0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan9 halaman

Mars PKK

Dokumen ini berisi lirik beberapa lagu yang menggambarkan semangat kebangsaan, cinta, dan kerinduan. Lagu-lagu tersebut mencerminkan nilai-nilai Pancasila, rasa patriotisme, serta emosi mendalam terhadap cinta dan kehidupan. Melalui lirik-lirik ini, penulis mengekspresikan harapan untuk membangun keluarga sejahtera dan menghargai tanah air.

Diunggah oleh

Alter Akun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan9 halaman

Mars PKK

Dokumen ini berisi lirik beberapa lagu yang menggambarkan semangat kebangsaan, cinta, dan kerinduan. Lagu-lagu tersebut mencerminkan nilai-nilai Pancasila, rasa patriotisme, serta emosi mendalam terhadap cinta dan kehidupan. Melalui lirik-lirik ini, penulis mengekspresikan harapan untuk membangun keluarga sejahtera dan menghargai tanah air.

Diunggah oleh

Alter Akun
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MARS PKK

Marilah hai semua Rakyat Indonesia


membangun segra
Membangun kluarga yang sejahtera
dengan PKK

Hayatilah dan amalkan Pancasila


untuk Negara
Hidup gotong royong, makmur pangan dan
sandang
rumah sehat sentosa

Tata laksana di dalam rumah tangga


rapi dan indah
Didiklah putra berpribadi bangsa
trampil dan sehat

Kembangkan koprasi jagalah lingkungan


dan sekitarnya
Aman dan bahagia kluarga berencana
Hidup jaya PKK
GUGUR BUNGA

Betapa hatiku takkan pilu


Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku takkan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Siapakah kini pelipur lara
Nan setia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati
Pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Gugur bungaku di taman bakti
Di haribaan pertiwi
Harum semerbak menambahkan sari
Tanah air jaya sakti
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Telah gugur pahlawanku
Tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh seribu
Tanah air jaya sakti
Betapa hatiku takkan pilu
Telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku tak akan sedih
Hamba ditinggal sendiri
Prau Layar
Yo konco ning nggisik ngguyu
gembiro Ngilangake roso lungkrah
Anglerap-lerap banyune lesu
segoro Adik njawil… dik
Angliyak numpak prau layar Jebul wis sore
Ing dino minggu keh
Witing kalopo katon ngawe-
pariwisoto
awe
Alon praune wis nengah Prayogane becik balik wae
Byak byuk byak banyu Dene sesuk esuk
pinelah Tumandang nyambut gawe
Ora jemu-jemu karo mesem
Yo konco ning nggisik
ngguyu gembiro
Ngilangake roso lungkrah
Anglerap-lerap banyune
lesu
segoro
Adik njawil… dik Angliyak numpak prau layar
Jebul wis sore Ing dino minggu keh
Witing kalopo katon ngawe- pariwisoto
awe
Alon praune wis nengah
Prayogane becik balik wae Byak byuk byak banyu
Dene sesuk esuk
binelah
Tumandang nyambut gawe
Ora jemu-jemu karo mesem
Yo konco ning nggisik ngguyu
gembiro Ngilangake roso lungkrah
Anglerap-lerap banyune lesu
segoro
Adik njawil… dik
Angliyak numpak prau layar Jebul wis sore
Ing dino minggu keh
Witing kalopo katon ngawe-
pariwisoto
awe
Alon praune wis nengah Prayogane becik balik wae
Byak byuk byak banyu Dene sesuk esuk
binelah Tumandang nyambut gawe
Ora jemu-jemu karo mesem
Sugeng Dalu
Sugeng dalu, ati seng mbiyen tau ngelarani
Wis suwe we ra rene
We lungo mung masalah sepele
We golek liyane
Tambah loro
Yakin we teko nambahi sengsoro
Ngerusak tatanan ati sing wis pengen lali
Karo gedhe duwure balunganmu
Aku wis ora gagas kata luka
Wis cukup wingi, ra pengen baleni
Mario lehmu dolanan ati
Wis wayahe we kapok blenjani
Udan tangise ati, saiki wis rodo terang
Masio isih kadang kelingan
Kowe sing tak sayang-sayang
Saiki mung cerito loro, mpun kadung mbekas ning dodo
Perihe ati sing mbok paringi
Wis cukup ra bakal tak baleni
Aku wis ora gagas kata luka
Wis cukup wingi, ra pengen baleni
Mario lehmu dolanan ati
Wis wayahe we kapok blenjani
Udan tangise ati, saiki wis rodo terang
Masio isih kadang kelingan
Kowe sing tak sayang-sayang
Saiki mung cerito loro, mpun kadung mbekas ning dodo
Perihe ati sing mbok paringi
Wis cukup ra bakal tak baleni
Perihe ati sing mbok paringi
Ora tak baleni
Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Cantik
Cantik Tiada lagi
Ingin rasa hati berbisik Tiada lagi yang ganggu kita
Untuk melepas keresahan Ini kesungguhan
Dirimu Sungguh aku sayang kamu
Ingin ku berjalan menyusuri
O cantik cinta
Bukan kuingin Cinta yang abadi untukmu
mengganggumu selamanya
Tapi apa arti merindu
Selalu (ow) Hei heya ya ya heya ya ya
heya
Walau mentari terbit di utara
Hatiku hanya untukmu Ada hati yang termanis dan
Ada hati yang termanis dan penuh cinta
penuh cinta Tentu saja kan kubalas seisi
Tentu saja kan kubalas seisi jiwa
jiwa Tiada lagi
Tiada lagi Tiada lagi yang ganggu kita
Tiada lagi yang ganggu kita Ini kesungguhan
Ini kesungguhan Sungguh aku sayang kamu
Sungguh aku sayang kamu Ada hati yang termanis dan
penuh cinta
Cantik Tentu saja kan kubalas seisi
Bukan kuingin jiwa
mengganggumu Tiada lagi
Tapi apa arti merindu Tiada lagi yang ganggu kita
Selalu (ow) Ini kesungguhan
Sungguh aku sayang kamu
Walau mentari terbit di utara Hei heya ya ya heya ya
Hatiku hanya untukmu Ini kesungguhan
Ada hati yang termanis dan Sungguh aku sayang kamu
penuh cinta
Tentu saja kan kubalas seisi
jiwa
Pelangi Di Matamu

30 menit kita di sini


Tanpa suara
Dan aku resah harus menunggu lama
Kata darimu
Mungkin butuh kursus merangkai kata
Untuk bicara
Dan aku benci harus jujur padamu
Tentang semua ini
Jam dinding pun tertawa
Kar'na ku hanya diam dan membisu
Ingin kumaki diriku sendiri
Yang tak berkutik di depanmu
Ada yang lain di senyummu
Yang membuat lidahku gugup, tak bergerak
Ada pelangi di bola matamu
Dan memaksa diri 'tuk bilang, "Aku sayang padamu"
"Aku sayang padamu"
Mungkin Sabtu nanti kuungkap semua
Isi di hati
Dan aku benci harus jujur padamu
Tentang semua ini
Jam dinding pun tertawa
Kar'na ku hanya diam dan membisu
Ingin kumaki diriku sendiri
Yang tak berkutik di depanmu
Ada yang lain di senyummu
Yang membuat lidahku gugup, tak bergerak
Ada pelangi di bola matamu
Seakan memaksa dan terus memaksa
Ada pelangi
Ada yang lain di senyummu
Yang membuat lidahku gugup, tak bergerak
Ada pelangi di bola matamu
Dan memaksa diri 'tuk bilang, "Aku sayang padamu"
"Aku sayang padamu"
Buih Jadi Permadani
Dinginnya angin malam ini
Menyapa tubuhku
Namun tidak dapat di inginkan panasnya
Hatiku ini
Terasa terhempasnya kelakian ku ini
Dengan sikapmu
Apakah karena aku
Insan kekurangan
Mudahnya kau mainkan
Oh mungkinkah diri ini
Dapat merubah buih
Yang memutih
Menjadi permadani
Seperti pinta
Yang kau ucap
Dalam janji cinta
Juga mustahil bagiku
Menggapai bintang dilangit
Siapalah diriku
Hanya insan biasa
Semua itu
Sungguh aku
Tiada mampu
Salah aku juga
Karena jatuh cinta
Insan seperti dirimu seanggun bidadari
Seharusnya aku
Cerminkan diriku
Sebelum tirai hati
Aku buka
Kebyar Kebyar
Indonesia Debar jantungku, getar nadiku
Merah darahku, putih tulangku Berbaur dalam angan-
Bersatu dalam semangatmu anganku
Indonesia Kebyar-kebyar pelangi jingga
Debar jantungku, getar nadiku Indonesia
Berbaur dalam angan- Merah darahku, putih tulangku
anganmu Bersatu dalam semangatku
Kebyar-kebyar pelangi jingga Indonesia
Indonesia Debar jantungku, getar nadiku
Nada laguku, simfoni perteguh Berbaur dalam angan-
Selaras dengan simfonimu anganku
Kebyar-kebyar pelanggi jingga Kebyar-kebyar pelangi jingga
Biarpun bumi berguncang Indonesia
Kau tetap Indonesiaku Merah darahku, putih tulangku
Andaikan matahari terbit dari Bersatu dalam semangatku
barat Indonesia
Kau pun Indonesiaku Debar jantungku
Tak sebilah pedang yang Indonesia
tajam Getar nadiku
Dapat palingkan daku darimu Berbaur dalam angan-
Kusingsingkan lengan anganku
Rawe-rawe rantas Indonesia
Malang-malang tuntas Nada laguku, simfoni perteguh
Denganmu Selaras dengan simfonimu
Indonesia Indonesia
Merah darahku, putih tulangku Merah darahku, putih tulangku
Bersatu dalam semangatku Bersatu dalam semangatku
Indonesia
Tanah Airku

Tanah air ku tidak kulupakan


Kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh
Tidak kan hilang dari kalbu
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Walaupun banyak negeri kujalani
Yang masyhur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku
Di sanalah ku rasa senang
Tanah ku tak kulupakan
Engkau kubanggakan
Tanah ku yang kucintai
Engkau kuhargai
Kuhargai

Anda mungkin juga menyukai