ambil subskrip
pertama, tingkat = 1, 2, ..., 5; subskrip kedua, jenis kelamin (pria = 1,
wanita = 2), dan subskrip ketiga, perguruan tinggi adalah K = 1, 2, ..., 20.
Jadi MHS(4,2,17) menyatakan jumlah mahasiswa tingkat 4, wanita, dari
perguruan tinggi 17.

F. Keunggualan dan Kelemahan Array


 Keunggulan array adalah sebagai berikut :
a) Array sangat cocok untuk pengaksesan acak. Sembarang elemen di array
dapat diacu secara langsung tanpa melalui elemen-elemen lain.
b) Jika berada di suatu lokasi elemen, maka sangat mudah menelusuri ke
elemen-elemen tetangga, baik elemen pendahulu atau elemen peberus.
c) Jika elemen-elemen array adalah nilai-nilai independen dan seluruhnya
harus terjaga, maka penggunaan penyimpanannya sangat efisien.
 Kelemahan array adalah sebagai berikut :
Array mempunyai fleksibilitas rendah, sehingga tidak cocok untuk berbagai
aplikasi karena array mempunyai batasan sebagai berikut :
a. Array harus bertipe homogen, kita tidak dapat mempunyai array dimana
satu elemen adalah karakter, elemen yang lain adalah bilangan atau tipe
lain.
b. Kebanyakan bahasa pemrogaman mengimplementasikan array statik yang
sulit diubah ukurannya di waktu eksekusi. Bila penambahan dan
pengurangan terjadi terus-menerus, maka representasi statis :
· Tidak efisien dalam penggunaan memory

11
· Menyiakan banyak waktu komputasi
· Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak dimungkinkan

G. Pengertian String
String adalah kumpulan beberapa karakter atau array dari karakter. String
dan karakter dibedakan cara penulisannya. String ditulis dengan diapit oleh
tanda petik ganda “ … “ , dan karakter ditulis dengan diapit oleh tanda petik
tunggal ‘ … ‘ Akhir dari string ditunjukkan oleh NULL karakter. Semua
fungsi yang digunakan untuk melakukan manipulasi terhadap string
menganggap string diakhiri dengan null. Karakter null direpresentasikan
dengan tanda ‘ \0 ‘
Dalam C-string? pemrograman C, koleksi karakter disimpan dalam bentuk
array, ini juga didukung dalam pemrograman C ++. Oleh karena itu disebut C-
string. C-string adalah array tipe char diakhiri dengan karakter null, yaitu, \ 0
(nilai ASCII dari karakter nol adalah 0).
Bagaimana cara menetapkan char str [] = "C ++";
Dalam kode di atas, str adalah string dan memegang 4 karakter.
Meskipun, "C ++" memiliki 3 karakter, karakter null \ 0 ditambahkan ke ujung
string secara otomatis.
Cara alternatif mendefinisikan string

char str [4] = "C ++";


char str [] = {'C', '+', '+', '\ 0'};
char str [4] = {'C', '+', '+', '\ 0'};
Seperti halnya array, tidak perlu menggunakan semua ruang yang dialokasikan
untuk string. Sebagai contoh:

char str [100] = "C ++";


Contoh 1: C ++ String untuk membaca sebuah kata
Program C ++ untuk menampilkan string yang dimasukkan oleh pengguna.

#include <iostream>

12
menggunakan namespace std;

int main ()
{
char str [100];

cout << "Masukkan string:";


cin >> str;
cout << "Anda memasukkan:" << str << endl;

cout << "\ nMasukkan string lain:";


cin >> str;
cout << "Anda memasukkan:" << str << endl;

kembali 0;
}
Keluaran
Masukkan string: C ++
Anda memasukkan: C ++

Masukkan string lain: Pemrograman itu menyenangkan.


Anda memasukkan: Pemrograman

Perhatikan bahwa, pada contoh kedua, hanya "Pemrograman" yang ditampilkan


alih-alih "Pemrograman menyenangkan".

Ini karena operator ekstraksi >> berfungsi sebagai scanf () dalam C dan
menganggap spasi "" memiliki karakter pengakhiran.

Contoh 2: C ++ String untuk membaca baris teks


Program C ++ untuk membaca dan menampilkan seluruh baris yang dimasukkan
oleh pengguna.

13
#include <iostream>
menggunakan namespace std;

int main ()
{
char str [100];
cout << "Masukkan string:";
cin.get (str, 100);

cout << "Anda memasukkan:" << str << endl;

14
BAB III
IMPLEMENTASI BAHASA C++

INISIALISASI ARRAY
Untuk menginisialisasi array, elemen-elemen array diletakkan diantara tanda
kurung.
Contoh :
Int arr [ 5 ] = { 1, 3, -3, 5, 2 } ;
Jika jumlah elemen yang diinisialisasikan kurang dari jumlah elemen yang
tersedia, maka sisa elemen tersebut akan diberikan nilai 0 (nol) secara otomatis
oleh compiler.
Contoh program :
# include <iostream.h>
Main ( )
{
Int arr [ 5 ] = { 1, 3 } ;
For ( int i = 0 ; i < 5 ; i++ )
Cout << “ arr [ i ] << ‘ ‘ ;
Return 0 ;
}
Output : 1 3 0 0 0

Array dimensi Satu


Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [index]
Rumus untuk menentukan jumlah elemen dalam array adalah :
n
p(Index Array)
i=1
ket:
p = Perkalian dari index sebelumnya (untuk arraybdimensi dua dan tiga).

Pemetaan (mapping) array dimensi satu ke storage

15
Rumus : @A[i] = B + (i – 1) * L
Dimana : @A[i] : Posisi array yang dicari
B : Posisi awal index di memori computer
i : Subkrip atau index array yang di cari
L : Ukuran atau besar memori suatu tipe data
Contoh bentuk Array menggunakan c++
include<iostream>
using namespace std;
void main(void)
{
int x[10]={0,1,2,3,4,5,6,7,8,9};
int *px;
int i;
for(i=0;i<10;i++)
{
px=&x[i]; // membaca alamat dari x
cout<<x[i] << " " <<*px<<" "<<px<<endl;
}
{
cout<<"1.NAMA :ACHMAD MUZAMMIL"<<endl;
cout<<"2.NIM :2010140119"<<endl;
cout<<"3.SEMESTER :I(SATU)"<<endl;
cout<<"4.TANGGAL PRAKTIKUM :23-11-2018"<<endl;
}

 Berikut program lengkap dari metode Selection Sort dalam bahasa C++:
1. #include <iostream>
2. using namespace std;
3. int a[10];
4. void input(int data,int i) {
5. a[i] = data;
6. }

16
7. void tampil() {
8. for(int i=0; i<10; i++)
9. cout << a[i] << " ";
10. cout << endl;
11. }
12. void tukar(int data1, int data2) {
13. long temp = a[data1];
14. a[data1] = a[data2];
15. a[data2] = temp;
17. void selectionSort() {
18. int i,j,indek;
19. for(i=0; i<5-1; i++) {
20. indek=i;
21. for(j=i+1; j<5; j++)
22. if(a[indek] > a[j] )
23. indek=j;
24. tukar(i,indek);
25. }
26. }
27. void main() {
28. input(57,0);
29. input(89,1);
30. input(49,2);
31. input(51,3);
32. input(12,4);
33. input(90,5);
34. input(1,6);
35. input(0,7);
36. input(63,8);
37. input(25,9);
38. tampil();
39. selectionSort();

17
40. tampil();
41. }

Keluaran programnya yaitu :

 Kode program lengkap dalam bahasa C++ adalah sebagai berikut :

1. #include <iostream>
2. using namespace std;
3. int a[10];
4. void input(int data,int i) {
5. a[i] = data;
6. }
7. void tampil() {
8. for(int i=0; i<10; i++)
9. cout << a[i] << " ";
10. cout << endl;
11. }
12. void tukar(int data1, int data2) {
13. long temp = a[data1];
14. a[data1] = a[data2];
15. a[data2] = temp;
16. }
17. void bubSort() {
18. int i, j;
19. for(i=10-1; i>1; i--)
20. }
21. if( a[j] > a[j+1] ) tukar(j, j+1);

18
22. }
23. void main() {
24. input(57,0);
25. input(89,1);
26. input(49,2);
27. input(51,3);
28. input(12,4);
29. input(90,5);
30. input(1,6);
31. input(0,7);
32. input(63,8);
33. input(25,9);
34. tampil();
35. bubSort();
36. tampil();
37. }

Keluaran programnya adalah yaitu :

19
BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan

Struktur data merupakan salah satu bahan dasar pembuatan program.


Pemakaian struktur data yang tepat di dalam proses pemrograman, akan
menghasilkan algoritma yang jelas dan tepat sehingga menjadikan program
secara keseluruhan lebih sederhana. Array merupakan bagian dari struktur
data yaitu termasuk kedalam struktur data sederhana yang dapat di definisikan
sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Apabila kita
membuat program dengan data yang sudah kita ketahui batasnyamaka kita
menggunakan Array (type data statis), namun apabila datanya belum kita
ketahui batasnya maka gunakan pointer (type data dinamis).

20
Daftar Pustaka

http://www.frieyadie.com/12Array%20pada%20Struktur%20Data.php#ixzz29dFYC
KLO
www.wikipedia.org

www.ilmukomputer.com

http://www.nusinau.com/pengenalan-array-dan-string/

21

Anda mungkin juga menyukai