Anda di halaman 1dari 24

Pakan Alami

(dari jenis fitoplankton & zoooplankton)

Akbar Marzuki Tahya, S.Pi., M.Si.

Pengertian Pakan Alami


Pakan alami merupakan pakan yang secara alami terdapat di alam sebagai makanan kultivan

plankton

zooplankton fitoplankton

Rantai makanan hewan air

Kelebihan dan kekurangan


Kelebihan Tidak merusak kualitas air Dapat bergerak mengisi semua kolom air Memiliki warna menarik Ukuran sederhana dan menarik Mudah dicerna karena memiliki enzim (autolisis) Dapat diperkaya dengan berbagai bahan sesuai keinginan Menghasilkan oksigen Dapat memanfaatkan bahan organik di dalam air Kekurangan Sering terjadi kontaminasi Tidak praktis Butuh tenaga ekstra dan ahli

Chlorella sp.

Skeletonema costatum

Spirulina sp.

Tetraselmis sp.

Tetraselmis sp.

Alga hijau berbentuk oval elips mempunyai 4 buah flagella pada ujung depan yang berukuran 0,75-1,2 kali panjang badan dan berukuran 10x6x5 m. Selalu Bergerak salinitas optimal antara 25 dan 35 ppm suhu optimal berkisar antara 23-25OC (Fabregas et al, 1984). Reproduksi secara vegetatif aseksual dan seksual pH optimum 7.5-8.5

Skeletonema costatum

Berbentuk silinder dan sebagian besar hidup di laut Mempunyai sel tunggal dengan ukuran sel berkisar antara 4-15 mikron Diameter 6-20 mm bersifat eurythermal dapat tumbuh pada kisaran suhu 3o C 30o C dan optimal pada 2527o C Salinitas < 25 ppt Suhu 23-28C

Spirulina sp.

Mikroalga autotrof berwarna hijau-kebiruan Sel berkolom membentuk filamen terpilin seperti spiral Berdasarkan tempat asalnya, dibedakan menjadi 2 golongan yaitu Spirulina maxima dari Meksiko dan Spirulina platensis dari Afrika

Chlorella sp.

Jenis alga uniseluler Sebagai makanan rotifera atau sebagai media budidaya larva ikan Pertumbuhan optimum pada salinitas 25 ppt menjadi lambat pada salinitas 15 ppt dan hampir tidak ada pertumbuhan pada salinitas 0 dan 60 ppt, Suhu optimum adalah 20o-23oC

Infuzoria sp

Mempunyai sel tunggal dan berwarna putih termasuk dalam filum protozoa Tubuh berukuran 40-200 mikron Mampu hidup selama 5-8 hari Berdasarkan alat geraknya, dibedakan menjadi 2 yaitu ciliata (rambut getar) dan flagellata (bulu cambuk) Sebagian besar hidup di air tawar yang teduh karena tidak menyukai cahaya matahari Terutama pada daerah yang terjadi pembusukan Makanan berupa bakteri dan protozoa lain yang ukurannya lebih kecil seperti ganggang renik dan ragi

Branchionus plicatilis

Mempunyai bentuk tubuh simetris dan benbentuk piala Tubuh terdiri atas 3 bagian yaitu Kepala (6 buah duri), Badan dan Kaki (ekor) Bersifat eurythermal Suhu optimum 22-30 oC . Pada suhu 15 oC masih tumbuh, tetapi tidak dapat berproduksi dan pada Suhu di bawah 10 oC akan terbentuk telur istirahat Ukuran : - Besar : tipe L (230-400 mikron) - Kecil : tipe S (50-220 mikron)

Daphnia sp.

Dan
Moina sp.

Daphnia dan Moina memiliki kemiripan baik dari segi morfologi maupun lingkungannya Mempunyai warna merah karena kandungan haemoglobin, bergerak aktif, reproduksi secara sexual dan parthenogenesis Bentuk tubuh moina membulat sedangkan dapnia lonjong Optimal pada suhu 22 31oC, dan pH 6,6 - 7,4

Daphnia

Moina

Artemia salina

Diperdagangkan dalam bentuk telur kista ukuran berkisar antara 200 350 berwarna kecoklatan 1 gr terdapat + 200.000 300.000 butir Salinitas optimum 15-30 ppt Suhu optimum 25-30oC namun kista kering mampu bertahan sampai suhu ekstrim -273-100oC pH 7,5-8,5 Bersifat omnivora
Makanan berupa plankton, detritus maupun partikel2 halus Besifat filter feeder

Reproduksi biseksual dan partenogenesis

tq

Di sekitar kita banyak yang kecil bahkan tidak tampak, namun memiliki nilai guna yang besar. Jangan pernah ragu berbuat kebaikan sekecil apapun itu, karna ia akan berguna (amtahya).