0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan4 halaman

Matriks Determinan

Determinan merupakan nilai bilangan real yang mewakili bentuk matriks persegi. Determinan dapat dihitung menggunakan metode Sarrus untuk matriks ordo 3x3 atau perkalian silang dan pengurangan untuk matriks ordo 2x2. Nilai determinan menggambarkan sifat-sifat matriks seperti invers, transpose, dan kelipatan baris/kolom.

Diunggah oleh

lamputidur2626
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan4 halaman

Matriks Determinan

Determinan merupakan nilai bilangan real yang mewakili bentuk matriks persegi. Determinan dapat dihitung menggunakan metode Sarrus untuk matriks ordo 3x3 atau perkalian silang dan pengurangan untuk matriks ordo 2x2. Nilai determinan menggambarkan sifat-sifat matriks seperti invers, transpose, dan kelipatan baris/kolom.

Diunggah oleh

lamputidur2626
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DETERMINAN

- Determinan matriks merupakan unsur-unsur yang terdapat pada persegi.


Mencari nilai determinan ini menggunakan kolom dan baris sesuai dengan
ordo. Sebelum lanjut ke contoh soal mari kita bahas terlebih dahulu sifat-
sifatnya.

Sifat Determinan Matriks

Sifat-sifat determinan matriks yaitu Contohnya matriks A yang memiliki


ordo mxm dengan determinan A |A|, Matriks B yang memiliki ordo mxm dengan
determinan A |A| dan K merupakan konstanta. maka :

o |AB| = |A| |B|


o |AT| = |A|, (|AT| artinya determinan dari transpose A)
o |A-1| = 1/|A| , artinya invers matriks A
o |KA| = Kn|A|
o Seandainya terdapat elemen pada baris dan kolom matriks A bernilai 0 ,
Maka |A| = 0
o Seandainya terdapat elemen yang sama pada baris dan kolom matriks A,
maka |A| = 0, contohnya baris dan kolom 1 bernilai ( 2 3) dan juga baris 3
kolom 1 terdapat nilai (2 3) maka |A| = 0
o Jika seandainya matriks A terdapat baris dan kolom yang memiliki kelipatan
atau elemennya berkelipatan, maka |A|=0. Contohnya, baris 1 ( 6 4 2 ) dan
baris 3 ( 3 2 4) maka |A|=0.

Fungsi Determinan Matriks

Fungsi Determinan adalah menggambarkan bentuk matrik persegi ke bentuk


bilangan real. Lambang atau simbol nilai Determinan yaitu |….| atau dengan
singkatan det. Contoh determinan A menjadi det (A) atau |A|.

Nilai determinan didapatkan dari bentuk matrik persegi. Selain dari bentuk matriks
persegi maka kita tidak dapat menentukan nilainya. Matriks persegi biasanya
berordo 2×2 dan 3×3. Menentukan hasil determinan ordo nya pun berbeda-beda.

Berikut ini contoh soal determinan matriks 2×2 dan 3×3 beserta jawaban dan
pembahasan nya.

Contoh Soal Determinan Matriks Ordo 2 x 2

Matriks ordo 2 x 2 yaitu terdiri dari 2 baris dan 2 kolom. Maka dikatakan matriks
persegi. Cara menentukan determinan matriks nya yaitu dengan cara dikali silang
kemudian dikurang.
ini merupakan konsep dari determinan ordo 2×2.

Contohnya :

Hasil dari |A| yaitu -14 ( -14 merupakan nilangan real)

Contoh Soal Determinan Matriks Ordo 3 x 3

Matriks ordo 3×3 yaitu terdiri dari 3 baris dan 3 kolom. Menentukan determinan
matriks ordo 3 x 3 terdapat 2 cara yaitu dengan metode sarrus dan metode Minor
kofaktor.

1. Determinan Matriks ordo 3 x 3 Metode Sarrus

Metode sarrus merupakan metode yang hanya bisa digunakan pada matriks berordo
3 x 3. Konsep determinan matrik ordo 3 x 3 yaitu mengalikan secara diagonal yaitu :

Determinan |A| yaitu :

Jika berordo 3 x 3 untuk determinannya menggunakan metode sarrus kita


menambahkan 2 kolom dan 3 baris dari pertama, bisa dilihat pada gambar diatas.
Contohnya :

|A| = 2.2.3 + 3.2.1 + 1.1.1 – 1.2.1 – 2.2.1 – 3.1.3 = 12 + 6 + 1 -2 – 4 – 9 = 4

Jadi hasil |A| dari matriks diatas yaitu 4

2. Determinan matriks ordo 3 x 3 Metode Minor Kofaktor

ini merupakan konsep metode minor kofaktor. Biasanya metode ini menggunakan
rumus yang mungkin akan sulit dipahami. Namun, kita bisa memahami metode ini
dengan langsung ke contoh soal dengan menggunakan rumus metode minor
kofaktor yaitu :

Contohnya :

Dari soal diatas maka kita tentukan terlebih dahulu elemen-elemennya pada matriks
A terdapat pada baris 1 yaitu a11, a12, a13 dengan terbentuknya matriks A nya yaitu
A11, A12, A13.
Langkah 1 : Mencari Matriks A11 yang terdapat pada baris 1 dan kolom 1 dengan
cara menghilangkan elemennya.

Langkah 2 : Mencari Matriks A12 yang terdapat pada baris 1 dan kolom 2 dengan
cara menghilangkan elemennya.
Langkah 3 : Mencari Matriks A13 yang terdapat pada baris 1 dan kolom 3 dengan
cara menghilangkan elemennya.

Maka perhitungannya adalah :

Atau bisa menggunakan cara dibawah ini :

Anda mungkin juga menyukai