1 PB
1 PB
1 (80-
93), ISSN (e): 2597-9361 dan ISSN (p): 2597-4068. Homepage: http://ojs.unm.ac.id/CER
DOI: https://doi.org/10.26858/cer.v7i1.53802
Army Aulia
Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Makassar
Email: auliaarmy@ymail.com
Muhammad Danial
Pendidikan Kimia, Universitas Negeri Makassar
Email: muh.niels@yahoo.com
Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan E-modul Asam Basa
Berbasis Discovery Learning Berbantuan Instagram yang valid, praktis dan efektif. Model yang
digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu tahap
analisis, tahap perancangan, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi.
Instrumen yang digunakan untuk uji kevalidan: lembar validasi E-modul, uji kepraktisan:
lembar angket repon guru dan peserta didik dan uji keefektifan: angket motivasi belajar. Sumber
data kevalidan yaitu 2 orang validator, kepraktisan yaitu dua guru kimia dan peserta didik kelas
XI MIPA 2 SMA Frater Makassar yang berjumlah 32 orang begitupun dengan keefektifan. E-
modul dikatakan valid berdasarkan hasil validasi dengan nilai 3,87 (sangat valid). E-modul
telah memenuhi kriteria kepraktisan karena pada uji kepraktisan yang berhubungan dengan: (1)
angket respon guru positif 88,39% (sangat praktis) dan (2) respon peserta didik positif 85,36%
(sangat praktis). E-modul dikatakan efektif berdasarkan hasil angket motivasi belajar diperoleh
perubahan persentase belajar yaitu dari 66,38% menjadi 84% dan peningkatan motivasi belajar
diperoleh N-Gain yaitu 0,58 (ketegori sedang). Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan
bahwa E-modul Asam Basa Berbasis Discovery Learning Berbantuan Instagram memiliki
kualitas valid, praktis dan efektif.
Abstract: This development research aims to produce a valid, practical, and effective
Instagram-assisted Discovery Learning-Based Acid Base E-module. The model used is the
ADDIE development model, which consists of five stages, namely the analysis, design,
development, implementation, and evaluation. The instrument used for validity test was E-
module validation sheet, the practicality test employed teacher and students’ response
questionnaire sheet, and the effectiveness test employed learning motivation questionnaire. The
sources of validity data were two validators: the practicality used two chemistry teachers and
students of grade XI MIPA 2 at SMA Frater Makassar with 32 people. The same method was
also used to measure the effectiveness. E-module is declared to be valid based on validation
results with a value of 3.87 (very accurate). E-module has met the criteria of practicality because
the practicality test is related to (1) a positive teacher’s response questionnaire by 88.39% (very
practical) and (2) a positive students’ responses 85.36% (very practical). E-module is stated to
be effective based on the results of the learning motivation questionnaire obtained a change in
80
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
the percentage of learning from 66.38% to 84% and an increase in learning motivation obtained
by N-Gain, which is 0.58 (moderate category). Therefore, the results indicate that the
Instagram-assisted Discovery Learning-based Acid-Base E-module has valid, practical, and
effective qualities.
82
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
Bahan ajar seperti buku paket belum Instagram diharapkan mampu meningkatkan
menyentuh keterkaitan antara materi dengan motivasi belajar peserta didik pada mata
konteks kehidupan sehari-hari peserta didik pelajaran kimia khususnya materi asam basa
terutama pada materi asam basa. Hal dan menghilangkan gambaran kimia adalah
demikian menyebabkan pemahaman konsep pelajaran yang susah dan sulit dipahami.
yang diterima kurang baik sehingga peserta Waktu luang siswa biasanya dipakai untuk
didik merasa bosan dan tidak termotivasi menggunakan media sosial Instagram untuk
dalam belajar mata pelajaran kimia. melihat dan membagikan foto dan video
Indikator dan karakteristik motivasi yang tidak menyangkut pendidikan,
belajar dapat diklasifikasikan sebagai sehingga setelah ini siswa diharapkan dapat
berikut (Elmirawati dkk., 2013): 1) kuatnya menggunakan media sosial Instagram
kemauan untuk berbuat; 2) ketekunan dalam sebagai salah satu pilihan sumber
mengerjakan tugas; 3) jumlah waktu yang pembelajaran.
disediakan dalam belajar; 4) ulet menghadapi Bahan ajar yang cocok, menarik dan
kesulitan (tidak lekas puas); 5) kerelaan mudah diakses kapan saja dan di mana saja
meninggalkan kewajiban atau tugas lain; 6) yaitu E-modul Asam Basa berbasis
adanya harapan dan cita-cita masa depan; dan Discovery Learning berbantuan Instagram.
7) lebih senang bekerja sendiri. Kesulitan E-modul yang telah dirancang dengan
lain diakibatkan oleh cara belajar peserta semenarik mungkin dan kemudian diupload
didik lebih banyak menghafal bukan di aplikasi Instagram. E-modul Asam Basa
memahami konsep, dan kemampuan peserta berbasis Discovery Learning berbantuan
didik dalam menganalisis dan mengaitkan Instagram bisa memuat gambar atau foto
beberapa konsep masih lemah. Selain itu, dan video pembelajaran yang menarik
kesulitan belajar yang dialami juga sehingga siswa lebih tertarik saat proses
dirasakan pada saat proses belajar. Proses pembelajaran. E-modul Asam Basa berbasis
belajar yang berpusat pada guru Discovery Learning berbantuan Instagram
menyebabkan rendahnya minat dan motivasi juga bisa diakses kapan saja dan di mana
belajar yang ditandai dengan rendahnya saja, sehingga memudahkan siswa untuk
keaktifan peserta didik pada saat belajar. Hal belajar secara mendiri di rumah dan siswa
ini dikarenakan bahan ajar yang digunakan mempunyai sumber belajar mandiri di
belum menampilkan tahapan Model rumah.
Discovery Learning. Penggunaan E-modul Asam Basa
Model Discovery Learning berbasis Discovery Learning berbantuan
dikembangkan untuk memotivasi peserta Instagram sangat berpotensi digunakan
didik dalam belajar sehingga mencapai dalam pembelajaran online khususnya di
motivasi belajar berupa prestasi akademik, SMA Frater Makassar yang tersedia jaringan
toleransi, menerima keragaman, dan internet bagi guru dan peserta didik dan
pengembangan keterampilan berpikir kritis. umumnya peserta didik sudah memiliki
Kerja sama antara guru dan peserta didik smartphone yang bisa menjalankan aplikasi
dalam kegiatan pembelajaran harus Instagram.
dilakukan untuk mencapai motivasi belajar Uraian permasalahan di atas, maka
Model Discovery Learning. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian
penggunaan model ini dapat meningkatkan yang judul “Pengembangan E-modul Asam
motivasi belajar peserta didik yang Basa Berbasis Discovery Learning
berpengaruh pada pengembangan Berbantuan Instagram Untuk Meningkatkan
kemampuan berpikir kritisnya sehingga Motivasi Belajar Peserta Didik”. Penelitian
mampu meningkatkan hasil belajar peserta ini tentang pengembangan modul elektronik
didik di kelas (Syamsir, Danial dan Syahrir, pada materi asam basa yang dapat
2020). Pengembangan E-modul Asam Basa meningkatkan motivasi peserta didik pada
berbasis Discovery Learning berbantuan pembelajaran Model Discovery Learning.
83
Matakupani, Aulia, Danial. Pengembangan e-modul asam….
84
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
paket kimia yang digunakan peserta didik di hanya berupa buku paket kimia yang
sekolah tersebut kurang menarik dan peserta membuat peserta didik kesulitan memahami
didik mengalami kesulitan memahami apa materi. Oleh karena itu, dirancanglah sebuah
yang ada dibuku paket tersebut. Buku paket bahan ajar dalam bentuk E-modul Asam
kimia yang digunakan peserta didik sangat Basa berbasis Discovery Learning
monoton dan sulit dipahami karena tidak berbantuan Instagram dengan penjelasan dan
banyak terdapat gambar atau foto sehingga gambaran yang mudah dipahami peserta
membuat peserta didik merasa bosan dan didik.
tidak termotivasi untuk belajar. 3) Analisis Tujuan Pembelajaran
Alternatif pemecahan masalah di atas Materi pelajaran yang digunakan
mengenai kurang menariknya bahan ajar, dalam penelitian ini adalah materi asam basa
maka dikembangkan bahan ajar kimia yang untuk peserta didik SMA kelas XI.
menarik dan dapat digunakan peserta didik Berdasarkan analisis terhadap konsep untuk
dalam belajar sehingga meningkatkan materi asam basa yang mengacu pada
motivasi belajar. Bahan ajar yang dapat kurikulum 2013 yang terdiri dari kompetensi
digunakan adalah e-modul (modul inti dan kompetensi dasar dan indikator
elektronik) yang dibuat dengan pencapaian kompetensi. Kompetensi dasar
menggunakan aplikasi Canva kemudian terdiri dari 1) Memahami konsep asam dan
dimasukkan dalam aplikasi Instagram. basa serta kekuatannya dan kesetimbangan
Aplikasi Canva sangat cocok digunakan pengionannya dalam larutan dan 2)
untuk pembelajaran karena membuat Menganalisis trayek perubahan pH beberapa
tampilan modul lebih menarik dimana indikator yang diekstrak dari bahan alam
aplikasi ini tidak terpaku hanya pada tulisan melalui percobaan.
saja tetapi bisa dimasukkan gambar, animasi 4) Analisis Setting Pembelajaran
maupun video. E-modul yang sudah ada Analisis setting pembelajaran yang
kemudian dimasukkan dalam aplikasi telah dilakukan di SMA Frater Makassar
Instagram yang dapat diakses peserta didik melalui wawancara kepada guru bidang
kapanpun dan dimanapun sehingga studi kimia bahwa pada pembelajaran kimia
memudahkan proses belajar dan guru belum menerapkan Model Discovery
meningkatkan motivasi belajar. E-modul Learning pada keseluruhan proses
Asam Basa berbasis Discovery Learning pembelajaran. Selain itu, peserta didik
berbantuan Instagram yang dikembangkan kesulitan menghubungkan konsep-konsep
diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga membuat motivasi belajar peserta
menggunakan Model Discovery Learning, didik rendah sehingga dalam penerapan
dimana peserta didik menemukan sendiri Model Discovery Learning ini dibutuhkan
konsep sehingga bahan ajar yang bahan ajar yang menarik yang dapat
dikembangkan. E-modul ini sangat cocok membuat peserta didik menemukan konsep
menjadi bahan belajar mandiri yang dan dapat belajar secara mandiri. Bahan ajar
membuat peserta didik dapat belajar dimana yang digunakan oleh peneliti adalah E-
dan kapan saja. modul Asam Basa berbasis Discovery
2) Analisis Karakteristik Peserta Didik Learning berbantuan Instagram. Setiap
Berdasarkan hasil observasi dan pertemuan peserta didik menggunakan E-
wawancara peserta didik diketahui bahwa modul Asam Basa berbasis Discovery
peserta didik kelas XI MIPA 2 SMA Frater Learning berbantuan Instagram sebagai
Makassar, sebagian memiliki motivasi sumber belajarnya dalam mempelajari
belajar yang rendah. Hal ini dikarenakan materi asam basa secara berkelompok.
kebanyakan peserta didik mengalami Pembelajaran dengan Model
kesulitan untuk memahami materi jika hanya Discovery Learning pada tahap pertama
diberikan penjelasan secara lisan. Selain itu, dilakukan dengan memberikan stimulus
bahan ajar yang digunakan terbatas yaitu kepada peserta didik yang terdapat di dalam
85
Matakupani, Aulia, Danial. Pengembangan e-modul asam….
kegiatan belajar pada E-modul Asam Basa validator yang ahli dalam bidangnya.
berbasis Discovery Learning berbantuan Setelah validator memberikan tanggapan
Instagram. Tahap kedua, peserta didik dan saran perbaikan terhadap seluruh
mengidentifikasi masalah berdasarkan instrumen, selanjutnya dilakukan revisi.
stimulus yang diberikan kemudian dituliskan Instrumen yang telah direvisi siap
dalam LKPD. Tahap ketiga, membantu digunakan dalam penelitian.
penyelidikan mandiri dan kelompok dimana 2) Penyusunan Perangkat Pembelajaran
guru mengarahkan peserta didik untuk Perangkat pembelajaran yang
mengumpulkan data untuk menjawab disusun meliputi Rencana Pelaksanaan
permasalahan yang telah diidentifikasi Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja
melalui stimulus yang diberikan melalui Peserta Didik (LKPD). Penyusunan RPP
kegiatan belajar dengan E-modul Asam Basa didasari dari silabus mata pelajaran kimia
berbasis Discovery Learning berbantuan materi asam basa sesuai dengan Kurikulum
Instagram. Tahap keempat, peserta didik 2013 (K-13). Kegiatan pembelajaran dalam
mendiskusikan hasil temuannya dalam RPP disusun dengan sintaks Model
kelompok masing-masing berdasarkan Discovery Learning yaitu stimulus,
data/informasi yang diperoleh melalui E- identifikasi masalah, pengumpulan data,
modul Asam Basa berbasis Discovery pengolahan data, pembuktian dan menarik
Learning berbantuan Instagram. Tahap kesimpulan. RPP disusun sebanyak empat
kelima, guru memberikan kesempatan kali pertemuan dengan alokasi waktu 2×45
kepada setiap kelompok untuk menit setiap pertemuan. Penyusunan LKPD
mempresentasikan hasil diskusi yang telah juga disusun sesuai dengan sintaks Model
dilakukan bersama dengan teman Discovery Learning. Setiap pertemuan
kelompoknya. Guru memberikan dalam proses pembelajaran, peserta didik
kesempatan kepada peserta didik lain untuk belajar menggunakan E-modul Asam Basa
memberikan tanggapan atau pertanyaan. berbasis Discovery Learning berbantuan
Tahap keenam yaitu generalisasi, peserta Instagram.
didik menyimpulkan materi pembelajaran 3) Rancangan E-modul Asam Basa
yang telah dipelajari dengan menggunakan berbasis Discovery Learning
bahasa sendiri yang sesuai dengan tujuan berbantuan Instagram
pembelajaran. Guru menguatkan dan E-modul Asam Basa berbasis
meluruskan hasil diskusi kelompok yang Discovery Learning berbantuan Instagram
dilakukan sekaligus menyimpulkan dirancang dengan tampilan yang menarik
pembelajaran bersama peserta didik. dan bahasa yang mudah dipahami. Materi
Kegiatan penutup dari proses pembelajaran asam basa pada e-modul diperoleh dari
ini guru bertanya tentang materi yang berbagai sumber seperti buku-buku kimia,
kurang dipahami dan memberikan tes artikel serta jurnal ilmiah yang dijadikan
evaluasi untuk mengetahui tercapainya sebagai referensi penyusunan e-modul. E-
tujuan pembelajaran. modul disusun sesuai dengan kompetensi
b. Deskripsi Hasil Perancangan dasar dan indikator materi asam basa.
1) Penyusunan Instrumen Penelitian E-modul Asam Basa berbasis
Instrumen penelitian yang disusun Discovery Learning berbantuan Instagram
yaitu instrumen kevalidan, kepraktisan dan dibuat melalui beberapa tahap perancangan.
keefektifan yang meliputi lembar validasi e- Tahap pertama yang dilakukan dalam
modul, angket respon guru dan peserta didik membuat E-modul Asam Basa berbasis
terhadap e-modul dan angket motivasi Discovery Learning berbantuan Instagram.
belajar. Penyusunan instrumen dilakukan Desain dilakukan pada aplikasi Canva
sesuai aspek yang ditetapkan dan diadaptasi (www.canva.com) dengan langkah pertama
dari penelitian sebelumnya. Seluruh pemilihan ukuran E-modul yaitu 1080x1350
instrumen divalidasi terlebih dahulu oleh px dengan alasan ukuran tersebut cocok
86
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
dengan ukuran pada aplikasi Instagram. membaca E- modul. Setelah itu dilakukan
Selanjutnya saat muncul halaman kosong, pemilihan tema yang sesuai dengan
dilakukan pemilihan font atau jenis huruf selera peserta didik saat ini. Tahap
yaitu Krabuler dengan alasan agar peserta pembuatan diperlihatkan pada Gambar 1, 2,
didik tidak merasa monoton saat dan 3.
Aplikasi Instagam ini dapat diakses yaitu guru bidang studi kimia agar didapatkan
peserta didik kapanpun dan dimanapun, juga respon guru.
dapat membuat peserta didik memberikan e. Deskripsi Hasil Evaluasi
pendapatnya secara langsung berupa Hasil evaluasi dan revisi hasil desain
komentar pada tiap unggahan yang dalam proses pengembangan E-modul Asam
dimasukkan. Peserta didik juga dapat melihat Basa berbasis Discovery Learning
langsung video pembelajaran interaktif yang berbantuan Instagram meliputi penyusunan
dimasukkan dalam E-modul Asam Basa instrumen penelitian, penyusunan perangkat
berbasis Discovery Learning berbantuan pembelajaran dan rancangan e-modul
Instagram. Evaluasi dilakukan bukan hanya pada tahap
d. Deskripsi Hasil Implementasi akhir tetapi dapat dilakukan juga pada
(Implementation) semua tahapan lain dalam model
E-modul Asam Basa berbasis pengembangan ADDIE.
Discovery Learning berbantuan Instagram 2. Deskripsi Umum E-Modul Asam
yang telah diunggah selanjutnya diuji Basa Berbasis Discovery Learning
cobakan pada 32 peserta didik kelas XI MIPA berbantuan Instagram
2 SMA Frater Makassar dengan empat kali Penelitian pengembangan ini bertujuan
pertemuan. Sebelum mulai menggunakan E- untuk menghasilkan produk berupa E-modul
modul Asam Basa berbasis Discovery Asam Basa berbasis Discovery Learning
Learning berbantuan Instagram, peserta didik berbantuan Instagram yang valid, efektif dan
diberikan angket begitu pula setelah selesai praktis. Secara umum, e-modul ini berisi
pertemuan keempat agar dapat mengetahui panduan belajar untuk peserta didik sehingga
respon peserta didik. Saat dilakukan proses dapat secara aktif dan mandiri memperoleh
pembelajaran, peserta didik juga diberikan pengetahuan dan pemahaman. E-modul yang
perangkat pembelajaran dan ada observer dikembangkan tersusun dengan spesifikasi
berdasarkan panduan dari Depdiknas yang
88
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
terdiri dari beberapa bagian, yaitu sampul a. Kevalidan E-modul Asam Basa
dengan tampilan yang menarik agar peserta berbasis Discovery Learning
didik tertarik membaca e-modul tersebut. berbantuan Instagram
Kemudian terdapat kata pengantar yang Validasi ahli dilakukan untuk melihat
berhubungan dengan gambaran umum dari e- validitas pembelajaran, isi dan bahasa yang
modul, daftar isi, glosarium untuk mencakup semua E-modul Asam Basa
memudahkan peserta didik memahami istilah berbasis Discovery Learning berbantuan
penting dalam e-modul, serta peta konsep Instagram yang dikembangkan beserta
yang dipelajari. perangkat pendukung. Hasil validasi ahli
Penyajian materi dalam e-modul digunakan sebagai dasar untuk melakukan
diawali dengan pemberian stimulus yang
revisi dan penyempurnaan terhadap produk
berhubungan dengan materi asam basa yang
E-modul Asam Basa berbasis Discovery
ada dalam kehidupan sehari-hari agar peserta
Learning berbantuan Instagram yang
didik termotivasi untuk belajar. Secara umum,
e-modul ini terdiri dari tiga kegiatan dikembangkan beserta perangkat pendukung.
pembelajaran yang disesuaikan dengan KD Penilaian kelayakan E-modul Asam Basa
dan IPK agar peserta didik dapat memahami berbasis Discovery Learning berbantuan
materi yang disajikan secara terstruktur. Instagram beserta perangkat pendukung
Materi pembelajaran tersebut meliputi: dilakukan oleh dua orang ahli yaitu Dr.
1) teori asam basa; 2) kesetimbangan ion Jusniar, S.Pd, M.Pd yang merupakan dosen
dalam larutan asam basa; 3) derajat keasaman; dari Jurusan Kimia FMIPA UNM dan Dr.
4) indikator asam basa. Setiap kegiatan Hasri, M.Si yang merupakan dosen dari
pembelajaran terdapat tujuan pembelajaran, Jurusan Kimia FMIPA UNM. Data yang
tahapan pelaksanaan kegiatan pembelajaran diperoleh dari validasi E-modul beserta
berbasis Discovery Learning untuk menuntun perangkat pendukung selanjutnya digunakan
peserta didik menyelesaikan permasalahan untuk melakukan revisi E-modul hingga
secara berkelompok, uraian materi asam basa dinyatakan layak oleh para ahli. E-modul
yang akan dipelajari, rangkuman yang memuat Asam Basa berbasis Discovery Learning
hal-hal pokok dalam e-modul yang telah berbantuan Instagram beserta perangkat
dibahas, tugas yang harus dikerjakan peserta pendukung hasil revisi berdasarkan masukan
didik dan latihan-latihan agar peserta didik dari para validator selajutnya diuji cobakan.
lebih memahami materi asam basa. Deskripsi hasil penilaian ahli terhadap E-
3. Kualitas E-Modul Asam Basa modul Asam Basa berbasis Discovery
Berbasis Discovery Learning Learning berbantuan Instagram beserta
berbantuan Instagram perangkat pendukung dapat dilihat pada
Tabel 1.
Tabel 1. Rekapitulisasi Hasil Penilaian Ahli terhadap E-modul Asam Basa berbasis Discovery
Learning berbantuan Instagram Beserta Perangkat Pendukung
Instrumen Validasi Indikator Penilaian Rerata Kategori
• Kelayakan Isi 3,75
E-Modul Asam Basa • Kelayakan Penyajian 3,95 3,87 Sangat Valid
• Kelayakan Bahasa 3,90
Persentase Kelayakan 96,75 Sangat Layak
• Format RPP 3,67
• Isi yang Disajikan 3,63
RPP 3,70 Sangat Valid
• Bahasa 3,75
• Waktu 3,75
Persentase Kelayakan 92,50 Sangat Layak
• Aspek Petunjuk 3,75
Angket Respon Guru 3,81 Sangat Valid
• Aspek Cakupan Komponen 3,67
89
Matakupani, Aulia, Danial. Pengembangan e-modul asam….
90
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)
Tujuan analisis data respon guru Asam Basa berbasis Discovery Learning
terhadap proses pembelajaran untuk berbantuan Instagram. Hasil analisis tersebut
mengetahui respon guru terhadap E-modul disajikan pada Tabel 2.
91
Matakupani, Aulia, Danial. Pengembangan e-modul asam….
belajar peserta didik. Peningkatan motivasi peneliti, yaitu pada angket respon guru belum
belajar tersebut didukung dengan hasil mengakomodasi seluruh respon guru
penelitian yang dilakukan oleh Kasim dkk. terhadap E-modul Asam Basa berbasis
(2022), bahwa hasil analisis motivasi belajar Discovery Learning berbantuan Instagram.
kimia peserta didik sebelum dan setelah
belajar mengalami peningkatan dengan rerata SIMPULAN DAN SARAN
presentase 70,66% menjadi 81,82%. Hal ini Berdasarkan hasil penelitian dan
sejalan dengan penelitian yang dilakukan pengembangan yang telah dilakukan, maka
Sineri dan Ramlah (2020) dimana terdapat dapat disimpulkan bahwa proses
pengaruh motivasi belajar peserta didik pengembangan E-modul Asam Basa berbasis
sebesar 56,9%. Penelitian ini sudah lebih Model Discovery Learning berbantuan
baik dari hasil skor kedua penelitian tersebut Instagram menggunakan model
sehingga menunjukkan bahwa penggunaan pengembangan ADDIE, yang meliputi: 1)
E-modul Asam Basa berbasis Discovery Tahap analisis yang terdiri dari analisis
Learning berbantuan Instagram dapat permasalahan pembelajaran, karakteristik
meningkatkanmotivasi belajar peserta didik. peserta didik, tujuan pembelajaran dan
Berdasarkan hasil N-Gain yang setting pembelajaran; 2) Tahap desain yang
diperoleh juga menunjukkan adanya terdiri dari penyusunan perangkat
peningkatan motivasi belajar peserta didik pembelajaran dan E-modul, pembuatan
dimana dari 32 peserta didik, diperoleh 5 rancangan awal pengembangan E-modul
peserta didik pada kategori tinggi dan 27 Asam Basa berbasis Model Discovery
peserta didik pada kategori sedang. Diperoleh Learning berbantuan Instagram; 3) Tahap
rata-rata N-Gain motivasi belajar peserta pengembangan terdiri validasi produk dan
didik berada pada kategori sedang yaitu 0,58 instrumen penelitian lainnya serta revisi
dengan persentase 84,37% yang produk berdasarkan saran validator; 4) Tahap
menunjukkan bahwa rata-rata peserta didik implementasi yang dilakukan dengan uji
setelah dibelajarkan dengan menggunakan E- coba produk kepada peserta didik; dan 5)
modul Asam Basa berbasis Discovery Tahap evaluasi yaitu pemberian angket
Learning berbantuan Instagram membuat motivasi belajar kepada peserta didik. E-
motivasi belajar peserta didik meningkat. modul Asam Basa berbasis Model Discovery
Peningkatan motivasi belajar tersebut Learning berbantuan Instagram berada pada
didukung dengan hasil penelitian yang kategori sangat valid berdasarkan hasil
dilakukan oleh Awwaliyah dkk (2021), analisis validasi dan perangkat pendukung
bahwa E-modul dapat meningkatkan pembelajaran oleh validator; sangat praktis
motivasi belajar dikarenakan di dalam E- berdasarkan hasil analisis respon guru dan
modul Asam Basa berbasis Discovery respon peserta didik; dan efektif berdasarkan
Learning berbantuan Instagram telah peningkatan motivasi belajar peserta didik.
disajikan materi yang dilengkapi dengan Penelitian ini telah menghasilkan
gambar, video maupun soal-soal sehingga E-modul Asam Basa yang dibuat dengan
peserta didik semakin semangat dalam aplikasi Canva dan Instagram, proses
belajar. Hal ini sejalan dengan pendapat pembelajarannya menggunakan Model
Afriani dkk (2022) dimana keduanya Discovery Learning sehingga peserta didik
menggunakan E-modul dalam pembelajaran dapat menyelesaikan masalah dan mampu
membuat peserta didik tertarik untuk belajar memahami konsep belajar secara mandiri.E-
sehingga dapat meningkatkan motivasi modul Asam Basa berbasis Discovery
belajar peserta didik. Learning berbantuan Instagram yang telah
4. Keterbatasan Penelitian dikembangkan dapat meningkatkan
Pengembangan E-modul Asam Basa motivasi belajar peserta didik sebelum
berbasis Discovery Learning berbantuan pembelajaran dengan persentase 66,38%
Instagram ini tidak terlepas dari keterbatasan sedangkan setelah pembelajaran menjadi
92
Chemistry Education Review, Pendidikan Kimia PPs UNM, 2023, Vol. 7, No. 1 (80-93)