Anda di halaman 1dari 15

Inge Yulensa Putri 3 TKJ-A Diagnosa WAN

FRAME RELAY TOPOLOGI REAL UNJANI

Senin, 27 Februari 2012 Rudi Haryadi Netty Amalia

1. Tujuan a. Agar siswa memahami materi Frame Relay b. Agar siswa mampu mengimplementasikan meteri Frame Relay c. Agar siswa mampu mengkonfigurasi Frame Relay pada topologi real 2. Pendahuluan
Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui virtual circuit sampai tujuan.

Beberapa fitur frame relay adalah sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. Kecepatan tinggi Bandwidth Dinamik Performansi yang baik/ Good Performance Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability) Sebuah jaringan frame relay terdiri dari: 1. endpoint (PC, server, komputer host) 2. perangkat akses frame relay (bridge, router, host, frame relay access device/FRAD) 3. perangkat jaringan (packet switch, router, multiplexer T1/E1). Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi dua kategori yang berbeda:

DTE: Data Terminating Equipment DTE adalah node, biasanya milik end-user dan perangkat internetworking. Perangkat DTE ini mencakup endpoint dan perangkat akses pada jaringan Frame Relay. DTE yang memulai suatu pertukaran informasi.

DCE: Data Communication Equipment

DCE adalah perangkat internetworking pengontrol carrier. Perangkatperangkat ini juga mencakup perangkat akses, teatpi terpusat di sekitar perangkat jaringan. DCE merespon pertukaran informasi yang dimulai oleh perangkat DTE.

3. Alat dan Bahan a. Software cisco packet tracer b. Seperangkat PC atau Laptop 4. Langkah kerja a. Cari topologi real

b. Rencana topologi

HOSTPOT_UNJANI_PUBLIK

MIKROTIK_INET 1.1.1.1 /24

ELEARNING_SERVER 4.4.4.2 /24 MIKROTIK _NOC 1.1.1.2 /24 CLOUD 4.4.4.1 /24

CAPTIVE_SERVER 4.4.4.3 /24

BACKBONE_UNJANI 1.1.1.3 /24 HOSTPOT_DEKORAT_TEKNIK

c. Buka Packet Tracer d. Buat topologi seperti rencana

e.

Konfigurasi IP E-LEARNING_SERVER

f. Konfigurasi IP CAPTIVE_SERVER

g. Konfigurasi MIKROTIK_INET se2/0

h. Konfigurasi routing MIKROTIK_INET

i.

Konfigurasi frame-relay MIKROTIK_INET

j.

Konfigurasi MIKROTIK_NOC fa0/0

k. Konfigurasi MIKROTIK_NOC se2/0

l. Konfigurasi frame-relay MIKROTIK_NOC

m. Konfigurasi BACKBONE_UNJANI se2/0

n. Konfigurasi routing BACKBONE_UNJANI

o. Konfigurasi frame-relay BACKBONE_UNJANI

p. Konfigurasi cloud serial 0

q. Konfigurasi cloud serial 1

r.

Konfigurasi cloud serial 2

s. konfigurasi frame-relay di cloud

5. Hasil
a. Ping dari E-LEARNING_SERVER

b. Ping dari CAPTIVE_SERVER

6. Kesimpulan Dengan konfigurasiframe relay kita dapat mengaplikasikan pada topologi real, contohnya topologi real UNJANI