///===TAHAPAN TRADING===\\\
Sebelum memasuki Dunia Trading lebih dalam, terlebih dahulu wajib
kita pelajari Tahapan - Tahapan nya, agar jelas terarah semuanya dari
A - Z.
Berikut tahapan pembelajarannya ada 3 Tahap yaitu :
1). TAHAP PERTAMA
Pada tahap ini kita akan mempelajari "Signal/Trigger Open Posisi", di
Group PGC ada 30 Signal yaitu :
Dimas | Candle_Trend | Fibonacci | Range_Server | Super_Trend |
Bbma_Oa | Daily_Range | C11 | Power_Candle | SnR | Semi_Manual |
Zero | Bbma_Trend | OldNew_Candle | Pivot_Point | Timer | ZigZag |
Williams | Ichimoku | Lots | Rainbow | Volume | Harmonic | Candlestick |
Madro | Price_Action | Pinbar | Stoch_Ghost | Pagrima | MACD
=>NB :
*Sekilas penampakan youtubenya :
https://www.youtube.com/channel/UCx_xINq0cQMhdMnthVjZnUA/video
s
*Penjelasan lebih lanjut untuk setiap signal akan dibahas khusus
digroup.
2). TAHAP KEDUA
Pada tahap ini kita akan mempelajari "System/Strategy Trading",
disaat kita Open Posisi lalu pergerakan market tidak searah, apa yang
harus dilakukan? Karena apapun Signalnya pasti ada False nya.
System Trading ini terdiri dari 5 macam yaitu :
(A). One Shoot
Single OP dengan TP/SL, banyak yg berburu system ini, berharap OP
nya bisa jitu kena TP terus atau paling tidak lebih banyak kena TP
daripada SL.
Apakah benar memang bisa begitu? Mari kita kaji bersama.
Market itu dinamis, tiap bulan, tiap tahun selalu berubah-ubah pola
pergerakannya, mis : kita menggunakan Indikator Support & Resisten,
*Cara OP nya yaitu BUY di Support dan SELL di Resisten.
*Dibulan Januari, Pergerakan Market Sideways, diperiode ini OP kita
pasti banyakan TP daripada SL.
*Dibulan Februari, Pergerakan Market masih sama Sideways, diperiode
ini OP kita juga banyakan TP daripada SL.
*Dibulan Maret, Pergerakan Market masih sama, begitu juga TP nya.
*Nah 3 bulan berturut-turut kita merasa sudah jadi Master, bahkan
profit ratusan persen, pamer SS biru, Portofolio Mql5 diberbagai group,
buka konsorsium, muncul Euforia.
*Dibulan April, Pergerakan Market mulai Trending, diperiode ini OP kita
mulai banyak kena SL, tapi masih seimbang dengan TP.
*Dibulan Mei, Pergerakan Market mulai Trending Kuat, gak ada
reversal, diperiode ini OP kita pasti banyakan SL daripada TP.
*Dibulan Juni, Pergerakan Market masih sama Trending Kuat,
diperiode ini OP kita juga banyakan SL daripada TP.
*Dibulan Juli, Pergerakan Market masih sama, begitu juga SL nya.
***Kesimpulannya :
**Dilihat dari kasus diatas, akhirnya kita tahu bahwa Keakuratan
Signal itu kemungkinannya tetap 50 : 50.
**Ada yang menawarkan Signal Akurat 90%, apa betul? Bisa jadi betul,
kalau runningnya dibulan Januari - Maret seperti diatas.
**Jadi System OneShoot ini, apapun signalnya, hanya powerful
diperiode tertentu, bisa aja Profit terus dalam 3 bulan ini, masuk bulan
ke 4 Loss terus, bisa aja Profit terus dalam 1 tahun ini, masuk tahun
depan belum tentu.
(B). Averaging
Multi OP dijarak tertentu, berharap Market Reversal sehingga bisa
Close All Profit, bisa juga ditingkatkan Lot nya (Marti) agar cepat
Clear.
System Trading ini yang paling banyak digunakan didunia Forex,
terutama bagi para pemula, karena mudah diterapkan.
*OP BUY, harga turun ya BUY lagi, turun lagi, BUY lagi, begitu
seterusnya, simple.
*OP SELL, harga naik ya SELL lagi, naik lagi, SELL lagi, begitu
seterusnya, simple.
Kita terapkan dikasus kemarin, Market Bulan Januari - Maret, Sideway
terus, wow profit fantastis ratusan persen, Newbie mendadak jadi
Master.
Begitu masuk bulan April dst...mulai keringat dingin, dimana market
Trending Kuat, floating minus terus membengkak, hampir MC, mulai
berdoa, minus berkurang sedikit, agak tenang, tapi ternyata market
melanjutkan Trendingnya, dan berakhir MC, episode frustasi dimulai.
***Kesimpulannnya :
System Averaging hanya bagus disaat kondisi Market Sideways .
(C). Hedging
Multi OP dirange tertentu dengan Buy & Sell, berharap Market
Trending sehingga bisa Close All Profit, bisa juga ditingkatkan Lot nya
(Marti) agar cepat Clear.
System Trading ini mayoritas digunakan trader yang sudah lama
berkecimpung didunia Trading, bisa dikatakan Tingkat Lanjut.
*OP BUY, harga turun sekian pip SELL.
*OP SELL, harga naik sekian pip BUY.
*Posisi nya dalam keadaan terkunci (Locking).
*Mau harga Sideways atau Trending, tetap gak bertambah floating
minusnya.
*Begitu ada Signal BUY maka OP SELL nya di Close, berharap harga
naik, begitu equity sudah lebih dari modal awal, baru bisa di Close OP
BUY nya.
*Begitu juga kalau ada Signal SELL maka OP BUY nya di Close,
berharap harga turun, begitu equity sudah lebih dari modal awal, baru
bisa di Close OP SELL nya.
*Jika ternyata setelah di close, harga masih meneruskan trend nya,
maka lakukan Locking lagi, begitu seterusnya, sampai akumulasi
equity profit.
***Kesimpulannya :
System Hedging bagus disaat kondisi Market Sideways, tapi walau
Trending kuat pun, masih tetap bisa bertahan karena posisi
berlawanan terus menuai profit.
(D). Switching
Multi OP dirange tertentu dengan Buy & Sell, tapi menggunakan SL
diposisi Buy & Sell tersebut, berharap Market Trending sehingga bisa
Close All Profit, bisa juga ditingkatkan Lot nya (Marti) agar cepat
Clear.
System Trading ini mirip dengan Hedging, bedanya dia menggunakan
Cut Loss.
*OP BUY, harga turun sekian pip, langsung di Close BUY nya, lalu
diganti dengan OP SELL, jika ternyata harga naik lagi sekian pip, maka
di Close lagi SELL nya, lalu diganti dengan OP BUY, begitu seterusnya.
*OP SELL, harga naik sekian pip, langsung di Close SELL nya, lalu
diganti dengan OP BUY, jika ternyata harga turun lagi sekian pip, maka
di Close lagi BUY nya, lalu diganti dengan OP SELL, begitu seterusnya.
*Begitu equity sudah lebih dari modal awal, stop, cari signal baru lagi.
***Kesimpulannya :
System Switching ini bagus disaat Market Trending, semakin kuat
semakin cepat profitnya.
(E). Delay
Single OP, jika kena SL maka tunggu Signal berikutnya baru OP lagi
dengan Lot Kelipatannya, jika kena TP maka akan kembali ke Lot
Awal.
System Trading ini sangat santai, kita hanya cukup menunggu
Signalnya keluar, tergantung indikator yang digunakan.
*Mis : indikator Support & Resisten.
*Harga bergerak menyentuh Support, kita BUY Lot 1, langsung pasang
TP/SL.
*Ternyata kena SL, udah stop, kita tunggu signal berikutnya.
*Beberapa saat kemudian, harga bergerak menyentuh Resisten, kita
SELL dengan Lot 2 (wajib naik lot), langsung pasang TP/SL juga.
*Ternyata masih kena SL juga, udah stop, kita tunggu signal
berikutnya
lagi.
*Beberapa saat kemudian, harga bergerak menyentuh Support, kita
BUY dengan Lot 4 (wajib naik lot lagi), langsung pasang TP/SL.
*Akhirnya kena TP juga di Lot 4, semua loss sebelumnya tercover +
profit.
*Kita tunggu lagi signal baru, begitu muncul, saat OP, wajib kembali
ke Lot 1, mulai dari awal lagi, begitu seterusnya.
***Kesimpulannya :
**System Delay ini tidak terpengaruh dengan Market Sideways
maupun Trending, karena OP nya Random, tergantung kondisi disaat
OP, apakah signalnya sesuai arah market.
**Cukup 1x TP maka semua loss pulih kembali sekaligus dapat Profit.
**Ini seperti kita OP 10x berturut-turut, masa 1x pun gak kena TP,
sungguh terlalu.
=========================================================
>>Berikut 2 contoh Tabel MM untuk system Delay ini, Ada banyak lagi
digroup PGC :
3). TAHAP KETIGA
Pada tahap ini kita akan mempelajari Management Trading, ini adalah
Tahapan Terpenting, karena 85% keberhasilan kita dalam trading
tergantung pada tahap ini.
Management Trading ini terdiri dari 2 bagian yaitu :
(A). Money Management
Money Management adalah pengelolaan dana dalam trading. Hal itu
mencakup berapa besar lot di setiap posisi trading, berapa jarak
antara harga entry (open position) dengan stop loss dan target profit,
serta berapa jumlah maksimal posisi trading yang akan dibuka dalam
satu waktu bersamaan.
Masalah pertama yang sering dihadapi oleh trader, terutama trader
pemula adalah kerugian. Banyak trader yang beranggapan bahwa
kerugian itu disebabkan karena kurangnya kualitas strategi atau
analisa yang digunakan sehingga tidak banyak membantu.
Padahal, bisa saja penyebab kerugian adalah dari pengaturan uang
atau money management yang kurang cermat. Money management
adalah strategi trader dalam mengatur modal baik dalam posisi
membeli maupun menjual pair ketika trading.
Ada berbagai versi Money Management yaitu :
<=> Risk Per Trade,
*Mis : Modal Awal $1000.
*Kita Resikokan 1%, berarti $1000 x 1% = $10.
*Selanjutnya kita pasang SL sebesar $10 tersebut.
*Untuk mengetahui besar Lot, Rumusnya, RISK : SL = $10 : 100 Pip
(contoh besar SL nya) = 0.1 Lot.
*Jadi setiap OP, kita transaksikan Lot 0.1 dengan SL 100 pip, untuk TP
bebas, baiknya 2 atau 3x dari SL.
*Disini kita punya 100x peluang OP, Hit SL 100x berturut-turut, baru
kita MC.
*Mungkinkah terjadi? Kalau sampai terjadi, silahkan mandi kembang 7
malam.
<=> Cash Management
*Hampir sama seperti diatas, mis : kita punya modal $1000.
*Kita hanya Deposit $10 aja diakun trading.
*Untuk Lot bebas, cocok untuk ngeboom.
-Jika MC, buat akun baru, depo $10 lagi, begitu seterusnya.
*Inilah Rahasia Profit Ribuan % para Master yang menggiurkan.
*Apakah benar demikian? Bagaimana dengan akun-akun sebelumnya
yang MC?
*Kesimpulannya, kita hanya ditunjukin satu akun yang berhasil/profit,
sementara akun lain yang gagal/MC diumpetin, jika benar-benar
diakumulasikan, profit mereka biasa aja, bahkan ada yg total
akumulasi Loss.
<=> Injection
*Kalau yang ini bebas Deposit berapapun.
*Jika sisa equity tinggal 25%, lakukan inject dana terus menerus
sampai Profit atau minimal BEP.
*Setelah Clear, lakukan Withdrawal, sisakan modal awal seperti
semula.
*Tips kalau memilih MM ini yaitu Persiapkan Dana Khusus untuk
Trading, istilahnya uang dingin, lalu depo sebesar 10% dari uang dingin
tersebut, jadi klu floating, bisa tetap ada dana cadangan untuk inject
terus.
(B). Psikologi Trading
Aktivitas trading di level manapun pada umumnya melibatkan emosi,
dan bisa jadi Anda merupakan seorang trader yang memiliki tingkat
kecerdasan yang luar biasa. Namun percayalah bahwa hal tersebut
tidak akan terlalu berguna dalam trading jika Anda tidak mampu
menguasai emosi Anda.
Jangan terkejut jika Anda menemui seorang trader yang
kecerdasannya biasa-biasa saja namun bisa mendulang profit lebih
banyak dan lebih konsisten daripada Anda karena ia memiliki
penguasaan emosi yang baik.
Meskipun pada kenyataannya ada banyak sekali trader yang menemui
kegagalan karena tidak mampu menguasai emosi. Ada beberapa
pameo yang sebenarnya sudah sangat masyhur di kalangan para
trader, namun sayangnya banyak sekali yang mengabaikan.
Berikut ini adalah beberapa nasihat bijak yang sebaiknya dituruti
ketika Anda memutuskan untuk terjun ke dalam dunia trading :
<=> Trading Plan
Trading Plan adalah semacam aturan yang Anda terapkan untuk diri
Anda sendiri. Rencanakan dengan baik setiap strategi trading Anda,
dan eksekusi rencana itu ketika tiba waktunya tanpa ragu.
Percayalah bahwa jika sekali saja – bahkan hanya sekali – Anda
membiarkan aturan itu dilanggar, itu akan menjadi kebiasaan. Tanpa
Anda sadari, tiba-tiba Anda sudah berada di bibir jurang kehancuran.
<=> 3M (Mind, Method dan Money)
*Mind erat kaitannya dengan faktor psikologi, termasuk ketika
nantinya Anda menerapkan trading plan dan manajemen risiko.
Termasuk juga apakah nanti Anda akan berani menahan posisi terbuka
yang sedang mengalami profit?
Termasuk juga apakah nanti Anda akan berani menerapkan stop loss
pada setiap transaksi Anda dan tidak tergoda untuk membatalkan stop
loss tersebut?
*Method berhubungan erat dengan sistem trading dan strategi yang
Anda gunakan. Metode yang Anda gunakan sebaiknya adalah metode
yang sudah teruji keampuhannya.
Bukan berarti metode yang 100% selalu profit, namun memiliki win-
loss ratio yang baik.
*Money adalah uang. Ini tentang bagaimana Anda mengelola modal
dengan menerapkan manajemen modal yang baik.
3M ini merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Harus
serasi antara metode yang digunakan dengan kemampuan modal, dan
harus memiliki keberanian untuk mengeksekusi transaksi berdasarkan
trading plan Anda.
<=> Jangan Serakah
Semua orang (normal) pasti setuju bahwa serakah itu tidak baik. Itulah
gunanya target profit, yaitu untuk mencegah Anda untuk menjadi
terlalu bernafsu dalam memburu "ikan besar" namun membuang
semua "ikan kecil" dari ember Anda.
Ketika harga sudah menyentuh target profit Anda, sudahlah. Terima
itu. Meskipun harga ternyata masih melanjutkan pergerakannya. Anda
masih memiliki banyak waktu untuk mencari peluang lain.
Demikian pula ketika pasar dengan bengisnya menghajar level stop
loss Anda.
Sudahlah. Terima saja.
Jangan terpengaruh untuk membatalkan stop loss Anda ketika harga
semakin mendekati level tersebut. Ingatlah bahwa stop loss itu pada
dasarnya adalah penyelamat akun Anda dari potensi kerugian yang
semakin besar.
<=> Kurangi Kerugian. Biarkan Keuntungan Berjalan
Jangan lakukan sebaliknya. Ini sangat penting, karena banyak sekali
trader yang justru melakukan sebaliknya. Pahami bahwa tidak
mengapa sesekali mengambil satu langkah mundur untuk mengambil
dua langkah maju.
Mungkin saat ini terdengar aneh bagi Anda, namun di luar sana banyak
sekali trader yang kuat berlama-lama menahan posisi loss ratusan
pips namun dengan segera menutup posisi yang sedang profit
meskipun baru beberapa pips saja. Kalau ini yang Anda lakukan,
ibaratnya Anda mengambil satu langkah maju namun kemudian
mundur sembilan langkah.
<=> Jangan Overtrade
Jangan tergoda untuk melakukan transaksi dalam jumlah besar tanpa
didukung oleh perhitungan dan manajemen modal yang baik.
Banyak sekali trader yang melakukan hal itu hanya untuk satu tujuan,
supaya cepat menghasilkan profit dalam waktu singkat. Mereka tidak
ingat bahwa semakin besar jumlah transaksi yang dilakukan maka
potensi kerugiannya pun akan semakin besar pula.
<=> Insting
Konon, trader yang berpengalaman akan memiliki “insting pasar” yang
lebih tajam. Apakah benar? Lalu apakah boleh menggunakan insting
dalam trading?
Sepertinya kata yang lebih tepat adalah intuisi daripada insting.
Insting itu lebih kepada kemampuan hewan dalam bertahan hidup.
Ada seekor kucing dipelihara seseorang sejak bayi. Tanpa induknya,
karena anak kucing itu ditemukan terlantar di tempat sampah. Namun
pada perkembangannya si anak kucing itu tetap tahu bagaimana
caranya makan, membersihkan badan dan menutupi kotorannya
dengan pasir, tanpa pernah diajari oleh pemiliknya.
Ia tahu bagaimana melakukan hal-hal tersebut secara alamiah.
Itulah insting.
Apakah ada orang yang diberkati dengan insting pasar?
Entahlah. Namun sejauh ini bahkan trader terhebat pun memperoleh
kemampuan dari belajar dan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun
menggeluti pasar.
Pengalaman itu memperkuat intuisi-nya sebagai trader. Mungkin saja
ia bisa memperkirakan pergerakan harga selanjutnya dengan akurat,
namun pada saat itu intuisi-lah yang bekerja. Intuisi yang diperoleh
dari pengalaman mengamati pasar selama bertahun-tahun.
Lalu apakah boleh trading hanya menggunakan intuisi? Itu terserah
Anda.
Namun sangat tidak disarankan trading tanpa bantuan analisis yang
obyektif, karena kita “TRADER” bukan “GAMBLER”.
Demikianlah ketiga Tahapan dalam Trading, silahkan dibaca berulang
kali sampai paham,
Untuk Expert Advisor/Robot dan CopyTrade nya, ada digroup PGC,
semuanya “FREE”, Tidak dikomersilkan, Terbatas hanya untuk Member
PGC (Palu Godam Community),
Bagi yang ingin bergabung dengan Komunitas Palu@Godam, silahkan
Chat FB saya : https://web.facebook.com/eric.limii.54/
///===SUCCESS===\\\